Selasa, 3 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Pendidikan & Literasi

Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara

by Pewarta Warga
03/09/2026
in Pendidikan & Literasi
Reading Time: 4 mins read
A A
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

BACA JUGA:

Keindahan Geopark Maros-Pangkep: Warisan Dunia di Sulawesi Selatan

Karhutla di Tebing Karst Pangkep Meluas, Capai 93,43 Hektare

Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

Kapolres Maros Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Demi Cegah Kenakalan Remaja dan Geng Motor

Bapas Makassar Membangun Kolaborasi Reintegrasi di Kecamatan Marusu, Maros

Penemuan monumental di lanskap karst Sulawesi Selatan, tepatnya di wilayah Maros dan Pangkep, telah mengubah lanskap pemahaman kita tentang sejarah seni dan peradaban manusia. Lukisan-lukisan figuratif prasejarah yang ditemukan ini bukan sekadar gambar kuno, melainkan bukti tak terbantahkan yang menantang narasi sejarah yang telah lama diterima.

Seni Tertua Dunia: Lukisan Purba Sulawesi Membantah Dominasi Eropa

Selama bertahun-tahun, buku-buku sejarah seni kerap menempatkan Eropa sebagai episentrum lahirnya ekspresi artistik tertua manusia. Namun, temuan tim arkeolog di Sulawesi Selatan, khususnya di situs Leang Maros dan Leang Pangkep, secara tegas membantah anggapan tersebut. Lukisan-lukisan yang terukir di dinding gua kapur ini, sebagian besar berupa cetakan tangan manusia dan penggambaran adegan berburu, diperkirakan memiliki usia mencapai 67.800 tahun.

Profesor Akin Duli, seorang peneliti dan arkeolog terkemuka dari Universitas Hasanuddin, menegaskan signifikansi penemuan ini. “Temuan di Sulawesi membuktikan sebaliknya,” ujar beliau, merujuk pada usia lukisan yang jauh melampaui karya seni tertua yang pernah ditemukan di Eropa. Lukisan-lukisan ini dibuat menggunakan pigmen oker berwarna merah marun, dan yang menakjubkan, detail serta kejernihannya masih dapat disaksikan hingga kini, sebuah keajaiban konservasi alam yang luar biasa.

Detail Menakjubkan dan Analisis Ilmiah

Salah satu aspek yang paling menarik dari lukisan-lukisan ini adalah detailnya. Ditemukan adanya cetakan tangan manusia dengan bentuk jari yang meruncing, menyerupai cakar hewan. Penggunaan teknik penanggalan uranium-series telah mengkonfirmasi usia lukisan ini mencapai 67.800 tahun. Ini bukan hanya menjadikan lukisan-lukisan ini sebagai karya seni tertua yang pernah ditemukan, tetapi juga membuka interpretasi baru mengenai peran dan kemampuan manusia pada masa itu.

‘Buku Manual’ Peradaban: Seni, Teknologi, dan Organisasi Sosial

Lebih dari sekadar ekspresi artistik, lukisan-lukisan purba ini kini dilihat sebagai sebuah “buku manual” peradaban. Kehadiran gambaran hewan buruan seperti babi hutan dan anoa, dikelilingi oleh figur manusia yang digambarkan dengan garis-garis tegas dan pola yang terorganisir, memberikan petunjuk berharga mengenai teknologi, strategi berburu, dan struktur organisasi sosial manusia prasejarah. Pakar Protosejarah Universitas Hasanuddin, Budianto Hakim, menjelaskan bahwa situs seperti Bulu Sipong di Pangkep menunjukkan aktivitas sosial yang terorganisir, merekam adegan perburuan sebagai sebuah narasi sosial.

Teknik yang disebut sebagai ‘jari runcing’ dalam penggambaran manusia diyakini mengindikasikan strategi pengepungan kolektif. Hal ini menunjukkan bahwa manusia pada masa itu tidak hanya memiliki kemampuan fisik untuk berburu, tetapi juga kapasitas intelektual untuk merencanakan dan mengeksekusi strategi yang kompleks bersama-sama. Lukisan-lukisan ini berfungsi sebagai arsip visual yang merekam cara manusia beradaptasi, bertahan hidup, dan berinteraksi dengan lingkungan mereka.

