Selasa, 25 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan

by Pewarta Warga
20/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1771533598-9a8f3493ee687a21

BACA JUGA:

Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

Pertamina Perkuat Distribusi BBM: Armada Baru dan Bantuan Sopir TNI Atasi Antrean SPBU

Pemprov Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin Bersinergi Tangani Banjir Luwu Utara, Perkuat Tanggap Darurat

PLN UID Sulselrabar Berbagi Berkah Idul Adha 1447 H: 28 Sapi & 6 Kambing Dirangkai Jadi 800 Paket Daging untuk Masyarakat Makassar

Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk segera memulihkan lahan perhutanan sosial yang terdampak parah oleh banjir di tiga provinsi krusial: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya ini akan melibatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat serta kolaborasi erat dari berbagai pemangku kepentingan.

Komitmen Pemerintah untuk Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial

Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut), Bapak Rohmat Marzuki, secara tegas menyatakan bahwa penanganan dan pemulihan lahan perhutanan sosial yang terdampak bencana banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi prioritas utama. Penegasan ini disampaikan beliau dalam acara penutupan Acara Lesson Learned Workshop bertajuk “Bergerak dari Tapak: Menyemai Perhutanan Sosial yang Inklusif untuk Hutan Lestari dan Masyarakat Sejahtera” di Jakarta pada hari Kamis.

Pentingnya Lahan Perhutanan Sosial bagi Masyarakat

Lahan perhutanan sosial memegang peranan vital sebagai sumber penghidupan utama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Oleh karena itu, penanganan cepat dan efektif terhadap kawasan yang terdampak bencana alam seperti banjir sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan ekonomi serta kesejahteraan warga yang bergantung pada lahan tersebut.

“Tentunya lahan-lahan perhutanan sosial ataupun masyarakat yang terdampak di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, tentunya harus ada pemulihan,” ujar Wamenhut dalam sambutannya.

Strategi Pemulihan dan Pendanaan Alternatif

Kementerian Kehutanan tidak hanya berfokus pada langkah-langkah pemulihan konvensional, tetapi juga secara proaktif menjajaki skema pendanaan alternatif. Tujuannya adalah untuk mengakselerasi proses rehabilitasi lahan yang rusak dan memulihkan kembali roda ekonomi masyarakat yang terganggu akibat banjir.

“Insya Allah ke depan Kementerian Kehutanan juga akan mendukung, akan membantu, semoga nanti ada upaya-upaya termasuk pendanaan alternatif yang kita bisa dorong bersama untuk pemulihan lahan-lahan perhutanan sosial,” ungkap Bapak Rohmat Marzuki.

Meskipun demikian, Wamenhut belum memberikan rincian spesifik mengenai total luasan lahan perhutanan sosial yang diproyeksikan terdampak banjir di ketiga provinsi tersebut.

Doa dan Dukungan untuk Korban Bencana

Dalam kesempatan yang sama, Wamenhut turut mengajak seluruh pihak yang hadir untuk senantiasa mendoakan saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Doa dipanjatkan agar mereka segera pulih sepenuhnya dari dampak bencana dan terhindar dari kejadian serupa di masa mendatang.

“Kita tidak bisa menutup acara ini tanpa kembali mengingat saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat yang terdampak bencana banjir. Kita doakan terus semoga bisa pulih dan banjir bandang tidak akan terjadi lagi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ucapnya dengan penuh empati.

Perhutanan Sosial: Strategi Nasional Penggerak Ketahanan dan Kesejahteraan

Bapak Rohmat Marzuki menegaskan kembali bahwa perhutanan sosial merupakan salah satu strategi nasional yang sangat vital dalam upaya membangun ketahanan terhadap krisis iklim, memitigasi risiko bencana, serta membuka jalan lebar menuju kesejahteraan yang lebih adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dicapai melalui aksi nyata di lapangan yang didukung oleh kolaborasi yang berkelanjutan.

