Rabu, 23 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi

by Pewarta Warga
14/01/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1768384734-4caa05e58fad8870

Wartakita.id – Pemerintah Kota Makassar mengakhiri aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Gedung Olahraga (GOR) Sudiang. Penertiban tegas dilakukan terhadap sekitar 50 kios yang dibongkar, memicu keluhan dan kekhawatiran mendalam di kalangan pedagang yang menggantungkan hidup di lokasi tersebut.

Poin Penting

  • Penertiban PKL di GOR Sudiang Makassar dilakukan berdasarkan instruksi Wali Kota untuk mengembalikan fungsi GOR dan menjaga estetika kota.
  • Sekitar 50 kios dibongkar oleh pedagang setelah menerima surat edaran pengosongan, mengakhiri aktivitas berjualan yang telah berlangsung sekitar 10 tahun.
  • Pedagang mengeluhkan nasib mereka dan berharap pemerintah menyediakan lokasi relokasi yang layak agar dapat terus mencari nafkah secara mandiri.
  • Masyarakat mendukung penertiban demi estetika dan ketertiban, namun juga menyoroti pentingnya solusi bijaksana bagi para pedagang.

Alasan di Balik Penertiban GOR Sudiang Makassar

Langkah tegas Pemerintah Kota Makassar untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Sudiang bukanlah tanpa dasar yang kuat. Instruksi langsung dari Wali Kota Makassar menekankan pada pengembalian fungsi utama GOR sebagai sarana olahraga dan menjaga keindahan serta kerapian kota. Keberadaan lapak PKL yang menjamur selama bertahun-tahun dianggap telah mengganggu estetika, menghalangi fungsi fasilitas umum, bahkan mempersempit ruang bagi para pejalan kaki. Pengalaman berjualan di area yang sering ramai pengunjung, terutama saat kegiatan seperti *car free day*, telah menjadikan GOR Sudiang lokasi strategis bagi para PKL. Namun, demi penataan kembali sesuai peruntukannya, pemerintah mengambil tindakan ini berdasarkan aturan yang berlaku untuk kawasan olahraga publik demi menjaga kebersihan dan ketertiban ruang publik.

Kronologi Penertiban dan Dampak bagi Pedagang

Para pedagang di GOR Sudiang telah menerima surat edaran pengosongan area sejak awal pekan lalu. Menindaklanjuti instruksi tersebut, sekitar 50 kios dan tenda milik pedagang mulai dibongkar, baik secara mandiri maupun melalui proses penertiban. Proses ini menandai berakhirnya mata pencaharian sebagian besar pedagang yang telah berjualan di lokasi tersebut selama kurang lebih satu dekade. Keputusan ini tentu menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran yang mendalam, terutama bagi mereka yang hidupnya bergantung pada hasil penjualan di GOR Sudiang. Pengalaman menghadapi penertiban seperti ini kerap kali menjadi pukulan berat bagi para pelaku usaha mikro yang sudah berjuang keras untuk bertahan hidup.

Harapan dan Keluhan Pedagang: Mencari Solusi Relokasi

Di tengah situasi yang sulit ini, para pedagang GOR Sudiang menyuarakan keluhan mereka dan menyampaikan harapan besar kepada pemerintah kota. Pengalaman bertahun-tahun berjualan di GOR Sudiang telah membentuk komunitas pedagang yang kuat, namun kini mereka dihadapkan pada ketidakpastian. Prioritas utama mereka adalah adanya solusi tempat relokasi yang layak dan memadai. Hal ini penting agar mereka tetap dapat menjalankan usaha secara mandiri dan tidak bergantung pada program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Keahlian mereka dalam berdagang dan pengalaman berjualan di area publik yang ramai menjadi aset berharga yang perlu difasilitasi agar tetap produktif dan berkontribusi pada perekonomian lokal, bukan malah terpuruk.

Respons Publik dan Saran Konstruktif

Penertiban PKL di GOR Sudiang Makassar memang memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian besar mendukung langkah pemerintah dalam upaya menata kawasan GOR agar terlihat lebih rapi dan tidak menyerupai pasar tumpah ruah, terutama saat akhir pekan. Beberapa pihak juga mengakui adanya dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas yang sempat terganggu aktivitas PKL. Namun, keprihatinan terhadap nasib para pedagang juga mengemuka. Berbagai saran konstruktif pun muncul, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih bijaksana. Saran utama adalah agar pemerintah menyiapkan lokasi relokasi yang memadai sebelum melakukan penertiban, sehingga para pedagang tidak kebingungan mencari sumber penghidupan baru. Selain itu, peran serta aparat kewilayahan seperti lurah dan camat diharapkan lebih proaktif dalam mengawasi dan mencari solusi terbaik bagi masyarakat di wilayahnya, serta mengedepankan dialog yang humanis dalam penanganan warga yang mencari nafkah secara halal.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Makassar Unggul: Teknologi EcoTru Optimalkan Pengelolaan Air Lindi TPA Tamangapa untuk Lingkungan Bersih

Makassar Perkuat Keamanan Kota dengan 8.000 CCTV dan Sinergi Empat Pilar

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2026: Tingkatkan Keselamatan dan Produktivitas Nelayan Makassar

Makassar Perkuat Pengelolaan TPA: Fokus pada Sistem Operasional dan Potensi Gas Metan

Respons Cepat Pemerintah Makassar Berhasil Bersihkan Pantai Losari dari Tumpukan Sampah

Tags: Pedagang Kaki LimaPemerintah Kota MakassarPenertiban PKLPKL GOR Sudiang MakassarRelokasi PKL
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Polsek Tallo Salurkan Ratusan Liter Air Bersih untuk Warga Sengka Batu di Tengah Krisis Air Akut

20/09/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Makassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri: Sukses Bedah Rumah 300 Unit & Dana Pendidikan Rp1,5 Miliar

20/09/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Kabar Gembira Sulsel: Menteri PKP Naikkan Kuota Rumah Subsidi Jadi 25.000 Unit

19/09/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

El Nino Ancam Pasokan Listrik Sulselrabar: PLN Berjuang Keras Pulihkan Daya Hidro yang Anjlok Drastis

18/09/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Makassar Unggul: Teknologi EcoTru Optimalkan Pengelolaan Air Lindi TPA Tamangapa untuk Lingkungan Bersih

18/09/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Uji Keamanan Pangan Polres Soppeng: Jaminan Makanan Sehat dan Layak Konsumsi di Sulawesi Selatan

18/09/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Imigrasi Bone Perluas Kuota Paspor Haji 2027: Panduan Lengkap untuk Calon Jemaah

17/09/2026
PKL GOR Sudiang Makassar Ditertibkan: 50 Kios Dibongkar, Pedagang Keluhkan Nasib dan Cari Solusi - Featured

Makassar Perkuat Ketahanan Air: 40 Titik SPAM Dibangun Antisipasi Kekeringan 2025-2027

17/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Startup Teknologi Pertanian Sulsel Raih Pendanaan Seri A Rp 50 Miliar dari VC Singapura

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Sejarah Lunas: Utang Krisis 1998 Berakhir Agustus 2026, Dibayar Pakai Surplus BI Rp 55 Triliun

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.