Sabtu, 27 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Industri Semikonduktor Tiongkok Lampaui Batas: Rekor Pendapatan Didorong AI dan Tekanan AS

by Pewarta Warga
05/04/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1775388039-ed4b95788224e2d0

Industri semikonduktor Tiongkok mencatat sejarah baru dengan pendapatan tertinggi sepanjang tahun lalu. Lonjakan ini bukan hanya kebetulan, melainkan hasil dari konvergensi kekuatan antara permintaan AI yang eksplosif, kelangkaan chip memori global, dan respons strategis terhadap pembatasan ekspor Amerika Serikat.

Rekor Pendapatan, Ambisi Mandiri, dan Respons Strategis Tiongkok

Langkah pembatasan ekspor teknologi oleh Washington, alih-alih menahan, justru menjadi katalisator bagi Tiongkok untuk memperkuat kapabilitas industri teknologi domestiknya secara masif. Para analis dan pelaku industri sepakat bahwa tren lonjakan pendapatan ini diperkirakan akan terus berlanjut di tahun ini. Keberhasilan perusahaan chip Tiongkok memanfaatkan tingginya permintaan dari raksasa teknologi domestik yang gencar membangun infrastruktur kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci utama.

Paul Triolo, mitra di Albright Stonebridge Group, memberikan pandangan tajam bahwa pembatasan ekspor AS secara ironis telah menjadi “bahan bakar roket” bagi permintaan chip di Tiongkok. Pertumbuhan ini juga memberikan dampak positif pada sektor-sektor krusial lainnya seperti kendaraan listrik dan pusat data AI.

“Pembatasan ekspor AS dalam beberapa tahun terakhir telah menambah ‘bahan bakar roket’ pada permintaan chip, memperkuat pertumbuhan dari bidang lain seperti kendaraan listrik dan pusat data AI.”

Analisis ini menggarisbawahi bagaimana tekanan eksternal dapat mendorong inovasi dan penguatan kapasitas domestik, sebuah fenomena yang patut dicermati oleh para pemain global, termasuk di Amerika Serikat, dan menjadi sorotan utama bagi pengamat industri di seluruh dunia.

World Cup 2026

Kinerja Unggulan Perusahaan Chip Tiongkok di Panggung Global

Beberapa perusahaan chip Tiongkok menunjukkan performa yang luar biasa, mengukuhkan posisi mereka di pasar:

  • Semiconductor Manufacturing International Co. (SMIC): Raksasa chip terbesar di Tiongkok ini melaporkan lonjakan pendapatan sebesar 16% pada tahun lalu, mencapai rekor pendapatan senilai US$ 9,3 miliar (sekitar Rp 158,1 triliun). Proyeksi optimistis menunjukkan pendapatan SMIC berpotensi menembus US$ 11 miliar (sekitar Rp 187 triliun) pada tahun 2026.
  • Hua Hong: Produsen chip Tiongkok lainnya ini mencatatkan rekor pendapatan kuartal keempat sebesar US$ 659,9 juta (sekitar Rp 11,21 miliar) dan memproyeksikan target penjualan yang stabil di kisaran US$ 650 juta hingga US$ 660 juta.
  • Moore Threads: Perusahaan ambisius yang berambisi menyaingi dominasi Nvidia ini memperkirakan pendapatan tahun 2025 berkisar antara 1,45 miliar hingga 1,52 miliar yuan (sekitar Rp 3,5 triliun hingga Rp 3,6 triliun). Angka ini mencerminkan kenaikan fantastis sebesar 231% hingga 247% secara tahunan, sebuah lonjakan yang signifikan.

AI dan Kendaraan Listrik: Pendorong Utama Permintaan Chip

Pertumbuhan pesat di sektor kendaraan listrik dan infrastruktur pendukungnya telah memberikan sokongan kuat bagi permintaan chip “mature node” atau teknologi yang kurang canggih. Namun, di sisi lain, ledakan tren AI secara drastis mendorong lonjakan permintaan untuk chip yang lebih canggih.

Mengisi Kesenjangan dan Peluang Domestik Pasc-Sanksi

Pembatasan AS yang memutus akses Tiongkok terhadap teknologi kunci telah mempercepat dorongan mandiri Beijing. Langkah terbaru AS yang membatasi pengiriman chip Nvidia ke Tiongkok justru mendorong perusahaan-perusahaan lokal untuk beralih pada alternatif domestik. Huawei, sebagai contoh, mulai mengisi kekosongan tersebut meskipun performa produknya masih berada di bawah standar produk AS. Parv Sharma, analis senior di Counterpoint Research, menekankan bahwa meskipun Tiongkok belum memimpin dalam performa GPU puncak, solusi buatan dalam negeri ini berhasil menutup “celah komputasi” domestik dan berkontribusi pada rekor pendapatan perusahaan lokal.