“Dari seluruh sesi yang kita lalui hari ini, satu benang merah menjadi sangat jelas bahwa perhutanan sosial adalah strategi nasional untuk membangun ketahanan terhadap krisis iklim, mengurangi risiko bencana, sekaligus membuka jalan menuju kesejahteraan yang lebih adil,” tegas beliau.

Perhutanan Sosial sebagai Pilar Peningkatan Kesejahteraan

Sebelumnya, Menteri Kehutanan (Menhut), Bapak Raja Juli Antoni, juga telah menyampaikan pandangannya mengenai peran krusial perhutanan sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang tergolong miskin dan tinggal di sekitar kawasan hutan. Program ini secara simultan mendorong pelestarian hutan dan peningkatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

“Saya kira, saya tambah optimis bahwa perhutanan sosial ini akan menjadi salah satu metode kita untuk mengungkit kesejahteraan masyarakat,” ujar Menhut saat membuka kegiatan tersebut.

Menhut menjelaskan lebih lanjut bahwa perhutanan sosial merupakan metode strategis yang difokuskan untuk memberikan akses legal serta manfaat ekonomi dari sumber daya hutan kepada masyarakat miskin dan miskin ekstrem, guna memberdayakan mereka secara berkelanjutan.

Data dan Luas Lahan Perhutanan Sosial di Indonesia

Berdasarkan data yang tercatat di Kementerian Kehutanan, selama kurun waktu sembilan tahun terakhir, persetujuan pemanfaatan perhutanan sosial telah diberikan kepada kelompok tani hutan atau kelompok usaha perhutanan sosial seluas total 8,3 juta hektare. Luasan ini diperkirakan telah menjangkau sekitar 1,4 juta kepala keluarga di seluruh penjuru Indonesia, menunjukkan skala dampak program yang signifikan.


Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: AcehBanjirKesejahteraan Masyarakatketahanan iklimPemulihan LahanPengurangan risiko bencanaPerhutanan SosialSumatera BaratSumatera Utara
Share10Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan - Featured

Mensesneg Tegas Bantah Isu Haji Isam Jadi Koordinator Karhutla, Sebut Tidak Benar

24/08/2026
Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan - Featured

Kasus Suap Rektor Unsoed: Membongkar Jebakan Narasi ‘From Zero to Hero’ dalam Pemberitaan Wisuda

24/08/2026
Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan - Featured

Webtoon Nusantara: Epos Mitologi Lokal Sabet Pasar Global dengan Pesona Kontemporer

23/08/2026
Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan - Featured

Menakjubkan! Film Animasi Indonesia Tembus Pasar Global, Padukan Kearifan Lokal dengan Filosofi Hero Journey

23/08/2026
Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan - Featured

Karhutla Kalimantan Mengganas: Kabut Asap Pekat ‘Kepung’ Warga di Tengah El-Nino Godzilla

22/08/2026
Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan - Featured

OTT KPK: Rektor dan Wakil Rektor Unsoed Ditahan Atas Dugaan Pemerasan Rp 650 Juta

22/08/2026
Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan - Featured

Rekrutmen CPNS 2027 Dibuka Awal Tahun: Peluang Emas Bagi Guru PPPK Naik Status

20/08/2026
Pemerintah Komitmen Penuh: Pemulihan Lahan Perhutanan Sosial Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Dilakukan - Featured

Usulan Biaya Haji 2027: Rp 107 Juta per Jemaah, Komponen Pembiayaan dan Asumsi Penting

20/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pencapaian Dwelling Time Pelindo IV 2,5 Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    738 shares
    Share 295 Tweet 185
  • BI-Rate Melandai ke 5,75%: Gelombang Akumulasi Ekonomi Sektor Properti dan UMKM Siap Melambung

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Makassar Buka Festival Hari UMKM Nasional 2026: Kolaborasi Grab & CCEP Dorong Ekonomi Digital Lokal

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Rekrutmen CPNS 2027 Dibuka Awal Tahun: Peluang Emas Bagi Guru PPPK Naik Status

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • KPK Tahan Eks Pejabat Pajak Muhamad Haniv: Diduga Terima Gratifikasi Rp 20,7 Miliar

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.