Jumat, 29 Agustus 2025
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • #CEKFAKTA
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • OLAHRAGA
    • KESEHATAN
    • KEUANGAN
    • KULINER
    • NUSANTARA
    • PENDIDIKAN
    • GLOBAL
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • SEPAK BOLA
  • TEKNOLOGI
  • OTOMOTIF
  • KONTAK
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • #CEKFAKTA
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • OLAHRAGA
    • KESEHATAN
    • KEUANGAN
    • KULINER
    • NUSANTARA
    • PENDIDIKAN
    • GLOBAL
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • SEPAK BOLA
  • TEKNOLOGI
  • OTOMOTIF
  • KONTAK
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Esai

Menelisik Kesalehan Tanpa Pondasi, Ketika Iman Jadi Ilusi Moral

Jurang Antara Ritual Keagamaan dan Integritas

by Ahsan Burhany
21/04/2025
in Esai, Hukum & Keadilan, Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 3 mins read
A A
Menelisik Kesalehan Tanpa Pondasi, Ketika Iman Jadi Ilusi Moral

Indonesia, Negeri 5 Menara, Namun Etika dan Moralitas Terus Tergerus. Refleksi atas jurang antara ritual keagamaan dan integritas sosial

“Surga Dunia” yang Rentan

Kita hidup di negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia—sekitar 87% warganya beragama Islam, atau hampir 242 juta jiwa yang meresapi nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik status “Bumi Serambi Mekkah,” integritas publik justru kerap terkikis, seakan religiusitas menjadi kemilau kosong tanpa pondasi etika yang kokoh.

Peran Penting Saksi dalam Proses Peradilan di Indonesia: Dukungan, Perlindungan, dan Keadilan

Dirugikan Produk atau Jasa? Ini 5 Langkah Mudah Mengajukan Gugatan untuk Konsumen

Restorative Justice: Memperbaiki Hubungan, Bukan Sekadar Menghukum

Nada Sumbang Royalti Musik: Mengurai Kebingungan Pelaku Usaha di Hadapan LMKN

Paradoks Post‑Truth: Iman dan Kesalehan yang Bisa ‘Dibeli’

Di era post‑truth, narasi keagamaan sering dijadikan alat legitimasi kekuasaan. Media sosial memamerkan kesalehan pejabat—haji keliling, donasi besar—namun lupa menyoal bagaimana kekayaan itu diperoleh.

Ketika agama menjadi “tiket instan” pengampunan, pertobatan sejati pun tenggelam. Koruptor dapat “menebus dosa” lewat ritual atau sedekah megah, padahal perilaku lama berulang tanpa evaluasi dan revisi moral mendalam.

Lembaga Hukum: Benteng Moralitas yang Bocor

Seharusnya aparat penegak hukum—polisi, jaksa, hakim—berdiri tegar sebagai perisai keadilan. Kenyataannya, transaksi gelap masih merajalela. Transparansi Internasional menempatkan Indonesia pada skor 34/100 dalam Indeks Persepsi Korupsi CPI 2023, jauh di bawah skor rata‑rata global (43).

Praktik suap di pengadilan dan penjara pintas bebas hukuman menjadi bukti bahwa sirene keadilan kerap tak terdengar bagi semua.

Studi Kasus: Ketika Panutan Justru Memudar

Gelar “haji” atau latar belakang dakwah tak lagi menjamin keteladanan. Mantan pejabat tinggi yang tertangkap KPK atas korupsi penyelenggaraan haji dan putusan hakim terima suap—semua memperlihatkan bahwa atribut religius bisa “mengkristal” tanpa mengakar pada moral asli.

Bahkan panti asuhan, ruang yang semestinya memelihara anak, tak luput dari skandal pelecehan, mengoyak kepercayaan masyarakat.

Akar Masalah: Agama sebagai “Jalan Darurat”

Agama idealnya menjadi pedoman etika, tetapi di tangan segelintir orang, ia berfungsi sebagai pintu darurat—mekanisme pengampunan tanpa pertanggungjawaban. Walaupun mereka tahu ‘emergency exit’ yang didapatkan hanya berlaku untuk hukum buatan manusia, bukan hukum Tuhan.

Sementara itu, supremasi hukum tumpul ke atas, tajam ke bawah, menjadikan keadilan barang mewah yang hanya terjangkau mereka yang bersedia membayar.

