Jumat, 1 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’

by Redaktur
21/02/2016
in Arsip 2015-2018, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Arsip

dari surabaya ke jakarta membawa poster ‘islam bukan isis’

Seorang pria membawa poster dengan tulisan ‘Islam bukan ISIS’ berjalan di sekitar kawasan Jakarta Timur, dengan membawa ransel besar di punggungnya.

Sepanjang perjalanan, orang-orang melihat dengan heran, beberapa memotret dan merekam aktivitas pria itu dengan kamera ponsel mereka.

Muhamad Wahyu Priadi yang dipanggil Ahmad, mulai dikenal sejak fotonya muncul di Facebook. Seorang wartawan majalah mingguan di Jakarta, Dion Hertasha mengunggah fotonya ketika tak sengaja bertemu di jalan Pramuka Jakarta Timur, pada akhir Januari lalu.

Fotonya telah dibagikan ke lebih dari 12 ribu pengguna Facebook lainnya.

“Saya bertemu dengan pak Ahmad, saat melewati jalan Pramuka, lalu saya berhenti mengobrol sebentar dan memfotonya, saya pikir apa yang dia lakukan itu layak untuk disebarkan di media sosial karena mempromosikan Islam yang damai, yang menolak kekerasan,” jelas Dion.

Usai menyantap sarapannya, soto Surabaya, dia bercerita tentang perjalanannya.

Image copyright BBC INDONESIA
Image copyright BBC INDONESIA

Dia mengaku mengawali perjalanan setelah sembuh dari luka-luka yang dideritanya akibat kecelakaan mobil. Luka itu menyisakan kakinya yang agak pincang jika berjalan, dan sebuah bekas luka di leher.

“Saya memulai perjalanan sekitar 2014 lalu, dari Jakarta ke Surabaya sebagai musafir, awalnya untuk lebih memahami apa itu Islam, “ jelas dia.

Dalam perjalanan itu, Ahmad mengaku sempat singgah di sejumlah kota untuk belajar tentang pengobatan tradisional, mengurut dan bekam. Dengan modal kemampuannya itu, dia pun dapat membiayai perjalanannya.

“Saya menawarkan kepada orang-orang jika ada yang mau dibekam, atau urut, tapi kadang ada juga sih para dermawan yang memberi lebih, tapi saya tidak meminta-minta,” jelas dia.

Selama perjalanan Ahmad mengaku lebih banyak menginap di masjid, kecuali jika di kota itu dia memilki kenalan, di rumah merekalah dia akan tinggal.

Tetapi ketika ditanya tentang keluarganya, dia enggan menjawab.

Ahmad mengaku dia membawa poster bertuliskan “Islam bukan ISIS” sejak tahun lalu, karena dia merasa Islam seringkali dianggap sebagai agama yang mengajarkan kekerasan, apalagi setelah kelompok ISIS menyebarkan tindakan brutal mereka melalui media.

“Bahkan sempat juga ada orang mencurigai saya dalam perjalanan -mungkin mereka menyangka saya bagian dari teroris, karena penampilan saya dan juga membawa ransel besar,” jelas Ahmad sambil tersenyum.

Ahmad mengatakan ISIS justru merusak nama Islam sebagai agama damai.

“ISIS.. ISIS.. kenapa malah merusak, berapa rasul didustakan, berapa agama dinodai, berapa negara dihancurkan, Islam itu damai rahmatan lil alamin, tapi apa yang dibuat, mengatasnamakan Islam buat teroris, Islam itu tidak takut mati, tetapi bukan berarti tidak punya nurani,” ungkap Ahmad.

islam-bukan-isis-02
Image copyright BBC INDONESIA

Ahmad mengatakan seharusnya kampanye Islam secara damai juga dilakukan olah para pemuka agama, tapi dia meyayangkan terkadang justru ada juga yang mengajarkan kekerasan dan saling membenci.

“Itu terjadi kalau di masjid, ada juga dalam khotbah-khotbah di masjid seringkali menyampaikan ajaran radikal,” jelas dia.

BACA JUGA:

AS Tebar Ranjau Darat Anti-Tank di Selatan Iran: Eskalasi Baru Perang Tak Terlihat?

Tim Reaksi Cepat BPBD Makassar Kembali Diterjunkan dalam Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep

Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji

Nelayan RI Raih Penghargaan Presiden Korsel, Kisah Heroik di Balik Api

Merawat Indonesia: Bukan dengan Menangkap Pengibar Bendera, Tapi Nyalakan Dapur Rakyat

Hampir satu jam mengobrol, Ahmad pun melanjutkan perjalanan dan ketika ditanya kapan akan menghentikan perjalanannya.

“Saya menyerahkan kepada Allah saya, selama masih bisa berjalan saya akan terus melanjutkan perjalanan, karena banyak pengetahuan yang saya dapat juga selama perjalanan,” jelas dia sambil kembali mengendong ranselnya. (BBC Indonesia)

Tags: Kemanusiaan
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

27/04/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

15/03/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Dua Kapal Pertamina Berhasil Keluar Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Tetap Aman

13/03/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Panglima TNI Siagakan Seluruh Jajaran Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah: Instruksi Siaga 1 Melalui Telegram Rahasia

08/03/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

05/03/2026
sd monginsidi makassar wartakita cr

Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

05/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

    BREAKING NEWS: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek Parah

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Respon Green SM Pasca Kecelakaan Kereta Bekasi: Pernyataan Resmi Tanpa Empati Tuai Kritik

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pengumuman Hasil TKA SD & SMP 2026: Jadwal, Materi Ujian, dan Cara Cek Nilai

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kota Makassar Memasuki Musim Penghujan

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    597 shares
    Share 239 Tweet 149
  • Listrik PLN di Bone: Produktivitas Bawang Naik Dua Kali Lipat, Biaya Operasional Tertekan 74%

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Unhas Resmikan Satuan Pelayanan Gizi, Langkah Krusial Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Yamaha RX King 155 VVA 2026: Raja Jalanan Kembali dengan Teknologi VVA Modern

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kolaborasi Makassar, ATR/BPN, dan KPK: Fondasi Penguatan Tata Kelola Aset Daerah Demi Transparansi dan Ekonomi Berkembang

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.