Rabu, 14 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Pendidikan & Literasi

Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara

by Pewarta Warga
03/09/2026
in Pendidikan & Literasi
Reading Time: 4 mins read
A A
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

BACA JUGA:

Kapolres Maros Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Demi Cegah Kenakalan Remaja dan Geng Motor

Bapas Makassar Membangun Kolaborasi Reintegrasi di Kecamatan Marusu, Maros

Kualitas Udara Sejumlah Wilayah Sulsel Masuk Kategori Tidak Sehat

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Maros, Sulsel

Kapal Perintis: Jembatan Kehidupan Warga Pulau Sabutung dan Potensi Konektivitas Indonesia Timur

Penemuan monumental di lanskap karst Sulawesi Selatan, tepatnya di wilayah Maros dan Pangkep, telah mengubah lanskap pemahaman kita tentang sejarah seni dan peradaban manusia. Lukisan-lukisan figuratif prasejarah yang ditemukan ini bukan sekadar gambar kuno, melainkan bukti tak terbantahkan yang menantang narasi sejarah yang telah lama diterima.

Seni Tertua Dunia: Lukisan Purba Sulawesi Membantah Dominasi Eropa

Selama bertahun-tahun, buku-buku sejarah seni kerap menempatkan Eropa sebagai episentrum lahirnya ekspresi artistik tertua manusia. Namun, temuan tim arkeolog di Sulawesi Selatan, khususnya di situs Leang Maros dan Leang Pangkep, secara tegas membantah anggapan tersebut. Lukisan-lukisan yang terukir di dinding gua kapur ini, sebagian besar berupa cetakan tangan manusia dan penggambaran adegan berburu, diperkirakan memiliki usia mencapai 67.800 tahun.

Profesor Akin Duli, seorang peneliti dan arkeolog terkemuka dari Universitas Hasanuddin, menegaskan signifikansi penemuan ini. “Temuan di Sulawesi membuktikan sebaliknya,” ujar beliau, merujuk pada usia lukisan yang jauh melampaui karya seni tertua yang pernah ditemukan di Eropa. Lukisan-lukisan ini dibuat menggunakan pigmen oker berwarna merah marun, dan yang menakjubkan, detail serta kejernihannya masih dapat disaksikan hingga kini, sebuah keajaiban konservasi alam yang luar biasa.

Detail Menakjubkan dan Analisis Ilmiah

Salah satu aspek yang paling menarik dari lukisan-lukisan ini adalah detailnya. Ditemukan adanya cetakan tangan manusia dengan bentuk jari yang meruncing, menyerupai cakar hewan. Penggunaan teknik penanggalan uranium-series telah mengkonfirmasi usia lukisan ini mencapai 67.800 tahun. Ini bukan hanya menjadikan lukisan-lukisan ini sebagai karya seni tertua yang pernah ditemukan, tetapi juga membuka interpretasi baru mengenai peran dan kemampuan manusia pada masa itu.

‘Buku Manual’ Peradaban: Seni, Teknologi, dan Organisasi Sosial

Lebih dari sekadar ekspresi artistik, lukisan-lukisan purba ini kini dilihat sebagai sebuah “buku manual” peradaban. Kehadiran gambaran hewan buruan seperti babi hutan dan anoa, dikelilingi oleh figur manusia yang digambarkan dengan garis-garis tegas dan pola yang terorganisir, memberikan petunjuk berharga mengenai teknologi, strategi berburu, dan struktur organisasi sosial manusia prasejarah. Pakar Protosejarah Universitas Hasanuddin, Budianto Hakim, menjelaskan bahwa situs seperti Bulu Sipong di Pangkep menunjukkan aktivitas sosial yang terorganisir, merekam adegan perburuan sebagai sebuah narasi sosial.

