Sabtu, 17 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Sumpah Pemuda: Kesepakatan Identitas atau Entitas?

by A. Burhany
29/10/2017
in Arsip 2015-2018, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
redaksiana-sumpah-pemuda-2017

Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa.

Mungkin tidak terbayangkan oleh organisasi pemuda yang berikrar ingin bersatu dengan menggunakan “Nusa, Bangsa dan Bahasa” sebagai alat pemersatu, ternyata pada tahun 2017 beberapa bahasa daerah asli etnis di Indonesia mulai terancam punah, digantikan oleh bahasa Indonesia. Data tahun 2008 hasil penelitian mahasiswa Arsitektur Universitas Tadulako, Suku Kaili di Sulawesi Tengah memiliki 83 dialek bahasa Kaili, namun dialek dan kosa kata bahasa Kaili yang dominan tersisa dua, dialek orang pedalaman dan Kaili pesisir yang juga telah mengalami asimilasi dengan bahasa Indonesia dan bahasa daerah etnis pendatang di Sulawesi Tengah.

Kalaupun terpikirkan, kesepakatan yang merupakan keputusan Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928 tetap harus diambil atau semangat ingin merdeka dari kolonialisme menguap begitu saja usai kongres. Tanpa identitas nusa, bangsa, dan bahasa, dengan apa menyebarkan semangat ingin merdeka oleh seluruh pemuda ke kampungnya masing-masing sepulangnya dari kongres.

Tidak tercatat kapan tepatnya apakah sebelum atau sesudah proklamasi kemerdekaan, ikrar kesepakatan kongres pemuda Indonesia tahun 1928 di Batavia (Jakarta) benar-benar dijadikan propaganda dan slogan dengan menyebutnya sebagai ‘sumpah’, dan berhasil. Rasanya belum ada negara lain di dunia dengan sedemikian banyak etnis dan ras yang bisa dipersatukan oleh semangat ingin merdeka dan semangat ingin lepas dari penindasan, penderitaan, dan pembodohan kecuali Indonesia.

Etnis dan ras di Amerika Serikat mungkin bisa menyamai jumlah etnis di Indonesia, tetapi berbagai etnis tersebut berdatangan setelah Republik Amerika Serikat berdiri, bukan sebelum memproklamirkan berdirinya sebuah negara seperti di Indonesia.

Satu hal yang terlupakan dalam ikrar kesepakatan Kongres Pemuda 1928 belum mengikrarkan satu negara atau ‘nation’, mungkin karena memikirkan bagaimana bentuk organisasi berupa sebuah negara, mengingat pedihnya penderitaan rakyat di masa penjajahan. Sepakat tinggal, hidup dan mati di tanah dan air yang sama, sepakat bersatu dalam sebuah wangsa atau bangsa Indonesia meski berasal dari berbagai etnis dan ras, dan sepakat menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu, cukup untuk kondisi pra-kemerdekaan.

Sampai sekarang, masih terasa rancu mana Indonesia yang sebagai negara dan sebagai bangsa. Mana yang identitas dan mana yang entitas?

Perjuangkan Identitas atau Entitas
Sebagai generasi Y yang mengalami usia puber di tahun 90-an, mentahnya keinginan menonjolkan etnis atau bangsa bukan karena pergaulan lintas batas di internet yang baru marak menjelang tahun 2000, tapi karena berpikir jernih akibat dilahirkan jauh dari kampung halaman kedua orang tua, besar di lingkungan dengan berbagai etnis dan budaya, hingga bisa merasa aneh bila menjadikan ras atau etnis sebagai kebanggaan dan basis perjuangan. Padahal ras bukan berasal dari pilihan sadar ingin terlahir dari ras tertentu. Atau mengemukakan agama sebagai identitas padahal beriman atau tidak adalah soal hidayah.

Demokrasi adalah bentuk kompetisi yang mestinya sehat, dan pada setiap kompetisi dibutuhkan dominasi untuk menang. Bila sehat, demokrasi adalah kompetisi ide dan rencana konkret yang ingin mengajak ke arah yang lebih baik, bila masih kekanakan demokrasi akan menjadi perlombaan siapa yang paling dominan identitasnya, baik berupa suku, ras, dan agama, bentuk seolah manusiawi dari evolusi kompetisi di rimba.

