Rabu, 4 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace

by Pewarta Warga
03/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat pecah, memicu ketegangan global pasca kebuntuan negosiasi nuklir di Jenewa. Serangan gabungan AS-Israel yang menargetkan Ibu Kota Iran, Teheran, dan menewaskan pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei, telah menarik perhatian internasional dan memunculkan desakan kuat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar Indonesia mengevaluasi kembali partisipasinya dalam sebuah forum perdamaian.

  • Perang Iran dimulai pasca kebuntuan negosiasi nuklir antara Iran dan AS di Jenewa pada 27 Februari 2026.
  • Israel melancarkan serangan ke Teheran pada 28 Februari 2026, menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
  • Iran membalas dengan rudal balistik ke fasilitas militer AS di Timur Tengah.
  • Presiden AS Donald Trump memuji serangan tersebut, menyebut Khamenei ‘salah satu orang paling jahat dalam sejarah’.
  • MUI mendesak Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) karena kehilangan legitimasi moral.

Eskalasi Konflik: Dari Kebuntuan Nuklir ke Serangan Mematikan

Peristiwa yang memicu pecahnya perang antara Iran dan Amerika Serikat terjadi segera setelah negosiasi senjata nuklir di Jenewa, Swiss, pada Jumat (27/2/2026) menemui jalan buntu. Ketegangan yang sudah memuncak ini kemudian merayap naik secara dramatis ketika Amerika Serikat, bersama dengan Israel, melancarkan serangan terkoordinasi yang mengejutkan dunia.

Serangan ke Teheran dan Kematian Ayatollah Khamenei

Pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026, dunia dikejutkan oleh berita serangan yang dilancarkan oleh Israel terhadap Ibu Kota Iran, Teheran. Sasaran utama dari serangan militer ini adalah kediaman resmi dari Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dalam insiden yang tragis tersebut, Ayatollah Khamenei dilaporkan tewas, sebuah peristiwa yang seketika memicu gelombang kemarahan dan respons balasan yang cepat dari pihak Iran.

Respons Balasan Iran dan Tuduhan Agresi AS

Kematian Ayatollah Khamenei tidak hanya mengejutkan tetapi juga memicu kemarahan besar di Iran. Sebagai respons langsung terhadap serangan mematikan tersebut, Iran melancarkan serangan balasan yang signifikan. Militer Iran membalas dengan meluncurkan rudal balistik yang secara sengaja menargetkan semua fasilitas militer milik Amerika Serikat yang tersebar di kawasan Timur Tengah, termasuk yang berlokasi di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Serangan balasan ini dinilai oleh banyak pihak sebagai bukti nyata bahwa Amerika Serikat adalah motor penggerak di balik eskalasi kekerasan ini.

Pernyataan Donald Trump dan Peran Kontroversial Board of Peace

Dalam sebuah pernyataan yang menuai kontroversi, Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, secara terbuka menyatakan bahwa serangan pada hari Sabtu yang mengakibatkan kematian Ayatollah Khamenei adalah “serangan yang hebat”. Melalui sebuah unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump tidak hanya mengumumkan kematian Khamenei, yang telah memimpin Iran sejak tahun 1989, tetapi juga menyebutnya sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah”. Ia juga menegaskan bahwa Khamenei tidak mampu menghindari sistem intelijen dan pelacakan canggih milik AS, serta kerja sama erat yang terjalin dengan Israel.

Ironisnya, pernyataan Trump ini datang dari posisinya sebagai Chairman dari sebuah organisasi yang baru saja dibentuk, yaitu Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Donald Trump diketahui merupakan penggagas dari BoP, sebuah lembaga perdamaian yang baru saja disahkan dengan mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memfasilitasi upaya perdamaian di Gaza, Palestina. Posisi kontras antara perannya dalam upaya perdamaian dan pernyataannya yang mendukung serangan mematikan menimbulkan pertanyaan besar mengenai legitimasi dan tujuan organisasi tersebut.

