Kamis, 29 Januari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2020
Trending

Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia

Dilansir South China Morning Post, gen rs4702 memungkinkan virus corona jenis baru bereplikasi lebih cepat di tubuh manusia, terutama di otak

by Redaktur
24/09/2020
in Arsip 2020, Internasional, Kesehatan
Reading Time: 4 mins read
A A
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Photo by Fusion Medical Animation on Unsplash

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di New York, Amerika Serikat (AS) menunjukkan, orang-orang yang mengalami mutasi genetik unik mungkin tidak memiliki gejala infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) yang tak terlalu parah. Tetapi, kabar baik itu muncul dengan kabar buruk, yakni mereka lebih berisiko mengalami skizofrenia.

Dilansir South China Morning Post, gen rs4702 memungkinkan virus corona jenis baru bereplikasi lebih cepat di tubuh manusia, terutama di otak. Mutasi gen dapat menekan reproduksi virus, tetapi orang yang membawa mutasi ini cenderung memiliki masalah dengan neuron yang terkait dengan skizofrenia dan gangguan mental lainnya.

Penemuan baru menambah bukti yang semakin banyak variasi genetik yang umum dapat memengaruhi infeksi virus corona jenis baru. Tim peneliti yang dipimpin oleh Kristen Brennand dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York merilis studi dalam sebuah makalah non-peer-review yang diunggah di bioRxiv pada Senin (21/9) lalu.

Tingkat keparahan Covid-19 bervariasi dari satu orang ke orang lain, bahkan dalam kelompok usia yang sama. Ada beberapa pasien berusia muda dan sehat meninggal, sementara yang lain bebas dari gejala.

Di China, dalam laporan yang diterbitkan oleh China Medical Treatment Expert Group di New England Journal of Medicine pada April mengatakan, hampir 20 persen kasus Covid-19 berkembang menjadi parah atau kritis. Pada Juni, tim peneliti dari Prancis melaporkan dalam jurnal yang sama bahwa sepertiga dari pasien yang diteliti memiliki gejala neurologis, seperti kurangnya perhatian, disorientasi, atau gerakan yang tidak terorganisir dengan baik.

Tim peneliti menginfeksi neuron manusia yang membawa gen rs4702 dengan dosis kecil SARS-CoV-2, nama resmi untuk virus corona jenis baru yang menjadi dalang Covid-19. Dalam 24 jam, salinan virus meningkat hampir 150 ribu kali. Mereka kemudian menginduksi mutasi gen rs4702 di neuron dengan teknologi pengeditan gen. Jumlah salinan virus lalu turun menjadi sekitar sepertiga.

Variasi pada gen manusia diketahui memengaruhi kematian dari suatu penyakit menular. Sebagai contoh, orang China lebih rentan terhadap virus H1N1 dibanding Eropa.

Menurut sebuah studi di University of Oxford yang diterbitkan dalam jurnal Nature pada 2013, hal itu terjadi adalah karena mutasi yang jauh lebih umum terjadi di kalangan orang China daripada orang kulit putih. Mutasi itu bisa meningkatkan risiko gejala parah atau kritis enam kali lipat.

Gen rs4702 mengendalikan produksi furin, enzim yang penting untuk berfungsinya banyak protein dalam tubuh. Tim peneliti mengatakan gen tersebut tidak hanya terjadi di otak, tetapi juga di sel paru-paru dan usus.

Tim peneliti juga yakin virus SARS-CoV-2 telah membajak furin untuk memulai serangkaian mekanisme pengikatan yang pada akhirnya akan mengarah pada fusi selubung virus, atau lapisan terluar, dan membran sel inang. Kemampuan seperti itu yang dimungkinkan oleh penyisipan empat huruf yang unik dalam kode genetik virus, sehingga tidak terlihat pada virus corona lain, seperti SARS (sindrom akut pernapasan parah), menurut para peneliti.

Studi sebelumnya oleh tim Brennand dan yang lainnya menemukan bahwa mutasi gen rs4702 dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan neuron dan aktivitas yang berubah. Perubahan ini dianggap sebagai faktor risiko umum untuk skizofrenia, gangguan mental serius yang dapat mengakibatkan halusinasi, delusi, dan pemikiran atau perilaku ekstrem.

