Sabtu, 17 Januari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Sains & Teknologi

Reaktor Fusi ‘Matahari Buatan’ China Lampaui Batas Kepadatan Plasma

by Warteknet
06/01/2026
in Sains & Teknologi
Reading Time: 5 mins read
A A
Reaktor Fusi ‘Matahari Buatan’ China Lampaui Batas Kepadatan Plasma - Utama

Wartakita.id – Inovasi monumental kembali dicapai oleh China dalam upaya menguasai energi fusi. Reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST), yang dijuluki ‘Matahari Buatan’ oleh publik, baru saja mencatat sejarah baru dengan berhasil menjalankan plasma pada tingkat kepadatan yang sebelumnya dianggap mustahil dicapai dan dipertahankan dalam teknologi tokamak selama puluhan tahun.

Terobosan Kepadatan Plasma

Dalam eksperimen terbarunya, tim ilmuwan EAST berhasil mempertahankan stabilitas plasma pada kepadatan 1,3 hingga 1,65 kali lipat dari batas Greenwald. Batas Greenwald sendiri merupakan panduan kritis yang selama ini diadopsi oleh para peneliti reaktor tokamak di seluruh dunia sebagai patokan keamanan operasional.

Reaktor tokamak bekerja dengan menjebak gas yang dipanaskan hingga suhu sangat tinggi, yang disebut plasma, menggunakan medan magnet kuat. Di dalam plasma inilah, inti atom bertabrakan dan memicu reaksi fusi nuklir, proses yang sama yang memberi energi pada Matahari.

Untuk menghasilkan energi fusi yang efisien, plasma tidak hanya harus sangat panas, tetapi juga memiliki kepadatan yang memadai. Semakin banyak partikel dalam plasma, semakin sering tumbukan terjadi, yang berpotensi menghasilkan energi lebih besar. Teori menunjukkan bahwa peningkatan energi yang dihasilkan berbanding lurus dengan kuadrat kepadatan plasma, artinya sedikit peningkatan kepadatan bisa berujung pada lonjakan energi yang signifikan.

Mengatasi Batas Kritis

Namun, tantangan terbesar dalam reaktor fusi adalah menjaga stabilitas plasma ketika kepadatan ditingkatkan. Kepadatan yang terlalu tinggi berisiko menyebabkan ketidakstabilan pada reaktor, yang dapat merusak komponen vital atau menghentikan operasi secara mendadak. Inilah mengapa batas Greenwald ditetapkan sebagai acuan keselamatan.

Yang membuat pencapaian EAST begitu luar biasa adalah reaktor ini tidak hanya melampaui batas Greenwald dalam waktu singkat, tetapi mampu menjaga plasma tetap stabil dan terkendali dalam kondisi tersebut. Keberhasilan ini dicapai melalui kombinasi teknik pemanasan tambahan sejak awal pembentukan plasma dan pengelolaan jumlah gas awal yang presisi.

Teknik Kunci Stabilitas

  • Pemanasan Awal yang Optimal: Penggunaan teknik pemanasan tambahan sejak fase awal pembentukan plasma membantu menciptakan kondisi yang lebih stabil.
  • Pengaturan Gas Awal yang Cermat: Mengontrol jumlah gas yang dimasukkan di awal eksperimen sangat krusial untuk mencegah fluktuasi yang tidak diinginkan.
  • Manajemen Interaksi Plasma-Dinding: Peneliti EAST menekankan pentingnya memahami dan mengelola interaksi antara plasma dengan dinding reaktor. Ketika interaksi ini seimbang, plasma dapat beroperasi pada kepadatan lebih tinggi tanpa memicu gangguan besar.

Pendekatan ini secara efektif menjaga bagian tepi plasma, yang paling rentan terhadap gangguan, agar tidak mengalami pendinginan atau ketidakstabilan.

Potensi Energi Masa Depan

Rekor ini membuka cakrawala baru bagi pengembangan energi fusi. Jika reaktor dapat beroperasi pada kepadatan 1,3 kali batas Greenwald, potensi laju reaksi fusi bisa meningkat lebih dari 30 persen. Pada kepadatan 1,65 kali batas, peningkatan energi yang dihasilkan bahkan bisa mencapai beberapa kali lipat.

Ini berarti reaktor fusi di masa depan berpotensi menghasilkan energi yang jauh lebih besar tanpa perlu diperbesar secara fisik, dipanaskan lebih ekstrem, atau menjadi lebih kompleks secara teknis. Ini adalah langkah signifikan menuju solusi energi bersih dan berkelanjutan.

Penting untuk Dicatat

Meskipun merupakan terobosan besar, pencapaian ini belum berarti pembangkit listrik fusi siap dibangun dalam waktu dekat. Kepadatan plasma yang tinggi masih perlu diintegrasikan dengan faktor-faktor krusial lainnya, seperti kemampuan plasma untuk menyimpan panas (confinement time) dan ketahanan material dinding reaktor terhadap kondisi ekstrem.

Namun, rekor EAST mengirimkan sinyal kuat: batas kepadatan plasma dalam desain reaktor fusi tidak lagi menjadi batasan mutlak. Ini adalah bukti nyata kemajuan pesat dalam riset energi fusi yang berpotensi merevolusi lanskap energi global.


