Rabu, 20 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa”

Setiap Orang Berhak Pulang Ke Keluarganya dalam Keadaan Selamat

by A. Burhany
29/08/2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Ada kalanya berita yang kita baca di layar ponsel terasa seperti menampar dada sendiri. Seorang pengemudi ojek online, muda usianya, penuh harapan, tiba-tiba pergi dengan cara yang begitu tragis: terlindas kendaraan taktis di tengah hiruk-pikuk demonstrasi di Jakarta. Namanya Affan Kurniawan, 21 tahun, tulang punggung keluarga.

Kita bisa berdebat panjang tentang siapa salah siapa benar, tentang prosedur keamanan, jarak pandang pengemudi rantis, atau kesigapan aparat di lapangan. Tapi di luar semua itu, yang paling nyata dan sederhana adalah: ada seorang anak manusia yang pulang lebih cepat dari waktunya. Ada sebuah keluarga yang kehilangan, ada rekan-rekan yang merasakan perih, ada masyarakat yang terdiam—dan pilu.

“Affan Kurniawan, 21 tahun, driver ojol, tulang punggung keluarga. Ia sudah tiada, tapi kisahnya mengingatkan kita: setiap orang di jalan layak pulang selamat.”

Di jalanan kota besar, kita sering berpikir bahwa semua hanya tentang lalu lintas, kendaraan, arah, dan kecepatan. Kita lupa bahwa di balik helm ojol ada wajah muda yang menanggung harapan. Di balik setir rantis ada seseorang yang juga manusia, membawa tugas berat. Dan di trotoar, ada ribuan pasang mata yang menyaksikan sejarah kecil yang kelak tercatat dalam ingatan bersama.

Mungkin inilah yang ingin kita renungkan bersama: betapa rapuhnya hidup, betapa cepatnya semua bisa berubah dalam satu detik. Dan betapa seringnya kita menganggap biasa orang-orang yang setiap hari sebenarnya menjaga alur hidup kota: para ojol yang mengantarkan makanan, mengantar anak sekolah, atau sekadar menemani perjalanan pulang yang sepi.

“Kita tak bisa mengubah peristiwa yang sudah terjadi. Tapi kita bisa belajar untuk lebih peka, lebih hati-hati, lebih menghargai hidup.”

Affan tidak lagi ada bersama kita. Tapi kisahnya meninggalkan jejak: bahwa setiap jiwa di jalanan—entah ia pengemudi ojol, sopir truk, petugas keamanan, atau pejalan kaki—layak dihormati, layak dijaga, layak disayangi. Jalanan bukan sekadar ruang beton, melainkan ruang perjumpaan manusia dengan segala kerentanannya.

Kita tak bisa mengubah peristiwa yang sudah terjadi. Tapi kita bisa memeluk nilai dari kepergiannya. Kita bisa belajar untuk lebih hati-hati, lebih peka, lebih menghargai hidup, sekecil apa pun peran seseorang di sekitar kita. Karena di balik deru mesin dan hiruk suara klakson, selalu ada jiwa yang ingin pulang selamat.

Hari ini, jalanan Jakarta menjadi saksi sebuah kehilangan dan perjuangan. Semoga ia juga menjadi pengingat bahwa di antara kita, tak ada yang benar-benar kebal dari rapuhnya hidup. Semoga doa kita sampai pada Affan, semoga keluarganya diberi kekuatan, dan semoga jalanan ke depan lebih aman bagi siapa pun yang melintasinya.

BACA JUGA:

Bedah Artikel The Economist: Ancaman Krisis Ekonomi dan Demokrasi Indonesia di Era Prabowo?

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

Koperasi Desa Merah Putih: Ambisi Ekonomi Rakyat atau Beban Fiskal Baru?

Tags: esainalar wargaRedaksianawartakita
Share10Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

    Dekranasda Kota Makassar Meriahkan Parade Budaya di Solo dengan Pesona Kuliner

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Daftar Rumah Sakit dan Bidan Penerima Vaksin Palsu

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Simak Petunjuk BNPB Saat Puting Beliung

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • NIKKOR Z 35mm f/1.4: Cahaya Berlimpah dengan Harga Terjangkau

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Pocari Sweat Run Edisi 10 Tahun Ukir Sejarah Baru

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Tantangan dalam Membangun Smart City: Antara Teknologi dan Realita

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Review Samsung Galaxy S20 FE, Lebih Murah dari Galaxy S20

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Pelindo IV Gelar Jalan Sehat Dan Nonton Bareng

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Telemedicine: Masa Depan Layanan Kesehatan di Era Digital

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Dani Olmo: Pahlawan Spanyol yang Menggagalkan Gol Inggris di Menit 90

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Ketika Jalanan Menjadi Saksi Pepatah: “Karena Mulut Badan Binasa” - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.