Senin, 2 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Internasional

Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat

Pada 21 April pagi, pukul 07.15 waktu Vatican, Paus Fransiskus mengembuskan nafas terakhir di kediamannya, Casa Santa Marta

by Redaktur
21/04/2025
in Internasional
Reading Time: 5 mins read
A A
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

Paus Fransiskus dijemput dengan mobil Innova Zenix untuk diantar menginap di kedutaan Vatikan, bukan di hotel mewah.

Paus Fransiskus, kelahiran Jorge Mario Bergoglio pada 17 Desember 1936, meninggal pada 21 April 2025 di usia 88 tahun setelah berjuang melawan infeksi pernapasan ganda yang memuncak menjadi pneumonia berat. Sebagai Paus pertama dari Amerika dan ordo Jesuit, ia dikenal atas reformasi sosial, keberpihakan kepada kaum marginal, dan ajaran lingkungan hidup dalam ensiklik Laudato Si serta persaudaraan universal di Fratelli Tutti.

Romo Yusuf, pastor muda dari Indonesia yang bertugas di Vatikan, menyaksikan secara langsung kemunduran kesehatan Bapa Suci dan menjalani dinamika internal Gereja saat faksi konservatif dan progresif bersitegang, hingga mencapai pemahaman baru tentang iman inklusif di saat-saat akhir.

Kehidupan Awal dan Terpilihnya Paus

Paus Fransiskus lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio di Buenos Aires, Argentina, pada 17 Desember 1936. Setelah menempuh pendidikan teknik kimia, ia memasuki novisiat Serikat Jesus pada tahun 1958 dan ditahbiskan sebagai imam pada 1969. Karier pemerintahannya di Gereja berkembang pesat: menjadi uskup agung Buenos Aires pada 1998, diangkat kardinal pada 2001, hingga terpilih sebagai Paus pada 13 Maret 2013, menggantikan Paus Benediktus XVI. Ia memilih nama Fransiskus sebagai penghormatan kepada Santo Fransiskus dari Assisi, mencerminkan kerendahan hati dan cinta akan kemiskinan.

Warisan Reformasi dan Suara bagi yang Terpinggirkan

Sebagai Paus ke-266, Fransiskus membawa sejumlah gebrakan:

  • Ajaran Sosial dan Lingkungan: Melalui ensiklik Laudato Si (2015), ia menyerukan kepedulian atas krisis iklim dan keadilan antar generasi.
  • Persaudaraan Universal: Dokumen Fratelli Tutti (2020) menegaskan nilai solidaritas lintas agama dan budaya.
  • Kebijakan Progresif: Mendukung seruan hak-hak migran, keterbukaan terhadap pasangan sesama jenis dalam konteks serikat sipil, serta menolak hukuman mati.
  • Reformasi Birokrasi Gereja: Ia merombak tata kelola Vatikan, memperkenalkan transparansi keuangan, dan membentuk dewan penasihat laity untuk mendukung pengambilan keputusan.

Sepanjang kepemimpinannya, ia dijuluki “world’s parish priest” karena aksesibilitasnya: memilih tinggal di Casa Santa Marta, bukan Istana Apostolik, serta kebiasaan naik bus ataupun kereta bawah tanah saat masih menjabat uskup. Kata terkenalnya, “Who am I to judge?” tentang kaum LGBTQ+, menegaskan pendekatan pastoral yang penuh belas kasih.

Perjalanan Kesehatan Menuju Pengujung

Sejak muda, Jorge Bergoglio sudah mengalami masalah pernapasan: pernah dioperasi mengangkat sebagian paru-paru karena infeksi serius. Pada 2021, ia menjalani bedah usus besar yang sukses. Namun sejak awal 2025, kondisi kesehatannya memburuk: rawat inap di Rumah Sakit Gemelli selama 38 hari akibat infeksi polymikroba yang berkembang jadi pneumonia bilateral. Meski sempat dipulangkan dengan “protected discharge” pada 23 Maret, ia terus memerlukan oksigenasi tambahan dan pantauan ketat. Momen publik terakhirnya adalah saat memberikan berkat Paskah di Lapangan Santo Petrus pada 20 April 2025.

Pada 21 April pagi, pukul 07.15 waktu Vatican, Paus Fransiskus mengembuskan nafas terakhir di kediamannya, Casa Santa Marta, dikelilingi para imam dan perawatnya. Pengumuman resmi wafatnya disampaikan oleh Kardinal Kevin Farrell, dilanjutkan pernyataan duka dari pemimpin dunia seperti Presiden Argentina Alberto Fernández, Perdana Menteri India Narendra Modi, hingga Paus Emeritus Benediktus XVI.

Refleksi Pribadi Romo Yusuf

Romo Yusuf, pastor muda dari Indonesia yang ditempatkan di Sekretariat Negara Vatikan, terpilih menjadi salah satu pendamping rohani Paus Fransiskus di masa-masa kritis kesehatannya. Dalam esai ini, Romo Yusuf menuliskan:

“Saat saya menatap wajah lemah beliau di samping ranjang Casa Santa Marta, terbesit bayangan idealisme kita tentang pelayanan tanpa batas. Kepedulian Bapa Suci kepada yang kecil dan tertindas tidak surut meski tubuhnya tak kuat. Di sinilah saya dihadapkan pada paradoks—antara iman yang menuntun ‘apa pun terjadi’ dan keraguan ‘apakah kita cukup melakukan?’.”