Sektor Chip Memori: Berkah Kelangkaan Global

Sektor chip memori di Tiongkok turut merasakan dampak positif dengan lonjakan pendapatan yang signifikan. Kelangkaan global chip memori, komponen vital bagi pusat data AI dan elektronik konsumen, memicu lonjakan harga yang belum pernah terjadi sebelumnya. ChangXin Memory Technologies (CXMT), pemain memori terkemuka Tiongkok, mencatatkan lonjakan pendapatan 130% secara tahunan menjadi lebih dari 55 miliar yuan atau setara US$ 8 miliar (sekitar Rp 136 triliun). Pembatasan ekspor chip High-Bandwidth Memory (HBM) ke Tiongkok membuka peluang besar bagi CXMT. Phelix Lee, analis ekuitas senior di Morningstar, menyatakan bahwa pasca pembatasan HBM, CXMT menjadi satu-satunya alternatif domestik yang mampu memenuhi kebutuhan pasar Tiongkok.

World Cup 2026

Tantangan Mendalam dan Prospek Masa Depan

Meskipun berhasil mencetak rekor, Tiongkok masih menghadapi tantangan yang tidak ringan. SMIC dan Hua Hong belum mampu memproduksi chip paling canggih secara massal seperti TSMC di Taiwan, sebagian besar disebabkan oleh kendala akses terhadap alat produksi tercanggih dari ASML (Belanda) akibat pembatasan ekspor. Triolo menegaskan bahwa Tiongkok sedang berupaya keras untuk merekonstruksi sebagian besar rantai pasokan semikonduktornya, sebuah tugas monumental yang membutuhkan waktu dan sumber daya yang sangat besar.

“China unik karena pada dasarnya mencoba menciptakan kembali sebagian besar dari seluruh rantai pasokan semikonduktor, dan ini tentu saja cukup menantang serta akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengatasi kontrol AS di area-area utama.”

Sharma mengingatkan akan adanya risiko kelebihan kapasitas untuk chip yang kurang canggih. Keberlanjutan pertumbuhan industri semikonduktor Tiongkok akan sangat bergantung pada kemampuannya untuk naik ke rantai nilai yang lebih tinggi, termasuk dalam pengembangan HBM tingkat lanjut dan node logika generasi berikutnya. Bagi Amerika Serikat dan pasar global, perkembangan ini menandakan pergeseran lanskap teknologi yang dinamis, di mana persaingan dan kolaborasi akan terus mewarnai masa depan industri semikonduktor.

Industri Semikonduktor Tiongkok Lampaui Batas: Rekor Pendapatan Didorong AI dan Tekanan AS - image 3

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Google Tensor G7: Rahasia Dapur Chipset Google Memantik Revolusi AI On-Device

XPeng Ambil Alih Mayoritas Saham Pabrik EV EIDO, Erajaya Fokus Distribusi

Tiongkok Merangsek Dekat AS: Revolusi Integrasi AI Mengubah Lanskap Teknologi Global

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama dalam 70 Tahun: Investasi EV yang Meleset dan Tantangan Global

Pencabutan Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Berisiko Hambat Pasar Massal di Indonesia

Tags: AICXMTHua HongIndustri Chipkendaraan listrikMoore ThreadsPusat DataSanksi ASsemikonduktor TiongkokSMIC
Share12Tweet8Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

img-1781429853-85a8b62148d74e97

Rupiah Mendunia: Indonesia & Hong Kong Jalin Kesepakatan Transaksi Mata Uang Lokal

14/06/2026
img-1781187727-3ad821d1c46a7f30

Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

11/06/2026
ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
ekonomi-1-jpg

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
img-1780903963-85c388482793ecb0

Dolar AS Tembus Rp 18.100: Analisis Mendalam Pelemahan Rupiah di Awal Perdagangan

08/06/2026
img-1780630539-e865cede36318bad

Rupiah Sentuh Rp18.000/USD: Pengusaha Respons dengan Efisiensi dan Pertimbangkan Hiring Freeze

05/06/2026
img-1779401953-3c257e68c3c7c671

Rupiah Tertekan di Level Rp 17.839, Dipicu Ketegangan Timur Tengah dan Data Inflasi Domestik

02/06/2026
img-1778199098-909e8f7b2cb2fef9

Strategi Penyelamatan Rupiah dan Tiga Pos Kritis APBN 2026

02/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • 1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg

    Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • 25 Juni: Habibie Factor, Jejak Perang Korea, Buku Harian Anne Frank, dan Kepergian Michael Jackson

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Sulawesi Selatan: Rp258,17 Miliar untuk Jalan Daerah di 2025, Manfaat Langsung Dirasakan Warga Makassar

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tiongkok Sumbang Rp 3,3 Miliar untuk Korban Sekolah Iran, Tuding AS-Israel

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama?

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa Dahsyat Guncang Dunia: Venezuela Porak-Poranda, Jepang & California Utara Rasakan Getaran Kuat

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Oleogelasi: Revolusi Lemak Sehat yang Mengubah Minyak Cair Menjadi Padat Tanpa Kimia Berbahaya

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.