Jumat, 31 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah

by Pewarta Warga
27/01/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1769452733-9a7667b1a9a4122f

Tragedi gerakan tanah dahsyat di Cisarua, Bandung Barat, yang menelan puluhan korban jiwa dan merusak ratusan rumah, bukan sekadar bencana alam biasa. Analisis Badan Geologi mengungkap kombinasi mematikan antara struktur geologi purba yang rapuh dan kejenuhan air tanah sebagai ‘bom waktu’ yang akhirnya meledak.

  • Gerakan tanah di Cisarua disebabkan oleh kombinasi fatal struktur geologi purba yang rapuh dan kejenuhan air tanah.
  • Lokasi bencana berada di atas Formasi Endapan Gunungapi Tua yang telah mengalami pelapukan kuat, menurunkan kekuatan geser tanah.
  • Keberadaan sesar dan rekahan menjadi jalur masuk air hujan, menciptakan bidang lemah yang diperparah oleh curah hujan tinggi.
  • Aktivitas manusia seperti tata guna lahan dan pemotongan lereng tanpa drainase memadai turut mempercepat ketidakstabilan lereng.
  • Masyarakat diimbau segera mengungsi, serta mewaspadai gejala awal gerakan tanah dan kondisi cuaca ekstrem.

Menguak Kombinasi Fatal: Geologi Purba dan Air Tanah

Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menegaskan bahwa bencana di Desa Pasirluhu, Cisarua, Bandung Barat, merupakan hasil dari ‘kombinasi fatal’ antara karakteristik tanah yang rapuh dan kejenuhan air tanah. Lokasi yang kini porak-poranda akibat tertimbun seluas 30 hektare ini, sebenarnya adalah sebuah ‘bom waktu geologis’ yang akhirnya meledak.

Struktur Geologi Purba yang Rapuh

Analisis teknis menunjukkan bahwa bencana ini berakar pada struktur geologi purba di lokasi kejadian. Berada di atas satuan batuan Formasi Endapan Gunungapi Tua Tidak Terpisahkan (QVu), yang umumnya tersusun atas breksi vulkanik, tuf, lava andesit-basalt, serta material piroklastik yang telah mengalami pelapukan kuat. Pelapukan yang intensif ini secara drastis menurunkan kuat geser tanah, menjadikannya rentan terhadap pergerakan.

Situasi diperparah dengan adanya struktur geologi berupa sesar dan rekahan berarah barat laut-tenggara. Celah-celah mikroskopis ini berfungsi sebagai jalur masuk air hujan yang meresap jauh ke dalam tanah, menciptakan bidang-bidang lemah yang menjadi titik rentan.

Peran Krusial Air Tanah dan Curah Hujan

Faktor pemicu utama yang melengkapi ‘bom waktu’ ini adalah curah hujan yang sangat tinggi. Infiltrasi air hujan yang intensif meningkatkan tekanan air pori (pore water pressure) secara signifikan. Peningkatan tekanan ini melemahkan daya ikat antarpartikel tanah (kohesi). Ketika gaya pendorong lereng melebihi gaya penahan, massa tanah dan batuan tidak mampu bertahan dan bergerak mengikuti bidang gelincir pada zona lemah yang telah terbentuk.

Dampak Aktivitas Manusia yang Tak Terkendali

Selain faktor geologis dan hidrologis, aktivitas manusia turut mempercepat proses ketidakstabilan lereng. Tata guna lahan yang didominasi oleh permukiman dan lahan pertanian, serta aktivitas pemotongan lereng untuk pembangunan jalan tanpa dilengkapi sistem drainase yang memadai, telah mengganggu keseimbangan alami lereng yang memiliki kemiringan lebih dari 40 derajat di beberapa titik.

Rekomendasi Mendesak dan Mitigasi Bencana

Mengingat lokasi kejadian masuk dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah, tim teknis Badan Geologi mengeluarkan serangkaian rekomendasi krusial untuk mencegah jatuhnya korban lebih lanjut:

  • Segera Mengungsi: Masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi terdampak gerakan tanah wajib segera mencari tempat pengungsian yang lebih aman.
  • Prioritaskan Keselamatan Tim SAR: Penanganan longsoran dan pencarian korban hilang harus sangat memperhatikan kondisi cuaca. Hindari melakukan aktivitas saat hujan deras atau segera setelah hujan deras mengguyur.
  • Pemasangan Rambu dan Sosialisasi: Pemasangan rambu peringatan kawasan rawan bencana dan sosialisasi mengenai mitigasi bencana kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama.
  • Waspadai Gejala Awal: Masyarakat diminta untuk tidak hanya waspada terhadap hujan, tetapi juga memahami dan mengenali gejala-gejala awal gerakan tanah, seperti retakan pada tanah atau bangunan, serta pergeseran.

Dampak Tragis Longsor Cisarua

Hingga kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan dampak tragis dari longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari:

  • 19 orang dilaporkan meninggal dunia.
  • 73 jiwa masih dinyatakan hilang, menambah kecemasan keluarga.
  • 666 orang terpaksa mengungsi meninggalkan rumah mereka.
  • 51 unit rumah mengalami kerusakan berat, menandakan kekuatan dahsyat dari gerakan tanah ini.

Peringatan dan rekomendasi ini bersifat krusial untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut, mengingat potensi longsoran susulan di daerah tersebut masih sangat tinggi.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

Geopark Matano Segera Jadi Warisan Geologi Nasional: Potensi Luwu Timur Menggema di Sulawesi Selatan

Depok: Simbol Toleransi, Salat Idul Adha Berlangsung di Kompleks Non-Muslim Selama 30 Tahun

Respon Green SM Pasca Kecelakaan Kereta Bekasi: Pernyataan Resmi Tanpa Empati Tuai Kritik

BREAKING NEWS: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek Parah

Tags: air tanahanalisis bencanaBadan GeologiBandung Baratgeologi purbagerakan tanahJawa Baratlongsor cisaruaMitigasi Bencana
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Climate-Change-Informational-Poster_cr

Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

06/07/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Gempa Kembar Venezuela: 3.342 Tewas, Ribuan Masih Hilang, Krisis Kemanusiaan Meluas

06/07/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

29/06/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Gempa Dahsyat Guncang Dunia: Venezuela Porak-Poranda, Jepang & California Utara Rasakan Getaran Kuat

26/06/2026
palu-2026

Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu Sulawesi Tengah, Warga Berhamburan Keluar Bangunan

16/06/2026
img-1780903855-dff0f1274153ee93

Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

08/06/2026
img-1780819308-bb5714bba56c37ce

Pulau Sampah Muncul Lagi di Muara Angke: Pemprov DKI Bergerak Cepat Atasi 8,8 Ton Timbunan

07/06/2026
img-1780199595-12c953bfc18e5bd5

Teror Api Misterius di Sleman: 56 Titik Muncul, Keluarga Agus Berjaga Siang Malam di Tengah Investigasi

31/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    200 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Pajak Kekayaan 2%: Solusi Rasional Mengurai Ketimpangan Rp4.651 Triliun Milik Oligarki

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    707 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Alphard Terobos Lampu Merah Bundaran HI, Pengemudi Anggota Polri Terancam Denda Rp 1 Juta

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.