Wallacea: Jantung Peradaban Awal Nusantara

Profesor Akin Duli juga menekankan peran krusial kawasan Wallacea, yang mencakup Sulawesi, sebagai pusat peradaban awal manusia. Bukti seni gua ini menjadi dasar ilmiah yang kuat untuk menyatakan bahwa budaya melukis gua bukanlah sesuatu yang dibawa dari luar, melainkan kemampuan yang bersifat inheren pada manusia modern awal di berbagai belahan dunia, termasuk di kepulauan Nusantara.

Kepercayaan, Tradisi, dan Kemampuan Abstrak Kompleks

Temuan ini juga membuka jendela ke dalam kepercayaan dan tradisi manusia purba di Nusantara. Lukisan-lukisan tersebut dipercaya mencerminkan pemahaman mereka tentang kehidupan, termasuk konsep tentang apa yang boleh diburu, apa yang dianggap tabu, dan bagaimana sebuah kelompok bergerak secara harmonis. Menariknya, terdapat benang merah yang dapat ditarik antara lukisan gua ini dengan tradisi masyarakat Bugis-Makassar modern. Salah satu contohnya adalah ritual membuat cap tangan pada tiang rumah baru, yang diyakini memiliki fungsi sebagai penolak bala atau pagar magis, sebuah tradisi yang mungkin berakar ribuan tahun lalu.

Interpretasi ini secara kolektif menempatkan manusia yang hidup di Sulawesi 67.000 tahun lalu sebagai individu yang telah memiliki kemampuan berpikir abstrak secara kompleks. Kemampuan ini termanifestasi tidak hanya dalam seni visual mereka yang kaya makna, tetapi juga dalam strategi sosial dan cara mereka memandang dunia.


Kontributor: Budi S.

Penyunting: RR. Nur


Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: arkeologilukisan purbamanusia purbaMarosPangkepperadaban Nusantaraseni tertuaSulawesi
Share7Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Tabelt terbuka menampilkan judul-judul berita yang terfragmentasi dengan ikon kesalahan merah bersinar di atasnya, diletakkan di meja kayu bersama catatan tangan dan pensil tajam terkena cahaya pagi.

Literasi Kritis Generasi Muda: Benteng Pertahanan Melawan Disinformasi

01/11/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

30/10/2026
Sebuah gedung perpustakaan modern dengan rak buku dan layar digital berjejer. Bangunan utama memiliki dinding kaca dan desain minimalis. Interior terlihat cerah dan terbuka, dengan cahaya alami yang m

Mengapa Literasi Kritis Sangat Penting untuk Generasi Muda di Era Digital

24/10/2026
RR. Nur, a young woman, stands in a modern classroom with a book titled 'Critical Literacy.' She is surrounded by students engaged in a discussion, and the walls are decorated with charts and diagrams

Pentingnya Literasi Kritis untuk Generasi Muda dalam Menghadapi Disinformasi

16/10/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Kapolres Maros Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Demi Cegah Kenakalan Remaja dan Geng Motor

10/10/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Kurikulum Pariwisata Dini di Sulsel: Langkah Strategis Kenalkan Budaya Sejak Dini

10/10/2026
RR. Nur duduk di kelas modern dengan buku dan laptop di depannya. Dia sedang membaca buku sambil menggenggam ponsel pintar dengan artikel berita terlihat di layar. Ruangan terlihat terang dengan jende

Pentingnya Literasi Kritis bagi Generasi Muda Membentengi Diri dari Disinformasi

08/10/2026
RR. Nur, seorang wanita buta, duduk di meja di ruangan yang terang. Dia membaca buku dengan teks Braille yang berisi panduan kesehatan reproduksi. Di latar belakang, terlihat berbagai bahan pendidikan

Kini Ada Panduan Kesehatan Reproduksi Berbasis Braille Loh!

08/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

    Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3578 shares
    Share 1431 Tweet 895
  • Indonesia Rancang Teknologi Anti Komputer Kuantum Bersama Peruri Dan Telkom

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Falsafah Siri na Pacce vs Bushido: Krisis Malu Pejabat Publik & Tokoh Figur Kita

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Xi Jinping Perketat Kampanye Anti Korupsi Di Tiongkok Saat Pleno Partai

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • LG Raih Predikat Mesin Cuci Nomor Satu Terpasang Pakai Teknologi AI

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • FAM Desak FIFA Beri Penjelasan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.