Makassar sekali lagi membuktikan diri di panggung dunia. Kota ini dinominasikan sebagai salah satu dari lima kota global yang diakui atas program kesehatan lingkungannya yang inovatif, sebuah pencapaian prestisius yang akan diumumkan di New York City pada April 2026.
- Makassar terpilih sebagai finalis untuk WRI Ross Center Prize for Cities.
- Program RISE di Makassar dinilai memiliki dampak signifikan pada perbaikan lingkungan perkotaan global.
- Penjurian akhir melibatkan kunjungan WRI dan pembuatan film dokumenter dampak program.
- Program RISE berfokus pada peningkatan sanitasi, kesadaran lingkungan, dan akses air bersih di permukiman informal.
Makassar: Pelopor Kesehatan Lingkungan Tingkat Dunia
Prestasi gemilang ini datang dari program Revitalizing Informal Settlements and Their Environment (RISE) yang dijalankan di Makassar. Program ini berhasil menyingkirkan ratusan proposal dari seluruh dunia, menjadikannya salah satu dari lima finalis terpilih untuk WRI Ross Center Prize for Cities. Penghargaan ini secara khusus mengapresiasi inovasi kota yang berkontribusi pada penciptaan lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Diego Rivera, yang memimpin program RISE Indonesia dari Monash University, mengumumkan kabar baik ini. Ia menekankan bahwa pemilihan Makassar didasarkan pada dampak nyata yang telah dicapai program dalam meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan secara global. Dari sekitar 300 kota yang berpartisipasi, hanya lima yang berhasil menembus babak nominasi bergengsi ini.
Proses Penjurian dan Dukungan Internasional
Untuk menilai secara mendalam, tim dari World Resources Institute (WRI) melakukan kunjungan langsung ke Makassar. Kunjungan ini tidak hanya sebagai bagian dari proses penjurian, tetapi juga melibatkan pembuatan film dokumenter singkat oleh kru profesional. Film ini akan menampilkan testimoni warga dan mendokumentasikan secara visual perubahan positif yang dibawa oleh program RISE, yang rencananya akan diputar di New York sebelum pengumuman pemenang.
Dampak Nyata Program RISE di Kehidupan Warga
Kunjungan tim WRI mencakup area yang menjadi sasaran program RISE, seperti komunitas di Untia dan Bone Lengga. Tujuannya adalah untuk berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan cerita mereka, dan melihat langsung bagaimana program ini telah membawa perbaikan signifikan dalam aspek sanitasi, meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan, serta mempermudah akses terhadap air bersih. Fokus utama program RISE adalah memberdayakan pemukiman informal untuk mencapai standar kesehatan dan lingkungan yang lebih baik, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan global.
Capaian ini merupakan bukti kuat komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menerapkan strategi pembangunan yang inovatif dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Lebih dari itu, ini menunjukkan dedikasi kota dalam meningkatkan kualitas hidup seluruh warganya, sejalan dengan agenda kesehatan lingkungan dunia.























