Rabu, 23 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Pembelajaran & Literasi

Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara

by Pewarta Warga
03/09/2026
in Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 4 mins read
A A
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

BACA JUGA:

El Nino Ancam Pasokan Listrik Sulselrabar: PLN Berjuang Keras Pulihkan Daya Hidro yang Anjlok Drastis

PLN Maros Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam: Ini Wilayah Terdampak dan Alasannya

Ekonomi Sulawesi Menggeliat: Kawasan Industri Hijau dan Hilirisasi Mineral Pacu Pertumbuhan Nasional Menuju 2026

Kemenkumham Sulsel Perkuat Desa Sadar HAM di Maros dan Pangkep Melalui Kolaborasi Strategis

Pangkep Terpilih sebagai Fokus Utama Keamanan Pangan Nasional 2026 oleh BPOM

Penemuan monumental di lanskap karst Sulawesi Selatan, tepatnya di wilayah Maros dan Pangkep, telah mengubah lanskap pemahaman kita tentang sejarah seni dan peradaban manusia. Lukisan-lukisan figuratif prasejarah yang ditemukan ini bukan sekadar gambar kuno, melainkan bukti tak terbantahkan yang menantang narasi sejarah yang telah lama diterima.

Seni Tertua Dunia: Lukisan Purba Sulawesi Membantah Dominasi Eropa

Selama bertahun-tahun, buku-buku sejarah seni kerap menempatkan Eropa sebagai episentrum lahirnya ekspresi artistik tertua manusia. Namun, temuan tim arkeolog di Sulawesi Selatan, khususnya di situs Leang Maros dan Leang Pangkep, secara tegas membantah anggapan tersebut. Lukisan-lukisan yang terukir di dinding gua kapur ini, sebagian besar berupa cetakan tangan manusia dan penggambaran adegan berburu, diperkirakan memiliki usia mencapai 67.800 tahun.

Profesor Akin Duli, seorang peneliti dan arkeolog terkemuka dari Universitas Hasanuddin, menegaskan signifikansi penemuan ini. “Temuan di Sulawesi membuktikan sebaliknya,” ujar beliau, merujuk pada usia lukisan yang jauh melampaui karya seni tertua yang pernah ditemukan di Eropa. Lukisan-lukisan ini dibuat menggunakan pigmen oker berwarna merah marun, dan yang menakjubkan, detail serta kejernihannya masih dapat disaksikan hingga kini, sebuah keajaiban konservasi alam yang luar biasa.

Detail Menakjubkan dan Analisis Ilmiah

Salah satu aspek yang paling menarik dari lukisan-lukisan ini adalah detailnya. Ditemukan adanya cetakan tangan manusia dengan bentuk jari yang meruncing, menyerupai cakar hewan. Penggunaan teknik penanggalan uranium-series telah mengkonfirmasi usia lukisan ini mencapai 67.800 tahun. Ini bukan hanya menjadikan lukisan-lukisan ini sebagai karya seni tertua yang pernah ditemukan, tetapi juga membuka interpretasi baru mengenai peran dan kemampuan manusia pada masa itu.

‘Buku Manual’ Peradaban: Seni, Teknologi, dan Organisasi Sosial

Lebih dari sekadar ekspresi artistik, lukisan-lukisan purba ini kini dilihat sebagai sebuah “buku manual” peradaban. Kehadiran gambaran hewan buruan seperti babi hutan dan anoa, dikelilingi oleh figur manusia yang digambarkan dengan garis-garis tegas dan pola yang terorganisir, memberikan petunjuk berharga mengenai teknologi, strategi berburu, dan struktur organisasi sosial manusia prasejarah. Pakar Protosejarah Universitas Hasanuddin, Budianto Hakim, menjelaskan bahwa situs seperti Bulu Sipong di Pangkep menunjukkan aktivitas sosial yang terorganisir, merekam adegan perburuan sebagai sebuah narasi sosial.

