Senin, 16 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

by Redaktur
19/11/2025
in Berita Terkini, Ekonomi dan Bisnis, Pertanian
Reading Time: 4 mins read
A A
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

Harga kopra di Sulawesi bagai roller coaster, membuat ribuan petani kelapa di Manado dan sekitarnya gelisah. Pada November 2025, komoditas utama daerah ini sempat anjlok ke Rp 19.000 per kilogram di tingkat petani, sebelum naik tipis menjelang akhir bulan. Stabilitas ekonomi keluarga yang menggantungkan hidup pada kopra, ikut naik-turun.

Fluktuasi harga ini bukan sekadar angka di pasar, melainkan cerminan perjuangan para petani di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan yang menjadi tulang punggung produksi kopra nasional. Ketika harga menukik, seperti yang terjadi pada awal November akibat penurunan permintaan ekspor dan panen raya, napas ekonomi mereka tercekik. Namun, harapan perlahan merangkak naik menjelang akhir bulan, mencapai Rp 19.300 hingga Rp 20.000 per kilogram, dipicu antisipasi musim libur Desember dan kenaikan harga CPO global.

Mengapa Harga Kopra Susah Stabil?

Kondisi harga yang tidak menentu ini disebabkan oleh kombinasi faktor global dan domestik yang kompleks. Bagi petani kelapa di Sulawesi, tantangan ini sudah seperti musim kemarau panjang yang datang silih berganti. Setidaknya ada tiga pemicu utama fluktuasi yang terus menekan pendapatan mereka:

  • Ketergantungan pada Harga Minyak Sawit (CPO) Global: Kopra, yang diolah menjadi minyak kelapa, adalah substitusi strategis untuk minyak sawit mentah (CPO). Menurut data, harga CPO global naik tipis menjadi US$ 963,75 per metrik ton pada November 2025, naik 0,01% dari bulan sebelumnya. Kenaikan ini disebabkan oleh permintaan biodiesel B50 dan kenaikan harga minyak kedelai. Saat CPO menguat, minyak kelapa dari kopra turut terdongkrak. Namun, jika CPO bergerak stagnan di kisaran RM 4.000–4.100 per ton, harga kopra lokal ikut loyo. Ini menunjukkan bahwa pasar kelapa global sangat terikat pada dinamika pasar minyak nabati secara keseluruhan.
  • Jerat Logistik dan Rantai Pasok yang Panjang: Seperti jalanan berliku di pegunungan Minahasa, rantai pasok kopra dari petani hingga pelabuhan ekspor juga panjang dan penuh hambatan. Biaya angkut dari sentra produksi di pedalaman Sulawesi ke pelabuhan melonjak signifikan. Ditambah lagi, peran tengkulak yang begitu dominan seringkali memotong harga yang diterima petani hingga 20-30%. Ini berarti, jika harga di pabrik Rp 20.000, petani mungkin hanya mengantongi Rp 14.000–Rp 16.000. Kondisi ini membuat margin keuntungan petani menjadi sangat tipis, bahkan setelah berbulan-bulan mengolah kelapa.
  • Kualitas Produk Terpengaruh Musim: Musim hujan yang berkepanjangan menjadi momok bagi kualitas kopra. Kadar air yang tinggi dan serangan jamur adalah masalah umum. Kopra berkualitas rendah otomatis akan dihargai lebih murah di pabrik atau pasar. Tantangan ini diperparah oleh panen raya di tahun 2025 yang menyebabkan pasokan berlebih, meski Indonesia tetap menjadi produsen kopra kedua terbesar di dunia.

Di Balik Data Fluktuasi

Bagi Bapak Jufri (55), seorang petani kelapa di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, harga Rp 19.000 per kilogram berarti perhitungan yang sangat ketat untuk kebutuhan sehari-hari. “Kalau harga anjlok, untuk makan saja susah, apalagi biaya sekolah anak-anak. Kami sudah bekerja keras, mengeringkan kelapa berhari-hari, tapi harganya tak bisa ditebak,” keluhnya. Kisah Bapak Jufri adalah gambaran nyata dari ribuan petani lain yang menggantungkan harapannya pada komoditas ini. Mereka adalah pahlawan ekonomi lokal yang seringkali berjuang sendiri di tengah ketidakpastian pasar global.

“Hilirisasi bukan hanya tren, tapi sebuah keharusan agar petani di Sulawesi tidak lagi hanya menjadi penonton di pasar komoditas. Kita harus berani berinvestasi pada nilai tambah.”

— Analis Ekonomi Pertanian, Dr. Rina Kusuma

Hilirisasi: Solusi Jangka Panjang untuk Petani Sulawesi?

