Senin, 3 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang?

by Warteknet
07/01/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1767741637-3a700e6e45f629b5

Wartakita.id – Pernyataan mengejutkan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengungkap pergeseran kekuatan ekonomi Asia. Tiongkok kini dinilai tak hanya menyamai, tapi berpotensi melampaui Korea Selatan dalam berbagai sektor krusial, mengubah lanskap kerja sama ekonomi kedua negara secara fundamental.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan China Media Group (CMG) menjelang kunjungan resminya ke Negeri Tirai Bambu, Lee Jae-myung secara lugas menyampaikan pandangannya. Kunjungan ini, yang dipimpinnya bersama delegasi ratusan perwakilan perusahaan Korea Selatan, menjadi sorotan di tengah memanasnya persaingan industri, terutama di arena otomotif dan kendaraan listrik.

Pergeseran Paradigma Kerja Sama Ekonomi

Dulu, skema kerja sama ekonomi antara Korea Selatan dan Tiongkok dapat digambarkan sebagai hubungan vertikal. Korea Selatan memosisikan diri sebagai penyedia teknologi canggih dan modal, sementara Tiongkok mengandalkan kekuatan tenaga kerja masifnya. Namun, tren ini kini berbalik arah.

“Pesatnya kemajuan Tiongkok telah mengubah pola tersebut,” ujar Lee, menekankan perlunya model kerja sama baru yang lebih setara dan horizontal. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi di sektor-sektor maju seperti kecerdasan buatan (AI) dan industri teknologi tinggi, yang semakin terintegrasi dengan manufaktur otomotif dan pengembangan perangkat lunak kendaraan.

Dominasi Tiongkok di Sektor Kunci

Pergeseran dinamika ini paling kentara terlihat dalam industri otomotif. Tiongkok telah menjelma menjadi produsen sekaligus eksportir kendaraan energi baru (NEV) terbesar di dunia. Sementara itu, Korea Selatan, meskipun masih memegang peranan penting dalam manufaktur kendaraan global, elektronika daya, dan rantai pasok baterai, menghadapi tantangan baru.

Produsen mobil Tiongkok kini gencar berekspansi ekspor, sementara perusahaan Korea Selatan masih menjadikan Tiongkok sebagai basis produksi dan pasar utama. Di lini rantai pasok baterai, Tiongkok mendominasi produksi baterai lithium besi fosfat (LFP) dan menguasai sebagian besar proses hulu bahan baku krusial seperti lithium, kobalt, dan grafit.

Meski perusahaan Korea Selatan tetap menjadi pemasok utama baterai lithium ternary untuk produsen mobil global, dominasi Tiongkok dengan produk yang lebih terjangkau menjadi ancaman nyata seiring naiknya popularitas kendaraan listrik.

Persaingan di Era Kendaraan Cerdas

Bidang perangkat lunak kendaraan dan sistem penggerak cerdas juga tak luput dari persaingan ketat. Produsen Tiongkok gesit mengadopsi sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS), sistem operasi kendaraan, hingga fitur berbasis AI untuk model pasar massal.

Sebagai respons, produsen Korea Selatan meningkatkan investasi pada kendaraan berbasis perangkat lunak, riset pengemudian otonom, dan pengembangan AI demi menjaga daya saing. Data perdagangan mengkonfirmasi tren ini, dengan peningkatan ekspor kendaraan Tiongkok ke Korea Selatan dan tekanan yang semakin besar pada pemasok komponen Korea dari produsen Tiongkok.

Peluang di Tengah Ketidakpastian

Lee Jae-myung menekankan integrasi mendalam rantai pasok kedua negara. Karenanya, menghindari konfrontasi dalam hubungan ekonomi menjadi krusial. Pertemuan dengan para pemimpin dan pelaku bisnis Tiongkok dalam kunjungan ini diharapkan dapat merumuskan kerangka kerja sama di sektor manufaktur maju.

Pro Insight: Bagi Indonesia, dinamika ini menawarkan peluang sekaligus tantangan. Kolaborasi dengan Tiongkok di sektor baterai dan kendaraan listrik bisa menjadi jalan pintas untuk mengembangkan industri dalam negeri. Namun, penting untuk memastikan transfer teknologi dan pembangunan kapasitas lokal agar tidak hanya menjadi konsumen pasif.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Bagaimana perbandingan teknologi antara Tiongkok dan Korea Selatan saat ini?
Presiden Lee menilai Tiongkok telah menyamai, bahkan melampaui Korea Selatan di berbagai sektor, terutama yang berkaitan dengan industri maju seperti AI dan kendaraan listrik.
Apa dampak pergeseran kekuatan ekonomi ini terhadap Korea Selatan?
Korea Selatan menghadapi persaingan yang lebih ketat, baik di pasar domestik maupun global, dan perlu menyesuaikan model kerja sama ekonominya menjadi lebih setara.
Sektor apa saja yang paling terasa dampaknya dari persaingan ini?
Sektor otomotif, kendaraan energi baru, rantai pasok baterai, serta perangkat lunak kendaraan dan sistem penggerak cerdas menjadi arena persaingan paling intens.
Bagaimana potensi Indonesia di tengah persaingan Tiongkok-Korea Selatan ini?
Indonesia berpotensi menjalin kerja sama di sektor baterai dan kendaraan listrik, namun perlu strategi untuk memastikan transfer teknologi dan pembangunan kapasitas lokal.

Perubahan lanskap ekonomi Asia ini adalah pengingat bahwa dunia terus bergerak. Bagi para pelaku industri dan pembuat kebijakan, adaptasi dan pemahaman mendalam terhadap dinamika ini adalah kunci untuk mengukir masa depan yang lebih baik.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Perang Iran, AS-Israel Ciptakan Rezeki Nomplok Energi untuk Brasil

XPeng Ambil Alih Mayoritas Saham Pabrik EV EIDO, Erajaya Fokus Distribusi

Tiongkok Merangsek Dekat AS: Revolusi Integrasi AI Mengubah Lanskap Teknologi Global

Di Balik Layar: Perlakuan Aneh Pasukan Pengawal Trump terhadap Barang dari Tiongkok

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama dalam 70 Tahun: Investasi EV yang Meleset dan Tantangan Global

Tags: ekonomi Asiakendaraan listrikkorea selatanlee jae myungpersaingan teknologirantai pasokTiongkok
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang? - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang? - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang? - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang? - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang? - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang? - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang? - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang? - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    265 shares
    Share 106 Tweet 66
  • Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • “Pejabat Anti-Kritik” dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Parfum Lokal Wangi Mewah, Harga Terjangkau!

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • KSSK Siaga Penuh: Konflik Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Mitigasi Terkoordinasi Disiapkan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Banjir 50 cm Kembali Lumpuhkan BTN Mutiara Permai Gowa, Akses Jalan Terputus

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Pacitan Hingga Bali, 4,5 di Bantul

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.