Senin, 6 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Daeng Naba: Revolusi Digital dari Teras Rumah, Tamparan Keras bagi Birokrasi Pendidikan di Pulau Terluar

by Redaktur
31/12/2025
in Makassar & Sulsel, Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 4 mins read
A A
ilustrasi daeng Naba

Di tengah hiruk pikuk proyeksi ekonomi makro dan manuver politik menjelang pergantian tahun 2025, lensa redaksi Wartakita.id memilih untuk menyorot sebuah kisah yang bekerja dalam sunyi, jauh dari gemerlap panggung nasional. Ini adalah kisah tentang disrupsi, pengorbanan, dan visi yang melampaui batas-batas geografis serta birokrasi. Sosok itu bernama Daeng Naba (58 tahun), seorang “Profesor” tanpa gelar yang mendirikan “Sekolah Langit” di Pulau Liukang Tangaya, Pangkep, sebuah kepulauan terluar yang secara geografis lebih dekat ke NTB/Bali daripada ke pusat pemerintahan Makassar.

Daeng Naba bukanlah seorang akademisi, apalagi pejabat publik. Ia hanyalah mantan nelayan yang bahkan tidak sempat menamatkan pendidikan SMP. Namun, di balik kerutan wajah dan tangan kasarnya, tersembunyi kekhawatiran mendalam terhadap masa depan anak-anak di pulaunya. Ia melihat jurang ketertinggalan pendidikan yang menganga lebar, sebuah kondisi yang seolah menjadi takdir bagi mereka yang lahir dan besar di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Kekhawatiran inilah yang kemudian memantik sebuah keputusan radikal, sebuah pengorbanan yang tak terduga.

Sebuah Pengorbanan, Sebuah Lompatan Teknologi

Dengan tabungan haji yang telah ia kumpulkan selama sepuluh tahun, Daeng Naba membuat pilihan yang akan mengubah trajectory hidup banyak anak di pulau itu. Ia tidak berangkat ke Tanah Suci. Sebaliknya, ia menginvestasikan seluruh dana tersebut untuk membeli perangkat internet satelit Starlink dan lima unit laptop bekas. Sebuah keputusan yang, bagi sebagian orang, mungkin terdengar gila. Namun bagi Daeng Naba, ini adalah investasi pada masa depan yang lebih cerah, sebuah “haji” yang berbeda, yang pahalanya ia yakini akan terus mengalir melalui setiap ilmu yang diserap anak-anak didiknya.

Di teras rumah panggungnya yang sederhana, Daeng Naba mendirikan apa yang ia sebut “Sekolah Langit”. Konsepnya jauh dari institusi pendidikan formal: tanpa guru bergelar, tanpa kurikulum baku yang rumit, dan tanpa bangunan megah. Ironisnya, Daeng Naba sendiri tidak bisa berbahasa Inggris—sebuah prasyarat umum dalam dunia teknologi. Namun, ia tidak membiarkan keterbatasan itu menjadi penghalang. Ia memanfaatkan kekuatan teknologi yang baru saja dibawanya: Artificial Intelligence (AI) dan ribuan video tutorial gratis yang tersebar di jagat maya. Dengan AI sebagai “penerjemah” dan “mentor”, serta video-video tersebut sebagai “kurikulum”, ia membimbing anak-anak pulau untuk belajar koding dasar dan bahasa asing.

World Cup 2026

“Saya bodoh, tapi cucu saya tidak boleh bodoh. Laut kita luas, tapi kalau otak kita sempit, kita cuma jadi kuli di laut sendiri,” tuturnya saat diwawancarai kontributor kami via panggilan video. Sebuah kalimat yang menusuk, mengandung kearifan lokal sekaligus kritik tajam terhadap kondisi yang ada. Ini adalah manifesto dari seorang nelayan yang menolak menyerah pada keterbatasan, yang melihat potensi tak terbatas di balik layar laptop dan koneksi internet yang ia perjuangkan sendiri.

Disrupsi Pendidikan dan Tamparan bagi Birokrasi

Kisah Daeng Naba bukanlah sekadar narasi inspiratif, melainkan sebuah studi kasus nyata tentang disrupsi pendidikan di era digital. Ia membuktikan bahwa akses terhadap pendidikan berkualitas, bahkan yang paling mutakhir sekalipun seperti AI dan koding, tidak lagi terhalang oleh sekat geografis atau minimnya infrastruktur fisik. Starlink, sebagai teknologi internet satelit, menjadi jembatan vital yang menghubungkan pulau terpencil itu dengan lautan informasi global, memangkas jarak yang selama ini menjadi momok bagi daerah 3T.

Lebih dari itu, “Sekolah Langit” Daeng Naba adalah sebuah tamparan telak bagi wajah birokrasi pendidikan yang kerap lamban dan terpaku pada paradigma konvensional. Inisiatifnya secara terang-terangan menyoroti kegagalan sistematis negara dalam menjangkau dan memberikan layanan pendidikan yang merata hingga ke pelosok terjauh. Ketika pemerintah masih berkutat dengan perencanaan pembangunan sekolah fisik atau pengiriman guru ke daerah terpencil, Daeng Naba telah melompat jauh ke depan, membawa teknologi masa depan langsung ke tangan anak-anak didiknya. Ia menunjukkan bahwa solusi inovatif seringkali muncul dari akar rumput, dari individu-individu yang memiliki kepedulian dan keberanian untuk bertindak di luar kerangka formal.

