Minggu, 11 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Politik

Krisis Demokrasi di Korea Selatan: Presiden Yoon Cabut Darurat Militer

Drama politik di Korea Selatan berakhir dengan kemenangan parlemen melawan deklarasi darurat militer.

by Redaktur
04/12/2024
in Politik
Reading Time: 3 mins read
A A
Wartalkita South Korea Martial Law

SEOUL, Korea Selatan — Sebuah malam yang menegangkan di Korea Selatan berakhir dengan dicabutnya darurat militer oleh Presiden Yoon Suk Yeol, setelah parlemen secara tegas menolaknya. Langkah ini menandai akhir dari drama politik yang mengingatkan kembali pada era otoriter yang pernah membayangi negara ini.

Darurat militer, yang diberlakukan pada Selasa malam, menciptakan ketegangan luar biasa. Presiden Yoon bersumpah untuk “menghapus kekuatan anti-negara” yang ia tuding merongrong stabilitas pemerintahan. Namun, hanya dalam waktu tiga jam, parlemen yang didominasi oposisi melawan dengan suara bulat menolak langkah tersebut. Deklarasi itu secara resmi dicabut pada Rabu pagi sekitar pukul 04.30 waktu setempat.

Ketua Majelis Nasional, Woo Won Shik, menyebut deklarasi darurat militer ini sebagai tindakan “tidak sah” dan berjanji bahwa parlemen akan berdiri di sisi rakyat untuk melindungi demokrasi. “Dengan cepatnya pasukan meninggalkan halaman parlemen, kita telah menunjukkan kedewasaan militer kita dalam menghadapi situasi yang rumit,” ujar Woo.

Ketegangan Politik yang Memanas

Langkah Presiden Yoon memicu kecaman luas, termasuk dari partainya sendiri, Partai Kekuatan Rakyat. Oposisi liberal, yang dipimpin oleh Lee Jae-myung dari Partai Demokrat, segera mengambil langkah defensif dengan mengamankan aula parlemen. Lee juga menuduh bahwa militer sempat mencoba menangkapnya bersama sejumlah pemimpin politik lainnya.

Pemandangan dramatis menyelimuti parlemen. Tentara bersenjata dan kendaraan militer memenuhi halaman Majelis Nasional, sementara ribuan pengunjuk rasa berkumpul di luar, menyerukan pemakzulan Presiden Yoon. Beberapa bentrokan kecil terjadi, tetapi secara umum situasi terkendali.

Konteks Darurat Militer dan Konstitusi

Darurat militer di Korea Selatan hanya dapat diberlakukan dalam situasi seperti perang atau ancaman nasional yang sangat serius. Deklarasi ini memberikan wewenang kepada presiden untuk membatasi kebebasan sipil, termasuk kebebasan pers dan hak berkumpul. Namun, parlemen memiliki hak konstitusional untuk menolak deklarasi tersebut, seperti yang terjadi kali ini.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Presiden Yoon mengatakan langkah ini diambil untuk “melindungi tatanan demokrasi konstitusional” dari kekuatan pro-Korea Utara. Namun, kritikus menyebut tindakan ini sebagai upaya otoriter untuk menekan oposisi yang menguasai parlemen.

Respons Internasional

Dari Washington, Gedung Putih menyatakan “keprihatinan mendalam” atas situasi di Korea Selatan. Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen mendukung stabilitas demokrasi di Korea Selatan. Sementara itu, Pentagon memastikan bahwa lebih dari 27.000 personel militer AS di negara tersebut tidak terdampak oleh deklarasi darurat militer.

Dampak Politik dan Sosial

Keputusan Presiden Yoon menjadi deklarasi darurat militer pertama sejak Korea Selatan memasuki era demokrasi pada 1987. Langkah ini memicu pertanyaan tentang arah kebijakan pemerintahannya yang semakin konfrontatif terhadap oposisi dan Korea Utara.

Natalia Slavney, analis politik di 38 North Stimson Center, menyebut tindakan ini sebagai “kemunduran serius bagi demokrasi Korea Selatan.” Dia mengingatkan bahwa negara ini memiliki sejarah panjang dalam melindungi pluralisme politik, termasuk pemakzulan presiden sebelumnya, Park Geun-hye, pada 2017.

