Minggu, 8 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari

by Pewarta Warga
22/01/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 3 mins read
A A
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Jabodetabek kembali diguyur hujan lebat pada Kamis pagi (22/1/2026), memicu kewaspadaan publik terhadap potensi cuaca ekstrem. BMKG telah merilis peringatan dini, menjelaskan akar permasalahan di balik intensitas hujan yang meningkat tajam ini.

  • Cuaca ekstrem di Jabodetabek disebabkan oleh kombinasi sirkulasi siklonik dan penguatan Monsun Dingin Asia.
  • Fenomena seperti Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon 97S turut berkontribusi pada peningkatan awan hujan.
  • Peningkatan seruakan dingin dari Benua Asia mempercepat masuknya Monsun Asia ke wilayah Indonesia.
  • BMKG mengeluarkan peringatan siaga dan awas untuk berbagai wilayah di Jabodetabek terkait potensi hujan lebat hingga ekstrem dan angin kencang.

Analisis Mendalam Penyebab Cuaca Ekstrem Jabodetabek

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memaparkan analisis mendalam mengenai penyebab cuaca ekstrem yang tengah melanda Jabodetabek dan wilayah Indonesia lainnya. Menurut laporan ‘Prospek Cuaca Mingguan’ yang dirilis pada 19 Januari 2026, fenomena ini dipicu oleh interaksi kompleks dari beberapa faktor utama di tingkat regional.

Faktor Utama Pemicu Hujan Lebat

Dua faktor krusial yang menjadi sorotan BMKG adalah:

  • Sirkulasi Siklonik: Pola angin yang berputar ini secara signifikan mendukung pembentukan dan perkembangan awan hujan di atmosfer.
  • Penguatan Monsun Dingin Asia: Arus udara dingin yang berasal dari Benua Asia mengalami penguatan, kemudian bergerak masuk dan memengaruhi sistem cuaca di wilayah Indonesia.

Fenomena Cuaca Spesifik yang Berkontribusi

BMKG merinci beberapa fenomena meteorologis spesifik yang turut memperparah kondisi cuaca:

  • Siklon Tropis Nokaen: Keberadaan siklon ini di Laut Filipina diprediksi akan menguat, memberikan dampak pada pola angin di wilayah utara Indonesia bagian Timur.
  • Bibit Siklon 97S: Pergerakan bibit siklon yang persisten ini memengaruhi pola angin secara luas, termasuk menciptakan daerah konfluensi dan konvergensi yang membentang dari Pulau Timor hingga Laut Arafuru. Kondisi ini sangat kondusif untuk pertumbuhan awan hujan.
  • Peningkatan Seruakan Dingin (Cold Surge): Indikasi adanya perbedaan tekanan udara yang signifikan antara Benua Asia yang memiliki tekanan tinggi dan wilayah Indonesia. Peningkatan kecepatan angin di Laut Cina Selatan akibat fenomena ini turut mempercepat intrusi Monsun Asia melintasi ekuator melalui Selat Karimata.

Interaksi fenomena-fenomena tersebut memberikan dampak nyata berupa peningkatan intensitas kejadian cuaca ekstrem, khususnya di wilayah selatan Indonesia, yang mencakup Sumatera Bagian Selatan dan Pulau Jawa, termasuk Jabodetabek.

Peringatan Dini BMKG untuk Wilayah Jabodetabek

Menindaklanjuti analisis tersebut, BMKG telah mengeluarkan serangkaian peringatan dini yang dirinci untuk wilayah Jabodetabek. Peringatan yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi BMKG pada Rabu (21/1) ini menggarisbawahi perlunya kewaspadaan tinggi:

Tingkat Siaga dan Awas Hujan Lebat

  • Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Dikeluarkan untuk wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.
  • Awas Hujan Sangat Lebat-Ekstrem: Dikeluarkan untuk wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu.

Peringatan Angin Kencang

Selain potensi hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk angin kencang di beberapa area, yaitu Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, serta wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu. Peringatan ini diperbarui secara berkala, menegaskan bahwa potensi cuaca buruk masih berlanjut dan memerlukan perhatian serius dari masyarakat.

BACA JUGA:

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sulsel: Waspadai Banjir dan Gelombang Tinggi (24 Feb – 1 Mar 2026)

Cuaca Ekstrem, Makassar Alihkan Belajar Tatap Muka ke Daring untuk PAUD hingga SMP

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Jabodetabek 23-24 Februari 2026

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Minggu, 23 Februari 2026

Banjir Prancis Barat: Terparah Sejak 1959, Ratusan Rumah Terendam, Satu Hilang

Tags: bmkgCuaca EkstremHujan Lebatjabodetabekmonsun asiaPrakiraan CuacaSiklon Tropis
Share10Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Banjir Bandang Terjang Lereng Argopuro Jember: Lumpur dan Kayu Luluh Lantakkan Permukiman Warga

04/03/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

02/03/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian

25/02/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Jabodetabek 23-24 Februari 2026

23/02/2026
Wartakita Seismograf Gempa 4

10 Gempa Bumi Terkini di Indonesia: Update BMKG hingga 23 Februari 2026

23/02/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Minggu, 23 Februari 2026

22/02/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Banjir Prancis Barat: Terparah Sejak 1959, Ratusan Rumah Terendam, Satu Hilang

20/02/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Tanggul Sungai Tuntang Jebol, Banjir Landa Jalur Semarang-Purwodadi

17/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    526 shares
    Share 210 Tweet 132
  • Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Ironi AI Militer AS: Claude Anthropic Digunakan dalam Serangan Iran, Bertentangan dengan Larangan Trump

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • THR 2026 Wajib Penuh H-7 Lebaran, Ojol Juga Dapat Bonus Spesial

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.