Interaksi harian mereka—mulai doa pagi bersama, momen syukur atas sedikit kemajuan, hingga diskusi teologi tentang human dignity—mengungkapkan sisi humanis Paus yang kerap tersembunyi di balik protokol istana. Ketegangan internal Vatikan, di mana faksi konservatif meragukan reformasi lingkungan dan inklusivitasnya, berseberangan dengan kalangan progresif yang mendukung visi jihad kemanusiaan, kian memuncak saat ia terbaring sakit. Di tengah politik gerejawi, Romo Yusuf menemukan panggilan pribadi: bahwa iman sejati bukan monolog teologis, melainkan dialog penuh kerendahan antara hati yang berharap dan tangan yang membantu.

“Iman di Ujung Waktu”: Pesan untuk Umat

Wafatnya Fransiskus membawa duka mendalam bagi umat Katolik global, termasuk di Indonesia. Namun Romo Yusuf meyakini bahwa “akhir waktu” bukan akhir iman, melainkan panggilan untuk mewariskan warisan inklusif dan berkelanjutan. Dalam esainya:

  • Kesetiaan pada Pelayanan: Iman tumbuh bukan hanya saat berlimpah rahmat, tetapi juga di tengah kekurangan daya.
  • Harapan Melampaui Kematian: Seperti menara mercusuar yang tetap menyala meski diterpa badai, warisan kasih dan keadilan Paus Fransiskus harus terus berkilau.
  • Pentingnya Spiritualitas Inklusif: Keraguan dan keragaman bukan musuh iman, melainkan gerbang untuk memahami Tuhan yang Maha Rahim.

Ia menutup renungannya dengan ajakan agar umat meneruskan semangat Paus: menjaga bumi, merawat sesama, dan tidak gentar menghadapi keraguan, sebab iman sejati lahir dari perjalanan yang tak selalu mulus.

Paus Fransiskus, yang dalam esai ini disebut “Paus Paulus” sebagai simbol “pelayan sederhana”, wafat pada 21 April 2025 setelah menorehkan jejak luar biasa bagi Gereja dan dunia. Melalui lensa Romo Yusuf, kita melihat bukan sekadar peristiwa bersejarah, melainkan panggilan kontemplatif: bahwa di ujung waktu, iman bergantung pada tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata. Warisan kepemimpinan inklusif dan keberpihakan kepada yang terpinggirkan hendaknya terus dihidupkan oleh setiap pribadi, sebagai obituari hidup yang lebih bermakna daripada sekadar kalimat perpisahan.


Daftar Referensi Utama

  1. AP News – “The Latest: Pope Francis dies at age 88”
  2. People.com – “Pope Francis Dies at 88 After Health Crisis”
  3. Business Insider – “Pope Francis, Catholic Church trailblazer and first Latin American pope, dies”
  4. Vatican News – Laporan convalescence
  5. AP News – “From Buenos Aires to Rome: Key dates in the life of Pope Francis”
  6. Time – “Pope Francis, the ‘World’s Parish Priest’ Who Led in an Era of Crisis, Dies at 88”

BACA JUGA:

Manifesto Reformasi Parpol: Membubarkan ‘PO Bus’ dan Mengembalikan Daulat Rakyat

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

RUU Perampasan Aset 2025: Masuk Prolegnas (Lagi), Taktik “Buying Time” atau Harapan Palsu?

Kaleidoskop Politik 2025: Ujian Pertama Transisi dan Seni “Menari” di Antara Dua Karang

Arab Saudi Memutih: Antara Anomali Iklim dan Nubuat ‘Tanah Arab Kembali Hijau’

Tags: Kesederhanaan Paus FransiskusObituariPaus Fransiskus wafatwartakita
Share9Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

Kronologi Lengkap: Korean Air KE81 Berhasil Mendarat Aman di JFK Setelah Deklarasi PAN-PAN Akibat Masalah Hidrolik

24/01/2026
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

Project Iceworm: Ambisi Nuklir Bawah Es Greenland yang Terkubur Ambisi dan Ancaman Lingkungan

18/01/2026
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

Nelayan RI Raih Penghargaan Presiden Korsel, Kisah Heroik di Balik Api

05/01/2026
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

Kaleidoskop 2025: Vaksin Malaria Rutin di 17 Negara Afrika Selamatkan Puluhan Ribu Anak dari Kematian

29/12/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

Kaleidoskop 2025: KTT APEC, PM Jepang Sanae Takaichi Geser Kursi untuk Prabowo, Memicu Investasi Rp100 Triliun

29/12/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

Arab Saudi Memutih: Antara Anomali Iklim dan Nubuat ‘Tanah Arab Kembali Hijau’

23/12/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

UEA Diterjang Banjir? Analisis Mendalam Penyebab, Dampak, dan Pelajaran dari Krisis Air Gurun

21/12/2025
aksi ahmed di sydney

Darah di Menorah dan Keberanian Ahmed: Saat Penjual Buah Muslim Menjadi Perisai Hanukkah di Bondi

16/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

    Esai Ramadan #11: Maghfirah dan Sunyinya Nurani Sang Sopir

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Esai Ramadan #7: Rahasia yang Paling Terjaga

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    508 shares
    Share 203 Tweet 127
  • TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Sabu-sabu 1 Ton di Kepulauan Riau

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Serangan AS-Israel ke Iran Picu Penutupan Wilayah Udara, Penerbangan Haji dan Umroh Indonesia Tertunda

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Samsung Puncaki Pasar DRAM Global Q4 2025, Sengit Bersaing dengan SK Hynix

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Segera Cek! Aturan Lengkap dan Jadwal Pencairan THR Pekerja Swasta 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • #CekFakta Memakan Pisang pada Malam Hari Menyebabkan Batuk

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Keluarga ABK Samsir Berterima Kasih Pada Pemerintah dan Semua Pihak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Paus Fransiskus, “World’s Parish Priest”, Wafat - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.