Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia menjadi prioritas utama. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kini mengarahkan fokus pada pemanfaatan strategis hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen vital dalam upaya akselerasi mutu pendidikan nasional.
- TKA dirancang untuk memetakan kemampuan siswa SMP dan sederajat dalam literasi, memorisasi, survei karakter, dan survei pembelajaran.
- Hasil TKA akan digunakan sebagai dasar intervensi untuk mengatasi kesenjangan kompetensi dasar, serupa dengan yang teramati pada skor PISA.
- Jadwal pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP berlangsung 6-16 April 2026, dan untuk jenjang SD 20-30 April 2026.
Peran Krusial Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam Pemetaan Mutu Pendidikan
Menilik pentingnya data yang akurat, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, secara tegas menggarisbawahi bahwa hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan sekadar angka, melainkan instrumen krusial untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Program TKA ini didesain secara spesifik oleh negara untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kemampuan para siswa di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat. Cakupan pengukurannya pun sangat holistik, mencakup:
- Kemampuan literasi: Esensial untuk memahami informasi dan berpikir kritis.
- Kemampuan memorisasi: Mendukung proses belajar dan penguasaan materi.
- Survei karakter: Mengukur nilai-nilai fundamental yang membentuk pribadi siswa.
- Survei pembelajaran: Memahami efektivitas metode belajar yang diterapkan.
Toni Toharudin menambahkan, TKA juga menjadi sarana intervensi yang ditujukan untuk mengatasi kesenjangan kompetensi dasar. Kesenjangan ini, imbuhnya, seringkali terdeteksi pada skor Programme for International Student Assessment (PISA) yang menunjukkan bahwa tingkat kecakapan minimum siswa Indonesia dalam membaca dan matematika masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan sebuah langkah sistematis dan terarah yang melibatkan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan pendidikan bangsa ini.
Jadwal Pelaksanaan TKA untuk Penguatan Pendidikan Nasional
Proses vital ini telah memasuki tahap pelaksanaan. TKA untuk jenjang SMP dan sederajat dijadwalkan mulai bergulir sejak Senin (6/4) dan akan berakhir pada 16 April 2026. Sementara itu, TKA untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) akan dilaksanakan pada rentang waktu 20 hingga 30 April 2026.
Setiap peserta nantinya akan menjalani ujian TKA selama dua hari penuh. Rinciannya adalah sebagai berikut:
- Hari Pertama: Peserta akan diuji kemampuannya dalam mata pelajaran matematika dan numerasi, dengan 30 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 75 menit. Sesi ini dilanjutkan dengan survei karakter yang memakan waktu 20 menit.
- Hari Kedua: Fokus pengujian beralih pada kemampuan literasi Bahasa Indonesia, yang juga akan diikuti dengan survei sulingjar (survei lingkungan belajar) untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai ekosistem pendidikan.
Dengan komitmen yang kuat, Kemendikdasmen bertekad menjadikan data hasil TKA sebagai fondasi yang kokoh dan terukur dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ini adalah langkah maju yang patut diapresiasi dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat.
Kontributor: A. Untung
Penyunting: M. Ridham























