Delegasi internasional dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melakukan kunjungan strategis ke Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak (RSKD IA) Pertiwi Makassar. Langkah ini krusial dalam meninjau kesiapan layanan kesehatan anak di Indonesia menjelang perhelatan APEC.
Peran Strategis RS Pertiwi Makassar dalam Kolaborasi APEC
Kunjungan lapangan ini bukanlah sekadar agenda rutin, melainkan bagian integral dari Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) Child Health Workshop (ACHW) 2026. Workshop yang mengusung tema ‘Workshop on Managing Child Health for Healthcare Workforce’ ini berlangsung dari 20 hingga 22 Januari 2026. Pemilihan RSKD IA Pertiwi Makassar sebagai lokasi tinjauan didasarkan pada perannya yang sangat vital dalam mendukung upaya penurunan Angka Kematian Bayi (AKB), sebuah prioritas utama dalam kolaborasi kesehatan anak di forum APEC.
Memberikan Wawasan Praktis dan Mendalam
Direktur RSKD IA Pertiwi Makassar, Rivayanti Nawawi, menekankan bahwa kunjungan ini memberikan gambaran nyata dan praktis bagi para delegasi mengenai implementasi layanan kesehatan di tingkat daerah, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan ibu, bayi, dan anak. Delegasi yang hadir berasal dari berbagai negara terkemuka di bidang kesehatan, termasuk India, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand, menunjukkan cakupan internasional dari kegiatan ini.
Fokus pada Sistem Pelayanan dan Pengelolaan SDM Kesehatan
Agenda kunjungan lapangan ini dirancang secara spesifik untuk memberikan wawasan mendalam terkait sistem pelayanan kesehatan yang komprehensif serta pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan yang efektif. Selain melakukan observasi langsung terhadap fasilitas dan alur pelayanan di rumah sakit, delegasi juga didampingi oleh tim ahli dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Makassar. Keberadaan tim pendamping ini memastikan pemahaman yang holistik terhadap tantangan dan solusi yang dihadapi sistem kesehatan Indonesia.
Harapan Dampak bagi Penguatan Agenda Kesehatan Nasional dan Regional
Hasil dari kunjungan lapangan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya diskusi pada APEC Child Health Workshop. Lebih lanjut, temuan-temuan yang didapat akan menjadi masukan berharga untuk mendukung agenda Health Labour Market Analysis (Analisis Pasar Tenaga Kesehatan) di Indonesia. Workshop ACHW 2026 sendiri melibatkan partisipasi aktif pakar kesehatan dari berbagai negara seperti Vietnam, Chinese Taipei, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Melalui kegiatan kolaboratif ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berambisi untuk memperkuat posisinya dalam kerja sama kesehatan internasional serta mengadopsi rekomendasi global guna terus meningkatkan standar layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat daerah.
Kebanggaan dan Pengakuan Internasional
Kunjungan delegasi internasional ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi RSKD IA Pertiwi Makassar, serta menjadi pengakuan atas upaya dan dedikasi yang telah dilakukan oleh rumah sakit yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi ibu dan anak.























