Sabtu, 11 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD?

by Redaktur
05/09/2025
in Berita Terkini, Hukum & Keadilan, Makassar & Sulsel
Reading Time: 6 mins read
A A
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

MAKASSAR – Satu minggu setelah insiden pembakaran Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan yang menggemparkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar aksi sosial bertajuk “Jumat Berkah” pada Jumat, 5 September 2025. Dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi bersama jajaran pimpinan DPRD, kegiatan pembagian beras kepada warga terdampak di sekitar lokasi Jalan Urip Sumoharjo ini menjadi sorotan. Meski bertujuan membangun kembali kepercayaan dan menunjukkan empati, langkah ini memicu pertanyaan mendalam: apakah ini adalah upaya rekonsiliasi substantif atau sekadar komunikasi politik yang mereduksi kompleksitas akar permasalahan pasca-kerusuhan?

Konteks Tragedi dan Resonansi di Makassar

Insiden pembakaran Gedung DPRD Sulsel bukan hanya sekadar kerusakan fisik, melainkan juga simbol rusaknya komunikasi antara rakyat dan wakilnya. Tragedi yang terjadi pada 29 Agustus 2025 itu menyisakan trauma mendalam bagi warga Makassar, khususnya yang bermukim di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, salah satu arteri utama kota. Api yang melahap gedung perwakilan rakyat itu tak hanya menghanguskan aset negara, tetapi juga memercikkan kekhawatiran akan stabilitas dan keamanan publik. Bagi warga sekitar, peristiwa ini berarti malam-malam tanpa tidur, kekhawatiran akan rembetan api ke pemukiman mereka, serta gangguan signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan sosial di area padat tersebut.

Jalan Urip Sumoharjo, yang dikenal sebagai salah satu pusat keramaian dan jalur vital di Makassar, seketika lumpuh. Pedagang kaki lima, pengemudi angkutan umum, hingga pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidupnya di sepanjang jalan itu merasakan dampak langsung. Trauma kolektif ini diperparah oleh rasa kecewa publik terhadap instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan aspirasi mereka. Dalam konteks Makassar, kota yang dikenal dengan dinamika sosial-politiknya yang tinggi dan masyarakatnya yang vokal, insiden ini menjadi refleksi kegagalan negara dalam mengelola tensi sosial dan aspirasi rakyat yang tidak terpenuhi.

Aksi ‘Jumat Berkah’: Detail Pelaksanaan dan Pesan Tersirat

Kegiatan “Jumat Berkah” dipusatkan di lingkungan sekitar Gedung DPRD Sulsel yang hangus. Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, didampingi pimpinan dan staf DPRD Sulsel, secara langsung menyerahkan bantuan berupa beras kepada ratusan kepala keluarga. Dalam pernyataannya, Wagub Rusdi menekankan bahwa aksi ini adalah bentuk permohonan maaf, ucapan terima kasih, dan kepedulian pemerintah kepada warga yang paling terdampak. “Mereka merasakan trauma, kekhawatiran, dan ketidaknyamanan. Banyak yang bahkan harus berjaga semalaman. Ini adalah bentuk terima kasih kami atas bantuan spontan dalam pemadaman dan pengamanan,” ujar Wagub, menunjukkan empati yang kuat.

Pimpinan DPRD Sulsel juga tak ketinggalan menyampaikan permohonan maaf secara langsung, mengakui insiden tersebut sebagai cermin kegagalan yang harus dievaluasi. Secara kasat mata, aksi ini berhasil menciptakan momen kebersamaan, di mana pejabat tinggi negara berinteraksi langsung dengan rakyat jelata. Ini adalah upaya komunikasi politik yang strategis, sebuah manuver untuk merebut kembali narasi publik. Dari posisi sebagai target kemarahan dan kritik, pemerintah mencoba memposisikan diri sebagai mitra dalam proses pemulihan, membangun kembali itikad baik di tingkat akar rumput, dimulai dari warga yang paling merasakan dampak fisik dari kerusuhan.