Teknik yang disebut sebagai ‘jari runcing’ dalam penggambaran manusia diyakini mengindikasikan strategi pengepungan kolektif. Hal ini menunjukkan bahwa manusia pada masa itu tidak hanya memiliki kemampuan fisik untuk berburu, tetapi juga kapasitas intelektual untuk merencanakan dan mengeksekusi strategi yang kompleks bersama-sama. Lukisan-lukisan ini berfungsi sebagai arsip visual yang merekam cara manusia beradaptasi, bertahan hidup, dan berinteraksi dengan lingkungan mereka.

Wallacea: Jantung Peradaban Awal Nusantara

Profesor Akin Duli juga menekankan peran krusial kawasan Wallacea, yang mencakup Sulawesi, sebagai pusat peradaban awal manusia. Bukti seni gua ini menjadi dasar ilmiah yang kuat untuk menyatakan bahwa budaya melukis gua bukanlah sesuatu yang dibawa dari luar, melainkan kemampuan yang bersifat inheren pada manusia modern awal di berbagai belahan dunia, termasuk di kepulauan Nusantara.

Kepercayaan, Tradisi, dan Kemampuan Abstrak Kompleks

Temuan ini juga membuka jendela ke dalam kepercayaan dan tradisi manusia purba di Nusantara. Lukisan-lukisan tersebut dipercaya mencerminkan pemahaman mereka tentang kehidupan, termasuk konsep tentang apa yang boleh diburu, apa yang dianggap tabu, dan bagaimana sebuah kelompok bergerak secara harmonis. Menariknya, terdapat benang merah yang dapat ditarik antara lukisan gua ini dengan tradisi masyarakat Bugis-Makassar modern. Salah satu contohnya adalah ritual membuat cap tangan pada tiang rumah baru, yang diyakini memiliki fungsi sebagai penolak bala atau pagar magis, sebuah tradisi yang mungkin berakar ribuan tahun lalu.

Interpretasi ini secara kolektif menempatkan manusia yang hidup di Sulawesi 67.000 tahun lalu sebagai individu yang telah memiliki kemampuan berpikir abstrak secara kompleks. Kemampuan ini termanifestasi tidak hanya dalam seni visual mereka yang kaya makna, tetapi juga dalam strategi sosial dan cara mereka memandang dunia.


Kontributor: Budi S.

Penyunting: RR. Nur


Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: arkeologilukisan purbamanusia purbaMarosPangkepperadaban Nusantaraseni tertuaSulawesi
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Kapolres Maros Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Demi Cegah Kenakalan Remaja dan Geng Motor

10/10/2026
Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

Kurikulum Pariwisata Dini di Sulsel: Langkah Strategis Kenalkan Budaya Sejak Dini

10/10/2026
RR. Nur duduk di kelas modern dengan buku dan laptop di depannya. Dia sedang membaca buku sambil menggenggam ponsel pintar dengan artikel berita terlihat di layar. Ruangan terlihat terang dengan jende

Pentingnya Literasi Kritis bagi Generasi Muda Membentengi Diri dari Disinformasi

08/10/2026
RR. Nur, seorang wanita buta, duduk di meja di ruangan yang terang. Dia membaca buku dengan teks Braille yang berisi panduan kesehatan reproduksi. Di latar belakang, terlihat berbagai bahan pendidikan

Kini Ada Panduan Kesehatan Reproduksi Berbasis Braille Loh!

08/10/2026
Sistem Informasi Geografis: Definisi, Fungsi, dan Penerapan di Era Digital

Sistem Informasi Geografis: Definisi, Fungsi, dan Penerapan di Era Digital

03/10/2026
Fenomena Ghosting: Memahami Tindakan Menghilang Tanpa Jejak dalam Komunikasi Digital

Fenomena Ghosting: Memahami Tindakan Menghilang Tanpa Jejak dalam Komunikasi Digital

03/10/2026
Memahami Esensi Copywriting: Seni dan Ilmu Membujuk Konsumen

Memahami Esensi Copywriting: Seni dan Ilmu Membujuk Konsumen

03/10/2026
Fenomena AI: Analisis Mendalam Dampak Positif dan Tantangan Etika

Fenomena AI: Analisis Mendalam Dampak Positif dan Tantangan Etika

03/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    501 shares
    Share 200 Tweet 125
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.