Selasa, 28 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI

by Pewarta Warga
06/04/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1775440574-c4a548d60a0094ec

Dukungan kuat mengemuka dari DPR RI terhadap usulan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghentikan atau mengevaluasi ulang misi Pasukan Interim PBB di Lebanon (UNIFIL), menyusul insiden gugurnya tiga prajurit TNI.

  • Presiden ke-6 RI, SBY, mendesak PBB menghentikan atau mengevaluasi ulang misi UNIFIL di Lebanon pasca gugurnya tiga prajurit TNI.
  • Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyatakan dukungan penuh atas usulan SBY.
  • Argumen utama adalah keselamatan prajurit penjaga perdamaian yang bertugas di ‘blue line’, yang seharusnya bukan zona pertempuran aktif.
  • Pemerintah didorong untuk mengevaluasi keterlibatan prajurit TNI dalam misi UNIFIL dan mempertimbangkan penarikan jika kondisi dinilai membahayakan.

Latar Belakang Usulan Penghentian Misi UNIFIL

Usulan untuk menghentikan sementara atau mengevaluasi ulang penugasan Pasukan Interim PBB di Lebanon (UNIFIL) mencuat setelah gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian. Usulan ini disampaikan oleh Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Demokrat, Anton Sukartono Suratto.

Kronologi dan Pernyataan Kritis SBY

SBY menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI melalui sebuah unggahan di platform X pada Minggu, 5 April 2026. Ia menekankan poin krusial bahwa para penjaga perdamaian (peacekeeper) idealnya bertugas di area yang telah stabil, bukan di garis depan pertempuran aktif. SBY secara spesifik menyoroti bahwa kontingen Indonesia ditempatkan di ‘blue line’ atau ‘blue zone’, yang seharusnya menjadi zona aman yang memisahkan wilayah Israel dan Lebanon, namun justru berisiko tinggi menjadi korban pertempuran yang sedang berlangsung.

Menyikapi situasi yang sangat berbahaya ini bagi para peacekeeper, SBY mendesak PBB untuk segera mengambil langkah tegas. Desakan tersebut mencakup penghentian sementara penugasan UNIFIL atau pemindahan lokasi penugasan ke area yang terjamin keamanannya.

Sikap Tegas Komisi I DPR RI Mendukung Usulan SBY

Menyikapi pernyataan SBY, Anton Sukartono Suratto, selaku Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat, menyatakan dukungan penuhnya. Ia berpendapat bahwa evaluasi menyeluruh terhadap keberlanjutan misi UNIFIL, termasuk opsi penarikan pasukan, merupakan bentuk tanggung jawab fundamental negara dalam melindungi warga negaranya yang bertugas di luar negeri.

Anton menjelaskan lebih lanjut bahwa kehadiran pasukan perdamaian Indonesia bukanlah untuk terlibat dalam pertempuran, melainkan untuk menjaga stabilitas dan mendukung proses perdamaian di kawasan yang berkonflik. Ia menggarisbawahi bahwa para penjaga perdamaian seharusnya beroperasi di area pasca-konflik, bukan di tengah-tengah situasi konflik yang masih memanas dan penuh ketidakpastian.

Argumentasi dan Rekomendasi Konkret untuk PBB dan Pemerintah

Anton Sukartono mengemukakan bahwa usulan SBY disampaikan dalam konteks memanasnya konflik di wilayah Lebanon Selatan. Ia mendesak PBB untuk segera melakukan evaluasi komprehensif mengenai penugasan UNIFIL, terutama pasca insiden tragis gugurnya tiga prajurit TNI.

Beberapa rekomendasi konkret yang diutarakan oleh Anton meliputi:

  • Tindakan Tegas dan Perlindungan Prajurit: Mengutamakan keselamatan prajurit melalui pengambilan tindakan tegas untuk melindungi mereka dari risiko pertempuran.
  • Pemindahan Lokasi Penugasan: Mengevaluasi dan memindahkan lokasi penugasan pasukan ke wilayah yang lebih aman dan stabil.
  • Penghentian Sementara Misi: Mempertimbangkan opsi penghentian sementara misi UNIFIL untuk sementara waktu demi menjamin keselamatan maksimum prajurit.

Anton juga menekankan prinsip hukum humaniter internasional yang fundamental, yang menyatakan bahwa pasukan penjaga perdamaian harus dilindungi dan tidak boleh menjadi sasaran operasi militer. Oleh karena itu, Pemerintah RI didorong untuk segera mengevaluasi kembali keterlibatan prajurit TNI dalam pasukan perdamaian PBB dan secara serius mempertimbangkan opsi penarikan pasukan jika kondisi di lapangan dinilai terus-menerus membahayakan keselamatan jiwa.

Konteks Situasi Keamanan di Lebanon Selatan

Usulan ini muncul sebagai respons langsung terhadap situasi keamanan yang dilaporkan semakin memburuk di Lebanon Selatan. Memburuknya kondisi keamanan ini secara inheren berpotensi membahayakan keselamatan pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah tersebut. Insiden gugurnya tiga prajurit TNI menjadi pemicu utama yang mendorong desakan kuat untuk melakukan tinjauan ulang menyeluruh terhadap mandat, strategi, dan terutama lokasi penugasan UNIFIL.


DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Perluas Pencarian 18 Korban KM Nurul Salsa: Basarnas dan TNI Kerahkan Alutsista Laut dan Udara di Perairan Selayar

Perkuat Sinergi Pertahanan dan Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Temui Panglima TNI dan Jaksa Agung

Skandal Korupsi Gizi Nasional: Oknum TNI Terlibat, Jakgung Ungkap Modus Baru Pengadaan Sepeda Motor dan *Food Tray*

PBB Ungkap Pola Mengerikan: Bayi dan Anak-anak Diduga Sengaja Ditargetkan dalam Serangan Israel di Gaza

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

Tags: DPRKeamanan PrajuritLebanonMisi InternasionalPBBPenjaga PerdamaianSBYTNIUNIFIL
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Pajak Kekayaan 2%: Solusi Rasional Mengurai Ketimpangan Rp4.651 Triliun Milik Oligarki

27/07/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Modus “Kencing di Laut” dan Transfer Pricing: Mengurai Menguapnya Rp16.144 Triliun dari Ekspor SDA

27/07/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

27/07/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Febrie Adriansyah: Tersangka Tapi Masih Terima Gaji dan Jaksa Aktif, Apa yang Terjadi?

27/07/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

27/07/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Dikaji Ulang: Pemerintah Didesak Tak Persulit Masyarakat

26/07/2026
DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

Alphard Terobos Lampu Merah Bundaran HI, Pengemudi Anggota Polri Terancam Denda Rp 1 Juta

26/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • DPR Dukung SBY Mendesak PBB Hentikan Misi UNIFIL Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • DJP Bisa Intip Rekening Keluarga Wajib Pajak: Analisis Mendalam Kewenangan Baru, Tujuannya, dan Perlindungan Data

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Panggung K-Pop dengan Estetika Imut Idol Jepang yang Bikin Gemas!

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.