Rabu, 4 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi

by Pewarta Warga
14/01/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1768384734-4caa05e58fad8870

Wartakita.id – Pemerintah Kota Makassar mengakhiri aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Gedung Olahraga (GOR) Sudiang. Penertiban tegas dilakukan terhadap sekitar 50 kios yang dibongkar, memicu keluhan dan kekhawatiran mendalam di kalangan pedagang yang menggantungkan hidup di lokasi tersebut.

Poin Penting

  • Penertiban PKL di GOR Sudiang Makassar dilakukan berdasarkan instruksi Wali Kota untuk mengembalikan fungsi GOR dan menjaga estetika kota.
  • Sekitar 50 kios dibongkar oleh pedagang setelah menerima surat edaran pengosongan, mengakhiri aktivitas berjualan yang telah berlangsung sekitar 10 tahun.
  • Pedagang mengeluhkan nasib mereka dan berharap pemerintah menyediakan lokasi relokasi yang layak agar dapat terus mencari nafkah secara mandiri.
  • Masyarakat mendukung penertiban demi estetika dan ketertiban, namun juga menyoroti pentingnya solusi bijaksana bagi para pedagang.

Alasan di Balik Penertiban GOR Sudiang Makassar

Langkah tegas Pemerintah Kota Makassar untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Sudiang bukanlah tanpa dasar yang kuat. Instruksi langsung dari Wali Kota Makassar menekankan pada pengembalian fungsi utama GOR sebagai sarana olahraga dan menjaga keindahan serta kerapian kota. Keberadaan lapak PKL yang menjamur selama bertahun-tahun dianggap telah mengganggu estetika, menghalangi fungsi fasilitas umum, bahkan mempersempit ruang bagi para pejalan kaki. Pengalaman berjualan di area yang sering ramai pengunjung, terutama saat kegiatan seperti *car free day*, telah menjadikan GOR Sudiang lokasi strategis bagi para PKL. Namun, demi penataan kembali sesuai peruntukannya, pemerintah mengambil tindakan ini berdasarkan aturan yang berlaku untuk kawasan olahraga publik demi menjaga kebersihan dan ketertiban ruang publik.

Kronologi Penertiban dan Dampak bagi Pedagang

Para pedagang di GOR Sudiang telah menerima surat edaran pengosongan area sejak awal pekan lalu. Menindaklanjuti instruksi tersebut, sekitar 50 kios dan tenda milik pedagang mulai dibongkar, baik secara mandiri maupun melalui proses penertiban. Proses ini menandai berakhirnya mata pencaharian sebagian besar pedagang yang telah berjualan di lokasi tersebut selama kurang lebih satu dekade. Keputusan ini tentu menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran yang mendalam, terutama bagi mereka yang hidupnya bergantung pada hasil penjualan di GOR Sudiang. Pengalaman menghadapi penertiban seperti ini kerap kali menjadi pukulan berat bagi para pelaku usaha mikro yang sudah berjuang keras untuk bertahan hidup.

Harapan dan Keluhan Pedagang: Mencari Solusi Relokasi

Di tengah situasi yang sulit ini, para pedagang GOR Sudiang menyuarakan keluhan mereka dan menyampaikan harapan besar kepada pemerintah kota. Pengalaman bertahun-tahun berjualan di GOR Sudiang telah membentuk komunitas pedagang yang kuat, namun kini mereka dihadapkan pada ketidakpastian. Prioritas utama mereka adalah adanya solusi tempat relokasi yang layak dan memadai. Hal ini penting agar mereka tetap dapat menjalankan usaha secara mandiri dan tidak bergantung pada program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Keahlian mereka dalam berdagang dan pengalaman berjualan di area publik yang ramai menjadi aset berharga yang perlu difasilitasi agar tetap produktif dan berkontribusi pada perekonomian lokal, bukan malah terpuruk.

