Wartakita.id – Ratusan telur ayam dan bebek hasil peternakan warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Negara, Jembrana, Bali, disumbangkan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Padang. Aksi ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial yang tumbuh dari balik jeruji besi.
Poin Penting:
- Warga binaan Rutan Negara menyumbangkan 380 telur ayam dan 96 telur bebek untuk korban bencana.
- Donasi ini merupakan bagian dari gerakan pengumpulan hasil panen dari seluruh lapas/rutan se-Indonesia.
- Program peternakan menjadi sarana pembinaan keterampilan dan penanaman nilai kemanusiaan serta empati.
- Kegiatan produktif ini bertujuan membentuk kemandirian dan karakter warga binaan agar bermanfaat bagi masyarakat kelak.
Aksi Kemanusiaan dari Warga Binaan Rutan Negara
Di tengah keterbatasan, semangat kepedulian sosial terpancar kuat dari warga binaan Rutan Kelas IIB Negara, Jembrana, Bali. Mereka secara sukarela menyumbangkan ratusan butir telur hasil peternakan yang dikelola sendiri. Donasi ini bukan sekadar bentuk bantuan material, melainkan manifestasi dari program pembinaan yang digalakkan lembaga tersebut, menumbuhkan empati dan kesadaran sosial di antara para penghuni rutan. Kepedulian ini turut mengalir ke daerah-daerah yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Padang, menjadi bagian dari gerakan pengumpulan hasil panen dari seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia.
Rincian Donasi dan Jangkauan Bantuan
Kepala Rutan Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengonfirmasi bahwa sumbangan yang diserahkan mencakup 380 butir telur ayam dan 96 telur bebek. Telur-telur tersebut merupakan hasil dari program peternakan yang dikelola secara aktif oleh warga binaan. Bantuan ini kemudian akan dilebur bersama donasi serupa dari berbagai rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan lainnya di seluruh penjuru negeri, menunjukkan solidaritas nasional dalam menghadapi musibah. Pengiriman bantuan ini secara spesifik ditujukan kepada para korban bencana yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Padang, memperluas jangkauan kepedulian ini hingga ke titik-titik terdampak.
Program Pembinaan: Keterampilan dan Nilai Sosial
Rutan Kelas IIB Negara secara konsisten menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan sosial kepada seluruh warga binaan, terlepas dari status hukuman yang sedang dijalani. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah melalui penyelenggaraan berbagai program pembinaan keterampilan yang berfokus pada sektor peternakan. Program ini dirancang untuk memberikan bekal praktis dan mendidik, memastikan bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus merefleksikan tanggung jawab sosial.
Peternakan sebagai Sarana Edukasi dan Produktivitas
“Ada kelompok kerja warga binaan yang mengelola kegiatan produktif, seperti peternakan ayam petelur dan bebek,” jelas Kepala Rutan. Aktivitas ini tidak hanya menghasilkan produk pangan yang bernilai ekonomis, tetapi lebih dari itu, menjadi arena latihan kemandirian bagi warga binaan di sektor ketahanan pangan. Pelatihan usaha produktif semacam ini merupakan inisiatif strategis yang terintegrasi dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, menegaskan upaya pemerintah dalam revitalisasi narapidana melalui pengembangan diri yang konkret.
Membentuk Karakter dan Mengasah Empati
Lebih dari sekadar menggembala ayam dan bebek, program pembinaan kemandirian melalui peternakan di Rutan Negara memiliki misi mendalam untuk membentuk karakter setiap individu. Para warga binaan diajak untuk menginternalisasi etos kerja yang kuat, menumbuhkan rasa tanggung jawab atas setiap tugas yang diemban, serta meluaskan kepedulian terhadap sesama. Pihak rutan secara proaktif mendorong pertumbuhan empati ini melalui berbagai kegiatan, termasuk yang terbaru adalah partisipasi dalam membantu korban bencana. Harapannya, melalui pengalaman nyata seperti ini, simpati dan kepedulian sosial warga binaan dapat terus bertumbuh subur, sehingga kelak ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka dapat menjadi individu yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif.
Tentang Rutan Kelas IIB Negara
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Negara berlokasi strategis di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali. Lembaga ini tidak sekadar menjalankan fungsi fundamentalnya sebagai tempat penahanan bagi narapidana, tetapi juga secara aktif mengimplementasikan berbagai program pembinaan dan pemberdayaan yang inovatif. Fokus utama dari program-program ini adalah mempersiapkan warga binaan agar mampu berintegrasi kembali dengan masyarakat melalui pengembangan keterampilan dan penguatan karakter yang positif.