World Cup 2026

Wajah Harapan Sulawesi Selatan dan Indonesia

Kisah Daeng Naba yang viral di akhir 2025 ini menjadi penanda bahwa semangat literasi dan inovasi tidak mengenal batas. Ia adalah bukti nyata bahwa di atas karang gersang sekalipun, benih-benih kemajuan bisa tumbuh subur, asalkan disiram dengan ketulusan dan keberanian. Daeng Naba bukan hanya pahlawan lokal; ia adalah simbol ketahanan, adaptasi, dan visi jauh ke depan yang patut diteladani secara nasional.

Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia Indonesia, Daeng Naba adalah arsitek masa depan yang tak disengaja. Ia tidak hanya mengajar anak-anak bagaimana mengoperasikan komputer atau menulis kode, tetapi juga menanamkan benih kemandirian berpikir, rasa ingin tahu, dan kepercayaan diri bahwa mereka, anak-anak pulau terluar, juga memiliki tempat di era digital yang kompetitif. Ia mengubah “kuli laut” menjadi calon-calon inovator, mengubah keterbatasan menjadi peluang, dan mengubah isolasi geografis menjadi gerbang menuju pengetahuan global.

Daeng Naba adalah wajah harapan Sulawesi Selatan di masa depan, sebuah narasi yang menegaskan bahwa kemajuan sejati tidak diukur dari gedung-gedung pencakar langit atau megahnya infrastruktur, melainkan dari kapasitas individu untuk menciptakan perubahan positif, satu anak pulau pada satu waktu. Ia adalah “Profesor” sejati, bukan karena gelar yang tersemat di namanya, melainkan karena kearifan, pengorbanan, dan dampak transformatif yang ia hadirkan bagi generasi mendatang.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Rehabilitasi Irigasi Lengkong Pini Dimulai: Harapan Baru Produktivitas 828 Hektare Sawah di Luwu

Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Luwu Kawal Pembangunan Irigasi Lengkong Pini dan Makawa

Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres

Makassar Siap Menggebrak: 5.000 Peserta HKG PKK dan HUT Dekranas 2026, Dongkrak Ekonomi Lokal

Tiga Pelajar Unggulan Dinobatkan Duta Baca Pelajar Makassar 2026: Menggerakkan Literasi di Jantung Sulawesi Selatan

Tags: AI PendidikanDaeng NabaDaeng Naba AI Pulau TerluarInovasi PendidikanPendidikan DigitalPulau TerluarStarlink IndonesiaSulawesi Selatan
Share9Tweet6Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Daeng Naba: Revolusi Digital dari Teras Rumah, Tamparan Keras bagi Birokrasi Pendidikan di Pulau Terluar - Featured

Rehabilitasi Irigasi Lengkong Pini Dimulai: Harapan Baru Produktivitas 828 Hektare Sawah di Luwu

05/07/2026
Daeng Naba: Revolusi Digital dari Teras Rumah, Tamparan Keras bagi Birokrasi Pendidikan di Pulau Terluar - Featured

Akselerasi Luwu-Toraja Utara: Pemprov Sulsel Groundbreaking Proyek Rp 239 Miliar demi Konektivitas dan Ekonomi Lokal

05/07/2026
Daeng Naba: Revolusi Digital dari Teras Rumah, Tamparan Keras bagi Birokrasi Pendidikan di Pulau Terluar - Featured

Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Luwu Kawal Pembangunan Irigasi Lengkong Pini dan Makawa

05/07/2026
Daeng Naba: Revolusi Digital dari Teras Rumah, Tamparan Keras bagi Birokrasi Pendidikan di Pulau Terluar - Featured

Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres

29/06/2026
Daeng Naba: Revolusi Digital dari Teras Rumah, Tamparan Keras bagi Birokrasi Pendidikan di Pulau Terluar - Featured

Makassar Siap Menggebrak: 5.000 Peserta HKG PKK dan HUT Dekranas 2026, Dongkrak Ekonomi Lokal

29/06/2026
Daeng Naba: Revolusi Digital dari Teras Rumah, Tamparan Keras bagi Birokrasi Pendidikan di Pulau Terluar - Featured

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2026: Tingkatkan Keselamatan dan Produktivitas Nelayan Makassar

29/06/2026
Daeng Naba: Revolusi Digital dari Teras Rumah, Tamparan Keras bagi Birokrasi Pendidikan di Pulau Terluar - Featured

Tiga Pelajar Unggulan Dinobatkan Duta Baca Pelajar Makassar 2026: Menggerakkan Literasi di Jantung Sulawesi Selatan

27/06/2026
Daeng Naba: Revolusi Digital dari Teras Rumah, Tamparan Keras bagi Birokrasi Pendidikan di Pulau Terluar - Featured

Unhas Jalin Kolaborasi Perkuat Teknologi Kelautan Berkelanjutan Bersama Universitas Tiongkok

24/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Anggaran Rp 30 Juta per Orang untuk Latihan Militer Calon Manajer Kopdes, Hasanuddin Usulkan Penghapusan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Tren Makeup dan Skincare Gen Z yang Wajib Kamu Tahu

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Windows 12 Lite: Sang Penyelamat Perangkat Keras Jadul? Mengupas Tuntas Potensi OS Ringan Microsoft

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026: Skema Baru dan Ketentuan Penting untuk Pedagang Online Indonesia

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pajak JHT: Aturan, Polemik Aturan, dan Rekomendasi Solusi Keadilan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Bupati Kuansing Suhardiman Amby ‘Hilang’ Saat OTT KPK, Diduga Terkait Jual Beli Jabatan Sekda

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.