Realitas Penanganan Korupsi

Sepanjang 2023, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat 161 perkara korupsi, dengan 85 kasus gratifikasi sebagai jenis tertinggi. Dalam detail tahapan, KPK melakukan 127 penyelidikan dan 161 penyidikan, serta melaksanakan 124 eksekusi—angka yang meningkat signifikan dibandingkan tahun‑tahun sebelumnya.

Angka-angka ini mencerminkan upaya penegakan hukum yang sesungguhnya, namun masih harus diperkuat keberlanjutan dan transparansinya.

Solusi: Tegakkan Hukum, Teladan Pejabat Publik, dan Memupuk Karakter

Negara-negara dengan skor CPI tertinggi memberikan pelajaran:

  • Denmark (90), Finlandia (87), dan Selandia Baru (85) menunjukkan bagaimana sinergi antara pendidikan etika dan penegakan hukum bisa menumbuhkan kepercayaan publik.
  • Reformasi Total Peradilan: Hapus semua celah transaksi, audit independen, dan sanksi tegas tanpa pandang bulu.
  • Transparansi Pejabat Publik: Laporkan harta secara berkala dan buka data audit untuk publik.
  • Pendidikan Karakter Sejak Dini: Integrasikan kurikulum etika dalam setiap jenjang, bukan sekadar prestasi akademik.

Refleksi Akhir: Agama Tanpa Integritas, Tanpa Hukum Formil, Hanya Ritual Hampa

Agama adalah fondasi moral, tetapi tanpa hukum yang adil dan konsisten, ia bisa menjadi ritual hampa—topeng kemunafikan yang mereduksi makna sejati.

Masyarakat perlu menyadari bahwa gelar religius bukan jaminan kebaikan. Sebagaimana kata Prabowo Subianto dalam bukunya, kebijakan publik harus dibangun atas bukti, bukan opini. Kebijakan publik harus dibangun atas data dan bukti, bukan semata narasi, agar kita tak terjebak dalam paradoks “negeri lima menara” yang gemerlap namun rapuh.

Tags: EtikahukumIndonesianakorupsiMoralpendidikan karakterreligiusitaswartakita
Share7Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Punggung Baginda Nabi Muhammad SAW.

Punggung Baginda Nabi Muhammad SAW.

07/10/2019
BBM Jenis Solar Langka di SulSel

Skandal Oplos Pertalite Jadi Pertamax: Korupsi Rp193 Triliun Guncang Pertamina

25/02/2025
Wartakita Uang Palsu Makassar

Viral Uang Palsu di Makassar Lolos UV, Tetap Ditolak ATM Setor Tunai

24/12/2024
Wartakita Id Mahasiswa Hubungan Internasional Unhas Jadi Best Delegate Gyis 2024 Di Malaysia

Mahasiswa Unhas Raih Best Delegate di Global Youth Innovation Summit 2024

29/10/2024
Next Post
Sederhana dan Inspiratif, Paus Fransiskus Pilih Pesawat Komersial Saat Kunjungi Indonesia

Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat

Wartakita Seismograf Gempa 1

Gempa M 5,6 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa Hingga Jakarta Utara, Bandung dan Purwokerto

Ketika Istanbul Berguncang 6,2 SR saat perayaan Hari Anak

Ketika Istanbul Berguncang 6,2 SR saat perayaan Hari Anak

Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi

Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Trend Model Rambut Pria 2023

    Trend Model Rambut Pria 2023

    2260 shares
    Share 904 Tweet 565
  • Cara Mendapatkan YouTube Music Premium Tanpa Berlangganan

    1102 shares
    Share 441 Tweet 276
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3254 shares
    Share 1302 Tweet 814
  • Diet Sehat: Olahraga dan Makanan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Cara Menghilangkan Mata Panda Solusi Alami, Trik Makeup, dan Pilihan Concealer Terbaik

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 10 Parfum Pria Terbaik 2024: Aroma Elegan untuk Pria Percaya Diri

    1227 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Kalla Toyota Sukses Gelar Palopo Fun Run 5K, Semarakkan Festival Merah Putih dengan Semangat Kemerdekaan

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Bahasa Asing: Kunci Membuka Pintu Karir Global dan Kesuksesan di Indonesia

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Mengungkap Keunikan Rumah Tradisional Bugis di Sulawesi Selatan

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • 4 Perbedaan iPhone 13 Pro dan iPhone 12 Pro

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

WartakitaID
  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • #CEKFAKTA
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • OLAHRAGA
    • KESEHATAN
    • KEUANGAN
    • KULINER
    • NUSANTARA
    • PENDIDIKAN
    • GLOBAL
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • SEPAK BOLA
  • TEKNOLOGI
  • OTOMOTIF
  • KONTAK

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.