Sabtu, 21 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing

by Warteknet
27/12/2025
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Wartakita.id – Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) masih terperangkap dalam jaringan penipuan online (online scam) di Kamboja. Data terbaru dari Bareskrim Polri menyebutkan, diperkirakan ada sekitar 600 WNI yang diduga dipaksa bekerja untuk sindikat tersebut, mayoritas dikendalikan oleh warga negara asing.

Informasi ini dihimpun dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh, yang terus berupaya memfasilitasi pemulangan para korban. Kepada wartawan, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, membenarkan adanya temuan ini.

“Setelah berkoordinasi dengan KBRI Kamboja dan otoritas Imigrasi Kamboja, kesembilan korban berhasil mendapatkan izin keluar. Karena tidak mudah, tentunya di sana masih ada warga negara kita kurang lebih 600 orang, menurut informasi dari kedutaan,” ujar Irhamni usai konferensi pers pemulangan sembilan WNI di Bareskrim Polri, Jumat (26/12).

Jaringan Kompleks, Korban Tersebar

Brigjen Pol. Irhamni menjelaskan bahwa ke-600 WNI yang masih terjebak itu tidak semuanya berada dalam satu jaringan atau perusahaan yang sama. Mereka tersebar di berbagai tim dan lokasi berbeda di Kamboja.

“Ada satu dari saudara kita yang hadir di sini itu bergabung dengan 40 orang warga negara kita. Ada satunya lagi 30 orang. Jadi total kurang lebih 600 orang itu ada yang satu tim juga, tetapi tim-tim yang lain juga banyak di sana,” tuturnya.

Lebih lanjut, Irhamni mengungkapkan bahwa sindikat yang mempekerjakan para WNI ini dikendalikan oleh pihak asing, khususnya dari Tiongkok.

“Kebetulan bosnya adalah dari luar negeri juga, dari China. Tidak dari warga lokal Kamboja,” tegas Irhamni.

Upaya Pemulangan dan Pencegahan

Polri bertekad untuk menghimpun data yang lebih lengkap mengenai ratusan WNI tersebut. Data yang dibutuhkan mencakup asal daerah, kondisi terkini, lokasi kerja, serta jenis pekerjaan yang mereka jalani.

“Harapannya ke depan, data 600 orang itu lengkap. Dari mana asalnya, bagaimana kondisinya di sana, kemudian bekerja di mana, lengkap sekali,” harap Irhamni.

Koordinasi lintas instansi, baik di dalam maupun luar negeri, menjadi kunci utama. Polri akan melibatkan berbagai stakeholder di Indonesia seperti Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Hubungan Internasional (Hubinter), dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

“Oleh sebab itu, mohon dukungan dari semua pihak yang ada, sehingga kami bisa melaksanakan lanjutan dari sembilan orang ini. Kurang lebih 600 orang masih ada di sana,” imbuhnya.

Selain upaya pemulangan, Polri juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dan penegakan hukum yang tegas di Kamboja. Koordinasi telah dilakukan dengan Kementerian Luar Negeri untuk mendorong aparat penegak hukum Kamboja agar lebih proaktif.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Menlu tadi juga untuk mendorong penegak hukum Kamboja, Kepolisian Kamboja, melakukan penegakan hukum di sana, sehingga nanti kami tinggal melakukan penegakan hukum kepada pihak yang merekrut di Indonesianya,” jelas Irhamni.

Sinergi lintas negara diharapkan dapat memberantas praktik perdagangan orang dan kejahatan online scam, serta mencegah para pelaku merekrut WNI untuk dikirim ke luar negeri.

Peran Anda: Waspada dan Laporkan

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang mencurigakan, terutama yang menjanjikan gaji tinggi di luar negeri tanpa proses rekrutmen yang jelas.

Jika Anda atau keluarga/kerabat mengetahui adanya WNI yang terjebak atau menjadi korban, jangan ragu untuk melaporkan kepada pihak berwenang atau KBRI terdekat.

Pertanyaan Umum (FAQ)

  • Berapa banyak WNI yang diduga terjebak jaringan online scam di Kamboja?
    Berdasarkan informasi dari KBRI Phnom Penh, diperkirakan ada sekitar 600 WNI yang masih terjebak.
  • Siapa yang mengendalikan jaringan online scam tersebut?
    Menurut Bareskrim Polri, jaringan ini dikendalikan oleh pihak asing, khususnya dari Tiongkok.
  • Bagaimana proses pemulangan WNI yang menjadi korban?
    Proses pemulangan membutuhkan koordinasi lintas instansi antara KBRI Kamboja, otoritas Imigrasi Kamboja, dan pihak terkait di Indonesia.
  • Apa yang dilakukan Polri untuk mengatasi masalah ini?
    Polri berupaya menghimpun data korban secara lengkap, melakukan koordinasi dengan stakeholder di Indonesia, serta mendorong penegakan hukum di Kamboja.
  • Bagaimana cara masyarakat berkontribusi dalam pencegahan?
    Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran pekerjaan mencurigakan dan melaporkan jika mengetahui adanya korban atau potensi rekrutmen ilegal.

BACA JUGA:

Terbongkarnya Jaringan Narkoba Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berawal dari Pengakuan Anak Buah

Bareskrim Polri Tahan Dua Tersangka Kasus Penipuan Rp2,4 Triliun PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Polri Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi IPO PIPA Senilai Rp97 Miliar

Bareskrim Polri Ungkap ‘Goreng Saham’ Rp467 Miliar, Tiga Tersangka Ditetapkan

Registrasi SIM Card Wajib Biometrik 2026: Kendali Penuh di Tangan Anda, Perangkap Penipu Digital Ditutup

Tags: Bareskrim PolriKambojaKBRI Phnom PenhKejahatan SiberOnline Scampencegahanperdagangan orangWNI terjebak
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Arus Mudik 2026 Pecah Rekor di Jawa: Strategi Rekayasa Lalu Lintas Kendalikan Jutaan Kendaraan

21/03/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Arus Mudik Tol Trans Jawa Kembali Normal: Sistem One Way Dihentikan Hari Ini

21/03/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Prabowo Ungkap Alasan Indonesia Pertimbangkan Bergabung ke Board of Peace: Demi Palestina, Tapi Tanpa Aliansi Militer

21/03/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Update Arus Mudik Lebaran 2026 Pulau Jawa: Puncak Terlampaui, Waspada Cuaca Ekstrem

20/03/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026: Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Berbasis Rukyatul Hilal

20/03/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Pertamina Patra Niaga Ingatkan Pemudik: Cek BBM, Amankan LPG, dan Andalkan MyPertamina

19/03/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026 Dimulai: Ganjil-Genap, Contraflow, dan One Way Diterapkan

19/03/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Sekutu Kompak Tolak Permintaan AS: Kapal Perang ke Selat Hormuz Tak Akan Dikirim

18/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • 600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

    Panduan Lengkap Lokasi Salat Idul Fitri di Makassar: Dari Karebosi hingga Titik Muhammadiyah

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Lokasi Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 20 Maret 2026 di Makassar: Lokasi dan Khatib

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Dari Garasi Militer ke Metaverse: Internet, Bukan Sekadar Jari Jempolmu

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.