Jumat, 18 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Pembelajaran & Literasi

Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan

by Pewarta Warga
12/02/2026
in Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1770886905-94be136d87c4d032

BACA JUGA:

No Content Available

Inovasi brilian dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) membuka jalan baru bagi industri konstruksi yang lebih hijau. Prof. Sotya Astutiningsih, seorang Guru Besar tetap di bidang Material Konstruksi dan Bangunan Ramah Lingkungan, telah berhasil mengembangkan material bangunan inovatif yang bersumber dari limbah industri.

Mengatasi Kebutuhan Konstruksi di Tengah Keterbatasan Sumber Daya Alam

Pertumbuhan populasi global yang pesat secara otomatis mendongkrak permintaan akan perumahan dan infrastruktur. Situasi ini, jika tidak ditangani dengan cermat, dapat mengancam ketersediaan sumber daya alam. Menyadari urgensi ini, pendekatan inovatif menjadi krusial untuk memastikan pasokan bahan bangunan yang memadai tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Pemanfaatan material sekunder, yaitu material yang berasal dari produk samping atau limbah industri, menjadi jawaban strategis dalam menghadapi tantangan ini.

Pemanfaatan Abu Terbang (Fly Ash) dan Abu Dasar (Bottom Ash) dari PLTU

Di Indonesia, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mayoritas menggunakan batu bara sebagai sumber energi (hampir 60 persen) menghasilkan residu signifikan berupa abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash). Limbah ini memiliki sifat reaktif yang menjadikannya kandidat kuat sebagai bahan baku sekunder. Universitas Indonesia (UI), melalui kolaborasi erat dengan PT Semen Indonesia (SIG), secara aktif meneliti abu terbang dari berbagai sumber PLTU di seluruh nusantara. Hasil penelitian ini sangat menjanjikan, menunjukkan bahwa abu terbang dapat diintegrasikan sebagai Supplementary Cementitious Materials (SCM). Fungsinya adalah menggantikan sebagian klinker pada semen Portland konvensional, atau bahkan menjadi prekursor utama dalam pengembangan semen geopolimer.

Prof. Sotya Astutiningsih sendiri menemukan bahwa hingga lebih dari 75 persen komposisi semen geopolimer dapat berasal dari limbah seperti abu terbang dan terak. Keunggulan inheren abu terbang terletak pada ukurannya yang sudah berupa serbuk halus, sehingga secara signifikan memangkas biaya dan energi yang dibutuhkan untuk penggilingan. Lebih lanjut, aplikasinya sebagai campuran semen Portland relatif mudah diadopsi dan tetap mampu menghasilkan kekuatan yang optimal, bahkan ketika mutu bahan baku bervariasi, jika dibandingkan dengan sistem semen geopolimer yang lebih sensitif.

Terak Feronikel: Potensi Agregat Beton yang Menjanjikan

Selain abu terbang, terak feronikel juga teridentifikasi sebagai bahan baku sekunder yang memiliki potensi luar biasa untuk dijadikan agregat beton. Terak feronikel merupakan hasil samping dari proses pengolahan bijih nikel lateritik di fasilitas smelter. Berbagai studi mendalam yang dilaksanakan di lingkungan UI telah mengonfirmasi bahwa mortar dan beton yang menggunakan terak feronikel sebagai agregat menunjukkan peningkatan kekuatan tekan yang signifikan jika dibandingkan dengan agregat konvensional seperti pasir biasa atau pasir kuarsa.

Tim peneliti FTUI tidak berhenti di situ. Mereka bahkan telah berhasil mengembangkan formulasi semen geopolimer yang berbasis terak nikel. Inovasi ini kemudian diuji aplikasinya secara praktis pada produk beton pracetak, bekerja sama dengan PT Jaya Beton Indonesia. Hasil dari kolaborasi ini telah membuahkan beberapa hak paten, menandai terobosan nyata dalam pemanfaatan limbah industri menjadi material konstruksi berkualitas tinggi.

Cangkang Kelapa Sawit (CKS): Alternatif Agregat Beton yang Fleksibel

Beralih ke sektor perkebunan, cangkang kelapa sawit (CKS) juga tampil sebagai bahan baku sekunder yang menarik untuk dimanfaatkan sebagai pengganti agregat batu pecah pada beton. Kajian yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini menemukan bahwa dampak lingkungan dari penggunaan CKS sebagai agregat beton bersifat sangat kontekstual, bergantung pada spektrum kebutuhan performa mekanis spesifik dan pertimbangan aspek geografis.

Dari sisi performa teknis, beton yang menggunakan CKS menunjukkan kesamaan dalam hal kekuatan, pola keruntuhan, dan respons di bawah beban dengan beton konvensional. Namun, keunggulan utama beton CKS terletak pada tingkat keuletannya yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan yang lebih tangguh dan tahan terhadap beban dinamis, termasuk potensi guncangan gempa.

Manfaat Luas dan Arah Riset Berkelanjutan FTUI

Pemanfaatan bahan baku sekunder dalam industri konstruksi menawarkan manfaat ganda. Selain berkontribusi signifikan dalam mengurangi volume limbah industri dan menekan emisi karbon, inisiatif ini juga secara substansial memperkuat ketahanan pasokan material konstruksi di tingkat nasional. Penelitian yang dipelopori oleh Prof. Sotya Astutiningsih ini merupakan bagian integral dari peta jalan riset berkelanjutan di bidang rekayasa material konstruksi ramah lingkungan yang terus dikembangkan dan diperkaya oleh Fakultas Teknik Universitas Indonesia.


Kontributor: A. Untung

Penyunting: RR. Nur


Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: abu terbangagregat betoncangkang kelapa sawitkonstruksi berkelanjutanlimbah industrimaterial bangunan ramah lingkunganProf. Sotya AstutiningsihSCMsemen geopolimerterak feronikelUniversitas Indonesia
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Politeknik ATI Makassar Cetak Welder Kompeten: Bekal Calon Pekerja Migran Sektor Manufaktur Lulus Pelatihan

18/09/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Rektor Perguruan Tinggi Perkuat Tata Kelola Akademik dan Mitigasi Kecurangan SNPMB 2026

18/09/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

ANTARA Perkuat Jurnalisme Mahasiswa: Pelatihan di UNS Tingkatkan Kualitas Konten Edukatif

16/09/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

ANTARA Bekali Mahasiswa UHO Kendari Literasi Media Kritis Hadapi Era Digital dan AI

06/09/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

ANTARA Kendari Tingkatkan Kualitas Jurnalis Muda Lewat Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut

05/09/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara

03/09/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Google Buka Pendaftaran GSA 2026 Batch 2: Jadi AI Leader Muda dari Kampus di Jakarta

31/08/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Peluang Emas Guru PPPK Jadi PNS Mulai 2027: Syarat Usia dan Jalur Seleksi Terungkap

24/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    1301 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Ganjil-Genap BBM Subsidi di Sulsel: Aturan Lengkap Pemprov Atasi Antrean Panjang

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kebakaran Meluas, Gunung Bromo Ditutup Total untuk Wisata Mulai 12 September 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Capai 1.000 Meter, Warga Jawa Timur Diimbau Waspada

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • BPH Migas Jamin Stok BBM: Pasca Antrean Panjang di Makassar, Pasokan Subsidi & Non-Subsidi Terkendali

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Wali Kota Makassar Khawatir Antrean BBM Picu Masalah Baru, Desak Solusi Cepat dari Pertamina

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.