Senin, 16 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam

by Pewarta Warga
29/01/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 3 mins read
A A
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Keputusan pemerintah Indonesia untuk berpartisipasi dalam iuran sukarela bagi Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) bentukan Donald Trump menuai sorotan. Langkah ini, yang diumumkan Menteri Luar Negeri Sugiono pada 27 Januari 2026, dilatarbelakangi tujuan rekonstruksi Gaza.

  • Indonesia memutuskan untuk berpartisipasi dalam iuran sukarela Dewan Perdamaian (BoP) bentukan Donald Trump.
  • Alasan utama partisipasi adalah tujuan mulia BoP dalam rekonstruksi Gaza, Palestina.
  • Partisipasi ini juga memberikan status anggota tetap dewan bagi Indonesia.
  • Keputusan ini menuai kritik terkait kepemimpinan Trump dan mekanisme pendanaan dewan.
  • Terdapat biaya keanggotaan tetap sebesar 1 miliar Dolar AS atau sekitar Rp 16 triliun.
  • Pakar hukum internasional menduga ada manuver politik Trump di balik keputusan ini.

Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump: Menimbang Iuran Sukarela dan Status Anggota

Presiden Prabowo Subianto telah mengambil keputusan penting terkait partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dibentuk oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pengumuman resmi disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, pada Selasa, 27 Januari 2026, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Alasan di Balik Keputusan Bergabung dengan Dewan Perdamaian Trump

Menlu Sugiono menjelaskan bahwa dasar utama di balik keputusan Indonesia untuk bergabung dengan BoP adalah misi mulia yang diemban oleh dewan tersebut, yaitu untuk melakukan rekonstruksi ulang di Gaza, Palestina. Iuran sukarela yang diberikan oleh Indonesia ditujukan untuk mendanai penuh upaya rekonstruksi tersebut. Selain itu, partisipasi ini juga dinilai memberikan keuntungan strategis, yaitu pemberian status sebagai anggota tetap dewan.

Kritik dan Kontroversi Mengiringi Keanggotaan Indonesia di BoP

Langkah Indonesia untuk menjadi anggota Dewan Perdamaian bentukan Donald Trump ini tidak luput dari berbagai kritik dan kontroversi. Sejak resmi menjadi anggota pada 22 Januari 2026, berbagai pihak telah menyuarakan pandangan skeptis, terutama terkait dengan rekam jejak kepemimpinan Donald Trump serta mekanisme pendanaan yang diterapkan oleh dewan tersebut.

Selain kewajiban iuran sukarela, terdapat pula biaya keanggotaan tetap yang dipatok sebesar 1 miliar Dolar Amerika Serikat. Jika dikonversikan ke dalam Rupiah, jumlah tersebut setara dengan sekitar Rp 16 triliun. Angka yang fantastis ini menuai perhatian dan pertanyaan dari berbagai kalangan mengenai kewajaran dan dampaknya.

Pandangan Pakar Hukum Internasional Mengenai Keputusan BoP

Profesor Hikmahanto Juwana, seorang Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, memberikan pandangannya mengenai keputusan Presiden Prabowo terkait Dewan Perdamaian Trump. Menurutnya, langkah Indonesia untuk bergabung dengan BoP tidak dapat dilepaskan dari potensi manuver politik Donald Trump.

Hikmahanto berpendapat bahwa Indonesia mungkin tidak memiliki banyak pilihan lain selain menerima tawaran bergabung, mengingat potensi Trump untuk menerapkan tarif resiprokal yang memberatkan jika Indonesia menolak. Ia merujuk pada preseden di mana Presiden Prancis pernah mengancam akan mengenakan tarif sebesar 200 persen ketika presiden tersebut menolak bergabung dalam sebuah forum yang diprakarsai oleh Trump.

Lebih lanjut, Hikmahanto menyoroti kewajiban pembayaran sebesar 1 miliar Dolar AS untuk menjadi anggota tetap. Jumlah ini dianggap sangat besar dan berpotensi tidak memberikan pengaruh yang signifikan bagi Indonesia dalam upaya menghentikan kekerasan yang terjadi di Gaza.

BACA JUGA:

Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Aktivis KontraS Disiram Air Keras: Ironi Perlindungan HAM?

Indonesia Jajaki Impor Minyak dari Brunei, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS

Pulau Kharg: Jantung Ekspor Minyak Iran Diluluhlantakkan Serangan AS, Implikasi Global Menanti

Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Strategis: Fokus Mineral Kritis dan Energi Nuklir

Tags: biaya keanggotaanDewan Perdamaian Trumpdonald trumpHikmahanto JuwanaHukum InternasionalIndonesiaiuran sukarelaPalestinaPrabowo Subiantoreconstruct Gaza
Share10Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Mudik Lebaran 2026: Prediksi Jutaan Kendaraan Memadati Jalan, Waspadai Puncak Macet 18 Maret!

16/03/2026
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Arus Mudik Lebaran 2026: Penumpang Turun Tipis, Kendaraan Meningkat Signifikan dari Banten ke Sumatera

16/03/2026
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Aktivis KontraS Disiram Air Keras: Ironi Perlindungan HAM?

16/03/2026
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Kim Jong Un Gandeng Putri Hadiri Uji Coba Roket, Sebut Latihan Militer AS-Korsel Sebagai ‘Provokasi’

16/03/2026
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Indonesia Jajaki Impor Minyak dari Brunei, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

16/03/2026
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Cak Imin Prihatin, Bupati Cilacap Ditangkap KPK Terkait Dugaan Pemerasan

16/03/2026
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Arus Mudik Nyepi 2020 Bali: Antrean Kendaraan 30 Km di Gilimanuk, Upaya Penanganan dan Imbauan

16/03/2026
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Rekayasa AI, Polisi Minta Waktu Investigasi

16/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • eksekusi makam kuno di toraja wartakita.id

    Toraja: Ekskavator Hancurkan Tongkonan 300 Tahun, Warisan Budaya Terancam Punah

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tips Hijab Anti Lepek dan Tetap Segar Seharian

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • KPK OTT Bupati Cilacap: Kronologi, Dugaan Korupsi Proyek Pemkab, dan Tindak Lanjut

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    538 shares
    Share 215 Tweet 135
  • Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Trump: Antara Kontribusi Sukarela dan Kritik Tajam - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.