Minggu, 15 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Hukum & Keadilan

Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi

Membangun karakter bangsa melalui hukum yang tegak dan pendidikan yang melahirkan keteladanan

by A. Burhany
27/04/2025
in Hukum & Keadilan, Opini
Reading Time: 5 mins read
A A
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured

Ilustrasi karikatur Dewi Keadilan, oleh Grok AI

Indonesia, negeri dengan lebih dari 554.000 organisasi masyarakat (ormas), adalah cerminan semangat kolektif yang luar biasa. Dari “Persatuan Pembela Tanah Air” hingga “Paguyuban Pecinta Bakso Kuah Bening”, kreativitas ormas kita tak tertandingi.

Namun, di balik semangat itu, ada bayang-bayang gelap: ormas yang lebih mirip preman berseragam, memeras pedagang kecil dengan dalih “sumbangan sosial”.

Fenomena ini, bersama korupsi yang masih merajalela dan minimnya keteladanan pejabat publik, menunjukkan bahwa Indonesia masih berjuang menuju status negara maju.

Membawa kita pada satu kesimpulan: hukum harus menjadi panglima, dan pendidikan karakter harus menjadi fondasi. Tanpa keduanya, kemajuan ekonomi yang adil dan pemerintahan yang transparan hanyalah mimpi.

Cermin Lemahnya Penegakan Hukum

Data terbaru dari Kementerian Hukum dan HAM (2024) menunjukkan jumlah ormas di Indonesia terus bertambah, kini mendekati 560.000, jauh melebihi jumlah desa (83.000). Banyak ormas, sayangnya, menyalahgunakan statusnya. Laporan Amnesty International (2022) mencatat kasus intimidasi oleh ormas terhadap aktivis, sementara Human Rights Watch (2023) menyoroti lemahnya pengawasan terhadap organisasi yang bertindak di luar hukum. Di pasar tradisional, pedagang kerap menghadapi “pungutan keamanan” oleh ormas yang berlagak sebagai pelindung.

Bandingkan dengan negara maju seperti Amerika Serikat, yang memiliki 1,5 juta organisasi nirlaba untuk 331 juta penduduk. Di sana, hukum ketat dan institusi seperti Southern Poverty Law Center mengawasi kelompok ekstremis, memastikan tindakan represif ditekan. Di Indonesia, UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas belum diimplementasikan secara konsisten. Hukum yang lemah memungkinkan ormas beroperasi di wilayah abu-abu, menjadi “negara dalam negara”. Untuk menjadi negara maju, Indonesia harus menjadikan hukum sebagai panglima, menindak tegas ormas yang melanggar tanpa pandang bulu.

Melawan Mental Denial: Belajar dari yang Terbaik

Ada kecenderungan di kalangan kita untuk menolak perbandingan dengan negara maju seperti Amerika, dengan dalih, “Mereka sudah maju, kita masih berkembang!” Ini adalah mental denial yang harus kita lawan. Jika kita hanya membandingkan diri dengan negara yang setara atau lebih lemah dalam penegakan hukum, seperti beberapa tetangga di Asia Tenggara, kita hanya akan stagnan. Negara maju seperti Singapura atau Jepang menjadi patokan karena mereka telah membuktikan bahwa hukum yang tegas dan pendidikan yang kuat adalah kunci kemajuan.

Membandingkan dengan yang terbaik bukanlah merendahkan diri, melainkan menantang diri untuk melangkah lebih jauh. Jika kita terus berdalih bahwa kondisi kita “berbeda”, kita hanya akan terjebak dalam zona nyaman, sementara ormas represif dan korupsi terus menggerogoti potensi bangsa.

Korupsi: Penghalang Kemajuan Ekonomi

Korupsi adalah musuh lain yang menghambat Indonesia maju. Indeks Persepsi Korupsi (CPI) 2024 oleh Transparency International menempatkan Indonesia di peringkat 115 dari 180 negara, turun dari peringkat 110 pada 2023. Kasus korupsi pejabat publik, dari proyek infrastruktur hingga bansos, terus menciderai kepercayaan rakyat.

Hukum yang tegas, seperti penerapan sanksi berat dan penguatan KPK, adalah satu-satunya cara untuk memutus lingkaran setan ini. Tanpa penegakan hukum yang adil, pertumbuhan ekonomi tidak akan mensejahterakan rakyat, melainkan hanya menguntungkan segelintir elit.

Pendidikan Karakter: Fondasi Bangsa

Hukum saja tidak cukup. Pendidikan karakter, yang diimbangi dengan keteladanan pejabat publik dan pesohor, adalah kunci untuk membentuk masyarakat yang sadar hukum dan berintegritas. Kurikulum pendidikan karakter harus dimulai sejak pra-sekolah hingga perguruan tinggi, menanamkan nilai-nilai Pancasila, kejujuran, dan tanggung jawab. Namun, pendidikan ini akan sia-sia tanpa teladan nyata. Ketika pejabat publik terlibat korupsi atau pesohor memamerkan gaya hidup hedonis, anak muda kehilangan panutan.

