Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan gerakan kebersihan masjid yang masif. Aksi serentak ini menjadi wujud nyata komitmen BKPRMI dalam mempersiapkan rumah ibadah yang nyaman bagi seluruh umat.
- BKPRMI Sulsel menggerakkan pembersihan masjid serentak di 24 kabupaten/kota.
- Tujuan utama adalah menciptakan kenyamanan beribadah selama Ramadhan.
- Gerakan ini, bernama Indonesia ASRI, juga mendukung program kebersihan nasional dan pelestarian lingkungan.
- Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mengarahkan daerah untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan.
- Aksi diperluas dengan penanaman bibit pohon untuk kelestarian alam.
Inisiatif Kebersihan Masjid Sambut Ramadhan 1447 Hijriah
Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menunjukkan inisiatif luar biasa dengan menggerakkan anggotanya di seluruh penjuru provinsi untuk melaksanakan pembersihan masjid secara serentak. Langkah proaktif ini dirancang khusus untuk memastikan bahwa setiap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman selama bulan suci Ramadhan.
Komitmen BKPRMI untuk Kemaslahatan Umat
Ketua DPW BKPRMI Sulsel, Asri Said, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan manifestasi konkret dari komitmen seluruh kader BKPRMI Sulsel. Mereka berdedikasi untuk memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi kemaslahatan umat. Lebih dari sekadar bersih-bersih, BKPRMI berambisi menjadi pelopor gerakan hidup bersih di tengah masyarakat. Asri Said berharap agar gerakan ini tidak hanya bersifat sporadis, melainkan dilaksanakan secara berkelanjutan guna membangun budaya bersih yang mendalam dan membentuk karakter pemuda masjid di Sulawesi Selatan.
Gerakan Indonesia ASRI: Skala Nasional dengan Sentuhan Lokal
Aksi bersih-bersih masjid yang diberi nama Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) ini memiliki skala yang membanggakan, mencakup seluruh 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian acara tarhib Ramadhan 1447 Hijriah. Selain itu, gerakan ini juga menjadi wujud nyata dukungan BKPRMI terhadap program nasional yang berkaitan dengan kebersihan serta upaya pelestarian lingkungan.
Dukungan Pemerintah, Cerminan Arahan Presiden
Kepala Biro Kesra Pemprov Sulsel, Andi Munawir, mengkonfirmasi bahwa kegiatan bersih-bersih masjid ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BKPRMI Sulsel, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan Pemerintah Kabupaten Maros. Tindak lanjut ini diambil setelah adanya arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto beberapa hari sebelumnya, yang meminta agar seluruh daerah aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Pemprov Sulsel secara optimistis berharap bahwa kolaborasi yang telah terjalin ini dapat menginspirasi dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Selatan.
Melampaui Kebersihan Masjid: Aksi Lingkungan Terpadu
Tidak hanya berhenti pada pembersihan masjid, Ketua DPD BKPRMI Maros, Muhammad Yusuf Ali, menambahkan dimensi penting pada kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa acara ini juga dirangkai dengan kegiatan penanaman bibit pohon yang diikuti oleh para peserta, termasuk para pelajar. Inisiatif ini memiliki tujuan ganda: menjaga kelestarian alam dan lingkungan, sekaligus menyadari peran krusial pohon sebagai penyerapan air dan agen pencegah bencana alam. Ini menunjukkan pemahaman BKPRMI akan pentingnya lingkungan yang sehat bagi kehidupan.
Titik Lokasi dan Kehadiran Komunitas
Aksi bersih-bersih masjid ini secara terpusat dilaksanakan di Masjid Al Markaz Al Islami Maros. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk Bupati Maros Chaidir Syam, perwakilan pelajar SMA/SMK, para guru mengaji, komunitas pegiat lingkungan, serta jajaran perangkat pemerintah daerah. Semangat yang sama juga mengalir di berbagai kabupaten dan kota lain di Sulsel, di mana kegiatan serupa terlaksana di sejumlah masjid strategis, antara lain:
- Kabupaten Wajo (Masjid Jami’ Al Wahyu Cappawengeng)
- Kota Parepare (Masjid Al Azhar Islamic Centre Parepare)
- Bone (Masjid Agung Al Markaz Al Ma’arif)
- Kabupaten Bulukumba (Masjid Babus Salam Kasuara dan Masjid Agung Bulukumba)
- Kabupaten Sinjai (Masjid Syiar Islam Samataring)
- Jeneponto (Masjid Agung Jeneponto)
- Sidenreng Rappang (Masjid Agung Sidrap)
- Luwu Utara (Masjid Hubbul Wathan Marobo, Kec. Sabbang)
- Soppeng (Masjid Agung Darussalam Watansoppeng)
- Pangkep (Masjid Agung Pangkep)
- Kota Makassar (Masjid Baitul Qur’an)
- Kabupaten Kepulauan Selayar (Masjid Agung Al-Umaraini Benteng)
- Kabupaten Takalar (melibatkan beberapa titik lokasi)
- Kabupaten Sidrap (melibatkan beberapa titik lokasi)
Kontributor: H. Gunadi
Penyunting: H. Gunadi























