Minggu, 1 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Nepal & China Peringatkan Risiko Banjir Bandang Susulan Himalaya Akibat Danau Longsor

by Pewarta Warga
30/08/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 5 mins read
A A
Nepal & China Peringatkan Risiko Banjir Bandang Susulan Himalaya Akibat Danau Longsor - Featured

BACA JUGA:

BMKG Kalbar Ingatkan Potensi Hujan Sedang dan Risiko Karhutla November 2026

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Jabodetabek 1-2 November, Waspadai Wilayahnya Ini

Hujan Lebat & Kilat Terprediksi Lonjak Di Jambi Dan Sulsel Hari Ini

BMKG Pastikan Gempa M 6,9 di China Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Sumut Siap Segera Diterpa Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Waspada Banjir dan Longsor

Ancaman serius menghantui kawasan Himalaya saat otoritas Nepal dan China mengeluarkan peringatan mendesak mengenai potensi banjir bandang susulan. Dua danau yang terbentuk akibat tanah longsor di perbatasan kedua negara kini berisiko jebol, memicu luapan air yang dapat memperparah dampak bencana.

  • Peringatan dini dikeluarkan oleh Nepal dan China terkait potensi jebolnya danau akibat longsor di perbatasan Himalaya.
  • Banjir bandang sebelumnya dipicu oleh runtuhnya gletser, dengan perubahan iklim sebagai faktor utama.
  • Otoritas Nepal mengimbau warga di bantaran sungai untuk menjaga jarak aman dari area berisiko.
  • China memperkirakan peningkatan volume air danau, diperparah oleh prediksi hujan lebat.
  • Banjir bandang sebelumnya telah menelan ratusan korban jiwa dan ribuan orang hilang di Nepal dan Tibet.

Peringatan Kritis: Danau Longsor di Perbatasan Nepal-China Berisiko Jebol

Situasi darurat tengah dihadapi oleh Nepal dan China menyusul peringatan keras terkait ancaman banjir susulan di wilayah pegunungan Himalaya. Ancaman ini berasal dari dua danau yang secara tak terduga terbentuk akibat peristiwa tanah longsor yang terjadi sebelumnya di sepanjang perbatasan kedua negara. Potensi jebolnya kedua danau ini dikhawatirkan akan memicu luapan air bah yang dahsyat, menambah daftar kehancuran akibat banjir bandang yang telah melanda.

Akar Masalah: Banjir Bandang, Longsor Gletser, dan Jejak Perubahan Iklim

Banjir bandang yang baru-baru ini menerjang kawasan Himalaya diyakini bersumber dari runtuhnya gletser. Peristiwa alam yang mengerikan ini menyebabkan aliran deras material seperti bebatuan, bongkahan es, lumpur, dan puing-puing berserakan menuruni sistem sungai di pegunungan yang megah namun rentan ini. Para ilmuwan dan otoritas lingkungan secara konsisten menyoroti perubahan iklim global sebagai faktor fundamental di balik fenomena ini. Mencairnya gletser yang semakin cepat secara global tidak hanya meningkatkan risiko banjir danau glasial, tetapi juga memperbesar kemungkinan terjadinya runtuhan gletser yang berbahaya.

Detil Peringatan: Kenaikan Permukaan Air dan Prediksi Cuaca Buruk

Pemerintah Nepal, melalui badan penanggulangan bencananya, telah secara resmi merilis peringatan serius. Diketahui bahwa permukaan air di salah satu danau yang terbentuk dari tumpukan puing sisa longsor di sungai mengalami peningkatan signifikan dan kini berada dalam kondisi berisiko tinggi untuk jebol. Imbauan keras disampaikan kepada seluruh warga yang bermukim di bantaran sungai hilir, para penumpang yang mungkin melintas di area terdampak, tim penyelamat yang beroperasi, serta semua pihak terkait untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Menjaga jarak aman dari tepian sungai dan area yang teridentifikasi berisiko tinggi menjadi prioritas utama.

Sementara itu, otoritas China, melalui laporan resmi yang disiarkan oleh media pemerintah CCTV, juga menyampaikan kekhawatiran serupa. Mereka menegaskan bahwa danau yang terbentuk pasca-tanah longsor di perbatasan China-Nepal saat ini menghadapi “risiko tinggi jebol dan berpotensi mengalirkan air bah ke hilir.” Prediksi menunjukkan bahwa ketinggian air di danau tersebut diperkirakan akan terus meningkat selama tiga hari ke depan, mencapai puncaknya diperkirakan sekitar tanggal 1 September. Situasi genting ini diperparah oleh prakiraan cuaca yang mengindikasikan adanya potensi hujan lebat di wilayah tersebut sepanjang periode yang sama, menambah beban pada struktur danau yang sudah rapuh.

Menurut laporan dari kantor berita Xinhua, estimasi volume air yang akan masuk ke dalam danau dalam tiga hari ke depan bisa mencapai sekitar 3 juta meter kubik. Ditambah lagi dengan intensitas hujan yang diprediksi akan meningkat, risiko jebolnya danau tersebut menjadi semakin nyata. Potensi bencana susulan ini dapat menyebabkan kerusakan yang lebih luas, termasuk di berbagai wilayah hilir seperti Pelabuhan Gyirong dan area sekitarnya yang berdekatan.

