Minggu, 1 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Politik

Krisis Demokrasi di Korea Selatan: Presiden Yoon Cabut Darurat Militer

Drama politik di Korea Selatan berakhir dengan kemenangan parlemen melawan deklarasi darurat militer.

by Redaktur
04/12/2024
in Politik
Reading Time: 3 mins read
A A
Wartalkita South Korea Martial Law

SEOUL, Korea Selatan — Sebuah malam yang menegangkan di Korea Selatan berakhir dengan dicabutnya darurat militer oleh Presiden Yoon Suk Yeol, setelah parlemen secara tegas menolaknya. Langkah ini menandai akhir dari drama politik yang mengingatkan kembali pada era otoriter yang pernah membayangi negara ini.

Darurat militer, yang diberlakukan pada Selasa malam, menciptakan ketegangan luar biasa. Presiden Yoon bersumpah untuk “menghapus kekuatan anti-negara” yang ia tuding merongrong stabilitas pemerintahan. Namun, hanya dalam waktu tiga jam, parlemen yang didominasi oposisi melawan dengan suara bulat menolak langkah tersebut. Deklarasi itu secara resmi dicabut pada Rabu pagi sekitar pukul 04.30 waktu setempat.

Ketua Majelis Nasional, Woo Won Shik, menyebut deklarasi darurat militer ini sebagai tindakan “tidak sah” dan berjanji bahwa parlemen akan berdiri di sisi rakyat untuk melindungi demokrasi. “Dengan cepatnya pasukan meninggalkan halaman parlemen, kita telah menunjukkan kedewasaan militer kita dalam menghadapi situasi yang rumit,” ujar Woo.

Ketegangan Politik yang Memanas

Langkah Presiden Yoon memicu kecaman luas, termasuk dari partainya sendiri, Partai Kekuatan Rakyat. Oposisi liberal, yang dipimpin oleh Lee Jae-myung dari Partai Demokrat, segera mengambil langkah defensif dengan mengamankan aula parlemen. Lee juga menuduh bahwa militer sempat mencoba menangkapnya bersama sejumlah pemimpin politik lainnya.

Pemandangan dramatis menyelimuti parlemen. Tentara bersenjata dan kendaraan militer memenuhi halaman Majelis Nasional, sementara ribuan pengunjuk rasa berkumpul di luar, menyerukan pemakzulan Presiden Yoon. Beberapa bentrokan kecil terjadi, tetapi secara umum situasi terkendali.

Konteks Darurat Militer dan Konstitusi

Darurat militer di Korea Selatan hanya dapat diberlakukan dalam situasi seperti perang atau ancaman nasional yang sangat serius. Deklarasi ini memberikan wewenang kepada presiden untuk membatasi kebebasan sipil, termasuk kebebasan pers dan hak berkumpul. Namun, parlemen memiliki hak konstitusional untuk menolak deklarasi tersebut, seperti yang terjadi kali ini.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Presiden Yoon mengatakan langkah ini diambil untuk “melindungi tatanan demokrasi konstitusional” dari kekuatan pro-Korea Utara. Namun, kritikus menyebut tindakan ini sebagai upaya otoriter untuk menekan oposisi yang menguasai parlemen.

Respons Internasional

Dari Washington, Gedung Putih menyatakan “keprihatinan mendalam” atas situasi di Korea Selatan. Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen mendukung stabilitas demokrasi di Korea Selatan. Sementara itu, Pentagon memastikan bahwa lebih dari 27.000 personel militer AS di negara tersebut tidak terdampak oleh deklarasi darurat militer.

Dampak Politik dan Sosial

Keputusan Presiden Yoon menjadi deklarasi darurat militer pertama sejak Korea Selatan memasuki era demokrasi pada 1987. Langkah ini memicu pertanyaan tentang arah kebijakan pemerintahannya yang semakin konfrontatif terhadap oposisi dan Korea Utara.

Natalia Slavney, analis politik di 38 North Stimson Center, menyebut tindakan ini sebagai “kemunduran serius bagi demokrasi Korea Selatan.” Dia mengingatkan bahwa negara ini memiliki sejarah panjang dalam melindungi pluralisme politik, termasuk pemakzulan presiden sebelumnya, Park Geun-hye, pada 2017.

