Rabu, 24 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Pembelajaran & Literasi

Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan

by Pewarta Warga
12/02/2026
in Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1770886905-94be136d87c4d032

Inovasi brilian dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) membuka jalan baru bagi industri konstruksi yang lebih hijau. Prof. Sotya Astutiningsih, seorang Guru Besar tetap di bidang Material Konstruksi dan Bangunan Ramah Lingkungan, telah berhasil mengembangkan material bangunan inovatif yang bersumber dari limbah industri.

Mengatasi Kebutuhan Konstruksi di Tengah Keterbatasan Sumber Daya Alam

Pertumbuhan populasi global yang pesat secara otomatis mendongkrak permintaan akan perumahan dan infrastruktur. Situasi ini, jika tidak ditangani dengan cermat, dapat mengancam ketersediaan sumber daya alam. Menyadari urgensi ini, pendekatan inovatif menjadi krusial untuk memastikan pasokan bahan bangunan yang memadai tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Pemanfaatan material sekunder, yaitu material yang berasal dari produk samping atau limbah industri, menjadi jawaban strategis dalam menghadapi tantangan ini.

Pemanfaatan Abu Terbang (Fly Ash) dan Abu Dasar (Bottom Ash) dari PLTU

Di Indonesia, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mayoritas menggunakan batu bara sebagai sumber energi (hampir 60 persen) menghasilkan residu signifikan berupa abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash). Limbah ini memiliki sifat reaktif yang menjadikannya kandidat kuat sebagai bahan baku sekunder. Universitas Indonesia (UI), melalui kolaborasi erat dengan PT Semen Indonesia (SIG), secara aktif meneliti abu terbang dari berbagai sumber PLTU di seluruh nusantara. Hasil penelitian ini sangat menjanjikan, menunjukkan bahwa abu terbang dapat diintegrasikan sebagai Supplementary Cementitious Materials (SCM). Fungsinya adalah menggantikan sebagian klinker pada semen Portland konvensional, atau bahkan menjadi prekursor utama dalam pengembangan semen geopolimer.

Prof. Sotya Astutiningsih sendiri menemukan bahwa hingga lebih dari 75 persen komposisi semen geopolimer dapat berasal dari limbah seperti abu terbang dan terak. Keunggulan inheren abu terbang terletak pada ukurannya yang sudah berupa serbuk halus, sehingga secara signifikan memangkas biaya dan energi yang dibutuhkan untuk penggilingan. Lebih lanjut, aplikasinya sebagai campuran semen Portland relatif mudah diadopsi dan tetap mampu menghasilkan kekuatan yang optimal, bahkan ketika mutu bahan baku bervariasi, jika dibandingkan dengan sistem semen geopolimer yang lebih sensitif.

World Cup 2026

Terak Feronikel: Potensi Agregat Beton yang Menjanjikan

Selain abu terbang, terak feronikel juga teridentifikasi sebagai bahan baku sekunder yang memiliki potensi luar biasa untuk dijadikan agregat beton. Terak feronikel merupakan hasil samping dari proses pengolahan bijih nikel lateritik di fasilitas smelter. Berbagai studi mendalam yang dilaksanakan di lingkungan UI telah mengonfirmasi bahwa mortar dan beton yang menggunakan terak feronikel sebagai agregat menunjukkan peningkatan kekuatan tekan yang signifikan jika dibandingkan dengan agregat konvensional seperti pasir biasa atau pasir kuarsa.

Tim peneliti FTUI tidak berhenti di situ. Mereka bahkan telah berhasil mengembangkan formulasi semen geopolimer yang berbasis terak nikel. Inovasi ini kemudian diuji aplikasinya secara praktis pada produk beton pracetak, bekerja sama dengan PT Jaya Beton Indonesia. Hasil dari kolaborasi ini telah membuahkan beberapa hak paten, menandai terobosan nyata dalam pemanfaatan limbah industri menjadi material konstruksi berkualitas tinggi.

