Senin, 16 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran

Akankah kembali bocor di tengah jalan seperti kerap terjadi di masa lalu?

by A. Burhany
03/11/2025
in Berita Terkini, Ekonomi dan Bisnis, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
het turun 2

WARTAKITA.ID, JAKARTA – Sebuah langkah bersejarah yang lama dinantikan petani akhirnya terwujud. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara resmi memangkas Harga Eceran Tertinggi (HET) seluruh jenis pupuk bersubsidi sebesar 20%, efektif mulai 22 Oktober 2025.

Kebijakan yang disebut sebagai terobosan pertama dalam sejarah program subsidi ini sontak membawa angin segar bagi jutaan petani yang selama ini terimpit biaya produksi tinggi.

Namun, di tengah euforia, pertanyaan krusial mengemuka: mampukah kebijakan populis ini benar-benar sampai ke tangan petani di pelosok, atau akankah kembali bocor di tengah jalan seperti yang kerap terjadi di masa lalu? Jawabannya, menurut pemerintah dan PT Pupuk Indonesia (Persero), terletak pada garda digital yang telah disiapkan.

Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - image 1
Ilustrasi: Meringankan beban APBN dengan efisiensi industri

Kebijakan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 ini memukul rata penurunan harga untuk semua jenis pupuk. Harga pupuk Urea, misalnya, anjlok dari Rp2.250 per kilogram menjadi Rp1.800 per kilogram. Pupuk NPK yang sebelumnya seharga Rp2.300 per kilogram kini dapat ditebus dengan harga Rp1.840 per kilogram.

Penurunan signifikan ini, menurut Menteri Pertanian Amran Sulaiman, adalah instruksi langsung Presiden Prabowo untuk memastikan negara hadir di setiap petak sawah dan ladang petani. “Ini adalah terobosan Bapak Presiden, tonggak sejarah revitalisasi sektor pupuk. Petani tidak boleh menjerit karena harga pupuk,” tegas Amran di Jakarta (22/10/2025).

Langkah ini diproyeksikan akan meringankan beban lebih dari 155 juta petani dan anggota keluarganya di seluruh Indonesia. Tujuannya jelas: meningkatkan daya beli petani, mendorong produktivitas pertanian, dan pada akhirnya mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional sejalan dengan program Asta Cita.

Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - image 2
Sumber:: Diolah dari data Kementerian Pertanian dan pemberitaan media

Keajaiban kebijakan ini terletak pada sumber pendanaannya. Menteri Amran menegaskan bahwa penurunan harga drastis ini dicapai tanpa menambah beban subsidi pada APBN. Lalu, dari mana dana tersebut berasal? Jawabannya adalah dari efisiensi fundamental di tubuh industri pupuk nasional yang dimotori oleh Pupuk Indonesia. Selama bertahun-tahun, BUMN ini menjalankan program revitalisasi industri secara masif dengan total kebutuhan investasi mencapai Rp54 triliun. Tujuannya adalah memodernisasi pabrik-pabrik tua yang boros energi.

Sebagai gambaran, delapan dari 15 pabrik Urea milik Pupuk Indonesia yang berusia di atas 30 tahun memiliki rata-rata konsumsi gas mencapai 32,2 MMBTU untuk memproduksi satu ton Urea, jauh di atas standar global. Melalui proyek revitalisasi seperti pembangunan Pabrik Pusri-IIIB, konsumsi gas dapat ditekan hingga 21,7 MMBTU per ton. Efisiensi ini saja diperkirakan mampu menghemat biaya produksi hingga Rp1,5 triliun per tahun. Penghematan inilah yang menjadi “dana segar” untuk membiayai penurunan harga pupuk bagi petani, sebuah hasil nyata dari transformasi industri yang jarang terekspos publik.

Namun, harga murah di tingkat pusat tidak akan berarti jika tidak sampai ke petani. Di sinilah peran garda digital menjadi vital. Menjawab tantangan klasik kebocoran dan distribusi yang tidak tepat sasaran , Pupuk Indonesia telah mengimplementasikan sistem i-Pubers (Integrasi Pupuk Bersubsidi) secara nasional. Sistem ini mengubah total mekanisme penebusan pupuk. Petani yang terdaftar dalam e-RDKK kini cukup datang ke kios resmi dan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). KTP akan dipindai, data diverifikasi secara digital, dan transaksi tercatat secara real-time.