Desakan MUI: Board of Peace Kehilangan Legitimasi

Menyusul insiden serangan AS-Israel terhadap Iran yang berujung pada kematian Ayatollah Khamenei, muncul desakan kuat agar pemerintah Indonesia segera melakukan evaluasi mendalam terhadap partisipasinya dalam Board of Peace. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi suara yang paling vokal dalam menyuarakan keprihatinan ini. Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Sudarnoto Abdul Hakim, secara tegas menyatakan bahwa Board of Peace telah “runtuh secara moral dan kehilangan legitimasinya.” Ia berargumen bahwa organisasi ini justru dianggap sebagai biang kerok pecahnya perang melawan Iran, bukannya solusi perdamaian.

Sudarnoto lebih lanjut menambahkan bahwa serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memberikan bukti nyata bahwa Donald Trump, baik dalam kapasitasnya sebagai presiden maupun sebagai chairman BoP, tidak menunjukkan kepedulian terhadap upaya penciptaan perdamaian. Sebaliknya, ia justru menyebut Trump sebagai “perusak brutal perdamaian.” Pernyataan tegas ini disampaikan Sudarnoto kepada Kompas.com pada Selasa, 3 Maret 2026, menyoroti kekhawatiran mendalam atas arah dan legitimasi forum perdamaian internasional tersebut di tengah krisis global yang semakin memanas.


Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - image 1

BACA JUGA:

Iran Menjawab Ancaman Eropa: Klaim Tindakan ‘Murni Bela Diri’ Pasca Serangan Timur Tengah

Menlu Iran: AS Perangi Kami Demi Israel, ‘Israel Firster’ Biang Kerok Korban

Ironi AI Militer AS: Claude Anthropic Digunakan dalam Serangan Iran, Bertentangan dengan Larangan Trump

Serangan AS-Israel ke Iran: Ancaman Baru bagi IHSG dan Pasar Modal Indonesia Pekan Depan

Korea Utara Kecam Keras Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut AS ‘Gangster’

Tags: ASAyatollah KhameneiBoard of Peacedonald trumpIsraelMUInuklirPBBperang Irantimur tengah
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Iran Menjawab Ancaman Eropa: Klaim Tindakan ‘Murni Bela Diri’ Pasca Serangan Timur Tengah

04/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Menlu Iran: AS Perangi Kami Demi Israel, ‘Israel Firster’ Biang Kerok Korban

04/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

03/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

THR 2026 Wajib Penuh H-7 Lebaran, Ojol Juga Dapat Bonus Spesial

03/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

KPK Kembali Beraksi: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT Ketujuh 2026

03/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Ancaman Eskalasi Konflik Timur Tengah: Presiden Mesir Peringatkan Potensi Dampak ke Terusan Suez

03/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Yonzipur 16/DA Pacu Pembangunan Jembatan Bailey Darurat di Aceh Utara, Capai 92% Penyelesaian

03/03/2026
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Pertalite Tetap Murah: Jaminan Pemerintah di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia Akibat Konflik Timur Tengah

03/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

    Esai Ramadan #11: Maghfirah dan Sunyinya Nurani Sang Sopir

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    515 shares
    Share 206 Tweet 129
  • Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Sabu-sabu 1 Ton di Kepulauan Riau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Serangan AS-Israel ke Iran Picu Penutupan Wilayah Udara, Penerbangan Haji dan Umroh Indonesia Tertunda

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Ironi AI Militer AS: Claude Anthropic Digunakan dalam Serangan Iran, Bertentangan dengan Larangan Trump

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Putusan MK: Frasa “Tidak Langsung” dalam Pasal Perintangan Penyidikan Dinyatakan Inkonstitusional, Ruang Tafsir Subjektif Tertutup

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Samsung Puncaki Pasar DRAM Global Q4 2025, Sengit Bersaing dengan SK Hynix

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Perang Iran Pecah Pasca Kebuntuan Nuklir: MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.