Analisis Kritis: Politik Rekonsiliasi dan Kedalaman Masalah

Kendati gestur “Jumat Berkah” patut diapresiasi sebagai langkah awal yang diperlukan untuk meredakan ketegangan dan menunjukkan bahwa pemerintah “peduli,” sifatnya masih berada di permukaan. Jurnalisme investigatif mendorong kita untuk melihat lebih dalam dari sekadar aksi simbolis. Dalam ilmu komunikasi politik, kegiatan semacam ini sering disebut sebagai crisis communication atau image restoration. Tujuannya adalah memulihkan citra pemerintah yang terpuruk akibat krisis, dalam hal ini, kerusuhan yang berujung pada pembakaran fasilitas publik.

Seorang analis politik lokal, Dr. Syamsuddin Said dari Universitas Hasanuddin, berpendapat, “Aksi kemanusiaan ini penting, tapi ia hanya menyentuh simptom, bukan penyakitnya. Pemerintah perlu membuktikan bahwa kepedulian itu bukan sekadar kosmetik, melainkan diterjemahkan dalam kebijakan nyata yang adil dan transparan.” Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa pembagian beras, meskipun meringankan beban sesaat, tidak akan serta-merta menyelesaikan akar permasalahan yang memicu kerusuhan dan kemarahan publik. Data historis di banyak daerah di Indonesia menunjukkan bahwa kerusuhan sosial sering kali dipicu oleh akumulasi ketidakpuasan terhadap ketidakadilan ekonomi, lambatnya pemberantasan korupsi, dan absennya reformasi institusional yang dijanjikan.

Menjawab Akar Masalah: Lebih dari Sekadar Bantuan Simbolis

Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - image 1

Kerusuhan yang berujung pada pembakaran Gedung DPRD Sulsel diduga kuat memiliki kaitan dengan frustrasi publik terhadap isu-isu sistemik. Para demonstran sering menyuarakan tuntutan terkait keadilan ekonomi, transparansi anggaran, penegakan hukum yang tumpul ke atas, dan kinerja dewan yang dianggap jauh dari harapan. Di Makassar sendiri, isu-isu seperti kesenjangan pendapatan yang mencolok, proyek infrastruktur yang belum merata, serta keluhan publik mengenai kualitas layanan dasar seringkali menjadi pemicu friksi sosial. Bantuan simbolis seperti pembagian beras, pada dasarnya, gagal menjawab tuntutan fundamental ini.

Ada risiko besar bahwa pemerintah akan terjebak dalam siklus “respons paliatif” ini, yaitu berfokus pada langkah-langkah permukaan yang bersifat sementara, sambil mengabaikan kebutuhan akan reformasi yang lebih dalam dan substantif. Untuk konteks Makassar, yang memiliki sejarah panjang gerakan mahasiswa dan aktivisme sosial, harapan masyarakat terhadap perubahan struktural sangat tinggi. Kegagalan menanggapi tuntutan ini secara komprehensif dapat menciptakan bibit-bibit ketidakpuasan baru yang siap meledak di kemudian hari. Oleh karena itu, aksi “Jumat Berkah” ini adalah langkah yang perlu, namun sama sekali tidak cukup.

Dampak Jangka Panjang dan Tantangan bagi Pemprov Sulsel

Melihat ke depan, tantangan bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan jauh lebih kompleks dari sekadar memperbaiki gedung atau memberikan bantuan. Rekonsiliasi sejati memerlukan dialog terbuka, akuntabilitas, dan komitmen serius terhadap reformasi. Ini mencakup evaluasi menyeluruh terhadap penyebab kerusuhan, melibatkan publik dalam perumusan kebijakan, serta memastikan bahwa institusi perwakilan rakyat benar-benar mencerminkan dan memperjuangkan aspirasi rakyat, bukan hanya sebagai arena kepentingan politik semata.

Pemerintah perlu menunjukkan bukti konkret bahwa mereka mendengarkan. Ini bisa diwujudkan melalui peningkatan transparansi pengelolaan anggaran, percepatan penanganan kasus korupsi, dan reformasi birokrasi yang lebih efisien dan responsif terhadap keluhan masyarakat. Khususnya di Makassar, inisiatif yang melibatkan komunitas lokal dalam pembangunan, pemberdayaan ekonomi, dan platform dialog yang konstruktif akan jauh lebih efektif dalam membangun kembali kepercayaan jangka panjang dibandingkan hanya bergantung pada gestur karitatif. Keberlanjutan rekonsiliasi akan diukur dari seberapa jauh pemerintah mampu mengubah frustrasi menjadi partisipasi, dan ketidakpercayaan menjadi kolaborasi.

