Presiden Prabowo Subianto hari ini, 14 September 2026, resmi mengumumkan pergantian pucuk pimpinan di Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Purbaya Yudhi Sadewa telah diberhentikan dari jabatannya, dan estafet kepemimpinan kini diserahkan kepada Suahasil Nazara, yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Keuangan.
- Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada 14 September 2026.
- Ia menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang menjabat sekitar 12 bulan.
- Pelantikan ini menempatkan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan ketiga di era pemerintahan Presiden Prabowo.
- Prioritas utama Menkeu baru adalah menjaga kredibilitas APBN dan defisit di bawah 3%.
- Nasib Purbaya Yudhi Sadewa pasca pencopotan masih menunggu pengumuman resmi.
Pergantian Menteri Keuangan: Suahasil Nazara Resmi Dilantik
Sore ini, Senin (14/9/2026), suasana Istana Negara di Jakarta menjadi saksi pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.
Langkah ini menandai sebuah pergeseran signifikan dalam jajaran kabinet, menjadikan Suahasil Nazara sebagai figur ketiga yang memegang tampuk kepemimpinan Kementerian Keuangan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam rentang waktu kurang lebih 23 bulan. Sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati memegang posisi ini hingga September 2025, sebelum kemudian digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa pada 8 September 2025. Dengan demikian, masa jabatan Purbaya Yudhi Sadewa terbilang relatif singkat, yaitu sekitar 12 bulan.
Prioritas dan Pernyataan Suahasil Nazara
Menariknya, Purbaya Yudhi Sadewa diketahui masih sempat menghadiri rapat kerja dengan Komite IV DPD RI pada pagi hari yang sama sebelum akhirnya posisinya digantikan pada sore harinya. Sementara itu, Suahasil Nazara, yang telah memiliki rekam jejak panjang di Kementerian Keuangan sebagai Wakil Menteri Keuangan bahkan sejak era sebelumnya, langsung menjalani proses pelantikan.
Dalam pernyataan perdananya usai dilantik, Suahasil Nazara menekankan prioritas utamanya. Ia menegaskan komitmen untuk menjalankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang kredibel, serta menjaga defisit anggaran agar tetap berada di bawah angka 3 persen. Pernyataan ini mengindikasikan fokus pada stabilitas fiskal dan pengelolaan keuangan negara yang hati-hati di tengah tantangan ekonomi yang mungkin dihadapi.
Ke Mana Purbaya Yudhi Sadewa Setelah Lengser? Fakta dan Spekulasi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi dari pihak Istana Kepresidenan maupun instansi terkait mengenai posisi atau jabatan baru yang akan diemban oleh Purbaya Yudhi Sadewa pasca dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Sampai dengan sore hari 14 September 2026, belum ada keputusan resmi yang menjelaskan penempatan karier Purbaya selanjutnya.
Spekulasi yang Beredar:
Sebelumnya, beberapa bulan lalu, tepatnya sekitar Juni 2026, sempat muncul isu mengenai kemungkinan penggantian Purbaya Yudhi Sadewa dan kepindahannya ke Bank Indonesia. Namun, isu tersebut dibantah dengan tegas oleh Purbaya sendiri maupun oleh pihak Istana pada saat itu.
Nama Purbaya juga sempat dikaitkan dengan spekulasi mengenai posisi strategis lain di lembaga keuangan atau pemerintahan. Namun, segala spekulasi tersebut tidak pernah mendapatkan konfirmasi resmi dari sumber yang berwenang.
Nasib karier Purbaya Yudhi Sadewa setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan masih menjadi topik yang dinantikan pengumuman resminya dari pemerintah.
Konteks Reshuffle Kabinet dan Proyeksi Pasar
Pergantian Menteri Keuangan ini merupakan bagian dari rangkaian perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih yang telah beberapa kali dilakukan sejak Presiden Prabowo Subianto memulai masa jabatannya. Perubahan ini tentu akan menjadi sorotan utama bagi para pelaku pasar dan pengamat ekonomi.
Pihak-pihak tersebut diprediksi akan mencermati dengan saksama bagaimana transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan ini akan memengaruhi keberlanjutan kebijakan fiskal yang telah dijalankan. Kestabilan dan arah kebijakan fiskal ke depan menjadi krusial dalam menjaga iklim investasi dan kepercayaan ekonomi.
WartaKita.id akan terus memantau perkembangan terkini terkait dinamika kabinet ini, termasuk kemungkinan adanya informasi lebih lanjut mengenai penempatan baru bagi Purbaya Yudhi Sadewa.
Kontributor: H. Gunadi
Penyunting: RR. Nur