Bagi Yoon, langkah ini mungkin menjadi perjudian politik terbesar sepanjang kariernya. Tingkat persetujuan terhadap pemerintahannya telah menurun tajam, dan ancaman pemakzulan kini semakin nyata.

Arah Selanjutnya

Drama ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi demokrasi Korea Selatan. Sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Asia, stabilitas politiknya memiliki dampak signifikan pada kawasan dan dunia.

Meskipun darurat militer telah dicabut, ketegangan antara presiden dan parlemen tampaknya belum akan mereda. Pertanyaan terbesar yang kini mengemuka adalah apakah Yoon dapat memperbaiki hubungannya dengan parlemen atau justru menghadapi nasib serupa seperti pendahulunya yang dimakzulkan.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Jadwal Semifinal Asian Games 2026: Duel Empat Raksasa Sepak Bola Asia, Siapa Juara Baru?

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

Prabowo dan Lee Jae Myung Sepakati Penguatan Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan di Tengah Gejolak Global

Respons Global: Sekutu AS Tanggapi Permintaan Amankan Selat Hormuz di Tengah Eskalasi Timur Tengah

Kim Jong Un Gandeng Putri Hadiri Uji Coba Roket, Sebut Latihan Militer AS-Korsel Sebagai ‘Provokasi’

Tags: Konflik Parlemenkorea selatanKrisis DemokrasiPolitik GlobalWarta Internasional
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Seorang tokoh politik dari partai PKB duduk di kantor formalnya, di sekitar berkas hukum dan meja besar dengan telepon dan komputer. Wajah tokoh tersebut menunjukkan ekspresi serius dan fokus. Latar b

PKB Menunggu Putusan MK Sebelum Menentukan Posisi Terhadap Wacana Pemakzulan Gibran

10/10/2026
AI Visual: Putusan MK: Frasa "Tidak Langsung" dalam Pasal Perintangan Penyidikan Dinyatakan Inkonstitusional, Ruang Tafsir Subjektif Tertutup

Presiden Jokowi: Isu Pemakzulan Gibran Harus Dikaji Berdasarkan Hukum

10/10/2026
Sebuah pertemuan serius di ruang komisi DPR dengan MA. Untung duduk di meja besar, memimpin diskusi tentang penyelidikan kasus rumah dinas TNI yang digunakan sebagai markas latihan judo. Di sekitarnya

Komisi I DPR Ingatkan TNI: Usut Tuntas Kasus Rumah Dinas Jadi Markas Judol

10/10/2026
Politisi MA. Untung berdiri di depan layar besar yang menampilkan logo Mahkamah Konstitusi. Dia mengepal dokumen dan tampak serius dengan ekspresi yang memikirkan. Latar belakang menunjukkan ruang par

Bambang Pacul: Proses MK Ijazah Gibran Belum Sampai ke MPR

09/10/2026
Dalam adegan foto jurnalistik yang serius, para pejabat dan wartawan berkumpul di sekitar meja di Istana. Di atas meja terdapat folder berisi catatan akademik Gibran yang terbuka. Para pejabat memakai

Istana: Ijazah Gibran Bukan Tak Ada, Belum Ditemukan Setelah Putusan MK

09/10/2026
Sejumlah orang, termasuk politisi, akademisi, dan mahasiswa, berkumpul di sekitar layar besar yang menampilkan putusan Mahkamah Konstitusi tentang ijazah Gibran. Layar tersebut diletakkan di lingkunga

Deretan Komentar Buntut Putusan MK soal Ijazah Gibran

08/10/2026
Krisis Demokrasi di Korea Selatan: Presiden Yoon Cabut Darurat Militer - Featured

Respons Gibran soal Hasil Putusan Sidang Gugatan Ijazah di MK

07/10/2026
Seorang ahli yang dikenal berdiri di depan ruangan formal, mungkin di kampus atau gedung konferensi, dengan ekspresi serius. Dia berpakaian seragam, menunjukkan keberadaan profesional dan otoritatif.

Ahli soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran: MK Lempar Bola

07/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.