Rabu, 11 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2020
Trending

Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia

Dilansir South China Morning Post, gen rs4702 memungkinkan virus corona jenis baru bereplikasi lebih cepat di tubuh manusia, terutama di otak

by Redaktur
24/09/2020
in Arsip 2020, Internasional, Kesehatan
Reading Time: 4 mins read
A A
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Photo by Fusion Medical Animation on Unsplash

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di New York, Amerika Serikat (AS) menunjukkan, orang-orang yang mengalami mutasi genetik unik mungkin tidak memiliki gejala infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) yang tak terlalu parah. Tetapi, kabar baik itu muncul dengan kabar buruk, yakni mereka lebih berisiko mengalami skizofrenia.

Dilansir South China Morning Post, gen rs4702 memungkinkan virus corona jenis baru bereplikasi lebih cepat di tubuh manusia, terutama di otak. Mutasi gen dapat menekan reproduksi virus, tetapi orang yang membawa mutasi ini cenderung memiliki masalah dengan neuron yang terkait dengan skizofrenia dan gangguan mental lainnya.

Penemuan baru menambah bukti yang semakin banyak variasi genetik yang umum dapat memengaruhi infeksi virus corona jenis baru. Tim peneliti yang dipimpin oleh Kristen Brennand dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York merilis studi dalam sebuah makalah non-peer-review yang diunggah di bioRxiv pada Senin (21/9) lalu.

Tingkat keparahan Covid-19 bervariasi dari satu orang ke orang lain, bahkan dalam kelompok usia yang sama. Ada beberapa pasien berusia muda dan sehat meninggal, sementara yang lain bebas dari gejala.

Di China, dalam laporan yang diterbitkan oleh China Medical Treatment Expert Group di New England Journal of Medicine pada April mengatakan, hampir 20 persen kasus Covid-19 berkembang menjadi parah atau kritis. Pada Juni, tim peneliti dari Prancis melaporkan dalam jurnal yang sama bahwa sepertiga dari pasien yang diteliti memiliki gejala neurologis, seperti kurangnya perhatian, disorientasi, atau gerakan yang tidak terorganisir dengan baik.

Tim peneliti menginfeksi neuron manusia yang membawa gen rs4702 dengan dosis kecil SARS-CoV-2, nama resmi untuk virus corona jenis baru yang menjadi dalang Covid-19. Dalam 24 jam, salinan virus meningkat hampir 150 ribu kali. Mereka kemudian menginduksi mutasi gen rs4702 di neuron dengan teknologi pengeditan gen. Jumlah salinan virus lalu turun menjadi sekitar sepertiga.

Variasi pada gen manusia diketahui memengaruhi kematian dari suatu penyakit menular. Sebagai contoh, orang China lebih rentan terhadap virus H1N1 dibanding Eropa.

Menurut sebuah studi di University of Oxford yang diterbitkan dalam jurnal Nature pada 2013, hal itu terjadi adalah karena mutasi yang jauh lebih umum terjadi di kalangan orang China daripada orang kulit putih. Mutasi itu bisa meningkatkan risiko gejala parah atau kritis enam kali lipat.

Gen rs4702 mengendalikan produksi furin, enzim yang penting untuk berfungsinya banyak protein dalam tubuh. Tim peneliti mengatakan gen tersebut tidak hanya terjadi di otak, tetapi juga di sel paru-paru dan usus.

Tim peneliti juga yakin virus SARS-CoV-2 telah membajak furin untuk memulai serangkaian mekanisme pengikatan yang pada akhirnya akan mengarah pada fusi selubung virus, atau lapisan terluar, dan membran sel inang. Kemampuan seperti itu yang dimungkinkan oleh penyisipan empat huruf yang unik dalam kode genetik virus, sehingga tidak terlihat pada virus corona lain, seperti SARS (sindrom akut pernapasan parah), menurut para peneliti.

Studi sebelumnya oleh tim Brennand dan yang lainnya menemukan bahwa mutasi gen rs4702 dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan neuron dan aktivitas yang berubah. Perubahan ini dianggap sebagai faktor risiko umum untuk skizofrenia, gangguan mental serius yang dapat mengakibatkan halusinasi, delusi, dan pemikiran atau perilaku ekstrem.

“Meskipun mutasi dapat mengurangi replikasi virus pada pasien secara individu, ini mungkin bukan kabar baik untuk pengendalian pandemi dengan membiarkan virus tingkat rendah menyebar dengan sukses sementara tetap tidak terdeteksi oleh sistem kekebalan”, ujar Brennand.

Para dokter di Wuhan, Provincie Hubei, China, kota di wilayah tengah China yang menjadi tempat wabah Covid-19 pertama kali ditemukan menjadi yang pertama mengamati hasil berbeda di antara pasien dengan golongan darah berbeda, terkait erat dengan gen. Peneliti Eropa melaporkan varian genetik yang memengaruhi pembentukan enzim pengubah angiotensin 2, protein yang digunakan oleh virus untuk memasuki sel inang pada populasi Italia.

Ilmuwan dari banyak negara juga telah meluncurkan kolaborasi di seluruh dunia untuk melacak gen yang paling relevan dalam Covid-19 yang menjadi krisis kesehatan global ini. Brennand mengatakan, upaya ini akan membantu mengidentifikasi individu berisiko tinggi dengan lebih baik.

BACA JUGA:

Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak

Pemerintah Percepat Reaktivasi Peserta PBI BPJS Kesehatan untuk Pasien Penyakit Katastropik

Tragedi Jutaan Penerima BPJS PBI Dinonaktifkan Mendadak: Akar Masalah Pemutakhiran Data

Dinkes DKI Siagakan Faskes dan Tim Gawat Darurat Hadapi Risiko Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Manifesto Reformasi Parpol: Membubarkan ‘PO Bus’ dan Mengembalikan Daulat Rakyat

Tags: COVID-19KesehatanMutasiskizofreniavirus coronawartakita
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Iran Tegaskan Tak Akan Serang Tetangga, Kecuali Diprovokasi, Namun Pengaruh Politik Terbatas

08/03/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Intelijen Ungkap Rencana Operasi Lintas Batas Milisi Kurdi Iran di Irak Utara, Diduga Diberi Sinyal oleh AS

05/03/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global

05/03/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Jerman Tegaskan Sikap Netral dalam Konflik Iran-Israel-AS, Fokus pada De-eskalasi

05/03/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

03/03/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Kendalikan Kortisol: Panduan Komprehensif Mengelola Hormon Stres untuk Kesehatan Optimal

31/01/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Posisi Seks Apex: Panduan Mendalam untuk Pengalaman Panas yang Membutuhkan Kekuatan dan Keintiman

31/01/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

GERD: Kenali Gejala Akut, Penyebab Tersembunyi, dan Solusi Ampuh yang Perlu Anda Ketahui

28/01/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

    Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Toraja: Ekskavator Hancurkan Tongkonan 300 Tahun, Warisan Budaya Terancam Punah

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    530 shares
    Share 212 Tweet 133
  • Esai Ramadan #17: Doa, antara Harapan dan Kepasrahan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #16: Autofagi Jiwa

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Konflik Timur Tengah Kembali Memanas: Apa Pemicu dan Dampaknya bagi Indonesia?

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Alarm Merah Generasi Digital: Di Balik Lonjakan 28% Pasien Anak Kecanduan Gadget yang Penuhi RSJ

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.