Wartakita.id, Makassar — Jumat, 16 Oktober 2026, menjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang kerap bepergian antara Makassar dan Kolaka. Maskapai Sriwijaya Air secara resmi meluncurkan rute penerbangan pulang pergi (PP) yang menghubungkan kedua kota tersebut, membuka opsi perjalanan udara baru yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan persaingan layanan di wilayah Sulawesi.
Sriwijaya Air Hadir, Pilihan Perjalanan Udara Makin Luas
Langkah strategis Sriwijaya Air membuka rute Makassar-Kolaka PP ini disambut baik oleh publik. Sebelumnya, pilihan transportasi udara untuk rute ini terbilang terbatas, hanya dilayani oleh Wings Air, anak perusahaan dari Lion Air Group. Kehadiran Sriwijaya Air diharapkan tidak hanya menambah frekuensi penerbangan, tetapi juga memberikan alternatif tarif yang lebih kompetitif bagi para pengguna jasa penerbangan. Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk merencanakan perjalanan mereka, baik untuk urusan bisnis maupun pribadi, antara ibu kota Sulawesi Selatan dan salah satu kota penting di Sulawesi Tenggara.
Penerbangan perdana yang diluncurkan pada Jumat kemarin menandai dimulainya layanan reguler Sriwijaya Air di rute ini. Maskapai ini berkomitmen untuk melayani rute Makassar-Kolaka sebanyak empat kali dalam seminggu. Jadwal yang telah ditetapkan mencakup hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Fleksibilitas jadwal ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan yang beragam, memungkinkan penumpang untuk memilih hari keberangkatan yang paling sesuai dengan agenda mereka. Ketersediaan jadwal dari kedua arah, baik dari Makassar ke Kolaka maupun sebaliknya, semakin memudahkan perencanaan perjalanan yang terintegrasi.
Tarif Kompetitif dan Dampak Ekonomi Lokal
Salah satu daya tarik utama dari pembukaan rute baru ini adalah kisaran tarif yang ditawarkan. Sriwijaya Air membanderol tiket penerbangan untuk rute Makassar-Kolaka PP di angka Rp 800.000-an. Angka ini diharapkan dapat bersaing dengan tarif yang sudah ada, bahkan berpotensi menawarkan harga yang lebih terjangkau bagi sebagian segmen pasar. Ketersediaan tarif yang kompetitif ini sangat krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi sektor pariwisata dan perdagangan. Kemudahan aksesibilitas melalui udara dengan biaya yang relatif terjangkau akan memfasilitasi mobilitas pelaku usaha, investor, dan wisatawan.
Lebih jauh lagi, peningkatan konektivitas udara antarwilayah ini memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kolaka dan sekitarnya. Dengan semakin mudahnya akses dari Makassar, pusat ekonomi dan pemerintahan di Sulawesi Selatan, diharapkan akan ada peningkatan arus wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Hal ini tentu akan berdampak positif pada sektor perhotelan, kuliner, dan industri kreatif lokal. Selain itu, kelancaran distribusi barang dan jasa juga akan terbantu, yang pada gilirannya akan menstimulasi aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
Meningkatkan Konektivitas Antarprovinsi
Pembukaan rute Makassar-Kolaka oleh Sriwijaya Air merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat jaringan transportasi udara di Indonesia Timur. Wilayah Sulawesi, dengan bentang alam kepulauan dan jarak antarprovinsi yang cukup jauh, sangat bergantung pada layanan penerbangan untuk menjaga konektivitas. Rute ini menjadi jembatan penting yang menghubungkan dua provinsi, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, memfasilitasi interaksi sosial, ekonomi, dan budaya antar masyarakatnya. Keberadaan dua maskapai yang melayani rute yang sama juga menandakan adanya potensi pasar yang cukup besar dan iklim persaingan yang sehat.
Peningkatan persaingan layanan penerbangan ini secara inheren akan mendorong maskapai untuk terus meningkatkan kualitas layanan mereka. Mulai dari ketepatan waktu, kenyamanan kabin, hingga pelayanan pelanggan. Hal ini tentu akan menjadi keuntungan tersendiri bagi para penumpang. Durasi penerbangan yang sebelumnya sekitar satu jam dengan Wings Air, kini akan memiliki alternatif pilihan dari Sriwijaya Air, yang diharapkan dapat memberikan pengalaman terbang yang optimal. Upaya peningkatan konektivitas udara semacam ini sangat vital dalam mendukung pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru nusantara.
Intinya
- Sriwijaya Air resmi membuka rute penerbangan pulang pergi (PP) Makassar-Kolaka pada Jumat, 16 Oktober 2026, menambah pilihan transportasi udara bagi masyarakat.
- Rute baru ini beroperasi empat kali seminggu dengan tarif tiket berkisar Rp 800.000-an, menawarkan alternatif kompetitif dibandingkan layanan yang sudah ada.
- Kehadiran Sriwijaya Air diharapkan meningkatkan persaingan layanan, mendorong kualitas, serta berdampak positif pada konektivitas dan pertumbuhan ekonomi antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Kerap Ditanyakan
T: Berapa frekuensi penerbangan Sriwijaya Air di rute Makassar-Kolaka?
J: Sriwijaya Air melayani rute Makassar-Kolaka sebanyak empat kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
T: Siapa saja maskapai yang kini melayani rute Makassar-Kolaka?
J: Saat ini, rute Makassar-Kolaka dilayani oleh dua maskapai, yaitu Sriwijaya Air dan Wings Air yang merupakan bagian dari Lion Air Group.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