Kesimpulan

Aksi “Jumat Berkah” oleh Pemprov Sulsel pasca-kebakaran Gedung DPRD merupakan langkah komunikasi politik yang cerdik untuk meredakan ketegangan dan menunjukkan empati. Namun, sebagai ‘WartaKita Monetization Strategist’, kami menekankan bahwa gestur simbolis ini, betapapun pentingnya, hanyalah puncak gunung es dari permasalahan yang jauh lebih besar. Untuk mencapai rekonsiliasi sejati dan mencegah terulangnya insiden serupa, pemerintah harus bergerak melampaui bantuan karitatif menuju reformasi sistemik yang menjawab akar masalah ketidakadilan ekonomi, korupsi, dan krisis kepercayaan publik. Hanya dengan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi nyata dari masyarakat Makassar, stabilitas dan kepercayaan dapat dibangun kembali secara fundamental dan berkelanjutan.

BACA JUGA:

Proyek PSEL Rp 3 Triliun Makassar: Wali Kota Appi Tinjau Kesiapan Lahan TPA Manggala

Jasad Pemulung Ditemukan di Lingkungan Unhas Makassar, Diduga Akibat Sengatan Listrik

Makassar Akan Terangi Kota dengan Energi dari Sampah: Proyek PSEL Rp 3 Triliun di TPA Tamangapa

Aksi Premanisme Juru Parkir Liar di Makassar Berakhir: Pelaku Pemalakan Tertangkap Pasca Viral

Tawuran Maut di Makassar: Dua Pemuda Luka Parah, Motor Dibakar Massa Akibat Dendam Lama

Tags: DPRD SulselJumat BerkahJurnalisme InvestigatifKeadilan SosialKebakaran DPRDKomunikasi PolitikMakassarPemprov SulselRekonsiliasiSulawesi Selatan
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

Sorotan Anggaran: Kontroversi Pengadaan Ribuan Motor Listrik Badan Gizi Nasional

10/04/2026
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

Iran Peringatkan Israel: Gencatan Senjata Rapuh, Pertahanan Skala Penuh Siap Kapan Saja

09/04/2026
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

Serangan Udara Israel di Lebanon Tewaskan Ratusan, Iran Ancam Respons Keras

09/04/2026
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

Trump Kembali Guncang NATO dan Greenland, Gencatan Senjata dengan Iran Dipertanyakan

09/04/2026
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

Harga Emas Tertekan Pasca Pelanggaran Gencatan Senjata Iran-AS, Spekulasi Pasar Berubah Arah

09/04/2026
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

Menko ESDM Pastikan Pasokan Energi Nasional Aman: LPG, Solar, dan BBM Tersedia

09/04/2026
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

KPK Panggil 10 Saksi Kasus Suap Bupati Rejang Lebong: Perkembangan Terbaru dan Jejak Tersangka

09/04/2026
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

Kemendikdasmen Dorong Pemanfaatan Tes Kemampuan Akademik untuk Elevasi Mutu Pendidikan Nasional

09/04/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

    Investasi Rp3 Triliun PLTSa Makassar Terkatung-katung: Konsorsium Tuntut Kejelasan dari Pemkot

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • #MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Cegah Banjir di Musim Hujan, Dinas PU Rencana Bangun Aquapond

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Makassar Siap Menggebrak April 2026: Dari Konferensi Medis Hingga Pesta Musik Berskala Besar

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Danny Pomanto Tuntaskan Masalah Anak Putus Sekolah Lewat Lorong Wisata

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Dispar Makassar Gandeng Astindo Perkenalkan Potensi Wisata di Jatim

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Aksi Long March, Macet Sepanjang jalan Urip Sumoharjo ke arah jalan Perintis Kemerdekaan.

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gaji ke-13 ASN: Antara Kebutuhan Pendidikan dan Efisiensi Anggaran Pemerintah

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Makassar, Gowa, dan Maros Kolaborasi Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik Lewat PSEL

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Di Balik ‘Jumat Berkah’ Pemprov Sulsel: Rekonsiliasi Paska-Kerusuhan atau Reduksi Akar Masalah Kebakaran DPRD? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.