Selasa, 28 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Pembelajaran & Literasi

Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan

by Pewarta Warga
12/02/2026
in Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1770886905-94be136d87c4d032

Inovasi brilian dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) membuka jalan baru bagi industri konstruksi yang lebih hijau. Prof. Sotya Astutiningsih, seorang Guru Besar tetap di bidang Material Konstruksi dan Bangunan Ramah Lingkungan, telah berhasil mengembangkan material bangunan inovatif yang bersumber dari limbah industri.

Mengatasi Kebutuhan Konstruksi di Tengah Keterbatasan Sumber Daya Alam

Pertumbuhan populasi global yang pesat secara otomatis mendongkrak permintaan akan perumahan dan infrastruktur. Situasi ini, jika tidak ditangani dengan cermat, dapat mengancam ketersediaan sumber daya alam. Menyadari urgensi ini, pendekatan inovatif menjadi krusial untuk memastikan pasokan bahan bangunan yang memadai tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Pemanfaatan material sekunder, yaitu material yang berasal dari produk samping atau limbah industri, menjadi jawaban strategis dalam menghadapi tantangan ini.

Pemanfaatan Abu Terbang (Fly Ash) dan Abu Dasar (Bottom Ash) dari PLTU

Di Indonesia, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mayoritas menggunakan batu bara sebagai sumber energi (hampir 60 persen) menghasilkan residu signifikan berupa abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash). Limbah ini memiliki sifat reaktif yang menjadikannya kandidat kuat sebagai bahan baku sekunder. Universitas Indonesia (UI), melalui kolaborasi erat dengan PT Semen Indonesia (SIG), secara aktif meneliti abu terbang dari berbagai sumber PLTU di seluruh nusantara. Hasil penelitian ini sangat menjanjikan, menunjukkan bahwa abu terbang dapat diintegrasikan sebagai Supplementary Cementitious Materials (SCM). Fungsinya adalah menggantikan sebagian klinker pada semen Portland konvensional, atau bahkan menjadi prekursor utama dalam pengembangan semen geopolimer.

Prof. Sotya Astutiningsih sendiri menemukan bahwa hingga lebih dari 75 persen komposisi semen geopolimer dapat berasal dari limbah seperti abu terbang dan terak. Keunggulan inheren abu terbang terletak pada ukurannya yang sudah berupa serbuk halus, sehingga secara signifikan memangkas biaya dan energi yang dibutuhkan untuk penggilingan. Lebih lanjut, aplikasinya sebagai campuran semen Portland relatif mudah diadopsi dan tetap mampu menghasilkan kekuatan yang optimal, bahkan ketika mutu bahan baku bervariasi, jika dibandingkan dengan sistem semen geopolimer yang lebih sensitif.

Terak Feronikel: Potensi Agregat Beton yang Menjanjikan

Selain abu terbang, terak feronikel juga teridentifikasi sebagai bahan baku sekunder yang memiliki potensi luar biasa untuk dijadikan agregat beton. Terak feronikel merupakan hasil samping dari proses pengolahan bijih nikel lateritik di fasilitas smelter. Berbagai studi mendalam yang dilaksanakan di lingkungan UI telah mengonfirmasi bahwa mortar dan beton yang menggunakan terak feronikel sebagai agregat menunjukkan peningkatan kekuatan tekan yang signifikan jika dibandingkan dengan agregat konvensional seperti pasir biasa atau pasir kuarsa.

Tim peneliti FTUI tidak berhenti di situ. Mereka bahkan telah berhasil mengembangkan formulasi semen geopolimer yang berbasis terak nikel. Inovasi ini kemudian diuji aplikasinya secara praktis pada produk beton pracetak, bekerja sama dengan PT Jaya Beton Indonesia. Hasil dari kolaborasi ini telah membuahkan beberapa hak paten, menandai terobosan nyata dalam pemanfaatan limbah industri menjadi material konstruksi berkualitas tinggi.

Cangkang Kelapa Sawit (CKS): Alternatif Agregat Beton yang Fleksibel

Beralih ke sektor perkebunan, cangkang kelapa sawit (CKS) juga tampil sebagai bahan baku sekunder yang menarik untuk dimanfaatkan sebagai pengganti agregat batu pecah pada beton. Kajian yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini menemukan bahwa dampak lingkungan dari penggunaan CKS sebagai agregat beton bersifat sangat kontekstual, bergantung pada spektrum kebutuhan performa mekanis spesifik dan pertimbangan aspek geografis.

Dari sisi performa teknis, beton yang menggunakan CKS menunjukkan kesamaan dalam hal kekuatan, pola keruntuhan, dan respons di bawah beban dengan beton konvensional. Namun, keunggulan utama beton CKS terletak pada tingkat keuletannya yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan yang lebih tangguh dan tahan terhadap beban dinamis, termasuk potensi guncangan gempa.

Manfaat Luas dan Arah Riset Berkelanjutan FTUI

Pemanfaatan bahan baku sekunder dalam industri konstruksi menawarkan manfaat ganda. Selain berkontribusi signifikan dalam mengurangi volume limbah industri dan menekan emisi karbon, inisiatif ini juga secara substansial memperkuat ketahanan pasokan material konstruksi di tingkat nasional. Penelitian yang dipelopori oleh Prof. Sotya Astutiningsih ini merupakan bagian integral dari peta jalan riset berkelanjutan di bidang rekayasa material konstruksi ramah lingkungan yang terus dikembangkan dan diperkaya oleh Fakultas Teknik Universitas Indonesia.


Kontributor: A. Untung

Penyunting: RR. Nur


Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

No Content Available
Tags: abu terbangagregat betoncangkang kelapa sawitkonstruksi berkelanjutanlimbah industrimaterial bangunan ramah lingkunganProf. Sotya AstutiningsihSCMsemen geopolimerterak feronikelUniversitas Indonesia
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

LPPM Unhas Dianugerahi Pengelola Riset Sawit Terbaik oleh BPDP di Perisai 2026

23/07/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

15 Inovasi Unhas Kantongi Izin Edar BPOM: Percepatan Hilirisasi Riset dari Makassar

13/07/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

23 Juni: Hari Lahirnya Bapak Komputasi, Olimpiade Modern, dan Revolusi Mesin Ketik

23/06/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Sejarah Hari Ini 21 Juni: Pelarian Louis XVI hingga Fajar Komputer Modern

21/06/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Berita Terhangat 21 Juni 2026: Piala Dunia hingga Cuaca Bediding

21/06/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Menyusup di Balik Kata: Mengenal Steganografi Linguistik AI

21/06/2026
img-1781911668-d8c3cf6db88106d7

UMI Makassar Perkuat Transformasi Digital Menuju Smart Campus Melalui Kemitraan Global dengan Ruijie Networks

20/06/2026
img-1781590130-d05bc28bafbffb46

16 Juni: Tiga Momen Sejarah Paling Menggugah dari Luar Angkasa hingga Perjuangan Kemanusiaan

16/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • DJP Bisa Intip Rekening Keluarga Wajib Pajak: Analisis Mendalam Kewenangan Baru, Tujuannya, dan Perlindungan Data

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Panggung K-Pop dengan Estetika Imut Idol Jepang yang Bikin Gemas!

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.