Minggu, 8 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya?

by Warteknet
17/12/2025
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img 1765923152 23fa3a8b79c2c473

Wartakita.id – Ketapang, Kalimantan Barat. Insiden kericuhan yang melibatkan warga negara asing (WNA) menarik perhatian serius pemerintah pusat. Pihak Direktorat Jenderal Imigrasi bergerak cepat, memastikan bahwa setiap langkah hukum diambil demi menjaga kedaulatan dan ketertiban negara.

Perhatian Penuh Pemerintah Pusat

Situasi di Ketapang pasca kericuhan yang melibatkan sejumlah warga negara asing mendadak menjadi sorotan. Menyadari potensi eskalasi dan perlunya penanganan yang komprehensif, Direktorat Jenderal Imigrasi langsung mengambil sikap. Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman, mengonfirmasi bahwa tim dari kantor pusat telah dikirim ke lokasi untuk berkoordinasi intensif dengan aparat keamanan setempat.

“Perkembangan penanganan yang ada di Ketapang, saat ini kami dari pusat sudah turun, tentunya dengan dibantu oleh imigrasi yang ada di Ketapang. Kami sudah langsung berkoordinasi dan mengamankan, dibantu juga oleh pihak Kodim, Pak Kapolres, Polsek setempat, kemudian ada juga dari Mabes TNI,” ujar Yuldi Yusman dalam konferensi pers yang digelar Selasa (16/12/2025).

Penangkapan Massal dan Dugaan Pelanggaran

Tindakan tegas segera diambil. Sebanyak 26 WNA dilaporkan telah diamankan dan dibawa ke Kantor Imigrasi Ketapang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Yuldi Yusman menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari investigasi mendalam untuk mengungkap dugaan pelanggaran pidana yang terjadi selama insiden kericuhan tersebut.

“Kami mendapatkan laporan dari Kantor Imigrasi yang ada di wilayah Kalimantan Barat. Dan untuk WNA-nya saat ini sudah diamankan, sudah diamankan di Kantor Imigrasi Ketapang,” jelasnya.

Angka 26 WNA yang diamankan ini disebut berpotensi bertambah. Total ada sekitar 34 orang WNA yang berada di lokasi kejadian. Sementara informasi yang beredar menyebutkan bahwa ke-26 WNA yang tertangkap berasal dari Tiongkok, namun pihak imigrasi masih melakukan verifikasi lebih lanjut mengenai asal negara dari seluruh WNA yang terlibat.

Tak semua WNA yang diduga terlibat langsung diamankan. Tercatat, ada beberapa yang belum tertangkap karena alasan berbeda:

  • Dua WNA sedang dalam proses perpanjangan visa di Pontianak.
  • Satu WNA sedang menjalani pengobatan karena sakit.
  • Tiga WNA diketahui menginap di sebuah penginapan di kawasan Tumbang Titi.

Siapa Sponsor di Balik Kedatangan WNA?

Lebih dari sekadar mengamankan WNA yang terlibat langsung, fokus investigasi kini juga mengarah pada pihak yang bertanggung jawab mendatangkan mereka ke Indonesia. Proses klarifikasi dan verifikasi terhadap pihak sponsor menjadi langkah krusial berikutnya. Ini bertujuan untuk memastikan tidak ada celah penyalahgunaan izin tinggal dan masuknya WNA ke wilayah Indonesia.

“Kami akan memverifikasi dan mengklarifikasi pihak sponsor yang mendatangkan WNA-WNA ini sebagai bagian dari proses pemeriksaan,” tegas Yuldi Yusman.

Kronologi Singkat dan Dampak Insiden

Sebelumnya, laporan mengenai insiden di Ketapang menyebutkan bahwa sejumlah WNA asal Tiongkok diduga melakukan perusakan dan penyerangan terhadap kawasan PT Sultan Rafli Mandiri (PT SRM), sebuah perusahaan pertambangan emas. Akibatnya, dikabarkan ada anggota TNI yang ikut menjadi korban penyerangan, serta dua unit kendaraan perusahaan yang menjadi sasaran amukan.

Siapa yang Bertanggung Jawab atas Kericuhan Ini?

Saat ini, pihak kepolisian setempat sedang mendalami dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan oleh WNA yang terlibat dalam kericuhan tersebut. Koordinasi antara Imigrasi dan aparat penegak hukum terus dilakukan untuk memastikan penanganan yang tuntas dan adil.

Bagaimana Imigrasi Memastikan Keamanan di Perbatasan?

Dengan adanya insiden ini, pengawasan terhadap keluar masuknya WNA di wilayah Indonesia, khususnya di titik-titik rawan, akan semakin diperketat. Sistem pelaporan dan pemantauan aktivitas WNA juga akan terus ditingkatkan.

Apa Sanksi bagi WNA yang Melanggar Aturan?

Bagi WNA yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, sanksi tegas dapat berupa deportasi, penolakan masuk, hingga pencabutan izin tinggal, sesuai dengan Undang-Undang Keimigrasian yang berlaku.

Bagaimana Proses Identifikasi WNA Dilakukan?

Pemerintah, melalui Ditjen Imigrasi dan instansi terkait, memiliki sistem pendataan dan identifikasi WNA yang bertujuan untuk memantau keberadaan dan aktivitas mereka di Indonesia.

Apa Langkah Antisipasi ke Depan?

Selain penindakan, langkah antisipasi ke depan akan difokuskan pada penguatan kerja sama lintas sektoral dan internasional, serta peningkatan pengawasan terhadap sponsor atau pihak yang memfasilitasi kedatangan WNA.

Insiden di Ketapang menjadi pengingat pentingnya ketertiban dan kepatuhan terhadap hukum bagi setiap individu yang berada di tanah air, tanpa terkecuali.

BACA JUGA:

Satgas Bandara IWIP Gagalkan Penyelundupan Nikel: Ada Apa di Balik Insiden Ini?

Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan?

Tags: aparat keamananDitjen ImigrasiImigrasikericuhan WNA Ketapangpelanggaran imigrasipengawasan orang asingWNA TiongkokYuldi Yusman
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

Iran Tegaskan Tak Akan Serang Tetangga, Kecuali Diprovokasi, Namun Pengaruh Politik Terbatas

08/03/2026
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

Panglima TNI Siagakan Seluruh Jajaran Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah: Instruksi Siaga 1 Melalui Telegram Rahasia

08/03/2026
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

Bassist Legendaris God Bless Donny Fattah Berpulang di Usia 76 Tahun

07/03/2026
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

Vidi Aldiano: Dari Bintang Musik hingga Berjuang Lawan Kanker Ginjal Selama 6 Tahun

07/03/2026
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

Divonis 5 Tahun Penjara, Fandi Ramadhan Lolos dari Tuntutan Hukuman Mati Kasus Narkoba

07/03/2026
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

Wamendagri Kritik Alasan ‘Bukan Birokrat’ Bupati Pekalongan, KPK Ungkap Aliran Dana Korupsi Rp 46 Miliar

07/03/2026
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka, Salahkan AS Atas Ketegangan Regional

07/03/2026
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

Tragedi Makassar: Remaja Tewas Ditembak Polisi, Iptu N Jadi Tersangka

05/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    526 shares
    Share 210 Tweet 132
  • Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Ironi AI Militer AS: Claude Anthropic Digunakan dalam Serangan Iran, Bertentangan dengan Larangan Trump

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • THR 2026 Wajib Penuh H-7 Lebaran, Ojol Juga Dapat Bonus Spesial

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Kericuhan WNA di Ketapang: Imigrasi Turun Tangan, Siapa Dalangnya? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.