Jumat, 1 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa

by Pewarta Warga
10/05/2016
in Arsip 2015-2018, Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Arsip

guru didorong menilai lebih objektif terhadap kemampuan siswa

Wartakita, Bone – Selama ini, penilaian sekolah terhadap siswa lebih banyak ditujukan pada aspek pengetahuan atau kognitif. Para guru biasa menilai siswa lewat ujian tertulis, baik lewat pilihan ganda, menjawab titik-titik, memasangkan jawaban dan sedikit pertanyaan esai.

“Penilaian demikian tidak bisa sepenuhnya memperlihatkan kemampuan siswa. Bisa jadi malamnya siswa ada masalah dengan keluarga, tidak bisa tidur dan agak linglung sehingga tidak berhasil menjawab soal-soal ujian satu jam tersebut dengan baik. Dia sudah belajar sepanjang semester dan sehari-hari menunjukkan keaktifan belajar dan ketrampilan menganalisis, tapi ternyata nilainya lebih banyak ditentukan oleh satu jam ujian tersebut. Ini tentu tidak adil!” ujar Jamaruddin, Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS untuk Sulawesi Selatan (10 Mei 2016).

Menurutnya, pada penilaian tradisional demikian, siswa hanya diberikan pilihan untuk merespon dan hanya mengingat informasi pengetahuan untuk menjawab pertanyaan. “Penilaian demikian gagal dalam mengungkap kinerja intelektual yang kompleks yang dibutuhkan dalam kehidupan,” ujarnya lebih lanjut.

Agar penilaian lebih holistik, USAID PRIORITAS telah melatih para guru untuk menggunakan model penilaian yang lebih objektif yaitu penilaian otentik. “Dengan modul dua dan tiga USAID PRIORITAS yang sejalan dengan kurikulum 2013 yang akan diterapkan secara nasional, para guru dilatih untuk melakukan penilaian terhadap siswa dengan lebih objektif lewati penilaian terhadap kinerja atau performance siswa berdasarkan penentuan kompetensi dasar sikap, ketrampilan dan pengetahuan yang ingin dicapai, “ ujarnya.

Untuk menguasai model penilaian tersebut, para peserta dalam pelatihan USAID PRIORITAS dilatih untuk menentukan kriteria atau aspek yang akan dinilai dalam suatu pembelajaran, dan menentukan indikator aspek tersebut. “Penilaian seperti ini menitikberatkan pada produk dan proses pembelajaran.

Pada proses pembelajaran, guru-guru akan memperhatikan aktivitas, respon, kegiatan, minat, sikap, dan upaya-upaya siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, guru harus mampu mengumpulkan informasi untuk penilaian baik pada ranah kognisi, psikomotorik maupun afeksi,” ujarnya. Berdsarkan penilaian seperti ini, maka perkembangan, kemajuan dan kesulitan belajar siswa akan bisa diketahui dan bisa jadi bahan evaluasi, ujarnya.

Namun menurut Jamaruddin, seringkali guru mengalami kesulitan menentukan aspek dan indikator penilaian. “Mereka juga sering merasa tak cukup waktu, karena harus mengajar sambil menilai,” tandasnya.

Hal ini diamini oleh Sukayati, guru SDN Bajoe Bone. “Saya merasa kesulitan memberikan nilai angka dengan model penilaian seperti ini, karena setiap angka harus disertai keterangan alasan penilaiannya yang berbentuk rubrik,” ujarnya saat menerima pelatihan modul tiga USAID PRIORITAS bersama para pendidik dari 16 sekolah binaan USAID PRIORITAS di Bone, Sulsel.

“Pelatihan yang diberikan USAID PRIORITAS akan memudahkan para guru mendalami model penilaian seperti ini, baik menyusun maupun melaksanakannya pada saat pembelajaran,” pungkas Jamaruddin.

Di Sulawesi Selatan, USAID PRIORITAS melaksanakan pelatihan semacam itu di 13 Kabupaten/Kota yaitu Bantaeng, Takalar, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Wajo, Enrekang, Tana Toraja, Soppeng, Pinrang, Sidrap dan Bone. (Ajieb)

BACA JUGA:

Listrik PLN di Bone: Produktivitas Bawang Naik Dua Kali Lipat, Biaya Operasional Tertekan 74%

Bea Cukai Sulbagsel Gagalkan 670 Ribu Rokok Ilegal di Gowa, Selamatkan Rp650 Juta Potensi Kerugian Negara

Polri Makassar Siagakan 1.200 Personel Amankan May Day, Prioritaskan Pencegahan Kericuhan

Pangkep Terpilih sebagai Fokus Utama Keamanan Pangan Nasional 2026 oleh BPOM

Makassar Digitalisasi Data Bansos: Langkah Kunci Menuju Penyaluran Tepat Sasaran

Tags: PendidikanPewarta WargaSulawesi SelatanUSAIDUSAID PRIORITAS
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

Verifikasi Hibah Lahan Makassar: Kunci Optimalisasi Aset Daerah Demi Pembangunan Berkelanjutan

01/05/2026
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

Kloter 14 Jamaah Haji Maros Berangkat ke Tanah Suci, Kuota Naik Dua Kali Lipat

01/05/2026
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

Arab Saudi Tinjau Langsung Makkah Route di Makassar, Tingkatkan Layanan Haji 2026

01/05/2026
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

Ratusan Dokter Gigi Anak Gelar Bakti Sosial ‘Sailing for Smiling’ di Pulau Kodingareng, Makassar: Aksi Nyata Pemerataan Akses Kesehatan Gigi

01/05/2026
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

Kolaborasi Makassar, ATR/BPN, dan KPK: Fondasi Penguatan Tata Kelola Aset Daerah Demi Transparansi dan Ekonomi Berkembang

30/04/2026
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

Listrik PLN di Bone: Produktivitas Bawang Naik Dua Kali Lipat, Biaya Operasional Tertekan 74%

30/04/2026
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

Unhas Resmikan Satuan Pelayanan Gizi, Langkah Krusial Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden

28/04/2026
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

Makkah Route ke Makassar Mulai 2026: Hadiah Ibadah Lebih Lancar untuk 15.804 Calon Haji

27/04/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

    BREAKING NEWS: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek Parah

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Respon Green SM Pasca Kecelakaan Kereta Bekasi: Pernyataan Resmi Tanpa Empati Tuai Kritik

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pengumuman Hasil TKA SD & SMP 2026: Jadwal, Materi Ujian, dan Cara Cek Nilai

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kota Makassar Memasuki Musim Penghujan

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • DJP Rumuskan Dasar Hukum Relaksasi Sanksi Telat Lapor SPT Tahunan Badan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    597 shares
    Share 239 Tweet 149
  • Kolaborasi Makassar, ATR/BPN, dan KPK: Fondasi Penguatan Tata Kelola Aset Daerah Demi Transparansi dan Ekonomi Berkembang

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Listrik PLN di Bone: Produktivitas Bawang Naik Dua Kali Lipat, Biaya Operasional Tertekan 74%

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Unhas Resmikan Satuan Pelayanan Gizi, Langkah Krusial Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Guru Didorong Menilai Lebih Objektif terhadap Kemampuan Siswa - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.