Sabtu, 21 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga

by Redaktur
19/12/2025
in Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
fenomena anak bunh ibu

Wartakita.id – Kasus anak 12 tahun bunuh ibu di Medan Sunggal mengguncang publik. Di balik keluarga harmonis, tersembunyi bahaya amarah terpendam remaja. Psikolog ingatkan pentingnya mengenali tanda-tanda ini sebelum terlambat.

Peristiwa mengerikan terjadi di Medan Sunggal, Rabu (10/12/2025). Seorang anak perempuan berusia 12 tahun tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri saat terlelap. Tindakan brutal ini memicu pertanyaan besar: apa yang mendorong seorang anak melakukan kekerasan fatal?

Gadis berinisial AI, pelajar SMP, diduga kesal karena kakaknya dimarahi ibu mereka malam sebelumnya. Amarah yang terpendam ini meledak menjadi tragedi. Kasus ini bukan sekadar insiden lokal, tapi alarm bagi seluruh orang tua di Indonesia.

Puncak Gunung Es Emosi Terpendam

Kepala Lingkungan V, Tono, menyaksikan langsung kepanikan warga pagi itu. Suara gaduh dari rumah korban memecah kesunyian. Saat tim medis tiba, sang ibu, Faizah Soraya (42), telah meninggal dunia. Luka tusukan yang ditemukan mencapai 20 titik.

Suami korban, Alham, berusaha keras menyelamatkan istrinya. Namun, takdir berkata lain. AI, anak bungsu dari dua bersaudara, kini berada dalam pemeriksaan polisi. Motif awal yang dianggap sepele—kemarahan atas teguran pada kakaknya—menjadi pemicu tragedi.

Keluarga ini dikenal akrab dan harmonis. Sang ibu selalu menemani dan menyiapkan kebutuhan anak-anaknya. Tidak ada yang menyangka keharmonisan itu menyimpan potensi bahaya. Ini menunjukkan bahwa penampilan luar keluarga tidak selalu mencerminkan kondisi emosional di dalamnya.

Mengapa Anak “Baik-Baik Saja” Bisa Membunuh?

Psikolog anak dan remaja, Dr. Rina Amelia, menjelaskan fenomena ini sebagai bottled-up emotion atau emosi yang terpendam. Anak-anak, terutama remaja, seringkali kesulitan mengekspresikan rasa marah, frustrasi, atau kecewa secara sehat.

Alih-alih menyalurkan emosi negatif, mereka memilih memendamnya. Tekanan dari lingkungan sekolah, pertemanan, atau bahkan dinamika keluarga bisa menjadi pemicu. Ketika emosi ini menumpuk, reaksi yang muncul bisa sangat ekstrem dan tidak terduga.

Dalam kasus AI, kemarahan terhadap teguran ibunya pada sang kakak bisa jadi hanya puncak. Ada kemungkinan akumulasi kekecewaan lain yang belum terselesaikan. Solidaritas saudara yang kuat bisa memicu adik merasa ikut marah dan bertindak impulsif.

Bahaya Amarah Terpendam pada Remaja

Remaja berada dalam fase pencarian jati diri yang rentan. Mereka sering merasa tidak dipahami atau diabaikan. Jika komunikasi keluarga tidak terbuka, anak akan cenderung menutup diri dan menyimpan masalahnya sendiri.

Amarah yang terpendam dapat bermanifestasi dalam berbagai cara. Mulai dari perubahan perilaku drastis, menarik diri dari sosial, hingga tindakan agresif. Dalam kasus ekstrem, seperti di Medan, bisa berujung pada kekerasan fatal.

Dr. Rina menekankan, “Anak yang terlihat diam dan patuh belum tentu baik-baik saja. Bisa jadi mereka sedang menyimpan luka emosional yang dalam. Kita sebagai orang tua wajib peka terhadap perubahan sekecil apapun.”

Kunci: Validasi Emosi Anak

Solusi utama untuk mencegah tragedi serupa adalah validasi emosi. Orang tua perlu menciptakan ruang aman bagi anak untuk mengekspresikan perasaan mereka tanpa takut dihakimi.