Respons Publik dan Saran Konstruktif

Penertiban PKL di GOR Sudiang Makassar memang memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian besar mendukung langkah pemerintah dalam upaya menata kawasan GOR agar terlihat lebih rapi dan tidak menyerupai pasar tumpah ruah, terutama saat akhir pekan. Beberapa pihak juga mengakui adanya dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas yang sempat terganggu aktivitas PKL. Namun, keprihatinan terhadap nasib para pedagang juga mengemuka. Berbagai saran konstruktif pun muncul, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih bijaksana. Saran utama adalah agar pemerintah menyiapkan lokasi relokasi yang memadai sebelum melakukan penertiban, sehingga para pedagang tidak kebingungan mencari sumber penghidupan baru. Selain itu, peran serta aparat kewilayahan seperti lurah dan camat diharapkan lebih proaktif dalam mengawasi dan mencari solusi terbaik bagi masyarakat di wilayahnya, serta mengedepankan dialog yang humanis dalam penanganan warga yang mencari nafkah secara halal.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

MTQ Tingkat Kota Makassar 2026 Dibuka: Audisi Terbuka Seluruh Sulsel, Peluang Emas Generasi Muda

Makassar Unggul: Teknologi EcoTru Optimalkan Pengelolaan Air Lindi TPA Tamangapa untuk Lingkungan Bersih

Makassar Perkuat Keamanan Kota dengan 8.000 CCTV dan Sinergi Empat Pilar

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2026: Tingkatkan Keselamatan dan Produktivitas Nelayan Makassar

Makassar Perkuat Pengelolaan TPA: Fokus pada Sistem Operasional dan Potensi Gas Metan

Tags: Pedagang Kaki LimaPemerintah Kota MakassarPenertiban PKLPKL GOR Sudiang MakassarRelokasi PKL
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Foto editorial menampilkan ratusan rumah kayu miniatur yang dipajang dalam pameran indoor dengan pencahayaan dramatis.

Disperkim Makassar Bedah 419 Rumah Warga sebagai Kado HUT ke-419 Kota

03/11/2026
Foto makro dokumen pajak resmi Indonesia dengan segel merah diletakkan di atas meja kayu jati gelap bersanding layar digital biru yang menampilkan grafik keuangan naik.

Pembaruan NJOP Makassar dan Syarat KPR Subsidi FLPP Rumah Murah Sulsel 2026

03/11/2026
Garis polisi kuning melintasi jalan aspal saat senja dengan cahaya biru-merah samar memantul pada permukaan basah; siluet peralatan perahu karet tradisional terlihat kabut atmosferis mendung hujan tro

Polisi Bubarkan Tawuran Busur Panah di Makassar, Empat Orang Diamankan

02/11/2026
Meja rapat kayu jati dengan dokumen bersegel resmi stempel merah tinta basah, deretan mikrofon stasiun radio TV di atasnya.

Tiga Kerabat Husniah Talenrang Masuk Bursa Wakil Bupati Gowa, Termasuk Mantan Suami dan Adik

02/11/2026
Tampilan dekat dari pola tenun tradisional berwarna-warni diletakkan di atas meja kayu sederhana dengan cahaya matahari sore yang hangat.

Umpungeng Matudang Tudangeng: Syukur yang Menyatukan Warga Desa

02/11/2026
"Gedung/Bangunan Fictitious" terdeteksi dalam prompt? TIDAK. Wajah Manusia/Telapak Tangan Terlihat? TIDAK.

Keindahan Geopark Maros-Pangkep: Warisan Dunia di Sulawesi Selatan

02/11/2026
"Foto close-up meja kerja kayu jati yang penuh dengan dokumen resmi bertanda cap merah, gambar rancangan pembangunan kota, dan deretan mikrofon pers di ruangan rapat.

Wali Kota Makassar Ajak Kader IPM Jadi Mitra Pembangunan Nyata

01/11/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Audit Kinerja BPN Gowa Perkuat Tata Kelola Pelayanan Publik

31/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

    Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3579 shares
    Share 1432 Tweet 895
  • Falsafah Siri na Pacce vs Bushido: Krisis Malu Pejabat Publik & Tokoh Figur Kita

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Indonesia Rancang Teknologi Anti Komputer Kuantum Bersama Peruri Dan Telkom

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • PSM Makassar Kalah 0-1 dari Madura United Akibat Penalti Gagal di Kandang

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • FAM Desak FIFA Beri Penjelasan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.