Senin, 20 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah

by Pewarta Warga
27/01/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Tragedi gerakan tanah dahsyat di Cisarua, Bandung Barat, yang menelan puluhan korban jiwa dan merusak ratusan rumah, bukan sekadar bencana alam biasa. Analisis Badan Geologi mengungkap kombinasi mematikan antara struktur geologi purba yang rapuh dan kejenuhan air tanah sebagai ‘bom waktu’ yang akhirnya meledak.

  • Gerakan tanah di Cisarua disebabkan oleh kombinasi fatal struktur geologi purba yang rapuh dan kejenuhan air tanah.
  • Lokasi bencana berada di atas Formasi Endapan Gunungapi Tua yang telah mengalami pelapukan kuat, menurunkan kekuatan geser tanah.
  • Keberadaan sesar dan rekahan menjadi jalur masuk air hujan, menciptakan bidang lemah yang diperparah oleh curah hujan tinggi.
  • Aktivitas manusia seperti tata guna lahan dan pemotongan lereng tanpa drainase memadai turut mempercepat ketidakstabilan lereng.
  • Masyarakat diimbau segera mengungsi, serta mewaspadai gejala awal gerakan tanah dan kondisi cuaca ekstrem.

Menguak Kombinasi Fatal: Geologi Purba dan Air Tanah

Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menegaskan bahwa bencana di Desa Pasirluhu, Cisarua, Bandung Barat, merupakan hasil dari ‘kombinasi fatal’ antara karakteristik tanah yang rapuh dan kejenuhan air tanah. Lokasi yang kini porak-poranda akibat tertimbun seluas 30 hektare ini, sebenarnya adalah sebuah ‘bom waktu geologis’ yang akhirnya meledak.

Struktur Geologi Purba yang Rapuh

Analisis teknis menunjukkan bahwa bencana ini berakar pada struktur geologi purba di lokasi kejadian. Berada di atas satuan batuan Formasi Endapan Gunungapi Tua Tidak Terpisahkan (QVu), yang umumnya tersusun atas breksi vulkanik, tuf, lava andesit-basalt, serta material piroklastik yang telah mengalami pelapukan kuat. Pelapukan yang intensif ini secara drastis menurunkan kuat geser tanah, menjadikannya rentan terhadap pergerakan.

Situasi diperparah dengan adanya struktur geologi berupa sesar dan rekahan berarah barat laut-tenggara. Celah-celah mikroskopis ini berfungsi sebagai jalur masuk air hujan yang meresap jauh ke dalam tanah, menciptakan bidang-bidang lemah yang menjadi titik rentan.

Peran Krusial Air Tanah dan Curah Hujan

Faktor pemicu utama yang melengkapi ‘bom waktu’ ini adalah curah hujan yang sangat tinggi. Infiltrasi air hujan yang intensif meningkatkan tekanan air pori (pore water pressure) secara signifikan. Peningkatan tekanan ini melemahkan daya ikat antarpartikel tanah (kohesi). Ketika gaya pendorong lereng melebihi gaya penahan, massa tanah dan batuan tidak mampu bertahan dan bergerak mengikuti bidang gelincir pada zona lemah yang telah terbentuk.

Dampak Aktivitas Manusia yang Tak Terkendali

Selain faktor geologis dan hidrologis, aktivitas manusia turut mempercepat proses ketidakstabilan lereng. Tata guna lahan yang didominasi oleh permukiman dan lahan pertanian, serta aktivitas pemotongan lereng untuk pembangunan jalan tanpa dilengkapi sistem drainase yang memadai, telah mengganggu keseimbangan alami lereng yang memiliki kemiringan lebih dari 40 derajat di beberapa titik.

