Kebakaran lahan di Meulaboh, Aceh Barat, menunjukkan perluasan signifikan, kini mencapai 10 hektare, menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Perluasan Lahan Terbakar di Meulaboh
Kawasan Desa Lapang dan Desa Suak Raya di Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tengah menghadapi situasi darurat kebakaran lahan yang terus meluas. Data terbaru menunjukkan luas lahan yang terbakar telah mencapai 10 hektare, meningkat dari perkiraan awal sembilan hektare.
Faktor Pemicu dan Penyebaran Api
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, beberapa faktor mempercepat penyebaran api. Angin kencang yang bertiup di lokasi menjadi pendorong utama api menjalar dengan cepat. Ditambah lagi, suhu udara yang tinggi dan teriknya matahari sepanjang hari turut memperparah kondisi, terutama mengingat lokasi yang terbakar adalah lahan gambut yang rentan api.
Dampak Kabut Asap dan Upaya Pemadaman
Meluasnya kebakaran tidak hanya menghanguskan lahan, tetapi juga telah menghasilkan kabut asap yang kini mulai mengganggu aktivitas pernapasan masyarakat di sekitar lokasi, termasuk di pusat kota Meulaboh. Jilatan api dilaporkan masih terus menjalar perlahan, mengindikasikan potensi perluasan lebih lanjut jika tidak segera ditangani.
BPBD Aceh Barat bersama tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat setempat, terus berjuang memadamkan api. Tujuan utama dari upaya intensif ini adalah untuk mencegah api menyebar lebih luas dan melindungi kawasan yang belum terdampak.
Rincian Luas Lahan yang Terbakar
- Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan: sekitar tujuh hektare.
- Dusun Ujong Beurasok, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan: mencapai tiga hektare.
Petugas gabungan masih bekerja keras untuk melakukan pemadaman secara intensif guna mengendalikan situasi.























