Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir berakhir dengan drama luar biasa. Tim Tango berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 3-2 di menit-menit akhir, memastikan langkah mereka ke perempat final.
- Argentina lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Mesir 3-2 dalam laga 16 besar yang menegangkan.
- Mesir sempat unggul dua kali melalui gol Yasser Ibrahim dan Mustafa Zico, namun Argentina bangkit melalui gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernández.
- Gol kemenangan Argentina dicetak oleh Enzo Fernández pada menit ke-90+2, mengubur mimpi Mesir.
- Kiper Mesir, Mustafa Shubair, tampil gemilang di babak pertama dengan menggagalkan penalti Lionel Messi dan beberapa peluang emas lainnya.
- Argentina menanti pemenang duel antara Swiss dan Kolombia di perempat final.
Argentina Comeback Dramatis, Singkirkan Mesir dari Piala Dunia 2026
Dalam sebuah pertandingan yang akan dikenang dalam sejarah Piala Dunia, Argentina berhasil menunjukkan mental juara mereka. Timnas Argentina meraih tiket perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Mesir dengan skor tipis 3-2 pada pertandingan babak 16 besar yang digelar di Stadion Atalanta, Selasa malam.
Sebaliknya, kekalahan ini berarti tersingkirnya Tim Firaun dari turnamen akbar sepak bola dunia. Mesir harus menelan pil pahit meski sempat menampilkan performa impresif dan dua kali unggul atas sang juara bertahan.
Jalannya Pertandingan: Gol Pembuka Mesir, Penyelamatan Gemilang Shubair
Pertandingan dimulai dengan tempo yang relatif tenang. Argentina mencoba menguasai bola namun belum mampu menciptakan ancaman berarti bagi pertahanan Mesir.
Kejutan datang pada menit ke-15 ketika Yasser Ibrahim berhasil membawa Mesir unggul melalui sundulan keras memanfaatkan umpan silang matang dari Marwan Attia. Gol ini sontak membungkam para pendukung Argentina dan memberikan suntikan moral besar bagi skuad Mesir.
Argentina mendapat kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-21 melalui hadiah penalti. Namun, eksekusi kapten mereka, Lionel Messi, berhasil digagalkan dengan gemilang oleh kiper Mesir, Mustafa Shubair. Penyelamatan ini menjadi salah satu momen penting di babak pertama yang membuat keunggulan Mesir tetap terjaga.
Shubair benar-benar menjadi tembok kokoh bagi Mesir. Selain menggagalkan penalti Messi, ia juga tercatat melakukan dua penyelamatan krusial lainnya di babak pertama, mengantisipasi peluang dari Alexis McAllister dan Julian Alvarez. Keunggulan 1-0 Mesir bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: VAR Membatalkan Gol, Argentina Bangkit Mengejar
Memasuki babak kedua, Argentina meningkatkan intensitas serangan mereka. Mereka berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan, sementara Mesir memilih bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat.
Di menit ke-58, Mesir sempat mencetak gol kedua melalui Mustafa Zico. Namun, sorak-sorai para pemain Mesir terhenti sejenak karena wasit asal Prancis, François Litxer, memutuskan untuk meninjau tayangan ulang video (VAR). Setelah melihat rekaman pertandingan, wasit menganulir gol tersebut dengan alasan adanya pelanggaran terhadap Marwan Attia di awal proses serangan.
Meskipun demikian, Mesir tidak patah arang. Pada menit ke-67, Ziko kembali mencatatkan namanya di papan skor, kali ini secara sah. Gol kedua Mesir lahir dari sebuah serangan balik yang terorganisir apik. Dimulai dari pergerakan Mohamed Salah, bola diteruskan kepada Haitham Hassan yang memberikan umpan terobosan brilian kepada Ziko. Sang penyerang dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.
Romero dan Messi Menyamakan Kedudukan, Enzo Fernández Jadi Penentu
Tertinggal dua gol, Argentina menunjukkan ketangguhannya sebagai juara bertahan. Mereka menekan Mesir tanpa henti. Upaya keras Argentina membuahkan hasil pada menit ke-79 ketika Cristian Romero berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan memanfaatkan umpan silang dari Lionel Messi.
Momentum berpihak pada Argentina. Empat menit berselang, tepatnya di menit ke-84, Lionel Messi berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Melalui pergerakan yang ia mulai sendiri, Messi melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Mesir.
Ketika pertandingan seolah akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Argentina kembali melancarkan serangan balik cepat. Pada menit ke-90+2, Enzo Fernández muncul sebagai pahlawan. Melalui sundulan mematikan, ia berhasil menjebol gawang Mesir dan memastikan kemenangan dramatis bagi Argentina.
Perjalanan Menuju Babak 16 Besar
Timnas Mesir berhasil mencapai babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat kemenangan dramatis atas Australia melalui adu penalti. Sebelumnya, mereka bermain imbang 1-1 melawan Australia baik di waktu normal maupun perpanjangan waktu.
Sementara itu, Argentina melaju ke fase gugur ini setelah memenangi pertandingan sengit melawan Cape Verde dengan skor 3-2. Pertandingan melawan Cape Verde tersebut juga harus dilanjutkan hingga dua babak tambahan waktu sebelum Argentina keluar sebagai pemenang.
Dengan kemenangan ini, Argentina berhak melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Swiss dan Kolombia yang dijadwalkan berlangsung pada waktu yang bersamaan.
Add wartakita.id as a preferred source on Google























