Jumat, 25 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Pembelajaran & Literasi

Netizen +62: Dari Santun Offline ke Senggol Neraka Online?

by Warteknet
27/11/2025
in Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 4 mins read
A A
foto dari netizen (kembali) menggugah rasa kemanusiaan

foto dari netizen (kembali) menggugah rasa kemanusiaan

Siapa yang menyangka, predikat ‘netizen paling tidak sopan se-Asia Tenggara’ pernah disematkan pada warga Indonesia. Padahal, di dunia nyata, kita kan terkenal ramah senyum sampai ke hati. Tapi, begitu jari sudah menari di atas layar ponsel, kok rasanya seperti bertukar alam gaib ya? Kolom komentar mendadak jadi ajang perang, mulai dari caci maki level dewa, perundungan siber yang bikin ngeri, sampai sebar hoax tanpa rem, semua dilibas!

Fenomena ini bukan sekadar kenakalan khas anak baru gede (digital), tapi lebih seperti alarm darurat bahwa etika berbangsa kita lagi megap-megap di ruang publik digital. Media sosial yang seharusnya jadi jembatan komunikasi, eh, malah lebih sering berubah jadi arena gladiator. Pertarungan argumen berubah jadi adu otot jempol.

Bukan Hoax Biasa, Ini Krisis Kewarganegaraan Digital

Ternyata, jurus ‘diam adalah emas’ ala emak-emak arisan offline mendadak hilang begitu saja saat berselancar di dunia maya. Perbedaan pendapat yang seharusnya diasah dengan argumen cerdas, kini lebih sering dibalas dengan serangan personal yang brutal. Ibaratnya, kalau nggak sepakat, ya kamu salah. Udah gitu aja. Akibatnya, masyarakat jadi terbelah jadi dua kubu: kubu ‘kita’ yang paling benar dan kubu ‘mereka’ yang harus dibasmi.

Ruang Gema: Tempatnya Akal Sehat Menghilang Misterius

Salah satu biang kerok utama dari semua kekacauan ini adalah algoritma media sosial yang gemar membuat ‘echo chamber’ atau ruang gema. Kita cenderung asyik sendiri mengikuti akun-akun yang sepemikiran. Hasilnya? Merasa pandangan kita adalah yang paling mutakhir dan segala yang berbeda itu adalah ancaman. Mirip kayak lagi nonton sinetron, semua pemeran figuran cuma boleh terkesima melihat si tokoh utama.

Ketika ada informasi yang sedikit nyeleneh, reaksi pertama bukanlah verifikasi, melainkan langsung antipati. Di sinilah, hooaks dan disinformasi menemukan surga terlarang mereka. Netizen nggak lagi cari kebenaran, tapi lebih ke arah ‘pembenaran’. Ujaran kebencian pun disulap jadi ‘kebebasan berpendapat’, padahal itu sama saja melanggar hak orang lain untuk merasa aman. Kayak teriak-teriak di bioskop padahal filmnya lagi seru-serunya.

Mentalitas Kerumunan: Sekali Dikasih Pancingan, Langsung Nyosor

Perilaku beringas di dunia maya ini ternyata juga dipicu oleh ‘herd mentality’ alias mentalitas kerumunan. Bayangkan saja, orang yang di dunia nyata mungkin pendiam kayak siput di hari Minggu, bisa jadi singa lapar di dunia maya karena merasa ‘punya teman’.

Ketika satu akun mulai ‘diserang’ ramai-ramai, ribuan akun lain ikut menyerbu tanpa peduli apa duduk permasalahannya. Alasannya? Demi solidaritas semu atau takut dianggap ketinggalan zaman (FOMO). Identitas anonim di media sosial juga makin mempermudah orang untuk lepas dari tanggung jawab moral. Lupa deh, di balik akun yang mereka hujat, ada manusia nyata yang punya perasaan. Kadang, mereka cuma butuh pelukan virtual, bukan hujatan berjemaah.

Literasi Digital Rendah: Nggak Cuma Soal Bisa Baca Tulis

Masalah ini pada akhirnya bermuara pada literasi digital yang masih ‘setengah matang’. Meskipun penetrasi internet tinggi, kemampuan masyarakat untuk mencerna informasi masih rendah. Ibarat dikasih mobil sport tapi nyetirnya masih pakai rem tangan. Kualitas nalar kritis kita memang butuh ‘upgrade’ serius.