Teknik yang disebut sebagai ‘jari runcing’ dalam penggambaran manusia diyakini mengindikasikan strategi pengepungan kolektif. Hal ini menunjukkan bahwa manusia pada masa itu tidak hanya memiliki kemampuan fisik untuk berburu, tetapi juga kapasitas intelektual untuk merencanakan dan mengeksekusi strategi yang kompleks bersama-sama. Lukisan-lukisan ini berfungsi sebagai arsip visual yang merekam cara manusia beradaptasi, bertahan hidup, dan berinteraksi dengan lingkungan mereka.

Wallacea: Jantung Peradaban Awal Nusantara

Profesor Akin Duli juga menekankan peran krusial kawasan Wallacea, yang mencakup Sulawesi, sebagai pusat peradaban awal manusia. Bukti seni gua ini menjadi dasar ilmiah yang kuat untuk menyatakan bahwa budaya melukis gua bukanlah sesuatu yang dibawa dari luar, melainkan kemampuan yang bersifat inheren pada manusia modern awal di berbagai belahan dunia, termasuk di kepulauan Nusantara.

Kepercayaan, Tradisi, dan Kemampuan Abstrak Kompleks

Temuan ini juga membuka jendela ke dalam kepercayaan dan tradisi manusia purba di Nusantara. Lukisan-lukisan tersebut dipercaya mencerminkan pemahaman mereka tentang kehidupan, termasuk konsep tentang apa yang boleh diburu, apa yang dianggap tabu, dan bagaimana sebuah kelompok bergerak secara harmonis. Menariknya, terdapat benang merah yang dapat ditarik antara lukisan gua ini dengan tradisi masyarakat Bugis-Makassar modern. Salah satu contohnya adalah ritual membuat cap tangan pada tiang rumah baru, yang diyakini memiliki fungsi sebagai penolak bala atau pagar magis, sebuah tradisi yang mungkin berakar ribuan tahun lalu.

Interpretasi ini secara kolektif menempatkan manusia yang hidup di Sulawesi 67.000 tahun lalu sebagai individu yang telah memiliki kemampuan berpikir abstrak secara kompleks. Kemampuan ini termanifestasi tidak hanya dalam seni visual mereka yang kaya makna, tetapi juga dalam strategi sosial dan cara mereka memandang dunia.


Kontributor: Budi S.

Penyunting: RR. Nur


Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: arkeologilukisan purbamanusia purbaMarosPangkepperadaban Nusantaraseni tertuaSulawesi
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Unhas Expo KKN 116: Ribuan Inovasi Mahasiswa Siap Dongkrak Ekonomi Masyarakat Sulsel

19/09/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Politeknik ATI Makassar Cetak Welder Kompeten: Bekal Calon Pekerja Migran Sektor Manufaktur Lulus Pelatihan

18/09/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Rektor Perguruan Tinggi Perkuat Tata Kelola Akademik dan Mitigasi Kecurangan SNPMB 2026

18/09/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

ANTARA Perkuat Jurnalisme Mahasiswa: Pelatihan di UNS Tingkatkan Kualitas Konten Edukatif

16/09/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

ANTARA Bekali Mahasiswa UHO Kendari Literasi Media Kritis Hadapi Era Digital dan AI

06/09/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

ANTARA Kendari Tingkatkan Kualitas Jurnalis Muda Lewat Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut

05/09/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Google Buka Pendaftaran GSA 2026 Batch 2: Jadi AI Leader Muda dari Kampus di Jakarta

31/08/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Peluang Emas Guru PPPK Jadi PNS Mulai 2027: Syarat Usia dan Jalur Seleksi Terungkap

24/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    260 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Startup Teknologi Pertanian Sulsel Raih Pendanaan Seri A Rp 50 Miliar dari VC Singapura

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Sejarah Lunas: Utang Krisis 1998 Berakhir Agustus 2026, Dibayar Pakai Surplus BI Rp 55 Triliun

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.