Pemerintah terus menggenjot upaya pemulihan pascabencana di Aceh, dengan fokus utama pada pembangunan hunian sementara (huntara) dan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang terdampak banjir dan longsor.
Progres Gemilang Pembangunan Hunian Sementara
Kasatgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh, Safrizal Zakaria Ali, melaporkan bahwa dari total rencana pembangunan 16.294 unit hunian sementara (huntara) di seluruh Provinsi Aceh, sebanyak 3.248 unit atau 19,9 persen telah berhasil diselesaikan. Angka ini menunjukkan komitmen kuat untuk segera memberikan tempat tinggal layak bagi para pengungsi yang membutuhkan.
Sementara itu, 13.046 unit huntara lainnya, yang merepresentasikan sekitar 80,1 persen dari total target, masih dalam tahap konstruksi aktif. Safrizal Zakaria Ali menekankan bahwa seluruh tim di lapangan bekerja tanpa henti untuk mempercepat proses pembangunan, menyadari urgensi dan kebutuhan mendesak masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Dana Tunggu Hunian Segera Menjangkau Lebih Banyak Warga
Selain pembangunan huntara, penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) juga menjadi prioritas. Hingga kini, tercatat 8.047 kepala keluarga (KK) terdata sebagai penerima DTH. Dari jumlah tersebut, sekitar 4.000-an KK telah berhasil menerima bantuan dana ini.
Proses finalisasi untuk ribuan KK lainnya terus dikebut. Mayoritas penerima yang masih dalam tahap proses adalah mereka yang sedang dalam tahap pembukaan rekening bank dan verifikasi lapangan. Upaya ini memastikan bahwa dana tersebut tersalurkan secara tepat sasaran dan efisien.
Sebaran Wilayah dan Progres Kunci
Pengajuan pembangunan huntara telah dilakukan oleh 12 kabupaten/kota di Aceh, sementara 16 kabupaten/kota lainnya mengajukan Dana Tunggu Hunian. Beberapa daerah menunjukkan progres penyelesaian yang sangat baik:
- Aceh Tamiang: Sekitar 1.000 unit huntara telah selesai, dengan 1.600-an unit masih dalam proses pembangunan.
- Aceh Utara: Mencatat 829 unit huntara selesai, sementara 3.400-an unit sedang dikerjakan.
- Pidie Jaya: Sebanyak 222 unit huntara telah selesai dibangun.
- Aceh Tengah: Melaporkan 275 unit huntara selesai.
- Bener Meriah: Telah menyelesaikan 200 unit huntara dari total rencana ratusan unit.
Koordinasi Intensif untuk Pemulihan Cepat
Pemerintah pusat memberikan dukungan penuh untuk kelancaran seluruh rangkaian proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Koordinasi intensif terus dijaga antar-instansi terkait, mulai dari pendataan yang akurat, percepatan pembangunan fisik, hingga kelancaran penyaluran bantuan finansial. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan kepastian hunian dan dukungan bagi masyarakat terdampak dapat segera terwujud.























