Kamis, 27 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026

by Pewarta Warga
27/08/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - Featured

BACA JUGA:

KPPU Tinjau Ulang Kemitraan Plasma Ayam di Sulsel Akibat Lonjakan Biaya Pakan: Analisis Mendalam

Defile Akrab 1.157 Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Ramaikan Makassar

Imigrasi Parepare Perkuat Pengawasan Orang Asing di Tana Toraja Lewat Rapat Koordinasi TIMPORA 2026

Sumur Bor Bantuan Pemprov Sulsel untuk Petani Gowa: Solusi Atasi Krisis Air Kemarau

Ekonomi Sulawesi Menggeliat: Kawasan Industri Hijau dan Hilirisasi Mineral Pacu Pertumbuhan Nasional Menuju 2026

Periode Januari hingga Agustus 2026 menyajikan gambaran suram karhutla di Sulawesi Selatan, dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 112 kejadian yang melahap lebih dari 1.600 hektare lahan.

Kerugian Lahan Meluas: Catatan Kelam Karhutla di Sulawesi Selatan

  • BPBD Sulsel mencatat 112 kejadian karhutla antara Januari-Agustus 2026.
  • Total luas lahan terbakar mencapai 1.613,67 hektare.
  • Mayoritas area terdampak adalah hutan dan lahan lainnya, disusul sebagian kecil perkebunan masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo, memaparkan bahwa angka 112 kejadian ini tersebar di 15 kabupaten/kota di seluruh Sulawesi Selatan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Rincian Wilayah Terdampak Karhutla di Sulsel

Analisis mendalam dari data BPBD Sulsel menunjukkan distribusi kejadian yang bervariasi antar wilayah, dengan beberapa daerah mengalami dampak paling signifikan:

  • Kabupaten Enrekang menempati urutan teratas sebagai wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar, mencapai 1.044,55 hektare dari total 10 kejadian.
  • Kabupaten Barru mencatat luas area terbakar sekitar 315 hektare yang tersebar dalam lima kejadian kebakaran.
  • Kabupaten Tana Toraja menghadapi 11 kejadian kebakaran dengan total luasan terdampak mencapai 125 hektare.
  • Kota Parepare, meskipun mencatat jumlah kejadian terbanyak, yaitu 25 kejadian karhutla, luas area terbakar relatif lebih kecil, yaitu 20,06 hektare.
  • Kabupaten Pinrang melaporkan 18 kejadian dengan luas lahan terbakar mencapai 54,4 hektare, ditambah tiga hektare lahan perkebunan masyarakat.

Puncak Kemarau Picu Peningkatan Intensitas Kebakaran

Menurut Amson Padolo, intensitas kebakaran hutan dan lahan di Sulawesi Selatan menunjukkan peningkatan signifikan seiring dengan masuknya puncak musim kemarau pada periode Juli hingga Agustus 2026. Kombinasi antara cuaca panas yang ekstrem dan hembusan angin kencang menjadi faktor utama yang memicu cepatnya penyebaran api, meningkatkan risiko karhutla di berbagai area.

Dampak Luas Karhutla: Ancaman Bagi Masyarakat dan Fasilitas

Lebih dari sekadar kerusakan lingkungan, karhutla telah memberikan dampak nyata yang merugikan masyarakat dan fasilitas penting di Sulawesi Selatan. Sebagai contoh, di Kota Palopo, 10 kejadian karhutla menyebabkan kebakaran pada 1,25 hektare kebun dan 3,5 hektare hutan serta lahan. Dampak sosialnya pun terasa, dengan 12 keluarga terdampak dan empat individu yang menjadi korban.

Kerugian materiil juga tidak sedikit. Sebanyak 39 unit usaha dan fasilitas mengalami kerusakan akibat amukan api. Rinciannya, 37 unit tercatat di Kabupaten Barru dan dua unit di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Imbauan BPBD Sulsel: Kewaspadaan dan Sanksi Hukum Menanti

Menghadapi situasi yang mengkhawatirkan ini, BPBD Sulsel secara terus-menerus mengingatkan masyarakat untuk menahan diri dari segala bentuk aktivitas pembakaran terbuka. Kebiasaan membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar sangat berisiko, mengingat kondisi lahan yang kering mudah tersulut api, terutama saat angin bertiup kencang.

Amson Padolo menegaskan kembali pentingnya membangun kesadaran kolektif dan kewaspadaan bersama untuk mencegah timbulnya titik api baru. Upaya pencegahan ini sangat krusial mengingat potensi musim kemarau yang masih dapat meningkatkan risiko karhutla di banyak wilayah Sulsel.

BPBD Sulsel juga memberikan peringatan tegas bahwa kejadian karhutla memiliki implikasi hukum yang serius. Tindakan penanganan terhadap kasus-kasus yang teridentifikasi telah dan akan terus dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan rekor luas area terbakar yang telah melampaui angka 1.600 hektare hingga bulan Agustus 2026, BPBD Sulsel kembali menyerukan kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk secara simultan memperkuat upaya pencegahan. Prioritas utama diberikan pada wilayah-wilayah yang memiliki vegetasi kering dan secara historis rentan terhadap ancaman kebakaran.


Kontributor: MA. Untung


Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: bencana alamBPBD Sulselkarhutla sulselkebakaran hutan lahanmusim kemaraupencegahan kebakaranSulawesi Selatan
Share4Tweet2Send

ARTIKEL TERKAIT

Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - Featured

Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin: Kronologi, Kondisi Terkini, dan Jejak Visual

25/08/2026
Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - Featured

Defile Akrab 1.157 Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Ramaikan Makassar

25/08/2026
Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - Featured

PLN Mobile Padel Competition 2026 Makassar: Sinergi Lintas Sektor untuk Energi Bersama

24/08/2026
Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - Featured

30,25% Desa di Sulbar ‘Blank Spot’: Kesenjangan Digital Hambat Keadilan Pembangunan

24/08/2026
Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - Featured

Imigrasi Parepare Perkuat Pengawasan Orang Asing di Tana Toraja Lewat Rapat Koordinasi TIMPORA 2026

24/08/2026
Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - Featured

Sumur Bor Bantuan Pemprov Sulsel untuk Petani Gowa: Solusi Atasi Krisis Air Kemarau

24/08/2026
Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - Featured

Anjungan Pantai Losari: Transformasi Ikonik Makassar Menjadi Surga Kuliner Pisang Epe dan Ruang Ekspresi Anak Muda

23/08/2026
Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026 - Featured

Ekonomi Sulawesi Menggeliat: Kawasan Industri Hijau dan Hilirisasi Mineral Pacu Pertumbuhan Nasional Menuju 2026

23/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Pencapaian Dwelling Time Pelindo IV 2,5 Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • BI-Rate Melandai ke 5,75%: Gelombang Akumulasi Ekonomi Sektor Properti dan UMKM Siap Melambung

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Berapa Biaya Membuka 1 Juta Hektar Perkebunan Aren dan Pabrik Bio Etanol di Indonesia? 

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Karhutla Kalimantan Makin Parah: Desakan Penindakan 72 Tersangka dan Puluhan Perusahaan, Presiden Tinjau Langsung

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.