Cangkang Kelapa Sawit (CKS): Alternatif Agregat Beton yang Fleksibel

Beralih ke sektor perkebunan, cangkang kelapa sawit (CKS) juga tampil sebagai bahan baku sekunder yang menarik untuk dimanfaatkan sebagai pengganti agregat batu pecah pada beton. Kajian yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini menemukan bahwa dampak lingkungan dari penggunaan CKS sebagai agregat beton bersifat sangat kontekstual, bergantung pada spektrum kebutuhan performa mekanis spesifik dan pertimbangan aspek geografis.

World Cup 2026

Dari sisi performa teknis, beton yang menggunakan CKS menunjukkan kesamaan dalam hal kekuatan, pola keruntuhan, dan respons di bawah beban dengan beton konvensional. Namun, keunggulan utama beton CKS terletak pada tingkat keuletannya yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan yang lebih tangguh dan tahan terhadap beban dinamis, termasuk potensi guncangan gempa.

Manfaat Luas dan Arah Riset Berkelanjutan FTUI

Pemanfaatan bahan baku sekunder dalam industri konstruksi menawarkan manfaat ganda. Selain berkontribusi signifikan dalam mengurangi volume limbah industri dan menekan emisi karbon, inisiatif ini juga secara substansial memperkuat ketahanan pasokan material konstruksi di tingkat nasional. Penelitian yang dipelopori oleh Prof. Sotya Astutiningsih ini merupakan bagian integral dari peta jalan riset berkelanjutan di bidang rekayasa material konstruksi ramah lingkungan yang terus dikembangkan dan diperkaya oleh Fakultas Teknik Universitas Indonesia.


Kontributor: A. Untung

Penyunting: RR. Nur


Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - image 3

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

No Content Available
Tags: abu terbangagregat betoncangkang kelapa sawitkonstruksi berkelanjutanlimbah industrimaterial bangunan ramah lingkunganProf. Sotya AstutiningsihSCMsemen geopolimerterak feronikelUniversitas Indonesia
Share8Tweet5Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

23 Juni: Hari Lahirnya Bapak Komputasi, Olimpiade Modern, dan Revolusi Mesin Ketik

23/06/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Sejarah Hari Ini 21 Juni: Pelarian Louis XVI hingga Fajar Komputer Modern

21/06/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Berita Terhangat 21 Juni 2026: Piala Dunia hingga Cuaca Bediding

21/06/2026
Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan - Featured

Menyusup di Balik Kata: Mengenal Steganografi Linguistik AI

21/06/2026
img-1781911668-d8c3cf6db88106d7

UMI Makassar Perkuat Transformasi Digital Menuju Smart Campus Melalui Kemitraan Global dengan Ruijie Networks

20/06/2026
img-1781590130-d05bc28bafbffb46

16 Juni: Tiga Momen Sejarah Paling Menggugah dari Luar Angkasa hingga Perjuangan Kemanusiaan

16/06/2026
Prasasti Kedukan Bukit, akta lahir Kedatuan Sriwijaya.

15 Juni: Dari Magna Carta hingga Kelahiran Sriwijaya, Jejak Sejarah yang Mengukir Peradaban Modern

15/06/2026
img-1779751227-28fffecc6ed79df6

FDK UIN Alauddin Makassar Perkuat Solidaritas dan Kedisiplinan Melalui Apel Pagi Rutin Akhir Bulan

26/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • 1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg

    Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • SEO Lokal: Kunci Sukses Merek Nasional di Era Google yang Terpersonalisasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Prediksi Meksiko vs Korea Selatan 2026: Rebutan Tiket 32 Besar!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Tiongkok Sumbang Rp 3,3 Miliar untuk Korban Sekolah Iran, Tuding AS-Israel

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Makassar Perkuat Pengelolaan TPA: Fokus pada Sistem Operasional dan Potensi Gas Metan

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Waspada FOMO! Dokter Kulit Ingatkan Bijak Pilih Tren Kecantikan di Media Sosial

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.