Minggu, 29 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace

by Pewarta Warga
03/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat pecah, memicu ketegangan global pasca kebuntuan negosiasi nuklir di Jenewa. Serangan gabungan AS-Israel yang menargetkan Ibu Kota Iran, Teheran, dan menewaskan pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei, telah menarik perhatian internasional dan memunculkan desakan kuat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar Indonesia mengevaluasi kembali partisipasinya dalam sebuah forum perdamaian.

  • Perang Iran dimulai pasca kebuntuan negosiasi nuklir antara Iran dan AS di Jenewa pada 27 Februari 2026.
  • Israel melancarkan serangan ke Teheran pada 28 Februari 2026, menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
  • Iran membalas dengan rudal balistik ke fasilitas militer AS di Timur Tengah.
  • Presiden AS Donald Trump memuji serangan tersebut, menyebut Khamenei ‘salah satu orang paling jahat dalam sejarah’.
  • MUI mendesak Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) karena kehilangan legitimasi moral.

Eskalasi Konflik: Dari Kebuntuan Nuklir ke Serangan Mematikan

Peristiwa yang memicu pecahnya perang antara Iran dan Amerika Serikat terjadi segera setelah negosiasi senjata nuklir di Jenewa, Swiss, pada Jumat (27/2/2026) menemui jalan buntu. Ketegangan yang sudah memuncak ini kemudian merayap naik secara dramatis ketika Amerika Serikat, bersama dengan Israel, melancarkan serangan terkoordinasi yang mengejutkan dunia.

Serangan ke Teheran dan Kematian Ayatollah Khamenei

Pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026, dunia dikejutkan oleh berita serangan yang dilancarkan oleh Israel terhadap Ibu Kota Iran, Teheran. Sasaran utama dari serangan militer ini adalah kediaman resmi dari Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dalam insiden yang tragis tersebut, Ayatollah Khamenei dilaporkan tewas, sebuah peristiwa yang seketika memicu gelombang kemarahan dan respons balasan yang cepat dari pihak Iran.

Respons Balasan Iran dan Tuduhan Agresi AS

Kematian Ayatollah Khamenei tidak hanya mengejutkan tetapi juga memicu kemarahan besar di Iran. Sebagai respons langsung terhadap serangan mematikan tersebut, Iran melancarkan serangan balasan yang signifikan. Militer Iran membalas dengan meluncurkan rudal balistik yang secara sengaja menargetkan semua fasilitas militer milik Amerika Serikat yang tersebar di kawasan Timur Tengah, termasuk yang berlokasi di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Serangan balasan ini dinilai oleh banyak pihak sebagai bukti nyata bahwa Amerika Serikat adalah motor penggerak di balik eskalasi kekerasan ini.

Pernyataan Donald Trump dan Peran Kontroversial Board of Peace

Dalam sebuah pernyataan yang menuai kontroversi, Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, secara terbuka menyatakan bahwa serangan pada hari Sabtu yang mengakibatkan kematian Ayatollah Khamenei adalah “serangan yang hebat”. Melalui sebuah unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump tidak hanya mengumumkan kematian Khamenei, yang telah memimpin Iran sejak tahun 1989, tetapi juga menyebutnya sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah”. Ia juga menegaskan bahwa Khamenei tidak mampu menghindari sistem intelijen dan pelacakan canggih milik AS, serta kerja sama erat yang terjalin dengan Israel.

Ironisnya, pernyataan Trump ini datang dari posisinya sebagai Chairman dari sebuah organisasi yang baru saja dibentuk, yaitu Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Donald Trump diketahui merupakan penggagas dari BoP, sebuah lembaga perdamaian yang baru saja disahkan dengan mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memfasilitasi upaya perdamaian di Gaza, Palestina. Posisi kontras antara perannya dalam upaya perdamaian dan pernyataannya yang mendukung serangan mematikan menimbulkan pertanyaan besar mengenai legitimasi dan tujuan organisasi tersebut.