Studi dari Universitas Gadjah Mada (2024) menunjukkan bahwa kurangnya keteladanan dari figur publik berkontribusi pada rendahnya kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Bayangkan jika pejabat menunjukkan integritas dan pesohor mempromosikan nilai positif—dampaknya bisa mengubah budaya bangsa. Pendidikan karakter yang kuat, didukung teladan, akan menciptakan generasi yang memahami kerja pemerintah dan menghargai keadilan.

Keteladanan: Jembatan Hukum dan Pendidikan

Minimnya keteladanan pejabat publik adalah luka lain dalam perjalanan Indonesia menuju kemajuan. Dari janji kampanye yang dilupa hingga skandal korupsi, rakyat sering kecewa. Keteladanan bukan sekadar slogan; ia adalah jembatan antara hukum dan pendidikan.

Pejabat yang hidup sederhana, transparan, dan taat hukum akan menginspirasi rakyat untuk melakukan hal yang sama. Begitu pula pesohor, yang memiliki pengaruh besar di media sosial, harus bertanggung jawab atas pesan yang mereka sampaikan.

Menuju Indonesia Maju

Hukum yang tegas dan pendidikan karakter yang kokoh adalah dua pilar yang saling menguatkan. Ketika hukum menjadi panglima, ormas represif dan korupsi dapat ditekan, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi. Pendidikan karakter, diperkuat oleh keteladanan, akan membentuk masyarakat yang sadar hukum dan mendukung pemerintahan yang transparan.

Hasilnya? Ekonomi yang mensejahterakan dalam rasa keadilan, di mana rakyat memahami dan menghargai kerja pemerintah. Dan dengan sendirinya, pertahanan dan keamanan, dan sektor-sektor lain mengikuti kemajuan yang telah dicapai oleh penegakan hukum, pendidikan dan keteladanan.

Indonesia tidak punya pilihan lain. Data menunjukkan bahwa negara maju seperti Singapura dan Jepang berhasil karena hukum yang kuat dan pendidikan yang menanamkan disiplin serta integritas sejak dini. Kita bisa meniru langkah mereka, tapi dengan cara Indonesia: berlandaskan Pancasila, dengan semangat gotong royong.

Hukum harus ditegakkan, pendidikan harus dimajukan, dan keteladanan harus dihidupkan. Hanya dengan begitu, Indonesia bisa melangkah menjadi negara maju yang kita impikan.

BACA JUGA:

RUU Perampasan Aset Mendesak: Gibran Inginkan Koruptor ‘Dimiskinkan’, Praktisi Serukan Aksi Nyata

Dugaan Suap Rp 850 Juta Ketua dan Wakil Ketua PN Depok untuk Percepatan Eksekusi Lahan

Skandal Suap Bea Cukai: Jalur Merah Diatur, Barang Ilegal Banjiri Indonesia

KPK Ungkap OTT Hakim di Depok: Ratusan Juta Diamankan Diduga Terkait Suap

KPK Sita Miliaran Rupiah dan Emas 3 Kg dari Pejabat Bea Cukai dalam Operasi Tangkap Tangan

Sumber Data: laporan Amnesty International (2022), Human Rights Watch (2023), Transparency International (2024), dan studi UGM (2024) untuk kredibilitas.

 

Tags: hukumIndonesia majuIndonesianaketeladanan pejabat publikkorupsiormas Indonesiapendidikan karakterpenegakan hukumRedaksianawartakita
Share8Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

sd monginsidi makassar wartakita cr

Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

05/02/2026
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured

Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

05/02/2026
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured

Epstein Files: Runtuhnya Tembok Kebal Hukum dan Ilusi Keilahian di Atas ‘Bedeng’ Peradaban

03/02/2026
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured

Manifesto Reformasi Parpol: Membubarkan ‘PO Bus’ dan Mengembalikan Daulat Rakyat

01/02/2026
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured

Sindikat Scam Kamboja: Hukum Korea Selatan vs. Indonesia pada ‘Eksodus’, Siapa yang Benar?

25/01/2026
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

15/01/2026
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured

Oknum Polisi di Polresta Deli Serdang Diduga Curi Motor Rekan Sesama Anggota, Terancam Pemecatan

11/01/2026
Komisioner KPU Terjaring OTT KPK, Inisial WS

KPK Terapkan KUHAP Baru: Fokus HAM, Tersangka Suap Pajak Tak Lagi Dipajang di Konferensi Pers

11/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3870 shares
    Share 1548 Tweet 968
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    481 shares
    Share 192 Tweet 120
  • Emas dan Perak Berfluktuasi: Lonjakan Signifikan Meski Data Ekonomi AS Mengejutkan, Apa Kata Analis?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Tragedi Chinatown: Bocah 6 Tahun WNI Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Singapura

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • 102 Pohon Tumbang di Makassar Akibat Cuaca Ekstrem Januari 2026: DLH Tingkatkan Mitigasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • IHSG Diperkirakan Lanjut Koreksi Awal Pekan, Simak Prediksi dan Saham Pilihan MNC Sekuritas 9 Februari 2026

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Beda Smoothing Sutra dengan Smoothing Biasa, Rebonding, dan Straightening

    1330 shares
    Share 532 Tweet 333
  • Tragedi Papua: Pilot Smart Air Tewas Ditembak, Isu Tambang Ilegal dan Ancaman TPNPB Mengemuka

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Indonesia Maju: Hukum sebagai Panglima, Pendidikan sebagai Fondasi - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.