Guna menjamin keamanan dan kenyamanan para pendaki, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara secara proaktif meningkatkan intensitas patroli di jalur pendakian Gunung Andong. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bencana alam maupun gangguan keamanan di kawasan wisata alam tersebut.
Peningkatan Patroli Gabungan di Gunung Andong
Pada hari Senin, 19 Januari 2026, Perhutani KPH Kedu Utara bekerja sama dengan pengurus basecamp pendakian dan Kepala Desa Jogoyasan, menggelar patroli gabungan di sepanjang jalur pendakian Gunung Andong. Kegiatan ini dilaksanakan di area hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pagergunung, yang berada di bawah naungan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa.
Fokus dan Tujuan Patroli
Patroli gabungan ini memiliki beberapa fokus utama yang krusial untuk keselamatan:
- Pemeriksaan Menyeluruh Kondisi Jalur: Melakukan pengecekan detail untuk memastikan setiap segmen jalur pendakian dalam kondisi aman dan layak dilalui oleh para pendaki.
- Identifikasi Titik Rawan Longsor: Mengingat kondisi cuaca yang cenderung tidak menentu dan intensitas curah hujan yang tinggi selama musim penghujan, identifikasi titik-titik yang berpotensi longsor menjadi prioritas.
- Evaluasi Fasilitas Pendukung Keselamatan: Memeriksa ketersediaan dan fungsi fasilitas yang dirancang untuk mendukung keselamatan para pendaki di sepanjang jalur.
- Pencegahan Gangguan Keamanan: Melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas pendakian dan kenyamanan pengunjung.
Urgensi Pelaksanaan Patroli
Kegiatan patroli ini merupakan respons strategis Perhutani terhadap potensi risiko yang mungkin dihadapi oleh para pendaki. Beberapa alasan mendasar di balik peningkatan patroli ini antara lain:
- Menjamin Keamanan Pendaki: Prioritas utama adalah memastikan jalur pendakian tetap aman dan memberikan rasa tenteram bagi setiap individu yang memilih Gunung Andong sebagai destinasi.
- Mitigasi Bencana Alam: Intensitas curah hujan yang tinggi selama musim hujan kerap meningkatkan risiko longsor. Patroli ini penting untuk meminimalkan dampak buruk dari bencana alam tersebut.
- Menjaga Ketertiban dan Kenyamanan: Mencegah segala bentuk potensi gangguan keamanan yang dapat merusak pengalaman mendaki dan mengurangi kenyamanan aktivitas wisata alam.
Kolaborasi Antar Pihak
Keberhasilan patroli ini didukung oleh kolaborasi erat antara berbagai pemangku kepentingan:
- Perhutani KPH Kedu Utara: Sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab utama atas pengelolaan kawasan hutan, termasuk memastikan keamanan dan kelestariannya.
- Pengurus Basecamp Pendakian Gunung Andong: Pihak yang berada di garis terdepan pengelolaan dan memiliki informasi terkini mengenai kondisi jalur dari sudut pandang pengelola langsung.
- Kepala Desa Jogoyasan: Mewakili pemerintah desa, menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian dan pengembangan potensi wisata alam unggulan di wilayahnya.
Detail Pelaksanaan
Patroli gabungan ini dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, di sepanjang jalur pendakian Gunung Andong, yang meliputi kawasan hutan RPH Pagergunung, BKPH Ambarawa, KPH Kedu Utara.
Mekanisme Tindak Lanjut
Administratur KPH Kedu Utara, melalui Kepala BKPH Ambarawa, Herman Sutrisno, menegaskan bahwa patroli jalur pendakian merupakan agenda rutin yang ditingkatkan terutama pada musim penghujan. Herman menggarisbawahi pentingnya koordinasi yang erat dengan pengelola basecamp dan pemerintah desa. “Apabila ditemukan titik rawan atau jalur yang berisiko, Perhutani akan mengambil tindakan tegas berupa penutupan sementara demi keselamatan bersama,” ujar Herman.
Lebih lanjut, Herman mengimbau kepada seluruh pengelola basecamp dan pemerintah desa untuk senantiasa menjaga komunikasi yang intens dan secara berkala menginformasikan perkembangan terkini kepada para pendaki. Kepala Desa Jogoyasan, Ashari, menyambut baik inisiatif ini, seraya menekankan bahwa keselamatan seluruh pendaki merupakan prioritas tertinggi yang tidak dapat ditawar.
Menanggapi hal tersebut, Ruri, salah seorang pengurus basecamp pendakian Gunung Andong, menyatakan apresiasinya terhadap patroli bersama ini. “Kegiatan ini sangat membantu dalam memantau kondisi jalur secara langsung dan memastikan kesiapannya,” tuturnya.
Perhutani menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan, sembari memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas wisata alam yang berkelanjutan. Sinergi antar semua pihak diharapkan dapat mewujudkan jalur pendakian Gunung Andong yang aman, tertib, dan ramah bagi seluruh kalangan pendaki.























