Minggu, 18 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Bara Kronis di Jantung Makassar: Analisis Mendalam Perang Kelompok di Tallo dan Dampaknya bagi Warga

by Redaktur
23/09/2025
in Berita Terkini, Hukum & Keadilan, Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
tawuran tallo makassar cr

MAKASSAR – Di tengah sorotan publik terhadap penanganan dampak kerusuhan politik berskala kota pada Agustus lalu, bara konflik horizontal yang lebih kronis kembali menyala di Kecamatan Tallo, Makassar. Sepanjang bulan September lalu, salah satu wilayah padat penduduk ini dilanda serangkaian perang antarkelompok pemuda yang brutal dan merusak. Puncaknya terjadi pada 23 September lalu, di Jalan Kandea, ketika bentrokan merenggut lebih dari sekadar ketenangan: sedikitnya lima rumah warga ludes terbakar, meninggalkan jejak kehancuran dan ketakutan mendalam di hati masyarakat.

Insiden ini bukan sekadar letupan sesaat, melainkan manifestasi dari masalah kompleks yang mengakar. Analisis WartaKita.id mengidentifikasi eskalasi kekerasan ini sebagai cerminan rapuhnya keamanan urban di Makassar, di mana masalah sosial yang mendasar dapat dengan mudah meledak, terutama ketika pengawasan negara melemah atau teralihkan.

Bara di Jantung Kota: Kronologi Eskalasi Konflik Tallo

Eskalasi perang antarkelompok di Kecamatan Tallo, khususnya di Jalan Kandea III, Kelurahan Bunga Eja, mencapai puncaknya pada akhir September lalu. Namun, insiden pembakaran lima rumah warga itu hanyalah puncak gunung es dari serangkaian konflik yang telah berlangsung hampir setiap hari sepanjang bulan. Kelompok-kelompok pemuda dari berbagai “lorong” (gang) di Tallo, seperti Jalan Layang, Lorong 148, Kandea, dan Lembo, terlibat dalam bentrokan bersenjata yang berlangsung terutama pada malam hingga dini hari.

Para pelaku tidak segan menggunakan berbagai senjata berbahaya, mulai dari anak panah (busur) yang telah dimodifikasi, senapan angin, petasan berdaya ledak tinggi, hingga bom molotov yang terbukti efektif menghanguskan properti. Ironisnya, beberapa bentrokan justru pecah saat sedang diadakan pertemuan yang dimediasi oleh aparat kepolisian untuk membahas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut. Warga yang rumahnya terbakar mengaku sempat meminta bantuan polisi sebelum api membesar, namun respons yang diharapkan tidak kunjung datang, meninggalkan tanda tanya besar tentang efektivitas penanganan konflik di tingkat akar rumput.

Melacak Akar Masalah: Mengapa Tallo Berdarah Kembali?

Pemicu pasti di balik letupan kekerasan ini seringkali sulit diidentifikasi secara tunggal, namun dugaan kuat mengarah pada kombinasi faktor historis, ekonomi, dan sosial yang telah lama menggerogoti struktur masyarakat Tallo.

Sengketa Wilayah dan Dendam Turun-Temurun

Beberapa sumber menyebutkan bahwa akar konflik di Tallo terkait erat dengan sengketa yang telah berlangsung puluhan tahun, bahkan ada yang mengaitkannya dengan “dendam lama” selama 36 tahun. Konflik semacam ini, yang diwariskan dari generasi ke generasi, seringkali bermula dari perebutan batas wilayah antar-lorong, harga diri kelompok, atau insiden kecil yang memicu siklus balas dendam tak berkesudahan. Tanpa penyelesaian komprehensif, bara api dendam ini mudah tersulut kembali oleh percikan sekecil apa pun.

Jeratan Narkotika dan Perebutan Pengaruh

Dugaan kuat lainnya mengarah pada persaingan dalam bisnis narkotika. Wilayah padat penduduk dengan tingkat pengangguran tinggi, seperti beberapa area di Tallo, seringkali menjadi lahan subur bagi peredaran narkoba. Kelompok pemuda yang terlibat dalam jaringan ini mungkin saling berebut wilayah kontrol untuk penjualan atau distribusi barang haram, menjadikan konflik kekerasan sebagai alat untuk menegaskan dominasi dan memelihara “otoritas” ilegal mereka.

Ketimpangan Sosial dan Fragmentasi Pemuda

Secara lebih luas, Tallo, seperti banyak kecamatan lain di Makassar, menghadapi tantangan ketimpangan sosial dan kurangnya akses terhadap pendidikan serta lapangan kerja yang layak bagi kaum muda. Kondisi ini dapat menciptakan rasa frustrasi dan marginalisasi, mendorong sebagian pemuda untuk mencari identitas dan pengakuan dalam kelompok-kelompok informal yang seringkali berafiliasi dengan kekerasan. Fragmentasi sosial ini melemahkan kohesi masyarakat dan memperparah potensi konflik.

Ketika Negara Terlena: Dampak Pengalihan Fokus Keamanan

Letusan kekerasan komunal yang intens di Tallo, yang terjadi begitu cepat setelah kerusuhan politik di pusat kota, mengindikasikan adanya kekosongan atau pengalihan kekuatan aparat keamanan. Dengan sumber daya kepolisian yang sebagian besar terkonsentrasi pada penyelidikan masif kasus pembakaran gedung DPRD Makassar dan penanganan para tersangkanya, kelompok-kelompok kriminal atau geng teritorial di wilayah seperti Tallo mungkin merasa lebih leluasa untuk meningkatkan skala konflik mereka. Mereka memanfaatkan situasi di mana aparat keamanan negara sedang teralihkan perhatiannya.

