Wartakita.id, Makassar — Antusiasme tinggi warga pengunjung Sulsel Expo 2026 di Makassar, Minggu, 18 Oktober 2026, membuat program pangan murah yang digagas Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) ludes tak bersisa. Seluruh stok kebutuhan pokok yang disediakan Pemkab Sidrap diserbu habis oleh masyarakat yang ingin memanfaatkan kesempatan mendapatkan harga terjangkau.
Lonjakan Permintaan di Sulsel Expo
Program pangan murah yang menjadi salah satu daya tarik utama di stan Pemerintah Kabupaten Sidrap pada ajang Sulsel Expo 2026, mendadak ramai tak terkendali. Sejak pagi, warga sudah memadati area stan, antre untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga yang jauh lebih miring dibandingkan harga pasaran. Fenomena ini menunjukkan betapa besar kebutuhan masyarakat akan akses pangan yang terjangkau, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan sehari-hari.
Antusiasme yang luar biasa ini, menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap, Syaharuddin, menjadi bukti nyata keberhasilan program ini dalam menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kami melihat sendiri bagaimana warga begitu antusias menyambut program ini. Stok yang kami bawa memang terbatas, namun niat kami adalah memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat yang hadir di pameran ini,” ujar Syaharuddin.
Respons Cepat Pemkab Sidrap
Menyikapi habisnya stok pangan murah tersebut, Syaharuddin menegaskan kesiapannya untuk segera menyiapkan tambahan pasokan. Keputusan ini diambil untuk mengakomodasi tingginya minat warga yang belum sempat merasakan manfaat program ini. “Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menambah jumlah stok. Jika memungkinkan, kami akan usahakan agar lebih banyak warga yang bisa mendapatkan harga murah ini sebelum pameran berakhir,” jelasnya.
Upaya penambahan stok ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sidrap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, partisipasi dalam Sulsel Expo 2026 juga menjadi sarana bagi Sidrap untuk memperkenalkan potensi daerahnya, sekaligus menjalankan fungsi sosialnya melalui program-program yang berpihak pada rakyat. Ketersediaan pangan murah di tengah keramaian pameran memang menjadi magnet tersendiri.
Sulsel Expo 2026: Lebih dari Sekadar Pameran
Sulsel Expo 2026 sendiri merupakan agenda tahunan yang sangat dinantikan di Makassar. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi produk-produk UMKM unggulan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi platform bagi pemerintah daerah untuk menyosialisasikan program-program pembangunan dan pelayanan publik. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman, yang membuka acara ini, turut mendorong agar produk UMKM lokal dapat merambah pasar yang lebih luas, termasuk ekosistem haji dan umrah.
Rangkaian kegiatan di Sulsel Expo 2026 juga mencakup pameran UMKM, diskusi mengenai ekosistem haji dan umrah, hingga tabligh akbar. Keberadaan program pangan murah dari Pemkab Sidrap menjadi salah satu highlight yang menarik perhatian ribuan pengunjung. Hal ini menunjukkan bahwa selain aspek ekonomi dan bisnis, aspek pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi prioritas dalam penyelenggaraan pameran berskala provinsi seperti ini.
Intinya
- Program pangan murah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di Sulsel Expo 2026, Makassar, pada Minggu, 18 Oktober 2026, diserbu warga hingga seluruh stoknya habis terjual.
- Antusiasme tinggi masyarakat ini menunjukkan kebutuhan akan akses pangan terjangkau, dan Pemkab Sidrap melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian siap menyiapkan tambahan stok.
- Sulsel Expo 2026 menjadi ajang penting bagi Pemkab Sidrap untuk tidak hanya memperkenalkan potensi daerah, tetapi juga menjalankan program sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kerap Ditanyakan
T: Mengapa program pangan murah di Sulsel Expo 2026 begitu diminati warga?
J: Program ini diminati karena menawarkan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran, sehingga menjadi solusi bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah fluktuasi harga.
T: Apa langkah Pemkab Sidrap selanjutnya terkait program pangan murah ini?
J: Pemkab Sidrap, melalui Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Syaharuddin, menyatakan kesiapan untuk menambah jumlah stok pangan murah jika memungkinkan, guna mengakomodasi permintaan warga yang masih tinggi.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