“Meskipun mutasi dapat mengurangi replikasi virus pada pasien secara individu, ini mungkin bukan kabar baik untuk pengendalian pandemi dengan membiarkan virus tingkat rendah menyebar dengan sukses sementara tetap tidak terdeteksi oleh sistem kekebalan”, ujar Brennand.

Para dokter di Wuhan, Provincie Hubei, China, kota di wilayah tengah China yang menjadi tempat wabah Covid-19 pertama kali ditemukan menjadi yang pertama mengamati hasil berbeda di antara pasien dengan golongan darah berbeda, terkait erat dengan gen. Peneliti Eropa melaporkan varian genetik yang memengaruhi pembentukan enzim pengubah angiotensin 2, protein yang digunakan oleh virus untuk memasuki sel inang pada populasi Italia.

Ilmuwan dari banyak negara juga telah meluncurkan kolaborasi di seluruh dunia untuk melacak gen yang paling relevan dalam Covid-19 yang menjadi krisis kesehatan global ini. Brennand mengatakan, upaya ini akan membantu mengidentifikasi individu berisiko tinggi dengan lebih baik.

BACA JUGA:

PPPK Vs SPPG: Ketidakadilan Gaji Guru Honorer R4 Mengemuka, Rencana Pengangkatan Massal Menuai Sorotan

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

Google Hapus Ulasan AI Medis Menyesatkan Setelah Laporan ‘Bahaya’

Jatim Waspada Super Flu H3N2: Gejala & Imbauan Wali Kota

RUU Perampasan Aset 2025: Masuk Prolegnas (Lagi), Taktik “Buying Time” atau Harapan Palsu?

Tags: COVID-19KesehatanMutasiskizofreniavirus coronawartakita
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

GERD: Kenali Gejala Akut, Penyebab Tersembunyi, dan Solusi Ampuh yang Perlu Anda Ketahui

28/01/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Kronologi Lengkap: Korean Air KE81 Berhasil Mendarat Aman di JFK Setelah Deklarasi PAN-PAN Akibat Masalah Hidrolik

24/01/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Project Iceworm: Ambisi Nuklir Bawah Es Greenland yang Terkubur Ambisi dan Ancaman Lingkungan

18/01/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Nelayan RI Raih Penghargaan Presiden Korsel, Kisah Heroik di Balik Api

05/01/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Kaleidoskop 2025: Vaksin Malaria Rutin di 17 Negara Afrika Selamatkan Puluhan Ribu Anak dari Kematian

29/12/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Kaleidoskop 2025: KTT APEC, PM Jepang Sanae Takaichi Geser Kursi untuk Prabowo, Memicu Investasi Rp100 Triliun

29/12/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Arab Saudi Memutih: Antara Anomali Iklim dan Nubuat ‘Tanah Arab Kembali Hijau’

23/12/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

UEA Diterjang Banjir? Analisis Mendalam Penyebab, Dampak, dan Pelajaran dari Krisis Air Gurun

21/12/2025

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

    Demo Pemekaran Luwu Berujung Kelangkaan BBM dan Lonjakan Harga di Luwu Raya

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Kronologi Lengkap: Korean Air KE81 Berhasil Mendarat Aman di JFK Setelah Deklarasi PAN-PAN Akibat Masalah Hidrolik

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Strategi Jitu Tiket Mudik Lebaran 2026: Raih Diskon Hingga 90% dan Hindari Lonjakan Harga

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Longsor dan Banjir Bandang Cisarua, Bandung Barat: Puluhan Rumah Tertimbun, Ratusan Warga Terdampak, Pencarian Korban Berlangsung

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Rangkuman Gempa Bumi 25 Januari 2026, BMKG Catat Aktivitas Seismik Signifikan

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    441 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Dell SE2726D: Monitor 2K 144Hz yang Sempurna untuk Produktivitas dan Gaming Kelas Berat

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Demonstrasi Tuntut Provinsi Luwu Raya Tutup Jalan Poros Sulsel, Kemacetan Lumpuhkan Transportasi

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.