Indonesia berbeda dengan Malaysia yang didominasi etnis Melayu, terasa wajar bila pemerintahnya memiliki program khusus untuk mensubsidi ‘bumi putra’ agar bisa sejajar dengan etnis lain. Tidak terasa salah bila di sana negara sekaligus berfungsi sebagai bangsa. Identitas mereka juga sebuah entitas.

Kalau hal serupa diterapkan di Indonesia, Haji Agus Salim bila masih hidup akan mengamuk. Beliau tidak suka dengan persatuan dan kemajuan yang besar dalam proteksi dan subsidi, hanya akan melahirkan generasi yang lembek dan cengeng.

Dengan ratusan, mungkin ribuan etnis, Indonesia harus bisa memisahkan mana identitas dan entitas. Kita berbeda suku, etnis, dan agama itu identitas, tapi kita sudah sepakat Indonesia adalah entitas dimana semua identitas melebur ketika berhadapan dengan kepentingan nasional. Dan ketika kepentingan nasional bertemu dengan kepentingan seluruh umat manusia, nasionalisme juga harus lebur menjadi entitas manusia bumi.

Terima Kasih Internet dan Generasi Milenial
Temuilah generasi muda zaman now, yang sedang berkutat dengan susahnya memenuhi kebutuhan perut dan rasa frustasi hingga untuk melupakannya sejenak membutuhkan bau tajam lem, atau asupan butiran pil koplo PCC, dan yang sedang menikmati nikmatnya pergaulan tanpa batas suku dan ras di internet. Coba sodorkan pada mereka propaganda identitas sebagai basis perjuangan meraih ide dan cita-cita, syukur bila tidak ditertawai, biasanya mereka hanya melengos kemudian mengabaikan.

Zaman telah berubah, kini milik generasi milenial. Di tangan mereka kelak bangsa ini bisa membedakan dan memfungsikan dengan baik mana yang identitas dan mana yang entitas.

Beragama bukan soal apa agamamu, itu masih identitas, teruskan menjadi entitas, setelah beragama engkau menjadi semakin baik atau buruk, membaikkan atau merusak?

Sukumu apa? Bukan soal, selama tidak membebani negara, bangsa, dan bumi, bila belum bisa berkontribusi pada kebaikan.

Bahasamu apa? Terserah, selama yang ingin kau sampaikan kebaikan, bisa dipahami dan dilaksanakan.

Bila generasi selanjutnya bisa membedakan mana identitas dan entitas sebagai bangsa dan negara, maka Undang-undang Ormas 2017 tidak dibutuhkan lagi.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Facebook Guncang Platform dengan Fitur AI Baru: Animasi Profil, Restyle Story, dan Background Teks Dinamis

AMD Tahan RDNA 3.5 di Laptop Hingga 2029: Apa Artinya Buat Dompet & Performa Kamu?

Google Photos Me Meme: Bikin Meme Personal Pakai AI Generatif Makin Gampang!

Xiaomi Pad 6: Alternatif Laptop Rp4 Jutaan, Booster Produktivitas Generasi ‘Mobile’

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

Tags: milenialOpinisumpah pemuda
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Antrean panjang kendaraan di SPBU di Bali dengan warga bermalam di trotoar, lampu malam menyinari antrian yang mengular, menunjukkan kelangkaan BBM meskipun stok klaim aman

Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

16/10/2026
Gibran Rakabuming Raka in a formal political setting, looking thoughtful, with a background of political documents and a large desk, symbolizing his role in national politics. The image captures the seriousness of the situation, with dramatic lighting and a sharp focus, highlighting the documents and his expression.

Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

07/10/2026
Sumpah Pemuda: Kesepakatan Identitas atau Entitas? - Featured

Menteri Agus Andrianto Sebut Sidak Ombudsman Momentum Penertiban Lapas

27/09/2026
solar energy

Transisi Energi Indonesia 2026: Menarik Investasi Global untuk PLTS dan Dekarbonisasi Industri

27/09/2026
Sumpah Pemuda: Kesepakatan Identitas atau Entitas? - Featured

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

28/06/2026
pesta-babi-2

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

16/05/2026
img-1777232492-c0434ba7e4668f69

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

27/04/2026
d37c81f0-afec-46f0-af7f-4b5b8d66853e

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sumpah Pemuda: Kesepakatan Identitas atau Entitas? - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Eddy Soeparno: Kepastian Investasi Kunci Transisi Energi Menuju Energi Bersih

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.