Sabtu, 26 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI

by Pewarta Warga
06/04/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1775440574-c4a548d60a0094ec

BACA JUGA:

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh?

Strategi Multidimensi Melawan Dampak Kebakaran Hutan & Lahan di Kalimantan: Respons Komprehensif Melampaui Krisis Asap

DPR Mendesak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan Ratusan Siswa Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

Doa Bersama Jurnalis Banten: Solidaritas dan Harapan untuk Rekan yang Hilang di Selat Sunda

Dukungan kuat mengemuka dari DPR RI terhadap usulan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghentikan atau mengevaluasi ulang misi Pasukan Interim PBB di Lebanon (UNIFIL), menyusul insiden gugurnya tiga prajurit TNI.

  • Presiden ke-6 RI, SBY, mendesak PBB menghentikan atau mengevaluasi ulang misi UNIFIL di Lebanon pasca gugurnya tiga prajurit TNI.
  • Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyatakan dukungan penuh atas usulan SBY.
  • Argumen utama adalah keselamatan prajurit penjaga perdamaian yang bertugas di ‘blue line’, yang seharusnya bukan zona pertempuran aktif.
  • Pemerintah didorong untuk mengevaluasi keterlibatan prajurit TNI dalam misi UNIFIL dan mempertimbangkan penarikan jika kondisi dinilai membahayakan.

Latar Belakang Usulan Penghentian Misi UNIFIL

Usulan untuk menghentikan sementara atau mengevaluasi ulang penugasan Pasukan Interim PBB di Lebanon (UNIFIL) mencuat setelah gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian. Usulan ini disampaikan oleh Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Demokrat, Anton Sukartono Suratto.

Kronologi dan Pernyataan Kritis SBY

SBY menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI melalui sebuah unggahan di platform X pada Minggu, 5 April 2026. Ia menekankan poin krusial bahwa para penjaga perdamaian (peacekeeper) idealnya bertugas di area yang telah stabil, bukan di garis depan pertempuran aktif. SBY secara spesifik menyoroti bahwa kontingen Indonesia ditempatkan di ‘blue line’ atau ‘blue zone’, yang seharusnya menjadi zona aman yang memisahkan wilayah Israel dan Lebanon, namun justru berisiko tinggi menjadi korban pertempuran yang sedang berlangsung.

Menyikapi situasi yang sangat berbahaya ini bagi para peacekeeper, SBY mendesak PBB untuk segera mengambil langkah tegas. Desakan tersebut mencakup penghentian sementara penugasan UNIFIL atau pemindahan lokasi penugasan ke area yang terjamin keamanannya.

Sikap Tegas Komisi I DPR RI Mendukung Usulan SBY

Menyikapi pernyataan SBY, Anton Sukartono Suratto, selaku Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat, menyatakan dukungan penuhnya. Ia berpendapat bahwa evaluasi menyeluruh terhadap keberlanjutan misi UNIFIL, termasuk opsi penarikan pasukan, merupakan bentuk tanggung jawab fundamental negara dalam melindungi warga negaranya yang bertugas di luar negeri.

Anton menjelaskan lebih lanjut bahwa kehadiran pasukan perdamaian Indonesia bukanlah untuk terlibat dalam pertempuran, melainkan untuk menjaga stabilitas dan mendukung proses perdamaian di kawasan yang berkonflik. Ia menggarisbawahi bahwa para penjaga perdamaian seharusnya beroperasi di area pasca-konflik, bukan di tengah-tengah situasi konflik yang masih memanas dan penuh ketidakpastian.

Argumentasi dan Rekomendasi Konkret untuk PBB dan Pemerintah

Anton Sukartono mengemukakan bahwa usulan SBY disampaikan dalam konteks memanasnya konflik di wilayah Lebanon Selatan. Ia mendesak PBB untuk segera melakukan evaluasi komprehensif mengenai penugasan UNIFIL, terutama pasca insiden tragis gugurnya tiga prajurit TNI.

Beberapa rekomendasi konkret yang diutarakan oleh Anton meliputi:

  • Tindakan Tegas dan Perlindungan Prajurit: Mengutamakan keselamatan prajurit melalui pengambilan tindakan tegas untuk melindungi mereka dari risiko pertempuran.
  • Pemindahan Lokasi Penugasan: Mengevaluasi dan memindahkan lokasi penugasan pasukan ke wilayah yang lebih aman dan stabil.
  • Penghentian Sementara Misi: Mempertimbangkan opsi penghentian sementara misi UNIFIL untuk sementara waktu demi menjamin keselamatan maksimum prajurit.

Anton juga menekankan prinsip hukum humaniter internasional yang fundamental, yang menyatakan bahwa pasukan penjaga perdamaian harus dilindungi dan tidak boleh menjadi sasaran operasi militer. Oleh karena itu, Pemerintah RI didorong untuk segera mengevaluasi kembali keterlibatan prajurit TNI dalam pasukan perdamaian PBB dan secara serius mempertimbangkan opsi penarikan pasukan jika kondisi di lapangan dinilai terus-menerus membahayakan keselamatan jiwa.

Konteks Situasi Keamanan di Lebanon Selatan

Usulan ini muncul sebagai respons langsung terhadap situasi keamanan yang dilaporkan semakin memburuk di Lebanon Selatan. Memburuknya kondisi keamanan ini secara inheren berpotensi membahayakan keselamatan pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah tersebut. Insiden gugurnya tiga prajurit TNI menjadi pemicu utama yang mendorong desakan kuat untuk melakukan tinjauan ulang menyeluruh terhadap mandat, strategi, dan terutama lokasi penugasan UNIFIL.


DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: DPRKeamanan PrajuritLebanonMisi InternasionalPBBPenjaga PerdamaianSBYTNIUNIFIL
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Guruh Soekarnoputra Berpulang: Seniman Multitalenta Mengembuskan Napas Terakhir Setelah Perjuangan Panjang

26/09/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Garuda Perkasa: Indonesia Taklukkan Singapura 2-0, Tatap Laga Krusial Kontra Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

26/09/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Guruh Soekarnoputra: Sang Maestro Pencipta Lagu Nusantara yang Abadi

26/09/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

26/09/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Fajar/Fikri Melenggang Mulus di Babak Pertama Asian Games 2026: Optimisme Emas Terbit, Ujian Sesungguhnya Menanti

26/09/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Bupati Gowa Sitti Husniah Jadi Tersangka: Skandal Pemerasan, Diskon Rumah 70%, dan Pencucian Uang

26/09/2026
semangka-5

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

25/09/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Komisi II DPR Desak Ombudsman Tindak Lanjut Tegas

25/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    186 shares
    Share 74 Tweet 47
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Dua RS Regional Gowa dan Luwu Segera Hadir, Wujudkan Akses Kesehatan Merata di Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.