Kamis, 23 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi

by Pewarta Warga
14/01/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1768384734-4caa05e58fad8870

Wartakita.id – Pemerintah Kota Makassar mengakhiri aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Gedung Olahraga (GOR) Sudiang. Penertiban tegas dilakukan terhadap sekitar 50 kios yang dibongkar, memicu keluhan dan kekhawatiran mendalam di kalangan pedagang yang menggantungkan hidup di lokasi tersebut.

Poin Penting

  • Penertiban PKL di GOR Sudiang Makassar dilakukan berdasarkan instruksi Wali Kota untuk mengembalikan fungsi GOR dan menjaga estetika kota.
  • Sekitar 50 kios dibongkar oleh pedagang setelah menerima surat edaran pengosongan, mengakhiri aktivitas berjualan yang telah berlangsung sekitar 10 tahun.
  • Pedagang mengeluhkan nasib mereka dan berharap pemerintah menyediakan lokasi relokasi yang layak agar dapat terus mencari nafkah secara mandiri.
  • Masyarakat mendukung penertiban demi estetika dan ketertiban, namun juga menyoroti pentingnya solusi bijaksana bagi para pedagang.

Alasan di Balik Penertiban GOR Sudiang Makassar

Langkah tegas Pemerintah Kota Makassar untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Sudiang bukanlah tanpa dasar yang kuat. Instruksi langsung dari Wali Kota Makassar menekankan pada pengembalian fungsi utama GOR sebagai sarana olahraga dan menjaga keindahan serta kerapian kota. Keberadaan lapak PKL yang menjamur selama bertahun-tahun dianggap telah mengganggu estetika, menghalangi fungsi fasilitas umum, bahkan mempersempit ruang bagi para pejalan kaki. Pengalaman berjualan di area yang sering ramai pengunjung, terutama saat kegiatan seperti *car free day*, telah menjadikan GOR Sudiang lokasi strategis bagi para PKL. Namun, demi penataan kembali sesuai peruntukannya, pemerintah mengambil tindakan ini berdasarkan aturan yang berlaku untuk kawasan olahraga publik demi menjaga kebersihan dan ketertiban ruang publik.

Kronologi Penertiban dan Dampak bagi Pedagang

Para pedagang di GOR Sudiang telah menerima surat edaran pengosongan area sejak awal pekan lalu. Menindaklanjuti instruksi tersebut, sekitar 50 kios dan tenda milik pedagang mulai dibongkar, baik secara mandiri maupun melalui proses penertiban. Proses ini menandai berakhirnya mata pencaharian sebagian besar pedagang yang telah berjualan di lokasi tersebut selama kurang lebih satu dekade. Keputusan ini tentu menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran yang mendalam, terutama bagi mereka yang hidupnya bergantung pada hasil penjualan di GOR Sudiang. Pengalaman menghadapi penertiban seperti ini kerap kali menjadi pukulan berat bagi para pelaku usaha mikro yang sudah berjuang keras untuk bertahan hidup.

Harapan dan Keluhan Pedagang: Mencari Solusi Relokasi

Di tengah situasi yang sulit ini, para pedagang GOR Sudiang menyuarakan keluhan mereka dan menyampaikan harapan besar kepada pemerintah kota. Pengalaman bertahun-tahun berjualan di GOR Sudiang telah membentuk komunitas pedagang yang kuat, namun kini mereka dihadapkan pada ketidakpastian. Prioritas utama mereka adalah adanya solusi tempat relokasi yang layak dan memadai. Hal ini penting agar mereka tetap dapat menjalankan usaha secara mandiri dan tidak bergantung pada program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Keahlian mereka dalam berdagang dan pengalaman berjualan di area publik yang ramai menjadi aset berharga yang perlu difasilitasi agar tetap produktif dan berkontribusi pada perekonomian lokal, bukan malah terpuruk.

Respons Publik dan Saran Konstruktif

Penertiban PKL di GOR Sudiang Makassar memang memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian besar mendukung langkah pemerintah dalam upaya menata kawasan GOR agar terlihat lebih rapi dan tidak menyerupai pasar tumpah ruah, terutama saat akhir pekan. Beberapa pihak juga mengakui adanya dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas yang sempat terganggu aktivitas PKL. Namun, keprihatinan terhadap nasib para pedagang juga mengemuka. Berbagai saran konstruktif pun muncul, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih bijaksana. Saran utama adalah agar pemerintah menyiapkan lokasi relokasi yang memadai sebelum melakukan penertiban, sehingga para pedagang tidak kebingungan mencari sumber penghidupan baru. Selain itu, peran serta aparat kewilayahan seperti lurah dan camat diharapkan lebih proaktif dalam mengawasi dan mencari solusi terbaik bagi masyarakat di wilayahnya, serta mengedepankan dialog yang humanis dalam penanganan warga yang mencari nafkah secara halal.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2026: Tingkatkan Keselamatan dan Produktivitas Nelayan Makassar

Makassar Perkuat Pengelolaan TPA: Fokus pada Sistem Operasional dan Potensi Gas Metan

Respons Cepat Pemerintah Makassar Berhasil Bersihkan Pantai Losari dari Tumpukan Sampah

Makassar Half Marathon 2026: Optimisme Menggeliatkan Ekonomi Lokal dan Merajut Gaya Hidup Sehat

Penataan PK5 Tamalanrea Indah: 25 Lapak Dibongkar Mandiri Demi Keteriban dan Kenyamanan Kota Makassar

Tags: Pedagang Kaki LimaPemerintah Kota MakassarPenertiban PKLPKL GOR Sudiang MakassarRelokasi PKL
Share7Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Beasiswa Perumda Pasar Makassar Raya: Bentuk Pemberdayaan Anak Pedagang

23/07/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Polemik Perda Lembaga Adat Gowa: Keluarga Kerajaan Desak Pencabutan, DPRD Minta Kajian Hukum Mendalam

23/07/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Perluas Pencarian 18 Korban KM Nurul Salsa: Basarnas dan TNI Kerahkan Alutsista Laut dan Udara di Perairan Selayar

22/07/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Makassar Bergerak Maju: Dari Open Dumping ke Controlled Landfill Mulai 2026 demi Lingkungan Lebih Baik

22/07/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

KRI Marlin-877 Selamatkan Dua Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selayar, Pencarian Tiga Lainnya Berlanjut

20/07/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperluas: 25 Jiwa Masih Hilang di Perairan Selayar, Upaya Gabungan Dikerahkan

19/07/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Lima Penumpang KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Perairan Selayar, Operasi SAR Berlanjut

18/07/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Diskominfo Makassar dan Densus 88 Bersinergi Perkuat Literasi Digital Demi Lindungi Anak dari Ancaman Siber

14/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    265 shares
    Share 106 Tweet 66
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Toyota Luncurkan New Hilux di Palopo

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.