Senin, 16 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari

by Pewarta Warga
22/01/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 3 mins read
A A
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Jabodetabek kembali diguyur hujan lebat pada Kamis pagi (22/1/2026), memicu kewaspadaan publik terhadap potensi cuaca ekstrem. BMKG telah merilis peringatan dini, menjelaskan akar permasalahan di balik intensitas hujan yang meningkat tajam ini.

  • Cuaca ekstrem di Jabodetabek disebabkan oleh kombinasi sirkulasi siklonik dan penguatan Monsun Dingin Asia.
  • Fenomena seperti Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon 97S turut berkontribusi pada peningkatan awan hujan.
  • Peningkatan seruakan dingin dari Benua Asia mempercepat masuknya Monsun Asia ke wilayah Indonesia.
  • BMKG mengeluarkan peringatan siaga dan awas untuk berbagai wilayah di Jabodetabek terkait potensi hujan lebat hingga ekstrem dan angin kencang.

Analisis Mendalam Penyebab Cuaca Ekstrem Jabodetabek

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memaparkan analisis mendalam mengenai penyebab cuaca ekstrem yang tengah melanda Jabodetabek dan wilayah Indonesia lainnya. Menurut laporan ‘Prospek Cuaca Mingguan’ yang dirilis pada 19 Januari 2026, fenomena ini dipicu oleh interaksi kompleks dari beberapa faktor utama di tingkat regional.

Faktor Utama Pemicu Hujan Lebat

Dua faktor krusial yang menjadi sorotan BMKG adalah:

  • Sirkulasi Siklonik: Pola angin yang berputar ini secara signifikan mendukung pembentukan dan perkembangan awan hujan di atmosfer.
  • Penguatan Monsun Dingin Asia: Arus udara dingin yang berasal dari Benua Asia mengalami penguatan, kemudian bergerak masuk dan memengaruhi sistem cuaca di wilayah Indonesia.

Fenomena Cuaca Spesifik yang Berkontribusi

BMKG merinci beberapa fenomena meteorologis spesifik yang turut memperparah kondisi cuaca:

  • Siklon Tropis Nokaen: Keberadaan siklon ini di Laut Filipina diprediksi akan menguat, memberikan dampak pada pola angin di wilayah utara Indonesia bagian Timur.
  • Bibit Siklon 97S: Pergerakan bibit siklon yang persisten ini memengaruhi pola angin secara luas, termasuk menciptakan daerah konfluensi dan konvergensi yang membentang dari Pulau Timor hingga Laut Arafuru. Kondisi ini sangat kondusif untuk pertumbuhan awan hujan.
  • Peningkatan Seruakan Dingin (Cold Surge): Indikasi adanya perbedaan tekanan udara yang signifikan antara Benua Asia yang memiliki tekanan tinggi dan wilayah Indonesia. Peningkatan kecepatan angin di Laut Cina Selatan akibat fenomena ini turut mempercepat intrusi Monsun Asia melintasi ekuator melalui Selat Karimata.

Interaksi fenomena-fenomena tersebut memberikan dampak nyata berupa peningkatan intensitas kejadian cuaca ekstrem, khususnya di wilayah selatan Indonesia, yang mencakup Sumatera Bagian Selatan dan Pulau Jawa, termasuk Jabodetabek.

Peringatan Dini BMKG untuk Wilayah Jabodetabek

Menindaklanjuti analisis tersebut, BMKG telah mengeluarkan serangkaian peringatan dini yang dirinci untuk wilayah Jabodetabek. Peringatan yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi BMKG pada Rabu (21/1) ini menggarisbawahi perlunya kewaspadaan tinggi:

Tingkat Siaga dan Awas Hujan Lebat

  • Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Dikeluarkan untuk wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.
  • Awas Hujan Sangat Lebat-Ekstrem: Dikeluarkan untuk wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu.

Peringatan Angin Kencang

Selain potensi hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk angin kencang di beberapa area, yaitu Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, serta wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu. Peringatan ini diperbarui secara berkala, menegaskan bahwa potensi cuaca buruk masih berlanjut dan memerlukan perhatian serius dari masyarakat.

BACA JUGA:

102 Pohon Tumbang di Makassar Akibat Cuaca Ekstrem Januari 2026: DLH Tingkatkan Mitigasi

BMKG Prediksi Hujan Seharian di Jakbar & Jaksel, Waspada Potensi Genangan

Dinkes DKI Siagakan Faskes dan Tim Gawat Darurat Hadapi Risiko Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Nelayan Yanto Ditemukan Meninggal di Makassar Akibat Cuaca Ekstrem

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia, Waspadai Cuaca Ekstrem

Tags: bmkgCuaca EkstremHujan Lebatjabodetabekmonsun asiaPrakiraan CuacaSiklon Tropis
Share10Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

BMKG Prediksi Hujan Seharian di Jakbar & Jaksel, Waspada Potensi Genangan

09/02/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Getaran Kuat Terasa hingga Yogyakarta dan Malang – BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

06/02/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Identifikasi Korban Longsor Cisarua Terkendala, Polda Jabar Maksimalkan Metode Forensik

04/02/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Dinkes DKI Siagakan Faskes dan Tim Gawat Darurat Hadapi Risiko Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

04/02/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Banjir Subang: Ribuan Rumah Terendam, Pemkab Dirikan Dapur Umum dan Pantau Tanggul

31/01/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia, Waspadai Cuaca Ekstrem

30/01/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Update Longsor Bandung Barat: 34 Korban Teridentifikasi, Identitas 4 Jenazah Baru Dirilis

29/01/2026
paccerakkang banjir cr

Banjir Langganan Depan RSUD Bekasi: Akses Vital Terancam, Warga Resah Menanti Solusi Tuntas

29/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3871 shares
    Share 1548 Tweet 968
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    481 shares
    Share 192 Tweet 120
  • Tragedi Papua: Pilot Smart Air Tewas Ditembak, Isu Tambang Ilegal dan Ancaman TPNPB Mengemuka

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Emas dan Perak Berfluktuasi: Lonjakan Signifikan Meski Data Ekonomi AS Mengejutkan, Apa Kata Analis?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Beda Smoothing Sutra dengan Smoothing Biasa, Rebonding, dan Straightening

    1330 shares
    Share 532 Tweet 333
  • 10 Kebiasaan Orang Tiongkok Pembawa Sukses Finansial: Bukan Hoki, Tapi Pola Pikir Jitu

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Hotel Sultan Tetap Beroperasi: Pengelolaan Dialihkan Pasca Kemenangan Negara

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • UMKM di Bursa Efek Awal 2026: Gelombang Pertumbuhan vs. Ancaman Delisting

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.