Ini menunjukkan bagaimana berbagai jenis ancaman keamanan dapat saling terkait. Krisis politik akut di tingkat kota secara tidak langsung dapat menyuburkan krisis sosial dan kriminal yang kronis di tingkat lingkungan. Pola ini membuktikan bahwa keamanan urban di Makassar bersifat rapuh; masalah-masalah sosial yang mendasar dapat dengan mudah meledak ketika pengawasan negara melemah. Kondisi ini diperparah oleh minimnya program deradikalisasi atau pembinaan pemuda yang efektif di wilayah-wilayah rawan konflik.

Warga Tallo dalam Cengkraman Ketakutan: Suara-suara dari Lapangan

Dampak paling langsung dari konflik ini tentu saja dirasakan oleh warga sipil. Lima keluarga kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda mereka dalam semalam. Trauma mendalam, ketakutan akan serangan susulan, dan rasa tidak aman kini menjadi bayang-bayang harian di lorong-lorong Tallo. Anak-anak terpaksa putus sekolah karena lingkungan yang tidak kondusif, sementara aktivitas ekonomi warga, terutama pedagang kecil, lumpuh akibat suasana mencekam.

Konteks lokal di Makassar menunjukkan bahwa komunitas rentan di Tallo, banyak di antaranya adalah pekerja informal dan UMKM, adalah yang paling terpukul. Mereka tidak hanya kehilangan properti, tetapi juga mata pencarian. Kepercayaan terhadap institusi keamanan pun tergerus ketika laporan dan permohonan bantuan tidak direspons dengan cepat. Ini menciptakan lingkaran setan di mana warga enggan melapor, dan pelaku merasa impunitas.

Kesimpulan

Peristiwa di Tallo adalah alarm keras bagi pemerintah kota dan aparat keamanan Makassar. Konflik horizontal bukanlah masalah yang bisa dianggap remeh atau ditangani secara parsial. Ia adalah indikator kompleksitas sosial yang menuntut pendekatan multidimensional: mulai dari penegakan hukum yang tegas dan responsif, program pemberdayaan ekonomi bagi pemuda, intervensi sosial untuk mengatasi akar dendam, hingga revitalisasi peran tokoh masyarakat dalam mediasi. Tanpa strategi komprehensif yang menjangkau aspek sosial, ekonomi, dan keamanan secara bersamaan, keamanan urban di Makassar akan terus menjadi benteng yang rapuh, siap runtuh oleh setiap bara api konflik yang menyala.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

Sriwijaya Air Meluncurkan Penerbangan PP Makassar-Kolaka, Tarif Mulai Rp 800.000-an

Pemprov Sulsel Hadirkan 1230 Lowongan Kerja di Job Fair 2026 di Makassar

Tawuran Berdarah di Ablam Makassar: 3 Hari Konflik Berujung Kematian Warga

Tags: Dampak KonflikIsu SosialJurnalisme InvestigatifKeamanan UrbanKonflik TalloMakassarNarkotika Makassarpenegakan hukumPerang Kelompok
Share25Tweet16Send

ARTIKEL TERKAIT

Gubernur Budi S. berdiri di sebuah ruang konferensi modern, di sekitar meja besar berisi peta dan grafik. Ruangan terang dengan cahaya alami yang masuk dari jendela besar, menciptakan suasana yang han

Gubernur Sulsel Rencanakan Pusat Ekosistem Haji dan Umrah

18/10/2026
kantor gubernur sulsel

Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

18/10/2026
Bara Kronis di Jantung Makassar: Analisis Mendalam Perang Kelompok di Tallo dan Dampaknya bagi Warga - Featured

Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

18/10/2026
Seorang prajurit Kodam Hasanuddin berdiri di jalan sibuk di Makassar, memberikan masker kepada sekelompok warga yang berterima kasih. Latar belakang menampilkan pasar tradisional dengan rumah-rumah tr

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

17/10/2026
MA. Untung, an MP, is standing in a parliamentary chamber, gesturing towards a map on a screen, expressing concern about the proposed Kopdes for salary distribution. The background shows other legisla

Anggota DPR Kritik Rencana Penyaluran Gaji ASN via Kopdes, Tak Efisien dan Berpotensi Menambah Beban

17/10/2026
hijab-segi-empat-buttonscarves-1-cr

Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah dan Universitas: Alasan Sekularisme yang Kuat

17/10/2026
MA. Untung, adik dari mantan kepala BNPB, berdiri di ruang kerja yang minim cahaya, di sekitarnya terdapat layar komputer yang menampilkan data pasar saham. Dia fokus memeriksa dokumen dan mencatat ca

Adik Eks Kepala BNPB Beli Saham dengan Dana Bencana, KPK Terlibat Penyelidikan

17/10/2026
Wartakita Wartakita Debat Cagub Sulsel 2024 D Cr

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

17/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • black-framed-eyeglasses-on-computer-screen-scaled.jpg

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Karhutla di Tebing Karst Pangkep Meluas, Capai 93,43 Hektare

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kelemahan Motor Listrik dan Penurunan Penjualan Merek Mobil, Wartakita.id

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.