Dampak Nyata dan Upaya Penyelamatan di Tengah Krisis

Banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Tibet dan Nepal pada hari Rabu, 26 Agustus lalu, telah meninggalkan jejak kehancuran yang mendalam. Peristiwa tragis ini dilaporkan telah menyebabkan korban jiwa dan puluhan ribu orang dinyatakan hilang. Hingga Sabtu, 29 Agustus, total korban tewas mencapai angka minimal 584 orang, dengan rincian 579 jiwa di Nepal dan 5 jiwa di wilayah China. Lebih dari 2.400 orang lainnya masih dalam status hilang, menambah luka pada masyarakat yang terdampak.

Palang Merah Internasional sendiri telah menyatakan bahwa tingkat trauma yang dialami para penyintas banjir bandang di Nepal sangat “luar biasa”. Perkiraan awal menunjukkan bahwa sekitar 93.000 orang secara langsung terdampak oleh bencana ini. Kerusakan infrastruktur vital seperti jalan raya dan jembatan, ditambah dengan terputusnya jaringan komunikasi dan aliran listrik, semakin mempersulit upaya tim penyelamat untuk menjangkau wilayah-wilayah yang paling parah dilanda bencana.

Di wilayah otonom Tibet, di bawah administrasi China, tim penyelamat darurat telah berhasil mencapai lokasi-lokasi utama yang hancur lebur akibat tanah longsor. Berbagai unit tanggap darurat, termasuk tim dari Korps Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tibet serta Sichuan, yang dilengkapi dengan anjing pelacak, telah dikerahkan ke area terdampak untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

Data terbaru mengenai jumlah orang hilang yang dirilis oleh otoritas Nepal pada hari Jumat menunjukkan angka 1.924 jiwa. Sementara itu, data dari China mencatat 558 orang hilang. Jika digabungkan, total orang hilang di kedua sisi perbatasan mencapai 2.482 jiwa. Angka yang memilukan ini juga mencakup 517 warga negara asing dan 933 pekerja yang terlibat dalam proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), yang turut menjadi korban dalam bencana ini.


Kontributor: MA. Untung

Penyunting: H. Gunadi


Nepal & China Peringatkan Risiko Banjir Bandang Susulan Himalaya Akibat Danau Longsor - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: banjir bandangChinadanau longsorHimalayakorban jiwaMitigasi BencanaNepalperingatan diniperubahan iklimTibet
Share258Tweet161Send

ARTIKEL TERKAIT

BMKG Peringatkan 10 Kabupaten Sulsel Dilanda Hujan Lebat, Potensi Banjir Mengintai_wartakita

BMKG Kalbar Ingatkan Potensi Hujan Sedang dan Risiko Karhutla November 2026

01/11/2026
Alam hujan deras dengan jalan aspal basah mencerminkan langit mendung gelap; perahu karet oranye melintas melalui genangan banjir di latar belakang kota Jakarta saat senja.

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Jabodetabek 1-2 November, Waspadai Wilayahnya Ini

01/11/2026
Wartakita Kebakaran Hutan 4

Pemerintah Didorong Bentuk Jaring Pengaman Kesehatan untuk Warga Terdampak Karhutla

29/10/2026
Foto udara atau pemandangan langit cerah berawan di atas pepohonan hijau dengan cahaya matahari pagi yang hangat.

Prakiraan Cuaca Makassar 28 Oktober 2026: Cerah Berawan Seluruh Hari

28/10/2026
Cuaca badai hujan deras dengan air jatuh deras mengenai jalan aspal basah yang memantulkan cahaya langit biru-abu gelap; siluet perahu SAR oranye mengambang dekat jalan banjir jauhnya di bawah awan te

Peringatan Banjir Rob Hingga Nov 2026: Daftar Wilayah Rawan di Jakarta

27/10/2026
Tetesan hujan yang jatuh di atas genting tanah liat basah dengan latar belakang hutan hijau kabut tipis.

Cuaca Hari Ini Bandung: Prakiraan Hujan Ringan Minggu Depan

26/10/2026
A dramatic landscape view contrasting the aftermath of a magnitude 6.9 earthquake in Vanuatu with the calm and stable landscape of Indonesia, highlighting the seismic activity in Vanuatu and the relative stability in Indonesia.

Gempa M6,9 Guncang Vanuatu, Indonesia Sebagian Masih Berselimut Asap dalam 24 Jam Terakhir

24/10/2026
Gedung Pemprov DKI dengan fasad kaca modern dan emblema resmi di depannya. Langit biru cerah dengan angin ringan membawa suasana yang menyenangkan untuk Jakarta Grand Festival (JRF) dan konser Ye. Ban

Pemprov DKI Lakukan Modifikasi Cuaca untuk JRF & Konser Ye

24/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Nepal & China Peringatkan Risiko Banjir Bandang Susulan Himalaya Akibat Danau Longsor - Featured

    Analisis The Economist: Mengapa Investor Mulai Menjauhi Indonesia?

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • LG Raih Predikat Mesin Cuci Nomor Satu Terpasang Pakai Teknologi AI

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Aturan Baru KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Indonesia Rancang Teknologi Anti Komputer Kuantum Bersama Peruri Dan Telkom

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Falsafah Siri na Pacce vs Bushido: Krisis Malu Pejabat Publik & Tokoh Figur Kita

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Xi Jinping Perketat Kampanye Anti Korupsi Di Tiongkok Saat Pleno Partai

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Banjir Rob Hingga Nov 2026: Daftar Wilayah Rawan di Jakarta

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Iran Unveil AI-Powered Arash-3 Missile Drone With Heavy Warhead

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.