Desakan MUI: Board of Peace Kehilangan Legitimasi

Menyusul insiden serangan AS-Israel terhadap Iran yang berujung pada kematian Ayatollah Khamenei, muncul desakan kuat agar pemerintah Indonesia segera melakukan evaluasi mendalam terhadap partisipasinya dalam Board of Peace. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi suara yang paling vokal dalam menyuarakan keprihatinan ini. Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Sudarnoto Abdul Hakim, secara tegas menyatakan bahwa Board of Peace telah “runtuh secara moral dan kehilangan legitimasinya.” Ia berargumen bahwa organisasi ini justru dianggap sebagai biang kerok pecahnya perang melawan Iran, bukannya solusi perdamaian.

Sudarnoto lebih lanjut menambahkan bahwa serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memberikan bukti nyata bahwa Donald Trump, baik dalam kapasitasnya sebagai presiden maupun sebagai chairman BoP, tidak menunjukkan kepedulian terhadap upaya penciptaan perdamaian. Sebaliknya, ia justru menyebut Trump sebagai “perusak brutal perdamaian.” Pernyataan tegas ini disampaikan Sudarnoto kepada Kompas.com pada Selasa, 3 Maret 2026, menyoroti kekhawatiran mendalam atas arah dan legitimasi forum perdamaian internasional tersebut di tengah krisis global yang semakin memanas.


Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - image 1

BACA JUGA:

Jutaan Rakyat AS Protes Kebijakan Trump: Otoriterisme dan Perang di Iran Picu Gelombang Demonstrasi Ketiga

AS Tebar Ranjau Darat Anti-Tank di Selatan Iran: Eskalasi Baru Perang Tak Terlihat?

Trump Mengancam ‘Neraka’ ke Iran, AS Tunda Serangan Infrastruktur

Israel Ambisius Bentuk ‘Zona Penyangga’ di Lebanon Selatan, Pertegas Gempuran ke Iran

Iran Mengeluh ke Turki: Pengkhianatan Negara Muslim Teluk dalam Konflik Timur Tengah

Tags: ASAyatollah KhameneiBoard of Peacedonald trumpIsraelMUInuklirPBBperang Irantimur tengah
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Iran Beri Sinyal Positif: Kapal Tanker Indonesia Segera Lewati Selat Hormuz

29/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Jutaan Rakyat AS Protes Kebijakan Trump: Otoriterisme dan Perang di Iran Picu Gelombang Demonstrasi Ketiga

29/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Jelang April 2026: Antisipasi Krisis Energi dan Dampak bagi ASN serta Swasta

29/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Prabowo Perintahkan KAI Tata Bantaran Rel Senen, Hunian Layak Jadi Prioritas Utama

29/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Prabowo dan PM Anwar Sepakat Jaga Jalur Perdagangan Global di Tengah Konflik Asia Barat

29/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

PP Tunas Berlaku: Platform Digital Wajib Batasi Akses Anak Sesuai Usia

29/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

AS Tebar Ranjau Darat Anti-Tank di Selatan Iran: Eskalasi Baru Perang Tak Terlihat?

29/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz Akibat Eskalasi Konflik, Kemlu RI Intensifkan Koordinasi dengan Iran

28/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

    Selamat Jalan, Pak Umar

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Macet Parah GT Parungkuda Tol Bocimi H+3 Idulfitri 2026: Kendaraan Nyaris Tak Bergerak

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ikatek Business Forum 2026: Ratusan Pengusaha Alumni Teknik Unhas Berkumpul di Makassar untuk Sinergi Bisnis

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Kemenhub Imbau Pemudik Pulang Lebih Awal atau Tunda

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Mudik Lebaran 2026: 4,41 Juta Penumpang Terbang, Soekarno-Hatta Paling Sibuk

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Mengapa Laptop Lawas, Macbook Pro 2014 13 inch Masih Banyak Dicari

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Veda Ega Pratama Ukir Sejarah: Pembalap Indonesia Pertama Podium Moto3 Brasil 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Makassar dan Yokohama Berkolaborasi Menuju Kota Nol Karbon: Fokus pada Transportasi dan Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.