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa itu reaktor fusi EAST dan mengapa disebut ‘Matahari Buatan’?

Reaktor fusi EAST (Experimental Advanced Superconducting Tokamak) adalah sebuah fasilitas penelitian di China yang dirancang untuk mereplikasi proses fusi nuklir yang terjadi di Matahari. Disebut ‘Matahari Buatan’ karena tujuannya adalah menghasilkan energi bersih melalui reaksi fusi, sama seperti yang terjadi pada bintang kita.

2. Apa itu batas Greenwald dan mengapa penting dalam reaktor fusi?

Batas Greenwald adalah batas teoretis untuk kepadatan plasma yang dapat dipertahankan dalam reaktor tokamak sebelum menjadi tidak stabil. Ini adalah panduan keselamatan kritis untuk mencegah kerusakan pada reaktor dan memastikan operasi yang berkelanjutan.

3. Bagaimana EAST bisa mencapai kepadatan plasma di atas batas Greenwald?

EAST berhasil melampaui batas Greenwald melalui kombinasi teknik inovatif, termasuk pemanasan plasma tambahan sejak awal dan pengaturan presisi jumlah gas awal. Selain itu, pengelolaan interaksi antara plasma dan dinding reaktor juga berperan penting dalam menjaga stabilitas.

4. Apa implikasi dari rekor kepadatan plasma EAST bagi masa depan energi fusi?

Rekor ini membuka potensi peningkatan drastis dalam produksi energi fusi. Peningkatan kepadatan plasma memungkinkan reaktor menghasilkan energi lebih besar tanpa perlu ukuran yang lebih besar atau teknologi yang lebih rumit, yang merupakan langkah maju signifikan menuju realisasi pembangkit listrik fusi komersial.

5. Apakah pencapaian ini berarti kita akan segera memiliki pembangkit listrik fusi?

Meskipun merupakan terobosan penting, pencapaian ini belum berarti pembangkit listrik fusi siap dibangun dalam waktu dekat. Masih ada tantangan lain yang harus diatasi, seperti peningkatan efisiensi penahanan panas plasma dan ketahanan material reaktor.

BACA JUGA:

No Content Available
Tags: EASTenergi fusifisika plasmaGreenwald limitinovasi ChinaMatahari buatanreaktor fusi
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Gemini Kini Lebih Pintar: Mengenal ‘Personal Intelligence’ yang Akses Data Pribadi Anda - Utama

Gemini Kini Lebih Pintar: Mengenal ‘Personal Intelligence’ yang Akses Data Pribadi Anda

15/01/2026
Rahasia di Balik Foto Smartphone Berkualitas Tinggi: Membongkar Kehebatan Fotografi Komputasional - Utama

Rahasia di Balik Foto Smartphone Berkualitas Tinggi: Membongkar Kehebatan Fotografi Komputasional

15/01/2026
Samsung Internet untuk Windows: Kini Mendunia di Fase Beta. - Utama

Samsung Internet untuk Windows: Kini Mendunia di Fase Beta.

15/01/2026
X Perketat Grok: Deepfake Seksual Dibatasi Meski Celah Masih Ada - Utama

X Perketat Grok: Deepfake Seksual Dibatasi Meski Celah Masih Ada

15/01/2026
CES 2026: Intip Teknologi Futuristik dari TV 10.000 Nits hingga Robot Tangga - Utama

CES 2026: Intip Teknologi Futuristik dari TV 10.000 Nits hingga Robot Tangga

13/01/2026
Apple Gandeng Google Gemini: Revolusi AI Siri dan “Apple Intelligence” - Utama

Apple Gandeng Google Gemini: Revolusi AI Siri dan “Apple Intelligence”

13/01/2026
Google Hapus Ulasan AI Medis Menyesatkan Setelah Laporan ‘Bahaya’ - Utama

Google Hapus Ulasan AI Medis Menyesatkan Setelah Laporan ‘Bahaya’

12/01/2026
Lee Jae-myung: Tiongkok Salip Korea Selatan di Sektor Teknologi, Hubungan Ekonomi Perlu Disesuaikan - Utama

Lee Jae-myung: Tiongkok Salip Korea Selatan di Sektor Teknologi, Hubungan Ekonomi Perlu Disesuaikan

12/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya - Utama

    Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Heboh Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Mentah, Warga Berbondong-bondong Melihat

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • 47 Gempa Guncang Indonesia dalam 10 Jam pada 11 Januari 2026: Laporan Lengkap BMKG

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks Tautan Pinjaman BRI hingga Rp500 Juta

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Mens Rea, Pandji, dan Kita yang Lebih Memuja Sopan Santun Ketimbang Kebenaran

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3831 shares
    Share 1532 Tweet 958
  • Dari Luka yang Dicuri Menuju Janji yang Dinanti: Babak Baru Aurelie Moeremans

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem: Waspada Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • KPK Terapkan KUHAP Baru: Fokus HAM, Tersangka Suap Pajak Tak Lagi Dipajang di Konferensi Pers

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB - Utama

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu? - Utama
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial? - Utama
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup - Utama
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties - Utama
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan! - Utama
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia - Utama
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus - Utama
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus - Utama
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026 - Utama
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My - Utama
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
tips keselamatan saat gempa bumi
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2015

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.