Minggu, 15 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali

by Pewarta Warga
14/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

Langkah strategis diambil Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan meresmikan program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) baru di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali. Inisiatif ini digulirkan untuk mempercepat penyediaan dokter spesialis demi pemerataan akses kesehatan di seluruh penjuru negeri.

Perluasan Akses Pendidikan Dokter Spesialis ke Indonesia Timur

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) secara resmi meluncurkan program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) baru di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali. Langkah ini merupakan bagian dari upaya akselerasi ketersediaan dokter spesialis di seluruh Indonesia, dengan fokus khusus pada percepatan pemenuhan kebutuhan di wilayah timur yang masih mengalami ketimpangan distribusi.

Inisiatif Strategis untuk Meningkatkan Jumlah Dokter Spesialis

Peluncuran program PPDS baru ini adalah inisiatif Kemdiktisaintek yang bertujuan krusial untuk meningkatkan jumlah dokter spesialis di Tanah Air. Program ini tidak hanya mencakup pengembangan program studi (prodi) dokter spesialis, tetapi juga prodi dokter subspesialis, menandakan komitmen mendalam dalam memperkuat ekosistem pendidikan kedokteran spesialis di Indonesia.

Pihak-pihak yang Terlibat dalam Peluncuran PPDS

  • Kemdiktisaintek: Kementerian yang menjadi inisiator dan pelaksana utama program.
  • Universitas Nusa Cendana, Universitas Udayana, dan Universitas Mataram: Perguruan tinggi pelaksana yang dipercaya mengemban amanah pengembangan PPDS di masing-masing wilayah.
  • Pemerintah Daerah (Gubernur NTT): Memberikan apresiasi tinggi serta dukungan penuh untuk kesuksesan program.
  • Sesjen Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang: Menyampaikan perkembangan terkini dan harapan besar terhadap dampak positif program.
  • Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena: Menekankan urgensi kehadiran PPDS di NTT, sejalan dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat.

Waktu dan Lokasi Peluncuran Program PPDS

Acara peluncuran dilaksanakan secara serentak pada hari Jumat, 13 Februari, di tiga provinsi yang menjadi target utama: Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Bali. Momen ini menjadi titik penting bagi Universitas Nusa Cendana, Universitas Udayana, dan Universitas Mataram dalam memulai babak baru pengembangan pendidikan kedokteran spesialis.

Signifikansi dan Urgensi Program PPDS di Indonesia Timur

  • Mengatasi Kekurangan Dokter Spesialis yang Kritis: Program ini dirancang secara spesifik untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis, terutama di wilayah Indonesia bagian timur yang masih menghadapi kesenjangan distribusi tenaga medis ahli.
  • Peningkatan Jumlah Program Studi yang Signifikan: Hingga saat ini, Kemdiktisaintek telah berhasil membuka total 160 prodi baru, yang terdiri dari 128 prodi dokter spesialis dan 32 prodi dokter subspesialis. Peningkatan ini menambah jumlah total prodi PPDS menjadi 526, naik dari angka sebelumnya yang berjumlah 366.
  • Fokus pada Wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal): Khusus di Provinsi NTT, kondisi geografis yang didominasi oleh wilayah 3T menjadikan kebutuhan akan dokter spesialis, seperti spesialis anestesiologi dan obstetri-ginekologi, sangat mendesak. Hal ini penting untuk penanganan layanan operasi darurat serta upaya penurunan angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi.
  • Mewujudkan Pemerataan Layanan Kesehatan Nasional: Dengan adanya PPDS yang kini tersebar di wilayah timur dan 11 provinsi lainnya, diharapkan program ini dapat menjadi solusi ampuh untuk percepatan pemerataan layanan kesehatan berkualitas di seluruh Indonesia, memastikan setiap warga negara memiliki akses yang sama terhadap layanan medis spesialis.
  • Memperkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Rumah Sakit: Keberhasilan program ini juga sangat bergantung pada kolaborasi yang lebih erat dan sinergis antara institusi perguruan tinggi penyelenggara PPDS dan rumah sakit milik pemerintah, baik pusat maupun daerah, yang akan menjadi wahana praktik bagi para calon dokter spesialis.

Dukungan dan Harapan untuk Keberlanjutan Program

Pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi NTT, telah menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan dukungan terhadap program ini, termasuk dalam hal penguatan pembiayaan. Ada harapan besar agar para lulusan PPDS nantinya dapat kembali mengabdi di NTT, guna memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat. Kehadiran program PPDS ini dinilai sangat strategis dalam menjembatani akses anak-anak muda NTT untuk dapat menempuh pendidikan dokter spesialis tanpa harus meninggalkan daerahnya.


Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - image 1

BACA JUGA:

Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global

Kemenkes Tegaskan: Rumah Sakit Wajib Layani Pasien JKN Nonaktif Sementara, Keselamatan Pasien Diutamakan

OlympicAD VIII Makassar: 8.525 Siswa Muhammadiyah Unjuk Prestasi di Indonesia Timur

Macawa Fest 2026: Makassar Siap Guncang Indonesia Timur dengan Festival Komedi Terbesar

Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

Tags: BaliDokter SpesialisIndonesia TimurKemendiktisaintekLayanan KesehatanntbNTTPPDSUniversitas MataramUniversitas Nusa CendanaUniversitas Udayana
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global

14/02/2026
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

RUU Perampasan Aset Mendesak: Gibran Inginkan Koruptor ‘Dimiskinkan’, Praktisi Serukan Aksi Nyata

14/02/2026
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

Terbongkarnya Jaringan Narkoba Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berawal dari Pengakuan Anak Buah

14/02/2026
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

Bau Menyengat Pasca Kebakaran Pabrik Pestisida di Tangsel: KLHK Siap Gugat Pencemar Limbah B3

14/02/2026
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

Tragedi Papua: Pilot Smart Air Tewas Ditembak, Isu Tambang Ilegal dan Ancaman TPNPB Mengemuka

14/02/2026
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

Korea Utara Ancam ‘Respons Mengerikan’ Jika Drone Korsel Kembali Melintasi Perbatasan

14/02/2026
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

China Sebut Presiden Taiwan Lai Ching-te ‘Penyulut Perang’ Pasca Peringatan Ancaman Ekspansi Beijing

14/02/2026
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

UMKM Generasi Z Ciptakan Peluang Cuan: Kue Keranjang Mini Banjiri Pasar Imlek

13/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    480 shares
    Share 192 Tweet 120
  • Emas dan Perak Berfluktuasi: Lonjakan Signifikan Meski Data Ekonomi AS Mengejutkan, Apa Kata Analis?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Tragedi Chinatown: Bocah 6 Tahun WNI Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Singapura

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • 102 Pohon Tumbang di Makassar Akibat Cuaca Ekstrem Januari 2026: DLH Tingkatkan Mitigasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • IHSG Diperkirakan Lanjut Koreksi Awal Pekan, Simak Prediksi dan Saham Pilihan MNC Sekuritas 9 Februari 2026

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • 10 Kebiasaan Orang Tiongkok Pembawa Sukses Finansial: Bukan Hoki, Tapi Pola Pikir Jitu

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Hotel Sultan Tetap Beroperasi: Pengelolaan Dialihkan Pasca Kemenangan Negara

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • UMKM di Bursa Efek Awal 2026: Gelombang Pertumbuhan vs. Ancaman Delisting

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.