Sabtu, 17 Januari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

“Pejabat Anti-Kritik” dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana

by Redaktur
25/12/2025
in Berita Terkini, Hukum & Keadilan, Nasional, Politik
Reading Time: 5 mins read
A A
Memahami “Pasal Karet” UU ITE Terbaru dan Batas Kebebasan Berpendapat di Era Digital - Utama

WARTAKITA.ID — Jika kita mengetik kata kunci “Pejabat Laporkan Warga” di mesin pencari, ribuan hasil akan muncul dalam hitungan detik. Fenomena ini memunculkan stigma di masyarakat tentang maraknya “Pejabat Anti-Kritik”.

Namun, alih-alih sekadar membuat daftar nama (shaming), jauh lebih produktif jika kita membedah fenomena ini melalui kacamata data dan hukum: Mengapa ini terjadi? Dan di mana sebenarnya garis batas yang boleh dan tidak boleh dilangkahi?

Dalam demokrasi yang sehat, hubungan antara warga dan pejabat bukanlah hubungan satu arah. Warga berhak mengawasi, dan pejabat wajib berjiwa besar. Namun, distorsi sering terjadi karena gagal paham membedakan tiga hal fundamental: Kritik, Hinaan, dan Ancaman.

Untuk Warga: Membedakan “Suara Kritis” vs “Jari Jahat”

Seringkali netizen berdalih “ini negara demokrasi” saat melontarkan caci maki. Padahal, hukum (khususnya revisi UU ITE terbaru dan KUHP) membedakan dengan tegas antara kritik yang dilindungi konstitusi dan serangan personal yang bisa dipidana.

"Pejabat Anti-Kritik" dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana - ilustrasi 1

Berikut adalah panduan berbasis hukum untuk membedakannya:

1. Kritik (Konstitusional & Dilindungi)

Kritik fokus pada kinerja, kebijakan, atau keputusan. Tujuannya adalah perbaikan.

  • Ciri-ciri: Berbasis data, menyasar jabatan/fungsi, menggunakan bahasa yang tajam namun tidak menyerang fisik.
  • Contoh Aman: “Bapak Bupati X gagal total mengurus banjir. Data menunjukkan anggaran serapan drainase 0%, padahal kota sudah tenggelam.”
  • Status Hukum: Aman. Pejabat publik tidak boleh memidanakan pernyataan ini.

2. Hinaan/Pencemaran Nama Baik (Delik Aduan)

Hinaan fokus pada personal, fisik, atau privasi yang tidak relevan dengan jabatan.

  • Ciri-ciri: Menggunakan kata-kata kasar (kebun binatang), body shaming, menyerang urusan rumah tangga.
  • Contoh Berbahaya: “Kepala Dinas itu bodoh, mukanya seperti [nama hewan], pantas saja istrinya selingkuh.”
  • Status Hukum: Bisa dipidana jika pejabat tersebut melapor sendiri (Pasal 27A UU ITE / Pasal 310 KUHP).

3. Ancaman (Pidana Murni)

Ini adalah zona merah. Pernyataan yang mengandung niat mencelakakan fisik atau properti.

  • Ciri-ciri: Menimbulkan rasa takut secara nyata.
  • Contoh Pidana: “Tunggu saya di depan kantor, akan saya bakar mobilmu!” atau kasus Laras yang mengajak “Burn this building down”2.
  • Status Hukum: Pidana keras (Pasal 29 UU ITE / Pasal 368 KUHP).

Untuk Pejabat: Doktrin “Telinga Tebal” dan Risiko Jabatan

Di sisi lain meja, para pejabat publik perlu memahami konsep Occupational Hazard atau risiko jabatan. Saat seseorang disumpah menjadi pejabat publik, saat itu pula sebagian hak privasinya tergerus oleh sorotan publik.

"Pejabat Anti-Kritik" dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana - ilustrasi 2

Data tren penegakan hukum menunjukkan bahwa pejabat yang reaktif dan sedikit-sedikit lapor polisi justru mengalami kerugian politik yang lebih besar, atau dikenal dengan Streisand Effect. Upaya untuk membungkam kritik justru membuat kritik tersebut semakin viral dan simpati publik hilang.

Baca Juga:

  • Analisis Kasus Laras Faizati: Batas Tipis Antara Aktivisme dan Provokasi
  • Membedah Isi RUU KUHP Terbaru: Poin-Poin Krusial yang Menjadi Sorotan

3 Syarat Kedewasaan Pejabat di Era Digital:

  1. Bedakan “Noise” dan “Voice”: Tidak semua komentar di media sosial harus ditanggapi, apalagi dipolisikan. Hinaan di kolom komentar seringkali hanyalah “sampah digital” (noise) yang akan hilang sendiri jika diabaikan. Fokuslah pada kritik substantif (voice) yang menuntut perbaikan kinerja.
  2. Pahami Perubahan UU ITE 2024: Revisi kedua UU ITE menegaskan bahwa pencemaran nama baik adalah delik aduan absolut. Artinya, Polisi tidak bisa memproses laporan jika bukan pejabat itu sendiri yang datang melapor. Tidak bisa lagi mewakilkan pada pengacara atau staf untuk melaporkan warga. Pertanyaannya: Apakah Bapak/Ibu pejabat punya waktu untuk bolak-balik kantor polisi hanya untuk mengurus komentar netizen?
  3. Jawab Data dengan Data: Jika dikritik tidak bekerja, jawablah dengan transparansi data kinerja. Membalas kritik dengan somasi hanya menunjukkan arogansi kekuasaan, bukan kompetensi kepemimpinan.

