Rabu, 2 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat

by Pewarta Warga
30/06/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat - Featured

BACA JUGA:

OJK Perluas Akses Pendanaan Produktif UMKM: Pindar Jadi Penopang Krusial di Tengah Lonjakan Pembiayaan

Pajak Marketplace Ditunda Hingga Waktu yang Belum Ditentukan: Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

Perputaran Uang Judi Online Semester I 2026 Capai Rp 86,8 Triliun: Penurunan Nominal, Lonjakan Transaksi, dan Modus Mikro

Dolar AS Tembus Rp 18.100: Analisis Mendalam Pelemahan Rupiah di Awal Perdagangan

Rupiah Sentuh Rp18.000/USD: Pengusaha Respons dengan Efisiensi dan Pertimbangkan Hiring Freeze

Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dan signifikan dalam mereformasi postur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia. Target ambisius untuk merampingkan sekitar 1.000 entitas menjadi hanya 250 perusahaan pada tahun 2026 menandai pergeseran paradigma dalam pengelolaan aset negara.

  • Pemerintah menargetkan pemangkasan 1.000 BUMN menjadi 250 pada 2026.
  • Langkah ini didorong oleh realitas ratusan BUMN yang tidak produktif dan membebani anggaran negara.
  • Fokus reformasi adalah pada efisiensi, transparansi, dan pengembalian BUMN sebagai mesin ekonomi yang sehat.
  • BP BUMN di bawah Dony Oskaria ditugaskan untuk mengeksekusi rasionalisasi ini secara cepat.
  • Pemangkasan bertujuan menghentikan duplikasi jabatan, mengurangi *overhead* besar, dan mengembalikan fokus pada *core business*.

Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat

Presiden Prabowo Subianto telah melancarkan sebuah inisiatif reformasi besar-besaran yang menyasar sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dengan target ambisius untuk merampingkan jumlah BUMN dari sekitar 1.000 entitas menjadi hanya 250 perusahaan pada tahun 2026, langkah ini mencerminkan komitmen kuat untuk memberantas inefisiensi dan pemborosan anggaran negara yang selama ini menjadi momok.

Keputusan strategis ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan didasari oleh analisis mendalam terhadap realitas operasional ratusan perusahaan pelat merah yang lebih banyak menggerogoti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) daripada memberikan kontribusi positif. Pernyataan Presiden Prabowo pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026), secara gamblang membongkar akar masalahnya.

Anatomi Pemborosan: Ratusan BUMN Tanpa Laba yang Membebani Negara

Prabowo mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi BUMN yang membengkak, di mana banyak di antaranya tidak mampu mencetak laba, melainkan hanya bertahan hidup dengan menyedot anggaran negara untuk membiayai operasional dan gaji para petingginya. “Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup. 750 Dirut, 750 Direksi kali 4 atau kali 5, 750 Komisaris kali 10. *Overhead*-nya kayak apa? Gajinya kayak apa? Ini uang rakyat semua. Perusahaan tidak untung hanya bayar *overhead*,” tegas Presiden.

Data yang diungkapkan oleh Presiden menggarisbawahi krisis efisiensi yang akut dalam pengelolaan BUMN:

  • Beban *Overhead* Ganda: Keberadaan ratusan anak, cucu, hingga cicit perusahaan BUMN telah menciptakan duplikasi jabatan direksi dan komisaris yang membebani negara dengan biaya besar tanpa menghasilkan dividen yang sepadan.
  • Kinerja Nol Laba: Mayoritas dari 750 entitas yang ditargetkan untuk dilikuidasi atau dilebur adalah perusahaan yang berstatus “zombi”, gagal memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
  • Progres Restrukturisasi: Hingga pertengahan 2026, pemerintah telah berhasil mengeksekusi penutupan lebih dari 200 entitas BUMN, menunjukkan momentum awal dari upaya rasionalisasi ini.

Tenggat Waktu 2026 dan Beban di Pundak BP BUMN

Target ambisius ini tidak hanya sekadar wacana. Presiden Prabowo secara khusus memberikan mandat kepada Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria, untuk memastikan penyelesaian rasionalisasi ini dilakukan dengan cepat. “Saya minta dalam tahun ini harus selesai, ya. Jadi dalam dua tahun kita akan bikin BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan, lebih bekerja untuk rakyat,” ujar Presiden, menetapkan tenggat waktu yang jelas untuk pencapaian target 250 perusahaan yang sehat dan fokus pada bisnis inti mereka.