Ketika anak merasa marah, sedih, atau kecewa, ajak mereka bicara. Dengarkan keluh kesah mereka dengan empati. Tunjukkan bahwa Anda memahami perasaan mereka, meskipun Anda tidak setuju dengan tindakannya.

Contohnya, jika anak marah karena dimarahi, jangan langsung membela diri. Katakan, “Ibu tahu kamu pasti kesal karena kakak dimarahi. Rasanya pasti tidak enak ya melihat kakak dimarahi.”

Strategi Komunikasi Efektif dengan Remaja

  • Dengarkan aktif: Berikan perhatian penuh saat anak berbicara. Tatap mata mereka dan hindari menyela.
  • Hindari menghakimi: Jangan langsung menyalahkan atau mengkritik. Fokus pada pemahaman perasaan anak.
  • Ajarkan cara menyalurkan emosi: Beri alternatif sehat untuk meluapkan amarah, seperti menulis jurnal, berolahraga, atau berbicara dengan orang yang dipercaya.
  • Beri contoh positif: Tunjukkan cara Anda sendiri mengelola emosi dengan sehat.
  • Bangun kepercayaan: Ciptakan hubungan yang kuat agar anak merasa nyaman berbagi masalah.

Buku-buku parenting modern banyak membahas teknik komunikasi efektif dengan remaja. Mempelajari cara ini bisa menjadi investasi berharga untuk kesehatan mental keluarga.

“Keluarga harmonis bukan berarti tidak ada masalah, tetapi bagaimana keluarga tersebut mampu menyelesaikan masalah dengan sehat. Komunikasi terbuka adalah kunci utamanya.” – Dr. Rina Amelia

Kasus Medan Sunggal menjadi pengingat pahit. Jangan sampai kita terlambat menyadari bahwa anak yang terdiam di sudut kamar bisa jadi sedang berteriak minta tolong. Peka terhadap emosi anak adalah langkah pertama mencegah tragedi.

Jika Anda merasa kesulitan memahami atau menangani emosi anak, jangan ragu mencari bantuan profesional. Konsultasi dengan psikolog anak dapat memberikan panduan yang tepat.

BACA JUGA:

Manifesto Reformasi Parpol: Membubarkan ‘PO Bus’ dan Mengembalikan Daulat Rakyat

Tim Reaksi Cepat BPBD Makassar Kembali Diterjunkan dalam Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep

Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

Nelayan RI Raih Penghargaan Presiden Korsel, Kisah Heroik di Balik Api

Tags: Emosi AnakKemanusiaanKesehatan Mental AnakKomunikasi KeluargaParentingPsikologi Remajawartakita
Share11Tweet7Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Arus Mudik 2026 Pecah Rekor di Jawa: Strategi Rekayasa Lalu Lintas Kendalikan Jutaan Kendaraan

21/03/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Arus Mudik Tol Trans Jawa Kembali Normal: Sistem One Way Dihentikan Hari Ini

21/03/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Prabowo Ungkap Alasan Indonesia Pertimbangkan Bergabung ke Board of Peace: Demi Palestina, Tapi Tanpa Aliansi Militer

21/03/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Update Arus Mudik Lebaran 2026 Pulau Jawa: Puncak Terlampaui, Waspada Cuaca Ekstrem

20/03/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026: Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Berbasis Rukyatul Hilal

20/03/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Pertamina Patra Niaga Ingatkan Pemudik: Cek BBM, Amankan LPG, dan Andalkan MyPertamina

19/03/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026 Dimulai: Ganjil-Genap, Contraflow, dan One Way Diterapkan

19/03/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Sekutu Kompak Tolak Permintaan AS: Kapal Perang ke Selat Hormuz Tak Akan Dikirim

18/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

    Panduan Lengkap Lokasi Salat Idul Fitri di Makassar: Dari Karebosi hingga Titik Muhammadiyah

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Lokasi Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 20 Maret 2026 di Makassar: Lokasi dan Khatib

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Dari Garasi Militer ke Metaverse: Internet, Bukan Sekadar Jari Jempolmu

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.