Kesimpulan: Menuju Demokrasi yang Waras

Daftar “Pejabat Anti-Kritik” akan terus bertambah panjang jika pejabat kita masih bermental feodal yang gila hormat.

Sebaliknya, daftar warga yang terjerat hukum juga akan bertambah jika netizen tidak belajar menahan jempol dari ujaran kebencian.

Kedewasaan demokrasi digital kita diuji di sini: Warga yang cerdas mengkritik tanpa menghina, dan pejabat yang “telinga tebal” menerima masukan tanpa baper.

BACA JUGA:

Wrap-Up Sepekan: Skandal Kuota Haji Eks Menag Yaqut, Kritik Pandji, dan Duka Banjir Nasional

Mens Rea, Pandji, dan Kita yang Lebih Memuja Sopan Santun Ketimbang Kebenaran

Memahami “Pasal Karet” UU ITE Terbaru dan Batas Kebebasan Berpendapat di Era Digital

Kasus “Story” Bakar Mabes Polri: Laras Faizati Dituntut 1 Tahun Penjara

Tags: Batasan Kebebasan BerpendapatBedanya Kritik dan HinaanDelik AduanEtika Pejabat PublikKebebasan BerpendapatPasal 161 KUHPPasal 27APasal Karet UU ITEPejabat Anti-KritikPencemaran Nama BaikPenghasutan MedsosProvokasi DaringRisiko JabatanStreisand EffectUjaran KebencianUU ITEUU ITE Pasal 27A
Share8Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Netflix Fan Event: Kim Seon-ho & Go Youn-jung Sapa Ribuan Penggemar di Jakarta, ‘Can This Love Be Translated?’ Diputar Perdana - Utama

Netflix Fan Event: Kim Seon-ho & Go Youn-jung Sapa Ribuan Penggemar di Jakarta, ‘Can This Love Be Translated?’ Diputar Perdana

16/01/2026
ASEAN Menuju Ekonomi Digital US$1 Triliun: Malaysia Ungkap Tantangan Inklusivitas dan Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan - Utama

ASEAN Menuju Ekonomi Digital US$1 Triliun: Malaysia Ungkap Tantangan Inklusivitas dan Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

16/01/2026
Agatha Christie’s Seven Dials di Netflix: Terkuak, Siapa Pembunuh Sebenarnya dan Motif di Balik Misteri - Utama

Agatha Christie’s Seven Dials di Netflix: Terkuak, Siapa Pembunuh Sebenarnya dan Motif di Balik Misteri

16/01/2026
Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji - Utama

Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji

16/01/2026
Gugatan Deepfake Tanpa Izin: Anak Perempuan Elon Musk Lawan X AI, Kontroversi Grok Meluas - Utama

Gugatan Deepfake Tanpa Izin: Anak Perempuan Elon Musk Lawan X AI, Kontroversi Grok Meluas

16/01/2026
Presiden Prabowo Berdialog dengan Akademisi, DPR Mulai Godok UU Perampasan Aset - Utama

Presiden Prabowo Berdialog dengan Akademisi, DPR Mulai Godok UU Perampasan Aset

16/01/2026
Libur Nasional Isra Mi’raj 2026: Momentum Refleksi Spiritual dan Long Weekend Pertama Tahun Ini - Utama

Libur Nasional Isra Mi’raj 2026: Momentum Refleksi Spiritual dan Long Weekend Pertama Tahun Ini

16/01/2026
Siap-Siap Jatuh Cinta: Deretan Film Romantis Paling Dinanti di Tahun 2026 - Utama

Siap-Siap Jatuh Cinta: Deretan Film Romantis Paling Dinanti di Tahun 2026

15/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya - Utama

    Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Heboh Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Mentah, Warga Berbondong-bondong Melihat

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • 47 Gempa Guncang Indonesia dalam 10 Jam pada 11 Januari 2026: Laporan Lengkap BMKG

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks Tautan Pinjaman BRI hingga Rp500 Juta

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Mens Rea, Pandji, dan Kita yang Lebih Memuja Sopan Santun Ketimbang Kebenaran

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3831 shares
    Share 1532 Tweet 958
  • Dari Luka yang Dicuri Menuju Janji yang Dinanti: Babak Baru Aurelie Moeremans

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem: Waspada Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • KPK Terapkan KUHAP Baru: Fokus HAM, Tersangka Suap Pajak Tak Lagi Dipajang di Konferensi Pers

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB - Utama

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup - Utama
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern - Utama
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus - Utama
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau - Utama
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial? - Utama
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat) - Utama
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas - Utama
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan! - Utama
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026 - Utama
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian - Utama
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026 - Utama
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips keselamatan saat gempa bumi
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2015

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.