Sistem ini bukan lagi sekadar uji coba. Hingga 19 Maret 2025, sebanyak 1,52 juta ton pupuk bersubsidi telah berhasil disalurkan melalui mekanisme i-Pubers, sebuah angka yang menunjukkan peningkatan signifikan dan efektivitas sistem dalam skala besar. Dengan jejak digital yang transparan dari pabrik hingga ke tangan petani, ruang gerak oknum untuk melakukan penyelewengan dipersempit secara drastis.

Pada akhirnya, kebijakan penurunan harga pupuk ini adalah sebuah pertaruhan besar. Keberhasilannya tidak hanya bergantung pada niat baik pemerintah, tetapi juga pada dua pilar penopang yang dibangun oleh Pupuk Indonesia: efisiensi produksi hasil revitalisasi industri dan akuntabilitas distribusi yang dikawal oleh teknologi digital. Jika kedua pilar ini berfungsi optimal, revolusi harga ini bukan hanya akan meringankan beban petani, tetapi juga menjadi fondasi kokoh bagi terwujudnya kedaulatan pangan Indonesia.

BACA JUGA:

Diskon Transportasi Rp 911 Miliar, Mudik Gratis & Bansos Sambut Idul Fitri 2026

Respons Pemerintah Atas Outlook Negatif Moody’s: Komunikasi Danantara dan APBN Jadi Kunci

Makassar Dorong Digitalisasi Bansos: Langkah Strategis Wali Kota Appi untuk Penyaluran Tepat Sasaran

Petani Bulukumba Resah: Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET, Potensi Pelanggaran Regulasi

Pupuk Indonesia Salurkan 670 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Sulsel: Bone Pimpin Realisasi

Tags: APBNEfisiensiEfisiensi PabrikHarga GasHarga PupukHET Pupuki-PubersIndustri PupukPT Pupuk IndonesiapupukPupuk BersubsidiPupuk Indonesiapupuk subsidiRevitalisasi Pabrik
Share218Tweet137Send

ARTIKEL TERKAIT

Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

Hitung Mundur Puasa 2026: Jadwal Ramadan 1447 H Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

16/02/2026
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

Tragedi Karawang: Truk Kontainer Timpa Sedan, 3 Tewas Termasuk Balita

16/02/2026
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Diduga Konsumsi Narkoba Sejak Agustus 2025, Sekoper Barang Bukti Ditemukan

16/02/2026
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

Tawuran Maut di Makasar: 16 Remaja Diamankan, 4 Diduga Pelaku Utama

15/02/2026
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

Di Balik Kematian Alex Pretti: Telepon Genggam, Senjata Terkuat Melawan Narasi Pemerintah Trump

15/02/2026
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global

14/02/2026
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali

14/02/2026
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

RUU Perampasan Aset Mendesak: Gibran Inginkan Koruptor ‘Dimiskinkan’, Praktisi Serukan Aksi Nyata

14/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3873 shares
    Share 1549 Tweet 968
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    482 shares
    Share 193 Tweet 121
  • Tragedi Papua: Pilot Smart Air Tewas Ditembak, Isu Tambang Ilegal dan Ancaman TPNPB Mengemuka

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Emas dan Perak Berfluktuasi: Lonjakan Signifikan Meski Data Ekonomi AS Mengejutkan, Apa Kata Analis?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Beda Smoothing Sutra dengan Smoothing Biasa, Rebonding, dan Straightening

    1330 shares
    Share 532 Tweet 333
  • HOAX! Program Pemutihan Pajak Kendaraan Gratis 5-28 Februari 2026 Dipastikan Tidak Ada

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 10 Kebiasaan Orang Tiongkok Pembawa Sukses Finansial: Bukan Hoki, Tapi Pola Pikir Jitu

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Hotel Sultan Tetap Beroperasi: Pengelolaan Dialihkan Pasca Kemenangan Negara

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Pemerintah Pangkas HET Pupuk 20%, Garda Digital Pupuk Indonesia Jadi Kunci Cegah Kebocoran - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.