Jumat, 18 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang

by Pewarta Warga
28/08/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - Featured

BACA JUGA:

Mahasiswi Tasikmalaya Hilang Misterius: Polisi Bentuk Tim Khusus Pencarian

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Barat Daya: Dampak Udara dan Penerbangan di Banten

Status Siaga Gunung Sinabung: BNPB Imbau Warga Karo Segera Mengungsi

Tragedi Sound Horeg di Jatim: Tiga Nyawa Melayang, MUI Jatim Mendesak Polisi Turun Tangan

Gempa 4,4 Magnitudo Guncang Pacitan, Getaran Terasa Hingga Malang dan Sekitarnya

Bencana alam dahsyat melanda perbatasan Nepal dan Tiongkok, meninggalkan luka mendalam dengan ratusan nyawa melayang dan ribuan lainnya masih dalam ketidakpastian. Tragedi ini mengingatkan kita betapa rapuhnya kehidupan di hadapan kekuatan alam yang ekstrem.

  • Jumlah korban jiwa dipastikan mencapai 392 orang.
  • Lebih dari 1.400 orang dilaporkan hilang, termasuk warga negara asing dan Tiongkok.
  • Beberapa desa dilaporkan hilang tersapu bersih oleh terjangan lumpur dan banjir bandang.
  • Kerusakan infrastruktur meliputi rumah, jembatan, dan bendungan.
  • Perubahan iklim dan pencairan gletser diidentifikasi sebagai faktor pemicu utama.

Kronologi Mengerikan dan Dampak yang Menghancurkan

Peristiwa tragis ini berawal pada Kamis lalu, ketika banjir bandang dan longsor berskala masif menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tiongkok (Tibet). Tim penyelamat hingga kini masih berjuang keras, menerjang lumpur pekat dan puing-puing, dalam upaya tanpa henti mencari lebih dari 1.400 orang yang dinyatakan hilang. Skala bencana ini sangat mengerikan; sejumlah desa dilaporkan tersapu bersih, hilang tanpa jejak, akibat terjangan lumpur yang digambarkan menyerupai tsunami dahsyat. Ini adalah pukulan telak bagi komunitas yang tinggal di sana.

Dampak bencana ini sangat luas dan menghancurkan. Rumah-rumah warga seketika tenggelam di bawah timbunan lumpur. Infrastruktur vital seperti jembatan dan bendungan tak mampu menahan kekuatan alam, hancur berantakan. Kendaraan warga terseret arus deras, menambah daftar kerugian material yang tak terhitung. Bagi warga Jakarta dan kota-kota besar lainnya, membayangkan kampung halaman luluh lantak seperti ini tentu menimbulkan rasa prihatin yang mendalam.

Peringatan dari Para Ahli: Ancaman Banjir Susulan Akibat Perubahan Iklim

Para ahli meteorologi dan geologi memberikan peringatan serius mengenai potensi banjir susulan. Mereka menyoroti kaitan erat antara perubahan iklim global dengan mencairnya gletser di pegunungan tinggi. Pencairan gletser ini tidak hanya meningkatkan volume air di danau glasial, tetapi juga berisiko menyebabkan keruntuhan gletser yang memicu bencana serupa. Fenomena ini bukan lagi isu teoritis, melainkan kenyataan pahit yang harus kita hadapi bersama, termasuk di kawasan seperti Himalaya yang rentan.

Korban Berjatuhan dan Upaya Pencarian yang Penuh Harapan

Kepolisian Nepal melaporkan data yang memilukan: sebanyak 389 jenazah telah berhasil dievakuasi dari reruntuhan dan lumpur. Selain korban tewas, 910 orang lainnya, termasuk 517 wisatawan asing, masih belum dapat dihubungi, menambah daftar kekhawatiran keluarga mereka. Keterangan lebih lanjut dari pihak Beijing mengindikasikan bahwa 100 warga negara Tiongkok yang belum terdata dalam angka resmi tersebut juga dinyatakan hilang di Nepal, menunjukkan kompleksitas data akibat skala bencana.

Di antara wisatawan asing yang hilang, warga India tercatat sebagai kelompok terbesar, diikuti oleh warga Amerika Serikat yang melaporkan 90 warganya masih belum dapat dihubungi. Situasi di sisi Tiongkok juga tak kalah memilukan. Media pemerintah melaporkan bahwa “bencana tanah longsor” di Pelabuhan Gyirong, Tibet, telah merenggut tiga nyawa. Lebih mengkhawatirkan lagi, sebanyak 558 orang lainnya, termasuk 260 warga asing, dinyatakan hilang di wilayah tersebut, menunjukkan jangkauan geografis bencana yang luas.

Analisis Mendalam: Akar Penyebab Bencana

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memberikan analisis teknis mengenai pemicu utama bencana ini. Mereka menyatakan bahwa peristiwa dahsyat ini diawali oleh runtuhnya sebuah gletser. Runtuhnya gletser ini menciptakan aliran material es dan puing yang sangat besar, yang kemudian memicu banjir bandang dan longsor berskala masif. Ini bukan sekadar kejadian alam biasa, melainkan konsekuensi dari perubahan lingkungan yang lebih besar.

Pencairan gletser global akibat fenomena perubahan iklim diyakini menjadi faktor fundamental yang meningkatkan risiko terjadinya banjir danau glasial serta keruntuhan gletser. Fenomena ini adalah peringatan global. Dampaknya terasa jauh hingga ke perbatasan Nepal dan Tiongkok, dan kita perlu terus waspada serta mencari solusi adaptif.


Kontributor: H. Gunadi

Penyunting: Budi S.


Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: banjir bandangbencana alamgletserkorban jiwalongsorNepalorang hilangpencarian korbanperubahan iklimTibetTiongkok
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - Featured

BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

15/09/2026
Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - Featured

Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

12/09/2026
Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - Featured

Makassar Melawan Krisis Air Bersih: Mobil Tangki & 18 SPAM Baru Jadi Ujung Tombak

11/09/2026
Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - Featured

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

08/09/2026
Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - Featured

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas ke Lima Provinsi, Penerbangan dan Kesehatan Terdampak – Status Siaga Tetap Berlaku

07/09/2026
Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - Featured

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Barat Daya: Dampak Udara dan Penerbangan di Banten

07/09/2026
Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - Featured

Erupsi Semeru Kembali Terjadi: Kolom Abu 1.000 Meter, Warga Diminta Jauhi Sektor Tenggara

06/09/2026
Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang - Featured

Indonesia Bergemuruh: Empat Gunung Api Erupsi Serentak, Begini Dampaknya

06/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    793 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Ganjil-Genap BBM Subsidi di Sulsel: Aturan Lengkap Pemprov Atasi Antrean Panjang

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kebakaran Meluas, Gunung Bromo Ditutup Total untuk Wisata Mulai 12 September 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Capai 1.000 Meter, Warga Jawa Timur Diimbau Waspada

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • BPH Migas Jamin Stok BBM: Pasca Antrean Panjang di Makassar, Pasokan Subsidi & Non-Subsidi Terkendali

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Wali Kota Makassar Khawatir Antrean BBM Picu Masalah Baru, Desak Solusi Cepat dari Pertamina

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Antrean BBM Mengular di Makassar: Janji Stok Aman dan Layanan 24 Jam Dipertanyakan Warga

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Antrean BBM di Makassar Mengurai: Pertamina dan Pemprov Sulsel Capai Titik Normal

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.