Banyak pengguna internet kita yang gagap teknologi secara kultural. Mereka memegang alat canggih, tapi mentalitas komunikasinya masih jadul. Nggak ada saringan ‘saring sebelum sharing’. Jadi, apa yang terpikir, langsung dibagikan. Enggak peduli benar atau salah, yang penting nge-share dulu.

Yuk, Kembalikan Kesantunan Bangsa (Termasuk di Dunia Maya!)

Kalau kita bangga disebut bangsa yang ramah, mari tunjukkan keramahan itu juga di dunia maya. Kewarganegaraan digital menuntut kita untuk nggak cuma patuh hukum di jalan raya, tapi juga beradab di jalanan maya. Menghentikan jari untuk tidak mengetik komentar jahat saat emosi adalah bentuk patriotisme baru. Memverifikasi berita sebelum menyebarkannya adalah bela negara di era informasi.

Jika ruang sipil kita terus dipenuhi racun kebencian, kita sendiri yang akan rugi. Kita kehilangan wadah diskusi sehat untuk memajukan bangsa. Jadi, yuk, kita ubah keyboard jadi alat perjuangan membangun bangsa, bukan alat perang antar sesama. Sedikit bersabar, sedikit berpikir, dan lebih banyak tersenyum (walaupun virtual).

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Sekda Bengkulu Tegas: ASN Wajib Jauhi Joget Berseragam Dinas di Medsos

30,25% Desa di Sulbar ‘Blank Spot’: Kesenjangan Digital Hambat Keadilan Pembangunan

Diskominfo Makassar dan Densus 88 Bersinergi Perkuat Literasi Digital Demi Lindungi Anak dari Ancaman Siber

Waspada FOMO! Dokter Kulit Ingatkan Bijak Pilih Tren Kecantikan di Media Sosial

Sulawesi Selatan Mendesak Regulasi Tegas: Kompensasi Platform Digital untuk Konten Berita Demi Keberlanjutan Jurnalisme Faktual

Tags: budaya internetetika digitalhoaxkewarganegaraan digitalLiterasi DigitalMedia Sosialnetizen indonesiaperundungan siber
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Netizen +62: Dari Santun Offline ke Senggol Neraka Online? - Featured

Unhas Expo KKN 116: Ribuan Inovasi Mahasiswa Siap Dongkrak Ekonomi Masyarakat Sulsel

19/09/2026
Netizen +62: Dari Santun Offline ke Senggol Neraka Online? - Featured

Politeknik ATI Makassar Cetak Welder Kompeten: Bekal Calon Pekerja Migran Sektor Manufaktur Lulus Pelatihan

18/09/2026
Netizen +62: Dari Santun Offline ke Senggol Neraka Online? - Featured

Rektor Perguruan Tinggi Perkuat Tata Kelola Akademik dan Mitigasi Kecurangan SNPMB 2026

18/09/2026
Netizen +62: Dari Santun Offline ke Senggol Neraka Online? - Featured

ANTARA Perkuat Jurnalisme Mahasiswa: Pelatihan di UNS Tingkatkan Kualitas Konten Edukatif

16/09/2026
Netizen +62: Dari Santun Offline ke Senggol Neraka Online? - Featured

ANTARA Bekali Mahasiswa UHO Kendari Literasi Media Kritis Hadapi Era Digital dan AI

06/09/2026
Netizen +62: Dari Santun Offline ke Senggol Neraka Online? - Featured

ANTARA Kendari Tingkatkan Kualitas Jurnalis Muda Lewat Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut

05/09/2026
Netizen +62: Dari Santun Offline ke Senggol Neraka Online? - Featured

Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara

03/09/2026
Netizen +62: Dari Santun Offline ke Senggol Neraka Online? - Featured

Google Buka Pendaftaran GSA 2026 Batch 2: Jadi AI Leader Muda dari Kampus di Jakarta

31/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Startup Teknologi Pertanian Sulsel Raih Pendanaan Seri A Rp 50 Miliar dari VC Singapura

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.