Bagi Yoon, langkah ini mungkin menjadi perjudian politik terbesar sepanjang kariernya. Tingkat persetujuan terhadap pemerintahannya telah menurun tajam, dan ancaman pemakzulan kini semakin nyata.

Arah Selanjutnya

Drama ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi demokrasi Korea Selatan. Sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Asia, stabilitas politiknya memiliki dampak signifikan pada kawasan dan dunia.

Meskipun darurat militer telah dicabut, ketegangan antara presiden dan parlemen tampaknya belum akan mereda. Pertanyaan terbesar yang kini mengemuka adalah apakah Yoon dapat memperbaiki hubungannya dengan parlemen atau justru menghadapi nasib serupa seperti pendahulunya yang dimakzulkan.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Jadwal Semifinal Asian Games 2026: Duel Empat Raksasa Sepak Bola Asia, Siapa Juara Baru?

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

Prabowo dan Lee Jae Myung Sepakati Penguatan Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan di Tengah Gejolak Global

Respons Global: Sekutu AS Tanggapi Permintaan Amankan Selat Hormuz di Tengah Eskalasi Timur Tengah

Kim Jong Un Gandeng Putri Hadiri Uji Coba Roket, Sebut Latihan Militer AS-Korsel Sebagai ‘Provokasi’

Tags: Konflik Parlemenkorea selatanKrisis DemokrasiPolitik GlobalWarta Internasional
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

mahkamah agung (ma) mengungkap persekongkolan tender proyek jalan di sulawesi

Putusan MA Picu Perbedaan Sikap Partai Politik, Gibran Didesak Mundur

01/11/2026
Foto close-up makro segel resmi pemerintah Indonesia yang timbul di atas meja kayu jati tebal, dikelilingi dokumen hukum tercetak dengan cap merah buram, serta deretan mikrofon profesional media penyi

PKB: Putusan MA-MK Soal Ijazah Gibran Perkuat Urgensi Langkah Politik DPR

31/10/2026
Krisis Demokrasi di Korea Selatan: Presiden Yoon Cabut Darurat Militer - Featured

PDIP Respons Putusan MA Soal Suket SMA Gibran, Singgung Hak Angket DPR

31/10/2026
Foto close-up tumpukan brosur kampanye partai di atas meja kayu gelap dengan latar belakang bendera merah putih yang blur tanpa menampilkan bangunan atau wajah orang.

Dilema Partai Arab Israel Jadi Penentu Koalisi Tapi Dibuat Marjinal

30/10/2026
Foto juri menggunakan palu sidang dan timbangan keadilan di ruang pengadilan sebagai simbol putusan hukum.

Mahkamah Konstitusi Memutuskan Percepatan Waktu Pelaksanaan Keputusan PTUN

29/10/2026
Foto jurnalistik dokumenter menampilkan dokumen resmi bergelantungan di atas meja kayu rapat dengan mikrofon penyiaran dan bendera merah putih yang blur sebagai latar belakang ruang sidang.

Kejatuhan Kepala Daerah Kini Butuh Usulan DPRD Sebelum Diputuskan

29/10/2026
Krisis Demokrasi di Korea Selatan: Presiden Yoon Cabut Darurat Militer - Featured

Falsafah Siri na Pacce vs Bushido: Krisis Malu Pejabat Publik & Tokoh Figur Kita

29/10/2026
Foto jurnalistik deretan mikrofon penyiaran, dokumentasi resmi bertanda tangan Partai Komunis Tiongkok, suasana rapat politik.

Xi Jinping Perketat Kampanye Anti Korupsi Di Tiongkok Saat Pleno Partai

28/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Krisis Demokrasi di Korea Selatan: Presiden Yoon Cabut Darurat Militer - Featured

    Analisis The Economist: Mengapa Investor Mulai Menjauhi Indonesia?

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Aturan Baru KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • LG Raih Predikat Mesin Cuci Nomor Satu Terpasang Pakai Teknologi AI

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Falsafah Siri na Pacce vs Bushido: Krisis Malu Pejabat Publik & Tokoh Figur Kita

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Indonesia Rancang Teknologi Anti Komputer Kuantum Bersama Peruri Dan Telkom

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Iran Unveil AI-Powered Arash-3 Missile Drone With Heavy Warhead

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Xi Jinping Perketat Kampanye Anti Korupsi Di Tiongkok Saat Pleno Partai

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Banjir Rob Hingga Nov 2026: Daftar Wilayah Rawan di Jakarta

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.