Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar telah menyiapkan langkah strategis dengan mengerahkan 1.200 personel gabungan untuk mengawal jalannya Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026. Prioritas utama pengamanan diarahkan untuk mencegah potensi kericuhan dan aksi anarkis.
- 1.200 Personel Gabungan: Kekuatan gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel dikerahkan untuk memastikan keamanan.
- Fokus Pencegahan Anarkisme: Pengamanan akan memprioritaskan titik-titik rawan guna mencegah terjadinya kericuhan dan tindakan anarkis.
- Dialog Pra-Acara: Kepolisian aktif menggelar Forum Grup Diskusi (FGD) dengan berbagai pihak, termasuk serikat buruh, untuk menjaga kondusivitas.
- Komitmen Serikat Buruh: Sejumlah serikat buruh menyatakan komitmen untuk menggelar aksi secara tertib tanpa anarkisme.
- Agenda Alternatif: Rencana kegiatan sosial dan potensi acara di Lapangan Karebosi juga menjadi bagian dari upaya penanganan.
Kesiapan Personel dan Titik Fokus Pengamanan
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengonfirmasi bahwa sebanyak lebih dari 1.200 personel gabungan, termasuk dari Polda Sulsel, siap diterjunkan. “Personel gabungan kurang lebih dengan Polda Sulsel itu ada sekitar 1.200 lebih yang kami terjunkan. Nanti kan kegiatan ada di beberapa titik,” ujar Kombes Pol Arya Perdana pada Minggu.
Polisi menekankan kesiapannya untuk memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal terhadap aksi peringatan Hari Buruh, dengan catatan peserta aksi dapat menjaga ketertiban dan tidak menimbulkan gangguan keamanan. “Kami akan kawal, melayani unjuk rasa dengan baik, dan mereka juga sudah menyatakan akan melaksanakannya dengan tertib,” tegasnya.
Upaya Pencegahan Melalui Diskusi dan Kolaborasi
Menghadapi potensi dinamika May Day, kepolisian tidak hanya mengandalkan kekuatan personel, tetapi juga proaktif dalam membangun komunikasi. Melalui forum grup diskusi (FGD) yang melibatkan pimpinan DPRD Sulsel, perwakilan Pemerintah Provinsi, serta sejumlah perwakilan serikat buruh, upaya bersama untuk menjaga kondusivitas keamanan Kota Makassar terus digalakkan.
Kombes Pol Arya Perdana menambahkan, “Hari ini, saya baru saja menghadiri FGD atau sama-sama workshop bersama Ibu Ketua DPRD Provinsi, serikat buruh SPSI. Jadi, hari ini SPSI juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang positif. Mereka mengadakan donor darah, bakti sosial, dan mungkin beberapa waktu ke depan ada kegiatan-kegiatan sosial lain dilakukan.” Kegiatan positif seperti donor darah dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh serikat buruh menjadi salah satu indikator niat baik dalam merayakan May Day.
Komitmen Serikat Buruh untuk Aksi Damai
Sejumlah organisasi dan serikat buruh telah secara resmi menyampaikan komitmen mereka untuk menggelar unjuk rasa pada 1 Mei mendatang. Mereka menjamin bahwa aksi akan dilaksanakan dengan tertib, mengantisipasi potensi gesekan dan gangguan keamanan. Komitmen tersebut mencakup beberapa poin penting:
- Para buruh menjamin tidak akan melakukan pembakaran ban.
- Unjuk rasa tidak akan sampai menutup jalan secara total, mengutamakan kelancaran arus lalu lintas.
- Aksi akan lebih difokuskan sebagai ajang perayaan dan penyampaian aspirasi yang konstruktif bagi para buruh.
- Polisi telah menerima Surat Pemberitahuan Aksi (SPA) dari serikat buruh dan siap mengawal jalannya unjuk rasa sesuai prosedur.
Agenda Tambahan dan Antisipasi Titik Pengamanan
Selain aksi unjuk rasa yang dijadwalkan, terdapat agenda tambahan yang berpotensi memeriahkan rangkaian perayaan Hari Buruh di Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan memiliki inisiatif untuk mengadakan kegiatan khusus bagi para buruh di Lapangan Karebosi.
“Pak Wali Kota sendiri ada inisiatif, yang buruh yang ada di kota nanti mau diadakan kegiatan di Karebosi. Tapi ini masih dalam proses begitu yah,” jelas Kombes Pol Arya Perdana. Apabila kegiatan di Karebosi tidak jadi terlaksana, fokus pengamanan polisi akan dialihkan ke titik-titik lain yang mungkin menjadi tujuan unjuk rasa, seperti area Flyover, jalan-jalan utama, dan perkantoran.
“Tapi kalau tidak, kita akan fokuskan mungkin di Flyover, nanti di jalan, ke kantor-kantor mana yang memang mereka tuju. Ini kami akan kawal semua,” pungkasnya, menegaskan kesiapsiagaan penuh kepolisian dalam mengamankan peringatan May Day di Makassar.