Melihat kondisi ini, pemerintah bersama berbagai pihak mendorong solusi jangka panjang, yaitu hilirisasi produk kelapa. Program pemerintah di tahun 2025 secara aktif mendukung petani untuk beralih dari sekadar menjual kopra mentah ke pengolahan produk turunan bernilai tinggi.

Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - image 1

Beberapa opsi yang sedang didorong antara lain:

  • Virgin Coconut Oil (VCO): Minyak kelapa murni yang memiliki nilai jual jauh lebih tinggi dibandingkan kopra biasa.
  • Tepung Kelapa: Bahan baku untuk berbagai produk makanan dan minuman, membuka pasar industri yang lebih luas.
  • Biodiesel: Pengolahan kelapa menjadi bahan bakar nabati, selaras dengan kebutuhan energi berkelanjutan dan program pemerintah seperti B50.

Potensi nilai tambah dari hilirisasi ini sangat menjanjikan, diperkirakan mampu melipatgandakan pendapatan petani hingga 2–3 kali lipat. Di Maluku Utara, inisiatif serupa yang didukung oleh Bank Indonesia (BI) telah menunjukkan hasil positif dalam menstabilkan pendapatan petani kelapa di sana.

Untuk mencapai kesejahteraan berkelanjutan, petani kopra di Sulawesi membutuhkan dukungan lebih dari sekadar harga yang baik. Ketersediaan alat pengering modern untuk menjaga kualitas, akses ke permodalan, serta bimbingan teknis dalam pengolahan menjadi produk turunan adalah kunci. Dengan dukungan investor dan kolaborasi lintas sektor, ketergantungan pada ekspor bahan mentah bisa dikurangi, membawa harapan baru bagi ribuan keluarga petani kelapa di tengah gejolak pasar global yang tak terhindarkan.

BACA JUGA:

Nelayan Hilang di Makassar: Operasi SAR Resmi Ditutup Setelah Tujuh Hari Tanpa Hasil

Gowa Galakkan Program ASRI: Wujudkan Lingkungan Bersih, Nyaman, dan Bebas Banjir Sambut Ramadan

Pemkot Makassar Matangkan Seleksi Komisioner Baznas, Transparansi dan Visi Wakaf Jadi Kunci Penting

102 Pohon Tumbang di Makassar Akibat Cuaca Ekstrem Januari 2026: DLH Tingkatkan Mitigasi

Polri Sulsel Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo: Bakti Sosial Bersih-Bersih Pantai Losari dan Istana Balla Lompoa

Tags: cpoekonomi pertanianharga koprahilirisasipetani kelapaSulawesiSulawesi SelatanSulawesi TengahSulawesi UtaraVCO
Share26Tweet17Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

Tawuran Maut di Makasar: 16 Remaja Diamankan, 4 Diduga Pelaku Utama

15/02/2026
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

Di Balik Kematian Alex Pretti: Telepon Genggam, Senjata Terkuat Melawan Narasi Pemerintah Trump

15/02/2026
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global

14/02/2026
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali

14/02/2026
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

RUU Perampasan Aset Mendesak: Gibran Inginkan Koruptor ‘Dimiskinkan’, Praktisi Serukan Aksi Nyata

14/02/2026
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

Terbongkarnya Jaringan Narkoba Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berawal dari Pengakuan Anak Buah

14/02/2026
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

Bau Menyengat Pasca Kebakaran Pabrik Pestisida di Tangsel: KLHK Siap Gugat Pencemar Limbah B3

14/02/2026
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

Tragedi Papua: Pilot Smart Air Tewas Ditembak, Isu Tambang Ilegal dan Ancaman TPNPB Mengemuka

14/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3872 shares
    Share 1549 Tweet 968
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    481 shares
    Share 192 Tweet 120
  • Tragedi Papua: Pilot Smart Air Tewas Ditembak, Isu Tambang Ilegal dan Ancaman TPNPB Mengemuka

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Emas dan Perak Berfluktuasi: Lonjakan Signifikan Meski Data Ekonomi AS Mengejutkan, Apa Kata Analis?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Beda Smoothing Sutra dengan Smoothing Biasa, Rebonding, dan Straightening

    1330 shares
    Share 532 Tweet 333
  • 10 Kebiasaan Orang Tiongkok Pembawa Sukses Finansial: Bukan Hoki, Tapi Pola Pikir Jitu

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Hotel Sultan Tetap Beroperasi: Pengelolaan Dialihkan Pasca Kemenangan Negara

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • UMKM di Bursa Efek Awal 2026: Gelombang Pertumbuhan vs. Ancaman Delisting

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.