Rekomendasi Mendesak dan Mitigasi Bencana

Mengingat lokasi kejadian masuk dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah, tim teknis Badan Geologi mengeluarkan serangkaian rekomendasi krusial untuk mencegah jatuhnya korban lebih lanjut:

  • Segera Mengungsi: Masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi terdampak gerakan tanah wajib segera mencari tempat pengungsian yang lebih aman.
  • Prioritaskan Keselamatan Tim SAR: Penanganan longsoran dan pencarian korban hilang harus sangat memperhatikan kondisi cuaca. Hindari melakukan aktivitas saat hujan deras atau segera setelah hujan deras mengguyur.
  • Pemasangan Rambu dan Sosialisasi: Pemasangan rambu peringatan kawasan rawan bencana dan sosialisasi mengenai mitigasi bencana kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama.
  • Waspadai Gejala Awal: Masyarakat diminta untuk tidak hanya waspada terhadap hujan, tetapi juga memahami dan mengenali gejala-gejala awal gerakan tanah, seperti retakan pada tanah atau bangunan, serta pergeseran.

Dampak Tragis Longsor Cisarua

Hingga kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan dampak tragis dari longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari:

  • 19 orang dilaporkan meninggal dunia.
  • 73 jiwa masih dinyatakan hilang, menambah kecemasan keluarga.
  • 666 orang terpaksa mengungsi meninggalkan rumah mereka.
  • 51 unit rumah mengalami kerusakan berat, menandakan kekuatan dahsyat dari gerakan tanah ini.

Peringatan dan rekomendasi ini bersifat krusial untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut, mengingat potensi longsoran susulan di daerah tersebut masih sangat tinggi.

BACA JUGA:

Prediksi Cuaca Panas Ekstrem ‘Godzilla El Niño’ Landa Indonesia Mulai April 2026

Lebaran 2026: Kemacetan Horor Tol Jakarta-Cikampek Akibat Puncak Arus Mudik dan Kecelakaan

Tragedi Karawang: Truk Kontainer Timpa Sedan, 3 Tewas Termasuk Balita

102 Pohon Tumbang di Makassar Akibat Cuaca Ekstrem Januari 2026: DLH Tingkatkan Mitigasi

Identifikasi Korban Longsor Cisarua Terkendala, Polda Jabar Maksimalkan Metode Forensik

Tags: air tanahanalisis bencanaBadan GeologiBandung Baratgeologi purbagerakan tanahJawa Baratlongsor cisaruaMitigasi Bencana
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 11-12 April 2026: Potensi Hujan Sedang hingga Lebat

11/04/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

03/04/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Gempa M7,6 Guncang Sulut-Malut, Peringatan Dini Tsunami Berakhir, Tsunami Kecil Terdeteksi

02/04/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Prediksi Cuaca Panas Ekstrem ‘Godzilla El Niño’ Landa Indonesia Mulai April 2026

01/04/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Lebih Kering, dan Lebih Panjang

15/03/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Banjir Tangerang: Luapan Kali Sabi Lumpuhkan Tol dan Jalan Utama

09/03/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Pintu Air Pasar Ikan Naik ke Siaga 2, BPBD DKI Ingatkan Potensi Dampak di Sejumlah Wilayah Jakarta

08/03/2026
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Pos Pantau Angke Hulu Naik Siaga 1, BPBD DKI Waspadai Banjir Cengkareng Drain

08/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

    Trik Makeup Tipis & Natural untuk Sekolah Anti Razia Guru

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Chat Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa Hukum UI: Analisis Mendalam dan Tindakan Fakultas

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Dispar Makassar Gandeng Astindo Perkenalkan Potensi Wisata di Jatim

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Sudah Dapat Video Anu? Jangan Sebarkan!

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Prediksi Bayern Munchen vs Atletico Madrid 4 Mei 2016

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Foto SBY dan Boediono masih terpasang di ruang kelas siswa

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Begini Cara Camatan Panakkukang Cegah Banjir

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Taro Waterpark CitraLand Tallasa City: Sensasi Petualangan Air Terbaru untuk Keluarga Makassar

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tes Keseimbangan Sederhana: Kunci Menjaga Kesehatan dan Memprediksi Umur Panjang

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Longsor Cisarua: Kombinasi Mematikan Geologi Purba dan Air Tanah - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.