Produsen baterai ternama, CATL, membuat gebrakan dengan mulai memperkenalkan teknologi baterai sodium-ion ke segmen mobil penumpang. Langkah ini menandai evolusi penting dalam lanskap kendaraan listrik global, menawarkan alternatif yang menjanjikan dengan keunggulan signifikan.
- CATL resmi luncurkan baterai sodium-ion untuk mobil penumpang melalui merek Naxtra.
- Uji coba performa musim dingin akan dilakukan pada model Oshan dari Changan, diikuti GAC dan JAC.
- Keunggulan utama baterai sodium-ion adalah kinerja stabil dalam suhu dingin ekstrem, berbeda dari lithium-ion.
- Spesifikasi mencakup kepadatan energi 175 Wh/kg, jarak tempuh 500+ km (pure electric), pengisian daya super cepat 5C, dan daya tahan 10.000 siklus.
- Keamanan menjadi prioritas, terbukti lolos uji ekstrem tanpa terbakar atau meledak.
- Di suhu -30°C, baterai mampu mengisi daya 30-80% dalam 30 menit dan mempertahankan 93% kapasitas.
- Teknologi ini berpotensi mengurangi ketergantungan litium, menurunkan biaya, dan meningkatkan keberlanjutan.
CATL Perkenalkan Baterai Sodium-ion Naxtra di Pasar Mobil Penumpang
Setelah kesuksesan penerapannya pada kendaraan komersial, CATL kini merambah pasar mobil penumpang dengan baterai sodium-ion di bawah lini produk Naxtra. Inisiatif ini disambut antusias oleh industri otomotif, mengingat potensi besar teknologi ini untuk mengatasi tantangan mobilitas modern.
Uji Coba Intensif di Kondisi Musim Dingin
Sebagai bukti keseriusan CATL dalam menggarap segmen baru ini, beberapa model mobil penumpang akan segera menjalani uji coba performa di kondisi musim dingin yang ekstrem. Model Oshan dari Changan disebut-sebut menjadi salah satu pionir dalam pengujian ini, dengan rencana serupa menyusul untuk kendaraan dari GAC dan JAC.
Fokus pada pengujian musim dingin ini bukan tanpa alasan. Salah satu keunggulan fundamental baterai sodium-ion terletak pada kemampuannya mempertahankan performa optimal bahkan dalam suhu yang sangat rendah. Hal ini menjadi kontras signifikan dibandingkan dengan baterai lithium-ion konvensional, yang seringkali mengalami penurunan efisiensi dan jangkauan saat beroperasi di iklim dingin.
Spesifikasi Teknis yang Mengagumkan
CATL secara resmi mempresentasikan baterai sodium-ion mereka pada April tahun lalu, dengan spesifikasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kendaraan listrik masa depan:
- Kepadatan Energi: Diklaim mencapai 175 Wh/kg, sebuah angka yang kompetitif di kelasnya.
- Jarak Tempuh: Mampu memberikan jarak tempuh lebih dari 200 km untuk konfigurasi hybrid electric, dan melampaui 500 km untuk mode pure electric.
- Pengisian Daya Cepat: Mendukung teknologi pengisian daya super cepat 5C, memungkinkan pengisian daya dalam waktu singkat.
- Daya Tahan: Menawarkan daya tahan luar biasa hingga 10.000 siklus pengisian daya, mengindikasikan umur pakai yang panjang dan minimnya kebutuhan penggantian.
Keamanan Tanpa Kompromi
CATL menegaskan bahwa keamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan baterai sodium-ion mereka. Perusahaan mengklaim baterai ini telah melewati serangkaian uji coba keamanan yang ketat, termasuk penetrasi paku, pengeboran listrik, ekstrusi, dan pemotongan baterai. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda pembakaran atau ledakan yang terdeteksi, sebuah pencapaian krusial yang menjadikan baterai sodium-ion pilihan yang sangat layak untuk kendaraan listrik.
Performa Luar Biasa di Suhu Rendah
Pengujian performa di suhu rendah menjadi sorotan utama. Dalam pengujian lapangan pada suhu mencapai -30°C, baterai sodium-ion CATL menunjukkan kemampuan luar biasa. Dikabarkan, baterai mampu terisi dari 30% hingga 80% hanya dalam kurun waktu sekitar 30 menit, sembari tetap mempertahankan 93% dari kapasitas energinya yang dapat digunakan. Bahkan pada tingkat daya sisa 10%, kendaraan diklaim mampu mempertahankan kecepatan jelajah di jalan raya hingga 120 km/jam, sebuah bukti ketangguhan performa.
Validasi dan Sertifikasi Keamanan
Untuk memastikan kepatuhan terhadap standar tertinggi, baterai sodium-ion CATL telah berhasil mendapatkan sertifikasi sesuai standar nasional Tiongkok yang baru pada September tahun lalu. Regulasi ini mencakup persyaratan keamanan yang semakin ketat, terutama terkait manajemen termal, ketahanan terhadap benturan dari bawah, dan daya tahan pengisian daya cepat. Selain itu, pengujian independen yang dilakukan oleh China Automotive Technology and Research Center (CATARC) juga telah memvalidasi klaim keamanan CATL, baik pada tingkat sel individu maupun paket baterai secara keseluruhan.
Manfaat Jangka Panjang Teknologi Sodium-ion
Selain keunggulan pada performa dingin dan keamanan yang terjamin, adopsi teknologi sodium-ion oleh CATL membawa manfaat jangka panjang yang signifikan. Penggunaan natrium sebagai bahan utama berpotensi mengurangi ketergantungan global pada litium, yang pasokannya terbatas dan seringkali diwarnai isu lingkungan. Lebih lanjut, pengurangan penggunaan litium berpotensi menurunkan biaya produksi baterai, menjadikannya lebih terjangkau bagi konsumen, serta berkontribusi pada peningkatan keberlanjutan industri kendaraan listrik secara keseluruhan.





