Menghapus “Penyakit” Cucu Perusahaan demi Efisiensi

Tesis fundamental di balik reformasi ini adalah penegasan bahwa negara tidak seharusnya terlibat dalam bisnis yang tidak dikuasai hanya demi mengakomodasi jabatan birokratis. Selama bertahun-tahun, banyak BUMN utama telah membiarkan anak dan cucu perusahaan mereka menjamur ke sektor-sektor yang jauh dari bisnis inti, seperti katering, perhotelan, hingga layanan kebersihan. Praktik ini tidak hanya mematikan ekosistem pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) swasta, tetapi juga membebani induk perusahaan secara finansial.

Pemangkasan ini lebih dari sekadar mengurangi jumlah. Ini adalah soal konsolidasi modal dan fokus strategis. Dengan hanya menyisakan 250 perusahaan yang lebih terarah, pengawasan yang dilakukan oleh lembaga pengelola seperti BP BUMN Danantara akan jauh lebih efektif dan presisi. Dari pengalaman pribadi saya mengamati dinamika ekonomi, seringkali perusahaan yang terlalu besar dan terdiversifikasi justru kehilangan efisiensi operasional dan kemampuan berinovasi.

Sintesis dari kebijakan yang mulai diterapkan ini telah menunjukkan dampaknya. Presiden Prabowo sendiri mengakui bahwa di bawah pengelolaan yang lebih ramping dan terfokus, BUMN mulai menunjukkan performa positif. BUMN tidak lagi boleh dipandang sebagai sapi perah yang selalu menuntut Penyertaan Modal Negara (PMN) setiap tahun. Sebaliknya, BUMN harus kembali pada khitahnya sebagai pionir ekonomi yang efisien, transparan, dan mampu mendatangkan keuntungan signifikan untuk dikembalikan demi kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.


Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: BP BUMN DanantaraDony Oskariaefisiensi BUMN 2026Ekonomi Indonesiakebijakan BUMNoverhead perusahaan negaraPrabowo pangkas BUMNrestrukturisasi perusahaan pelat merah
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat - Featured

Makassar Cooperative Expo 2026 Resmi Dibuka: Momentum Koperasi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan Makassar

30/08/2026
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat - Featured

OJK Perluas Akses Pendanaan Produktif UMKM: Pindar Jadi Penopang Krusial di Tengah Lonjakan Pembiayaan

27/08/2026
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat - Featured

Harga Emas di Pegadaian Melonjak: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik Hari Ini

26/08/2026
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat - Featured

KPPU Tinjau Ulang Kemitraan Plasma Ayam di Sulsel Akibat Lonjakan Biaya Pakan: Analisis Mendalam

25/08/2026
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat - Featured

Jalan Tol Harbour Road II: Sang Raksasa Tertinggi Jakarta, Investasi Rp15 Triliun untuk Urai Macet Utara Jabodetabek

24/08/2026
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat - Featured

BI-Rate Melandai ke 5,75%: Gelombang Akumulasi Ekonomi Sektor Properti dan UMKM Siap Melambung

23/08/2026
AI Visual: APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

Revolusi AI di Perbankan & Finansial Indonesia: Efisiensi 32% dan Kepercayaan Nasabah Meningkat di 2026

23/08/2026
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat - Featured

Ekonomi Sulawesi Menggeliat: Kawasan Industri Hijau dan Hilirisasi Mineral Pacu Pertumbuhan Nasional Menuju 2026

23/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    1057 shares
    Share 423 Tweet 264
  • Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dirilis: Performa Chipset Exynos 2500 Jadi Sorotan Utama

    215 shares
    Share 86 Tweet 54
  • Vivo T5 5G Meluncur 2 September 2026 di India: Kombinasi Baterai Raksasa dan Desain Tipis

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Prediksi Kemacetan Mudik 2026 Jalur Non-Tol Jabar: Rute Rawan dan Alternatif Lengkap

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • 5 Gaya Rambut Pria untuk Jidat Lebar: Auto Ganteng & Pede

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Akun Media Sosial CEO Google Dibobol Hacker OurMine

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Miliarder K-Pop: Intip Kekayaan Bersih Anggota BLACKPINK di Tahun 2026!

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peluang Emas Guru PPPK Jadi PNS Mulai 2027: Syarat Usia dan Jalur Seleksi Terungkap

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kasus Suap Rektor Unsoed: Membongkar Jebakan Narasi ‘From Zero to Hero’ dalam Pemberitaan Wisuda

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Imigrasi Parepare Perkuat Pengawasan Orang Asing di Tana Toraja Lewat Rapat Koordinasi TIMPORA 2026

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.